<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139</id><updated>2011-11-28T09:46:46.632+09:00</updated><title type='text'>I N F E C T I O N A R Y</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>54</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-8867155675343917930</id><published>2009-03-09T03:52:00.003+09:00</published><updated>2009-03-09T04:03:13.335+09:00</updated><title type='text'>Sejarah Kita Sendiri..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://indonesiaberprestasi.files.wordpress.com/2008/12/3498nusantara_ol.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 184px; height: 206px;" src="http://indonesiaberprestasi.files.wordpress.com/2008/12/3498nusantara_ol.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KALING (KALINGGA/HO-LING)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sekitar tahun 618-906 di Jawa Tengah ada kerajaan bernama Kaling/Holing. Rakyat tenteram dan hidup makmur. Sejak tahun 674 diperintah oleh seorang raja perempuan bernama Simo, yang memerintah berdasarkan kejujuran mutlak, sangat keras dan masingmasing orang mempunyai hak dan kewajiban yang tidak berani dilanggar. Sebagai contoh: putra mahkota pun dipotong kakinya karena menyentuh barang yang bukan miliknya di tempat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MATARAM Lama&lt;/span&gt; (Jawa Tengah)&lt;br /&gt;Di desa Canggal (barat daya Magelang) ditemukan sebuah prasasti berangka tahun 732, berhuruf Pallawa dan digubah dalam bahasa Sanskerta. Isi utama menceritakan tentang peringatan didirikannya sebuah lingga (lambang Siwa) di atas sebuah bukit di daerah Kunjarakunja oleh raja Sanjaya, di sebuah pulau yang mulia bernama Yawadwipa yang kaya raya akan hasil bumi khususnya padi dan emas.&lt;span class="fullpost"&gt; Mendirikan lingga secara khusus adalah mendirikan kerajaan. Tempat tepatnya adalah di gunung Wukir desa Canggal. Disini diketemukan sisa-sisa sebuah candi induk dengan 3 (tiga) candi perwara di depannya. Sayangnya yang masih tersisa sangat sedikit sekali, dimana lingganya sudah tidak ada dan yang ada hanya landasannya yaitu sebuah yoni besar sekali, disamping candinya pun juga sudah tidak berwujud lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yawadwipa mula-mula diperintah oleh raja Sanna, sangat lama, bijaksana dan berbudi halus. Lalu setelah wafat digantikan oleh Sanjaya, anak Sannaha (saudara perempuan Sanna), raja yang ahli dalam kitab-kitab suci dan keprajuritan, menciptakan ketenteraman dan kemakmuran yang dapat dinikmati rakyatnya. Dari prasasti-prasasti para raja yang berturut-turut menggantikannya, Sanjaya dianggap sebagai Wamsakarta dari kerajaan Mataram dan diakui betapa besarnya Sanjaya itu bagi mereka sampai abad X.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KANJURUHAN (Jawa Timur)&lt;br /&gt;Di desa Dinoyo (barat laut Malang) diketemukan sebuah prasasti berangka tahun 760, berhuruf Kawi dan berbahasa Sanskerta, yang menceritakan bahwa dalam abad VIII ada kerajaan yang berpusat di Kanjuruhan (sekarang desa Kejuron) dengan raja bernama Dewasimha dan berputra Limwa (saat menjadi pengganti ayahnya bernama Gajayana), yang mendirikan sebuah tempat pemujaan untuk dewa Agastya dan diresmikan tahun 760. Upacara peresmian dilakukan oleh para pendeta ahli Weda (agama Siwa). Bangunan kuno yang saat ini masih ada di desa Kejuron adalah Candi Badut, berlanggam Jawa Tengah, sebagian masih tegak dan terdapat lingga (mungkin lambang Agastya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SANJAYAWAMSA dan CAILENDRAWAMSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kecuali di desa Canggal, sampai pertengahan abad IX dari keturunan Sanjaya tidak ada lagi ditemukan prasasti lain, kecuali sesudah itu diketemukan prasasti-prasasti dari keluarga raja lain, yaitu Sailendrawamsa, antara lain prasasti Kalasan. Dalam prasasti Kalasan, berhuruf Pra-nagari, berbahasa Sanskerta, berangka tahun 778, disebutkan bahwa para guru sang raja berhasil membujuk maharaja Tejahpurnapana Panangkarana/Kariyana Panangkarana untuk mendirikan bangunan suci bagi Dewi Tara dan sebuah biara untuk para pendeta dalam kerajaan. Selain itu terbukti bahwa antara keluarga Sanjaya dan keluarga Sailendra ada kerjasama yang erat dalam hal-hal tertentu. Candi itu bernama Kalasan, di desa Kalasan (sebelah timur Yogyakarta), yang walau di dalam candi ini saat sekarang kosong, namun melihat singgasana dan biliknya maka arca Tara dahulu bertahta disini dan besar sekali, yang diperkirakan dari perunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut prasasti raja Balitung berangka tahun 907, Tejahpurna Panangkarana adalah Rakai Panangkaran, pengganti Sanjaya. Kemudian dilanjutkan oleh Rakai Panunggalan, Rakai Warak, Rakai Garung, Rakai Pikatan, Rakai Kayuwangi, Rakai Watuhumalanga dan raja Balitung/Rakai Watukura dyah Balitung Dharmodaya Mahasambhu (yang membuat prasasti). Pada saat pemerintahan Sanjayawamsa berlangsung terus dengan daerah kekuasaan di bagian utara Jawa Tengah dan beragama Hindu yang memuja Siwa, terbukti dari sifat candinya (thn 750-850 M), maka pemerintahan Sailendrawamsa juga berlangsung terus dengan daerah kekuasaan di bagian selatan Jawa Tengah dan beragama Buda aliran Mahayana yang juga terbukti dari candinya. Namun kedua wamsa ini bersatu di pertengahan abad IX, yang ditandai adanya perkawinan antara Rakai Pikatan dengan Pramodawardhani (raja putri dari keluarga sailendra). Selain candi Kalasan yang didirikan untuk memuliakan agama Buda, ditemukan juga prasasti dari Kelurak (Prambanan) yang berhuruf Pra-nagari dan berbahasa Sanskerta, yang berisi tentang pembuatan arca Manjusri (mengandung Buddha, Dharma dan Sanggha), rajanya bergelar sri Sanggramadananjaya, dengan bangunan untuk tempat arca yang diperkirakan (tidak jauh di sebelah utara Prambanan) bernama Candi Siwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samaratungga adalah pengganti Indra, yang menurut prasasti Karangtengah (dekat Temanggung) dalam tahun 824 ia membuat candi Wenuwana/Ngawen di sebelah barat Muntilan. Anehnya, seperti halnya Kalasan, pemberi tanah untuk bangunan tersebut adalah seorang raja keluarga Sanjaya, yaitu Rakarayan Patapan pu Palar atau Rakai Garung. Samaratungga digantikan putrinya, Pramodawardhani (yang kemudian bergelar sri Kahulunnan) yang kawin dengan Rakai Pikatan, pengganti Rakai Garung. Uniknya, Pramodhawardhani mendirikan bangunan suci Buda (misalnya kelompok candi Plaosan, pemeliharaan Kamulan/candi Borobudur di Bhumisambhara yang diperkirakan dibangun oleh Samaratungga), sedangkan Rakai Pikatan mendirikan bangunan suci Hindu (misalnya kelompok candi Loro Jonggrang). Sedangkan Balaputra, adik dari Pramodawardhani, setelah pada tahun 856 gagal merebut kekuasaan dari Rakai Pikatan, ia melarikan diri ke Suwarnadwipa dan berhasil menaiki takhta Sriwijaya, dengan agamanya Budha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SANJAYAWAMSA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhasil menghilangkan kekuasaan keluarga Sailendra, dalam prasasti tahun 856 dikatakan bahwa Rakai sebelum turun tahta mampu menggempur Balaputra yang bertahan di bukit Ratu Boko. Penggantinya adalah Dyah Lokapala atau Rakai Kayuwangi (tahun 856-886) dengan sebutan sri maharaja dan gelar abhiseka (penobatan raja) sri Sajjanotsawatungga (menunjukkan bahwa ia penguasa satu-satunya dan juga berdarah Sailendra). Rakai Kayuwangi menghadapi kesulitan rakyatnya, sebab selama 3/4 abad Sailendra banyak menghasilkan bangunan-bangunan suci yang megah dan mewah demi kebesaran raja, yang mengakibatkan lemahnya tenaga rakyat Mataram dan menekan hasil pertanian.&lt;br /&gt;Pengganti Rakai Kayuwangi adalah Rakai Watuhumalang (tahun 886-898), lalu raja Balitung/Rakai Watukura yang bergelar sri Iswarakesawotsawatungga (tahun 898- 910), merupakan raja pertama yang memerintah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dalam hal ini ada kemungkinan bahwa Kanjuruhan-prasasti Dinoyo ditaklukkan, karena sebutan rakryan Kanuruhan adalah salah satu jabatan tinggi langsung dibawah raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Balitung adalah Daksa, yang sebelumnya menjabat sebagai Rakryan Mahamantri I Hino (tahun 910-919), kemudian Tulodong dengan gelar sri Sajanasanmatanuragatuggadewa(tahun 919-924), selanjutnya Wawa yang bergelar sri Wijayalokanamottungga (tahun 924-929), dan kemudian seorang raja dari keluarga lain, yaitu Sindok dari Isanawamca yang mana pusat pemerintahan pindah ke Jawa Timur, tanpa diketahui jelas sebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ISTANA (Jawa Timur)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Panggung sejarah pindah dari Jawa tengah ke Jawa Timur tanpa sebab yang jelas, dengan rajanya Sindok (929-947). Pemerintahan berlangsung aman dan sejahtera. Sebuah kitab suci Budha (Sang Hyang Kamahayanikan) yang menguraikan ajaran dan ibadah agama Budha Tantrayana dapat dihimpun selama Sindok berkuasa, walau ia beragama Hindu. Ia memerintah bersama permaisurinya bernama Sri Parameswari Sri Wardhani pu Kbi. Anehnya, sebelum kawin dengan anak Wawa (mungkin) ia tidak menggunakan gelar raja (sri maharaja rake hino sri Icana Wikramadharmottunggadewa), tetapi menyebut dirinya rakryan sri mahamantri pu Sindok sang Srisanottunggadewawijaya (penguasa tertinggi setelah raja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggantinya yang diketahui dari prasasti yang dikeluarkan oleh Airlangga (dinamakan prasasti Calcutta, kini disimpan di Indian Museum di Calcutta), yaitu putrinya sri Icanatunggawijaya yang bersuamikan raja Lokapola. Lalu dilanjutkan oleh Makutawangsawardhana yang digambarkan sebagai matahari dalam keluarga Istana. Selanjutnya ia mempunyai anak perempuan bernama Mahendradatta atau Gunapriya dharmapatni yang bersuamikan raja Udayana dari keluarga Warmadewa yang memerintah di Bali. Sri Dharmawangsa Tguh Ananta wikramattunggadewa (tahun 991-1016) adalah pengganti Makutawangsawardhana. Selain berhasil menundukkan Sriwijaya, iapun sangat besar pengaruhnya di Bali yang dapat dibuktikan dari prasasti-prasasti Bali yang semula berbahasa Bali dan sejak tahun 989 terutama sesudah tahun 1022 sebagian besar tertulis dalam bahasa Jawa Kuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu pada jamannya, kitab Mahabharata disadur dalam bahasa Jawa Kuno, pun disusun sebuah kitab hukum Siwasasana pada tahun 991 . Menurut batu Calcutta, seluruh Jawa bagaikan satu lautan yang dimusnahkan oleh raja Wurawari dan diduga bahwa yang berdiri di belakangnya sebenarnya Sriwijaya. Tapi ada yang lolos dari kehancuran, yaitu Airlangga, putra Mahendradatta raja Bali, saat ia berusia 16 tahun yang disertai Narottama bersembunyi di Wonogiri (ikut para pertapa), yang setelah dewasa kawin dengan sepupunya, anak dari Dharmawangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makutawangsawardhana dari Jawa Timur mempunyai putri (Ratu Sang Luhur Sri Gunapriyadharmapatni ) yang memerintah Bali tahun 989 bersama suaminya Sri Dharmodayana Warmadewa. Disekitar tahun 1010 Mahendradatta meninggal, sehingga Udayana memerintah sendiri sampai tahun 1022, anak sulungnya bernama Airlangga yang menggantikan Dharmawangsa memerintah di Jawa Timur dan anak bungsu bernama Anak Wungsu yang memerintah di Bali yang bernama resmi sri Dharmawangsa wardhana Marakatapangkajasthanot tunggadewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 1019 Airlangga yang dinobatkan oleh para pendeta Buda, Siwa dan Brahmana, menggantikan Dharmawangsa, bergelar Sri Maharaja Rake Halu Sri Lokeswara Dharmawangsa Airlangga Ananta wikramat tunggadewa. Ia memerintah dengan daerah hanya kecil saja karena saat kerajaan Dharmawangsa hancur, menjadi terpecahpecah menjadi kerajaan-kerajaan kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 1028 Airlangga mulai merebut kembali daerah-daerah saat pemerintahan Dharmawangsa, yang bisa jadi juga ada hubungannya dengan kelemahan Sriwijaya yang baru saja diserang dari Colamandala (1023 dan 1030). Raja-raja yang ditaklukkan itu adalah Bhisma prabhawa (1028-1029), Wijaya dari Wengker (1030), Adhamapanuda (1031), seorang seperti raksasa raja perempuan (1032), Wurawari (1032) dan raja Wengker (1035) yang sempat muncul lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemakmuran dan ketrentaman pemerintahan Airlangga (ia dibantu oleh Narottama/ rakryan Kanuruhan dan Niti/rakryan Kuningan) yang ibukotanya pada tahun 1031 di Wwatan Mas dipindahkan ke Kahuripan di tahun 1031, diikuti dengan suburnya seni sastra, yang antara lain: kitab Arjunawiwaha karangan mpu Kanwa tahun 1030 yang berisi cerita perkawinan Arjuna dengan para bidadari hadiah para dewa atas jerih payahnya mengalahkan para raksasa yang menyerang kayangan (kiasan hasil usaha Airlangga sendiri yang merupakan persembahan penulis kepada raja). Ini juga pertama kali keterangan wayang dijumpai, walau sebetulnya sudah ada sebelum Airlangga. Anak perempuan Airlangga yaitu Sanggramawijaya, ditetapkan sebagai mahamantri i hino (ialah berkedudukan tertinggi setelah raja), setelah tiba masanya menggantikan Airlangga, ia menolak dan memilih sebagai pertapa. Maka oleh Airlangga ia dibuatkan sebuah pertapaan di Pucangan (gunung Penanggungan), dan bergelar Kili Suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepergian putri mahkotanya, dari pada berebut takhta menyebabkan Airlangga membagi dua kerajaan kepada kedua anak laki-lakinya, dengan pertolongan seorang brahmana bernama mpu Bharada yang kondang sakti. Kedua kerajaan itu: Janggala (Singhasari) beribukota Kahuripan dan Panjalu (Kadiri) ber-ibukota Daha, dimana Gunung Kawi ke utara dan selatan menjadi batasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membagi kerajaan, Airlangga mundur diri dan menjadi pertapa dengan nama resi Gentayu, meninggal tahun 1049, dimakamkan di Tirtha di lereng timur gunung Penanggungan dan terkenal sebagai candi Belahan. Tetapi kurang lebih setengah abad sejak Airlangga mundur dari pemerintahan, tidak ada informasi tentang dua kerajaan yang dibentuknya itu. Lalu setelah itu hanya Kadiri yang mengisi sejarah, sedangkan Janggala boleh dibilang tanpa kabar.Airlangga semasa hidupnya dianggap titisan Wisnu, dengan lancana kerajaan Garudamukha. Sehingga sebuah arca indah yang disimpan di musium Mojokerto mewujudkannya sebagai Wisnu yang menaiki garuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KERAJAAN KADIRI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sri Jayawarsa Digjaya Sastraprabhu dengan prasasti berangka tahun 1104, menganggap sebagai titisan Wisnu seperti halnya Airlangga, adalah raja Kadiri yang muncul pertama di pentas sejarah.&lt;br /&gt;Selanjutnya Kameswara (1115-1130), bergelar sri maharaja rake sirikan sri Kameswara Sakalabhuwanatustikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa, lencana kerajaan berbentuk tengkorak bertaring yang disebut candrakapala, dan adanya mpu Dharmaja yang telah menggubah kitab Smaradahana (berisi pujian yang mengatakan raja adalah titisan dewa Kama, ibukota kerajaan bernama Dahana yang dikagumi keindahannya oleh seluruh dunia, permaisuri yang sangat cantik bernama sri Kirana dari Jenggala). Mereka dalam kesusasteraan Jawa terkenal dalam cerita Panji. Pengganti Kameswara yaitu Jayabhaya (1130-1160), bergelar sri maharaja sri Dharmmeswara Madhusudanawataranindita Suhrtsingha Parakrama Digjayotunggadewa, lencananya adalah Narasingha, dikekalkan namanya dalam kitab Bharatayuddha (sebuah kakawin yang digubah Mpu Sedah di tahun 1157 dan diselesaikan oleh Mpu Panuluh yang juga terkenal dengan kitab Hariwangsa dan Gatotkacasraya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengganti selanjutnya yaitu Sarwweswara (1160-1170), lalu Aryyeswara (1170- 1180) yang memakai Ganesa sebagai lencana kerajaan, kemudian Gandra yang bergelar sri maharaja sri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayottunggadewanama sri Gandra. Dari prasasti dibuktikan bahwa Kadiri mempunyai armada laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1190-1200 diperintah Srngga, bergelar sri maharaja sri Sarwweswara Triwikramawataranindita Crnggalancana Digwijayat tunggadewa, dengan lencana kerajaan cangkha (kerang bersayap) di atas bulan sabit. Raja terakhir yaitu Krtajaya (1200-1222), berlencana Garudamukha, yang riwayat kerajaannya berakhir dan menyerahkan kepada Singhasari setelah kalah dalam pertempuran di Ganter melawan ken Arok. Perkembangan kesusasteraan di jaman Kediri sangat bagus, yang selain kitab-kitab tersebut diatas, beberapa hasil lainnya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kitab Lubdhaka dan Wrtasancaya karangan mpu Tanakung;&lt;br /&gt;kitab Krsnayana karangan mpu Triguna;&lt;br /&gt;kitab Sumanasantaka karangan mpu Monaguna.&lt;br /&gt;Selain itu ada beberapa keterangan yang terdapat dalam berita-berita Tionghoa, seperti di kitab Ling-wai-tai-ta yang disusun Chou K’u-fei di tahun 1178 dan di kitab Chu-fan-chi oleh Chau-Ju-Kua di tahun 1225, misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orangnya memakai kain sampai dibawah lutut , rambut diurai;&lt;br /&gt;Rumah-rumah bersih dan rapih, lantai berubin hijau dan kuning;&lt;br /&gt;Pertanian, peternakan, serta perdagangan maju dan kerajaan penuh perhatian;&lt;br /&gt;Tidak ada hukuman badan, yang bersalah di denda emas;&lt;br /&gt;Pencuri dan perampok yang tertangkap dibunuh;&lt;br /&gt;Alat pembayaran adalah mata uang dari emas;&lt;br /&gt;Orang sakit bukan makan obat tapi mohon sembuh para Dewa dan Buddha;&lt;br /&gt;Raja berpakaian sutera, sepatu kulit, memakai emas-emasan, rambut disanggul.&lt;br /&gt;Raja keluar naik gajah atau kereta, diiringi 500-700 prajurit dan rakyat jongkok;&lt;br /&gt;Raja dibantu 4 menteri, gaji dari menerima hasil bumi/lainnya sewaktu-waktu;&lt;br /&gt;Selain agama Buda ada agama Hindu;&lt;br /&gt;Rakyat lekas naik darah dan suka berperang, suka mengadu babi dan ayam;&lt;br /&gt;Dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KERAJAAN SINGHASARI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menurut cerita di kitab Pararaton dan Nagarakrtagama, raja pertama bernama sri Ranggah Rajasa Amurwabhumi yang populer dipanggil Ken Arok, adalah anak seorang Brahmana bernama Gajah Para dengan Ibu bernama Ken Endok dari desa Pangkur, yang semula berprofesi sebagai pencuri/penyamun yang sangat sakti dan selalu menjadi buronan alat-alat negara. Atas bantuan seorang pendeta yang menjadikannya sebagai anak pungut, ia dapat mengabdi kepada seorang akuwu (setara bupati) yang bernama Tunggul Ametung. Namun akuwu itu kemudian dibunuhnya dan si janda, Ken Dedes dalam kondisi hamil dikawininya, yang anak itu nantinya diberi nama Anusapati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia mengambil kekuasaan Tumapel dan setelah cukup pengikutnya ia melepaskan diri dari kerajaan Kadiri, yang kebetulan di Kadiri ada perselisihan antara raja dan para pendeta, lalu para pendeta itu melarikan diri yang diterima baik dan dilindungi Ken Arok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Krtajaya berusaha menindak Ken Arok, tapi dalam pertempuran di Genter pada tahun 1222 Ken Arok menang dan menjadi raja Tumapel dan Kadiri, yang ber Ibukota di Kutaraja. Dari Ken Dedes selain mempunyai anak tiri Anusapati, ia juga mempunyai anak yang diberi nama Mahisa Wonga Teleng. Sedangkan dari isteri lain, Ken Umang, ia mempunyai anak yang diberi nama Tohjaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahun 1227 Ken Arok dibunuh anak tirinya, Anusapati, yang menggantikannya sebagai raja. Lalu untuk mengenang Ken Arok, dibuatkan candi di Kagenengan (sebelah selatan Singhasari) dalam bangunan suci agama Siwa dan Buda. Sedangkan Ken Dedes yang tidak diketahui tahun meninggalnya, diperkirakan dibuatkan arca sangat indah yang diketemukan di Singosari, yaitu arca Prajnaparamita.&lt;br /&gt;Anusapati/Anusanatha) yang memerintah tahun 1227-1248 dengan aman dan tenteram, dibunuh oleh Tohjaya dengan suatu muslihat, dan untuk itu Anusapati dimuliakan di candi Kidal (sebelah tenggara Malang). Namun Tohjaya hanya memerintah beberapa bulan, karena aksi balas dendam dari anak Anusapati yaitu Rangga Wuni. Tohjaya melarikan diri, namun karena luka-lukanya ia meninggal dunia, dan dicandikan di Katang Lumbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 1248 Rangga Wuni naik takhta dengan gelar sri Jaya Wisnu wardhana, dan raja Singhasari pertama yang namanya dikekalkan dalam prasasti, dan ia memerintah bersama sepupunya, Mahisa Campaka (anak dari Mahisa Wonga Teleng), diberi kekuasaan untuk ikut memerintah dengan pangkat Ratu Angabhaya bergelar Narasimhamurti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan bahwa mereka memerintah bagai dewa Wisnu dan dewa Indra. Anak Rangga Wuni, Krtanagara, di tahun 1254 dinobatkan sebagai raja, namun ia tetap memerintah terus untuk anaknya, sampai dengan wafatnya dalam tahun 1268 di Mandaragiri, lalu dicandikan di Waleri dalam perwujudannya sebagai Siwa dan di Jayaghu (candi Jago) sebagai Buddha Amoghapasa.&lt;br /&gt;Yang menarik, candi Jago berkaki tingkat tiga tersusunsemacam limas berundak-undak dan tubuh candinya terletak di bagian belakang kaki candi menunjukkan timbulnya kembali unsur-unsur Indonesia, disamping terlihat pula dari relief reliefnya dengan pahatan datar, gambar-gambar orang yang mirip wayang kulit Bali saat ini, dan para kesatriyanya diikuti punakawan (bujang pelawak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kertanagara, adalah raja Singhasari yang banyak diketahui riwayatnya dan paling banyak peristiwanya, dimana sang raja dibantu oleh 3 orang mahamantri (rakryan I hino, I sirikan dan I halu) dan para menteri pelaksana (rakryan apatih, demung dan kanuruhan), serta seorang dharmadhyaksa ri kasogatan yang mengurusi keagamaan (kepala agama Buda) dan seorang pendeta yang mendampingi raja, yaitu seorang mahabrahmana dengan pangkat sangkhadhara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ia bercita-cita meluaskan wilayah kekuasaan, maka ia menyingkirkan tokoh tokoh yang dianggapnya menentang/menghalangi, yaitu patihnya sendiri bernama Arema/ Raganatha dijadikan adhyaksa di Tumapel yang diganti oleh Kebo Tengah/Aragani, lalu Banak Wide yang ditugaskan menjadi Bupati Sungeneb (Madura) bergelar Arya Wiraraja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 1275 Krtanagara mengirim pasukan ke Sumatera Tengah yang terkenal dengan nama Pamalayu dan berlangsung sampai tahun 1292, dimana saat pasukan tiba kembali, Krtanagara sudah tidak ada lagi. Namun prasasti pada alas kaki arca Amoghapasa yang diketemukan di Sungai Langsat (hulu sungai Batanghari dekat Sijunjung), diterangkan bahwa di tahun 1286 atas perintah Maharajadhiraja Sri Krtanagara Wikrama Dharmottunggadewa, sebuah arca Amoghapasa beserta 13 arca pengikutnya dipindahkan dari bhumi Jawa ke Suwarnabhumi. Atas hadiah ini rakyat Malayu sangat senang terutama sang raja, yaitu srimat Tribuwanaraja Maulawarmmadewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kertanagara dalam tahun 1284 menaklukkan Bali, Pahang, Sunda, Bakulapura (Kalimantan Barat Daya) dan Gurun (Maluku), sebagaimana diketahui dari Nagarakrtagama. Selain itu, dengan Campa diadakan persekutuan yang diperkuat dengan perkawinan, sesuai prasasti Po Sah (di Hindia belakang) yang menuliskan bahwa raja Jaya Simphawarman III mempunyai dua permaisuri yang salah satunya dari Jawa (mungkin saudara Kertanagara).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 1271 di Kadiri ada raja bawahan, yaitu Jayakatwang yang bersekutu dengan Wiraraja dari Sungeneb yang selalu memata-matai Kertanagara. Belum kembalinya pasukan Singhasari dari Sumatra dan adanya insiden dengan Kubilai Khan dari Tiongkok, atas petunjuk dan nasehat Wiraraja dalam tahun 1292 Jayakatwang melancarkan serbuan ke Singhasari melalui utara untuk membuat gaduh dan dari selatan merupakan pasukan induk. Kertanagara mengira serangan hanya dari utara, maka ia mengutus Raden Wijaya (anak Lembu Ta, cucu Mahisa Campaka) dan Arddharaja (anak Jayakatwang) untuk memimpin pasukan ke utara., sedangkan yang dari selatan berhasil memasuki kota dan Karaton, dimana saat itu Krtanagara sedang minum berlebihan bersama dengan mahawrddhamantri serta dengan para pendeta terkemuka dan pembesar lain, yang katanya sedang melalukan upacara Tantrayana, terbunuh semuanya, dimana Krtanagara dimuliakan di candi Jawi sebagai Siwa dan Budda di Sagala sebagai Jina/Wairocana bersama sang permaisuri Bajradewi dan di candi Singosari sebagai Bhairawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, sebagaimana Prasasti tahun 1289 pada lapik arca Joko Dolok yang diketemukan di Surabaya, Krtanagara adalah seorang pengikut setia agama Buda Tantra dan dinobatkan sebagai Jina (Dhyani Buddha) yang bergelar Jnanasiwabajra, yaitu sebagai Aksobhya dimana Joko Dolok itu adalah arca perwujudannya sendiri. Sedangkan dalam Pararaton dan berbagai Prasasti, setelah wafat dinamakan Siwabuddha, dimana dalam kitab Nagarakrtagama dikatakan Siwabuddhaloka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KERAJAAN MAJAPAHIT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Raden Wijaya yang sedang mengejar tentara Kediri ke utara terpaksa melarikan diri setelah tahu Singhasari jatuh, sedangkan Arddharaja berbalik memihak Kadiri. Dengan bantuan lurah desa Kudadu Raden Wijaya dapat menyeberang ke Madura, guna mencari perlindungan dan bantuan dari Wiraraja di Sungeneb. Atas saran dan jaminan Wiraraja, Raden Wijaya menghambakan diri ke Jayakatwang di Kadiri, dan ia dianugerahi tanah di desa Tarik, yang atas bantuan orangorang Madura dibuka dan menjadi desa subur dengan nama Majapahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu tentara Tiongkok sebanyak 20.000 orang yang diangkut 1.000 kapal berbekal untuk satu tahun telah mendarat di Tuban dan di dekat Surabaya, dengan tujuan membalas penghinaan Krtanegara terhadap Kubilai Khan. Di sini dimanfaatkan Raden Wijaya yaitu menggabungkan diri dengan tentara Tiongkok menggempur Kadiri, yang akhirnya Jayakatwang menyerah. Tapi saat tentara Tiongkok sampai di pelabuhan untuk kembali, Raden Wijaya menyerang tentara Tiongkok sehingga banyak meninggalkan korban sambil terus kembali ke Tiongkok. Dengan bantuan pasukan Singhasari yang kembali dari Sumatra, Raden Wijaya menjadi raja pertama kerajaan Majapahit bergelar Krtarajasa Jayawardhana (1293-1309), mempunyai 4 (empat) isteri, dimana yang tertua bernama Tribhuwana/Dara Petak dan yang termuda bernama Gayatri yang disebut juga Rajapatni dan dari padanya lah berlangsungnya raja-raja Majapahit selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raden Wijaya memerintah dengan tegas dan bijaksana, negara tenteram dan aman, susunan pemerintahan mirip Singhasari, ditambah 2 (dua) menteri yaitu rakryan Rangga dan rakryan Tumenggung. Sedangkan Wiraraja yang banyak membantu diberi kedudukan sangat tinggi ditambah dengan kekuasaan di daerah Lumajang sampai Blambangan. Ia wafat di tahun 1309, meninggalkan 2 (dua) anak perempuan dari Gayatri berjuluk Bhre Kahuripan dan Bhre Daha, serta satu anak laki-laki dari Dara Petak yaitu Kalagemet/ Jayanegara yang dalam tahun 1309 naik tahta. Untuk memuliakannya, Raden Wijaya dicandikan di candi Siwa di Simping yaitu Candi Sumberjati di sebelah selatan Blitar dan di candi Buda di Antahpura dalam kota Majapahit. Arca perwujudannya adalah Harihara, berupa Wisnu dan Siwa dalam satu arca. Sedangkan Tribhuwana dimuliakan di candi Rimbi di sebelah barat daya Mojokerto, yang diwujudkan sebagai Parwati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalagemet/Jayanegara (1309-1328), yang dalam sebuah prasasti dianggap sebagai titisan Wisnu dengan Lencana negara Minadwaya (dua ekor ikan) dalam memerintah banyak menghadapi pemberontakan-pemberontakan terhadap Majapahit dari mereka yang masih setia kepada Krtarajasa. Pemberontakan pertama sebetulnya sudah dimulai sejak Krtarajasa masih hidup, yaitu oleh Rangga Lawe yang berkedudukan di Tuban, akibat tidak puas karena bukan dia yang menjadi patih Majapahit tetapi Nambi, anak Wiraraja. Tetapi usahanya (1309) dapat digagalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberontakan kedua di tahun 1311 oleh Sora, seorang rakryan di Majapahit, tapi gagal. Lalu yang ketiga dalam tahun 1316, oleh patihnya sendiri yaitu Nambi, dari daerah Lumajang dan benteng di Pajarakan. Ia pun sekeluarga ditumpas. Pemberontakan selanjutnya oleh Kuti di tahun 1319, dimana Ibukota Majapahit sempat diduduki, sang raja melarikan diri dibawah lindungan penjaga-penjaga istana yang disebut Bhayangkari sebanyak 15 orang dibawah pimpinan Gajah Mada. Namun dengan bantuan pasukanpasukan Majapahit yang masih setia, Gajah Mada dengan Bhayangkarinya menggempur Kuti, dan akhirnya Jayanegara dapat melanjutkan pemerintahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jayanegara wafat di tahun 1328 tanpa seorang keturunan. Ia dicandikan di Sila Petak dan Bubat dengan perwujudannya sebagai Wisnu, serta di Sukalila sebagai Amoghasiddhi, dimana candi-candi itu tidak dapat diketahui kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengganti selanjutnya yang semestinya Gayatri, namun karena ia telah meninggalkan hidup keduniawian yaitu menjadi bhiksuni, maka anaknya lah yang bernama BhreKahuripan yang mewakili ibunnya naik tahta dengan gelar Tribhuwananottunggadewi Jayawisnuwardhani (1328-1360).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1331 muncul pemberontakan di Sadeng dan Keta (daerah Besuki). Maka patih Majapahit Pu Naga digantikan patih Daha yaitu Gajah Mada, sehingga pemberontakan dapat ditumpas.Gajah Mada dalam menunjukkan pengabdiannya, bersumpah yang disebut Sumpah Palapa (artinya garam dan rempah-rempah) yaitu : bahwa ia tidak akan merasakan palapa, sebelum daerah seluruh nusantara ada di bawah kekuasaan Majapahit. Atau bagi orang Jawa, disebut mutih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama, Gajah Mada memimpin pasukan menaklukkan Bali di tahun 1343 bersama Adityawarman (putera majapahit keturunan Malayu yang di Majapahit menjabat sebagai Wrddhamantri bergelar arrya dewaraja pu Adutya), yang pernah ditaklukkan Krtanagara tapi telah bebas kembali. Lalu Adityawarman ditempatkan di Malayu sebagai wrddhamantri bergelar Arrya Dewaraja Pu Aditya.&lt;br /&gt;Adityawarman di Sumatra menyusun kembali pemerintahan Mauliwarmmadewa yang kita kenal di tahun 1286. Ia memperluas kekuasaan sampai daerah Pagarruyung (Minangkabau) dan mengangkat dirinya sebagai maharajadhiraja (1347), meskipun terhadap Gayatri ia masih tetap mengaku dirinya sang mantri terkemuka dan masih sedarah dengan raja putri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1360 Gayatri wafat, maka Tribhuwanottunggadewi pun turun tahta, dan menyerahkan kepada anaknya yaitu Hayam Wuruk, yang dilahirkan di tahun 1334 atas perkawinannya dengan Kertawardddhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hayam Wuruk memerintah dengan gelar Rajasanagara (1360-1369), dengan Gajah Mada sebagai patihnya. Seluruh kepulauan Indonesia bahkan juga jazirah Malaka mengibarkan panji-panji Majapahit, hubungan persahabatan dengan negara-negara tetangga berlangsung baik. Sumpah Palapa terlaksana, Majapahit mengalami jaman keemasan. Alkisah, hanya tinggal Sunda yang diperintah Sri Baduga Maharaja yang menurut prasasti Batutulis (Bogor) dari tahun 1333 adalah raja Pakwan Pajajaran (anak dari Rahyang Dewaniskala dan cucu Rahyang Niskalawastu Kancana) yang belum dapat ditaklukkan majapahit, walau sudah 2 (dua) kali diserang. Dengan jalan tipu muslihat akhirnya di tahun 1357 Sri Baduga beserta para pembesar Sunda dapat didatangkan ke Majapahit dan dibinasakan secara kejam di lapangan bubat. Karena perang ini sangat menarik, maka secara khusus diceritakan inti kisah Perang Bubat menurut Kidung Sudayana, seperti dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;PERANG BUBAT (Menurut Kidung Sundayana)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tersebut negara Majapahit dengan raja Hayam Wuruk, putra perkasa kesayangan seluruh rakyat, konon ceritanya penjelmaan dewa Kama, berbudi luhur, arif bijaksana, tetapi juga bagaikan singa dalam peperangan. Inilah raja terbesar di seluruh Jawa bergelar Rajasanagara. Daerah taklukannya sampai Papua dan menjadi sanjungan empu Prapanca dalam Negarakertagama. Makmur negaranya, kondang kemana mana. Namun sang raja belum kawin rupanya. Mengapa demikian ? Ternyata belum dijumpai seorang permaisuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon ceritanya, ia menginginkan isteri yang bisa dihormati dan dicintai rakyat dan kebanggaan raja Majapahit. Dalam pencarian seorang calon permaisuri inilah terdengar khabar putri Sunda nan cantik jelita yang mengawali dari Kidung Sundayana. Apakah arti kehormatan dan keharuman sang raja yang bertumpuk dipundaknya, seluruh Nusantara ada di hadapannya. Tetapi engkau hanya satu jiwanya yang senantiasa memohon pada yang kuasa akan kehadiran jodohnya. Terdengarlah khabar bahwa ada raja Sunda (Kerajaan Kahuripan) yang memiliki putri nan cantik rupawan dengan nama Diah Pitaloka Citrasemi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai musyawarah sang raja Hayam Wuruk mengutus untuk meminang putri Sunda tersebut melalui perantara yang bernama tuan Anepaken, utusan sang raja tiba di kerajaan Sunda. Setelah lamaran diterima, direstuilah putrinya untuk di pinang sang prabu Hayam Wuruk. Ratusan rakyat menghantar sang putri beserta raja dan punggawa menuju pantai, tapi tiba-tiba dilihatnya laut berwarna merah bagaikan darah. Ini diartikan tandatanda buruk bahwa diperkirakan putri raja ini tidak akan kembali lagi ke tanah airnya. Tanda ini tidak dihiraukan, dengan tetap berprasangka baik kepada raja tanah Jawa yang akan menjadi menantunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh hari telah berlalu sampailah di desa Bubat, yaitu tempat penyambutan dari kerajaan Majapahit bertemu. Semuanya bergembira kecuali Gajahmada, yang berkeberatan menyambut putri raja Kahuripan tersebut, dimana ia menganggap putri tersebut akan “dihadiahkan” kepada sang raja. Sedangkan dari pihak kerajaan Sunda, putri tersebut akan “di pinang” oleh sang raja. Dalam dialog antara utusan dari kerajaan Sunda dengan patih Gajahmada, terjadi saling ketersinggungan dan berakibat terjadinya sesuatu peperangan besar antara keduanya sampai terbunuhnya raja Sunda dan putri Diah Pitaloka oleh karena bunuh diri. Setelah selesai pertempuran, datanglah sang Hayam Wuruk yang mendapati calon pinangannya telah meninggal, sehingga sang raja tak dapat menanggung kepedihan hatinya, yang tak lama kemudian akhirnya mangkat. Demikian inti Kidung Sindanglaya ini.&lt;br /&gt;Sementara di Jawa Barat telah ada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1030 : Berdirinya kerajaan nafas hindu : Sunda dengan rajanya Sri Jayabupati.&lt;br /&gt;1190 : Kerajaan Galuh dengan rajanya Ratu Pusaka&lt;br /&gt;1333 : Kerajaan Pajajaran, dengan ibu kota Pakuan. Rajanya Ratu Purnama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sebagai negarawan, Gajah mada terkenal pula sebagai ahli hukum. Kitab hukum yang ia susun sebagai dasar hukum di Majapahit adalah Kutaramanawa, berdasarkan kitab hukum Kutarasastra (lebih tua) dan kitab hukum Hindu Manawasastra, serta disesuaikan dengan hukum adat yang berlaku. Gajah Mada meninggal tahun 1364, dan digantikan oleh 4 (empat) orang menteri yang berfungsi untuk mengekalkan negara serta lebih ditujukan kepada kemakmuran rakyat dan keamanan daerah. Beberapa hasil karya semasa Hayam Wuruk lainnya antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeliharaan tempat-tempat penyeberangan melintasi bengawan Solo dan Brantas;&lt;br /&gt;Perbaikan bendungan Kali Konto (sebelah timur Kadiri);&lt;br /&gt;Memperindah Candi untuk Tribhuwanottunggadewi di Panggih;&lt;br /&gt;Perbaikan dan perluasan tempat suci Palah (Panataran);&lt;br /&gt;Penyempurnaan Candi Jabung dekat Kraksaan (1354);&lt;br /&gt;Membuat Candi Surawana dan Candi Tigawangi di dekat Kadiri (1365);&lt;br /&gt;Membuat Candi Pari (dekat Porong) bercorak dari Campa di tahun 1371;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Nagarakrtagama yang merupakan kitab sejarah Singhasari dan Majapahit, dihimpun oleh mpu Prapanca di tahun 1365;&lt;br /&gt;Cerita-cerita Arjunawijaya dan Sutasoma oleh Tantular;&lt;br /&gt;Habisnya riwayat Sriwijaya di tahun 1377, yang dibinasakan oleh Majapahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hayam Wuruk wafat tahun 1369, yang diperkirakan dimuliakan di Tayung (daerah Brebek Kediri), yang digantikan oleh keponakannya, Wikramawardhana, suami dari anak perempuannya, Kusumawarddhani. Sedangkan anak Hayam Wuruk dari isteri bukan permaisuri, Bhre Wirabhumi, diberi pemerintahan di ujung Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wikramawardhana (1369-1428) dan Wirabhumi di tahun 1401-1406 berperang, yang dikenal dengan nama perang Paregreg, dimana Wirabhumi terbunuh. Disini Tiongkok mengetahui bahwa perang saudara itu melemahkan Majapahit, sehingga segera berusaha memikat daerah-daerah luar Jawa untuk mengakui kedaulatannya. Misalnya Kalimantan Barat yang dalam tahun 1368 telah diganggu oleh bajak laut dari Sulu sebagai alat dari Kaisar Tiongkok, sejak tahun 1405 tunduk kepada Tiongkok. Juga Palembang dan Malayu di tahun yang sama, mengarahkan pandangannya ke Tiongkok dengan tidak menghiraukan Majapahit. Malaka sebagai pelabuhan dan kota dagang penting yang beragama Islam (1400), juga dianggap majapahit sudah hilang. Demikian daerah-daerah lainnya, dan ada juga yang masih mengaku Majapahit sebagai atasannya tetapi dalam prakteknya tidak banyak hubungan dengan pusat. Sehingga saat Wikramawardhana meninggal di tahun 1428, kerajaan Majapahit yang besar dan bersatu sudah tidak ada lagi. Ada cerita menarik tentang keadaan kota Majapahit dan rakyatnya, dari uraian Ma Huan yang asli dari Tiongkok dan beragama Islam dalam bukunya Ying-yai Sheng-lan, yang ditulis saat mengiringi Cheng-Ho (utusan kaisar Tiongkok ke Jawa) dalam perjalananya yang ketiga ke daerah-daerah lautan selatan, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Majapahit dikelilingi tembok tinggi yang dibuat dari bata;&lt;br /&gt;Penduduknya kira-kira 300.000 keluarga;&lt;br /&gt;Rakyat memakai kain dan baju;&lt;br /&gt;Untuk laki-laki mulai usia 3 tahun memakai keris yang hulunya indah sekali dan terbuat dari emas, cula badak atau gading;&lt;br /&gt;Para pria jika bertengkar dalam waktu singkat siap dengan kerisnya;&lt;br /&gt;Biasa memakan sirih;&lt;br /&gt;Para pria pada setiap perayaan mengadakan perang-perangan dengan tombak bambu;&lt;br /&gt;Senang bermain bersama diwaktu terang bulan dengan diserai nyanyian-nyanyian berkelompok dan bergiliran antara golongan wanita dan pria;&lt;br /&gt;Senang nonton wayang beber (wayang yang setiap adegan ceritanya di gambar di atas sehelai kain, lalu dibentangkan antara dua bilah kayu, yang jalan ceritanya diuraikan oleh Dalang);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk terdiri dari 3 (tiga) golongan, orang-orang Islam yang datang dari baratdan memperoleh penghidupan di ibukota, orang-orang Tionghoa yang banyak pulaberagama Islam, dan rakyat selebihnya yang menyembah berhala dan tinggalbersama anjing mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah wafatnya Wikramawardhana di tahun 1429 sampai sekitar 1522 tidak banyak diketahui tentang Majapahit, sedangkan keterangan dari Pararaton sangat kacau. Yang nyata, bintang Majapahit yang tadinya mempersatukan Nusantara semakin suram dan makin pudar, yang ditandai dengan perang saudara antar keluarga raja, hilangnya kekuasaan pusat di daerah, dan adanya penyebaran agama Islam yang sejak sekitar tahun 1400 berpusat di Malaka disertai timbulnya kerajaan-kerajaan Islam yang menentang kedaulatan Majapahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang memerintah Majapahit setelah Wikramawardhana adalah anak perempuannya yaitu Suhita (1429-1447), dimana ibunya adalah anak dari Wirabhumi. Masa pemerintahannya ditandai berkuasanya kembali anasir-anasir Indonesia, antara lain didirikannya berbagai tempat pemujaan dengan bangunan-bangunan yang disusun sebagai punden berundakundak di lereng-lereng gunung ( misalnya Candi Sukuh dan Candi Ceta di lereng gunung Lawu). Selain itu terdapat pula batu-batu untuk persajian, tugu-tugu batu seperti menhir, gambar-gambar binatang ajaib yang memiliki arti sebagai lambang tenaga gaib, dan lainlain.&lt;br /&gt;Suhita digantikan oleh adik tirinya, Krtawijaya (1447-1451). Kemudian cerita sejarah dan pergantian raja-rajanya setelah 1451 tidak dapat diketahui dengan pasti. dari kitab Pararaton kita kenal raja Raja Suwardhan sebagai pengganti Krtawijaya, tetapi ia berKaraton di Kahuripan dari tahun 1451 sampai 1453. Tiga tahun tanpa raja, lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dilanjutkan oleh Bre Wengker (1456-1466) bergelar Hyang Purwawisesa. Di tahun 1466 ia digantikan oleh Bhre Pandansalas yang nama aslinya Suraprabhawa dan bernama resmi Singha wikramawardhana, berKaraton di Tumapel selama 2 (dua) tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahun 1468 ia terdesak oleh Krtabhumi (anak bungsu Rajasa wardhana), yang kemudian berkuasa di Majapahit. Sedangkan Singhawikramawardhana memindahkan kekuasaannya ke Daha, dimana ia wafat di tahun 1474. Di daha ia digantikan anaknya, Ranawijaya yang bergelar Bhatara Prabu Girindrawardhana, yang berhasil menundukkan Krtabhumi dan merebut Majapahit di tahun 1474. Menurut prasastinya di tahun 1486 ia menamakan dirinya raja Wilwatika Daha Janggala Kadiri, namun kapan berakhirnya memerintah tidak diketahui. Demikian tentang riwayat Majapahit semakin gelap, kecuali berita-berita dari Portugis bahwa Majapahit di tahun 1522 masih berdiri dan beberapa tahun kemudian kekuasaannya berpindah ke kerajaan Islam di Demak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, masih ada juga kerajaan-kerajaan yang meneruskan corak kehinduan Majapahit misalnya, yaitu Pajajaran yang akhirnya lenyap setelah ditundukkan oleh Sultan Yusuf dari Banten di tahun 1579, juga Balambangan yang di tahun 1639 baru bisa ditundukkan oleh Sultan Agung dari Mataram, disamping masyarakat di pegunungan tengger yang sampai saat ini masih mempertahankan corak Hindunya dengan memuja Brahma, dan Bali yang masih tetap dapat mempertahankan kebudayaan lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerus Majapahit yang tetap di Majapahit (selain Purbawisesa yang beKaraton di Kahuripan) adalah Kertabumi/Brawijaya, yang memerintah di tahun 1453-1478. Tidak diketahui mengenai perjalanan kerajaannya. Namun ia mempunyai salah satu putra yang bernama raden Patah atau Jin Bun, yang diberi kedudukan sebagi Bupati Demak. Hanya saja yang menarik, ia mengundurkan diri dan pindah ke gunung Lawu, lalu masuk agama Islam, dimana pengikut setianya yaitu Sabdapalon dan Noyogenggong sangat menentang kepindahan agamanya. Sehingga, dikenal adanya semacam sumpah dari Sabdopalon dan Noyogenggong, yang salah satunya mengatakan bahwa sekitar 500 tahun kemudian, akan tiba waktunya, hadirnya kembali agama budi, yang kalau ditentang, akan menjadikan tanah Jawa hancur lebur luluh lantak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KERAJAAN DEMAK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang Bupati putra dari Brawijaya yang beragama Islam disekitar tahun 1500 bernama raden Patah/Jin Bun/R. Bintoro dan berkedudukan di Demak, secara terbuka memutuskan ikatan dari Majapahit yang sudah tidak berdaya lagi, dan atas bantuan daerah-daerah lain yang telah Islam (seperti Gresik, Tuban dan Jepara), ia mendirikan kerajaan Islam yang berpusat di Demak. Putra lainnya bernama Bondan Kejawan/ Lembupeteng di Tarub mengawini Rr. Nawangsih (anak dari hasil perkawinan antara Joko Tarub dan Rr. Nawangwulan) mempunyai cucu dari anaknya bernama Kyai Ageng Getas/R. Depok di Pandowo, yaitu Kyai Ageng Selo/Bagus Songgom/Risang Sutowijoyo/Syeih Abdurrahman. Putra lain dari Brawijaya yang bernama Lembupeteng juga berkedudukan di Gilimangdangin/Sampang, mempunyai cucu buyut bernama raden Praseno yang menjadi adipati Sampang, berjuluk Cakraningrat I, yang mana putranya yang bernama pangeran Undakan menggantikannya dan bergelar cakraningrat II, sedang putra yang satunya lagi mempunyai anak yaitu Trunojoyo. Sedang putri dari Brawijaya yaitu Ratu Pambayun yang kawin dengan Pn. Dayaningrat mempunyai 2 (dua) anak bernama Kebokanigoro dan Kebokenongo/Ki Ageng Pengging yang menjadi teman dekat seorang wali kontraversial yaitu Syeh Siti Jenar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia akhirnya juga mampu meruntuhkan Majapahit dan sebagai raja Islam pertama bergelar Sultan Demak ia mencapai kejayaan, tapi sebagai lambang dari tetap berlangsungnya kerajaan kesatuan Majapahit dalam bentuk baru, semua alat upacara dan pusaka dibawa ke Demak. Ia wafat di tahun 1518 dan digantikan oleh putranya bernama Pati Unus atau pangeran Sabrang Lor bergelar Sultan Demak yang hanya 3 tahun memerintah karena meninggal. Lalu ia digantikan saudaranya yaitu pangeran Trenggono bergelar Sultan Demak yang memerintah sampai tahun 1548. Dalam memerintah Trenggono mampu memperluas kerajaan sampai di daerah Pase Sumatra Utara yang dikuasai Portugis, dimana seorang ulama dari Pase bernama Fatahillah menyeberang ke Demak dan dikawinkan dengan adik raja. Karena Fatahillah, maka Demak berhasil merebut tempat tempat perdagangan kerajaan Pajajaran di Jawa Barat yang belum Islam, yaitu Cirebon dan Banten (akhirnya diserahkan Fatahillah oleh Demak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 1522 orang Portugis datang ke Sunda Kalapa (Jakarta sekarang) bekerja sama dengan raja Pajajaran menghadapi Islam, dimana Portugis diijinkan mendirikan benteng di Sunda Kalapa itu. Lalu di tahun 1527 orang Portugis datang kembali dimana Sunda Kalapa sudah berubah nama menjadi Jayakarta, dibawah kekuasaan Fatahillah yang tinggal di Banten, sehingga Portugis kalah perang dan meninggalkan daerah tersebut. Sedangkan Trenggono sendiri walau berhasil menaklukkan Mataram dan Singhasari, tapi daerah Pasuruan serta Panarukan dapat bertahan dan Blambangan tetap menjadi bagian dari Bali yang tetap Hindu, yang mana di tahun 1548 ia wafat akibat perang dengan Pasuruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian Trenggono menimbulkan perebutan kekuasaan antara adiknya dan putranya bernama pangeran Prawoto yang bergelar Sunan Prawoto (1549). Sang adik berjuluk pangeran Seda Lepen terbunuh di tepi sungai dan Prawoto beserta keluarganya dihabisi oleh anak dari pangeran Seda Lepen yang bernama Arya Panangsang. Tahta Demak dikuasai Arya Penangsang yang terkenal kejam dan tidak disukai orang, sehingga timbul kekacauan dimana-mana. Apalagi ketika adipati Japara yang mempunyai pengaruh besar dibunuh pula, yang mengakibatkan si adik dari adipati japara berjuluk Ratu Kalinyamat bersama adipati-adipati lainnya menentang Arya Panangsang, yang salah satu dari adipati itu bernama Hadiwijoyo berjuluk Jaka Tingkir, yaitu putra dari Kebokenongo sekaligus menantu Trenggono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaka Tingkir, yang berkuasa di Pajang Boyolali, dalam peperangan berhasil membunuh Arya Penangsang. Dan oleh karena itu ia memindahkan Karaton Demak ke Pajang dan ia menjadi raja pertama di Pajang. Dengan demikian, habislah riwayat kerajaan Islam Demak. Namun menginformasikan kerajaan Demak, kurang komplit kalau belum menceritakan tentang kedatangan Islam di Jawa dan keberadaan Wali Sanga saat berkuasanya Demak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kedatangan Islam ke Jawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di Gresik (daerah Leran) ditemukan batu bertahun 1082 Masehi berhuruf Arab yang menceritakan bahwa telah meninggal seorang perempuan bernama Fatimah binti Maimun yang beragama Islam. Lalu disekitar tahun 1350 saat memuncaknya kebesaran Majapahit, di pelabuhan Tuban dan Gresik banyak kedatangan para pedagang Islam dari India dan dari kerajaan Samudra (Aceh Utara) yang juga awalnya merupakan bagian dari Majapahit, disamping para pedagang Majapahit yang berdagang ke Samudra. Juga menurut cerita, ada seorang putri Islam berjuluk Putri Cempa dan Putri Cina yang menjadi isteri salah satu raja Majapahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat toleransinya Majapahit terhadap Islam terlihat dari banyaknya makam Islam di desa Tralaya, dalam kota kerajaan, dengan angka tertua di batu nisan adalah tahun 1369 (saat Hayam Wuruk memerintah). Yang menarik, walau kuburan Islam tetapi bentuk batu nisannya seperti kurawal yang mengingatkan kala-makara, berangka tahun huruf Kawi, yang berarti bahwa di abad XIV Islam walau agama baru bagi Majapahit tetapi sebagai unsur kebudayaan telah diterima masyarakat. Diketahui pula bahwa para pendatang dari barat maupun orang-orang Tionghoa ternyata sebagian besar beragama Islam, yang terus berkembang dan mencapai puncaknya di abad XVI saat kerajaan Demak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wali Songo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang dianggap sebagai penyiar terpenting yang sangat giat menyebarkan agama Islam diberi julukan Wali-Ullah dan di Jawa dikenal sebagai Wali Sanga (9), yang merupakan dewan Dakwah/Mubaligh. Kelebihan mereka dibanding kepercayaan/agama penduduk lama adalah tentang kekuatan bathin yang lebih, ilmu yang tinggi dan tenaga gaib. Sehingga mereka selalu dihubungkan dengan tasawwuf serta sangat kurang dalam pengajaran fiqh ataupun qalam. Mereka tidak hanya berkuasa dalam agama, tapi juga dalam hal pemerintahan dan politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kitab Kanzul Ulum Ibnul Bathuthah, Wali Sanga berganti susunan orangnya sebanyak 5 (lima) kali yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dewan I &lt;/span&gt;tahun 1404 M :&lt;br /&gt;Syeh Maulana Malik Ibrahim, asal Turki, ahli mengatur negara, dakwah di Jawa Timur, wafat di Gresik tahun 1419;&lt;br /&gt;Maulana Ishaq, asal Samarkan Rusia, ahli pengobatan, dakwah di Jawa lalu pindah dan wafat di Pasai (Singapura) ;&lt;br /&gt;Maulana Ahmad Jumadil Kubra, asal Mesir, dakwah keliling, makam di Troloyo - Triwulan Mojokerto;&lt;br /&gt;Maulana Muhammad Al Maghrobi, asal Maghrib - Maroko, dakwah keliling, makamnya di Jatinom Klaten tahun 1465;&lt;br /&gt;Maulana Malik Isro’il, asal Turki, ahli mengatur negara, dimakamkan di Gunung Santri antara Serang Merak di tahun 1435;&lt;br /&gt;Maulana Muhammad Ali Akbar, asal Persia/Iran, ahli pengobatan, dimakamkan di Gunung Santri tahun 1435;&lt;br /&gt;Maulana Hasanuddin, asal Palestina, dakwah keliling, dimakamkan tahun 1462 di samping masjid Banten Lama;&lt;br /&gt;Maulana Aliyuddin, asal Palestina, dakwah keliling, dimakamkan tahun 1462 di samping masjid Banten Lama;&lt;br /&gt;Syeh Subakir, asal Persia, ahli menumbali tanah angker yang dihuni jin jahat, beberapa waktu di Jawa lalu kembali dan wafat di persia tahun 1462.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dewan II&lt;/span&gt; tahun 1436 M :&lt;br /&gt;Raden Rahmad Ali Rahmatullah berasal dari Cempa Muangthai Selatan, datang tahun 1421 dan dikenal sebagai Sunan Ampel (Surabaya) menggantikan Malik Ibrahim yang wafat;&lt;br /&gt;Sayyid Ja’far Shodiq, asal Palestina, datang tahun 1436 dan tinggal di Kudus sehingga dikenal sebagai Sunan Kudus, menggantikan malik Isro’il ;&lt;br /&gt;Syarif Hidayatullah, asal Palestina, datang tahun 1436 menggantikan Ali Akbar yang wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dewan III&lt;/span&gt; tahun 1463 M :&lt;br /&gt;Raden Paku/Syeh Maulana A’inul Yaqin pengganti ayahnya yang pulang ke Pasai, kelahiran Blambangan, putra dari Syeh Maulana Ishak, berjuluk Sunan Giri dan makamnya di Gresik;&lt;br /&gt;Raden Said atau Sunan Kalijaga, putra adipati Tuban bernama Wilatikta, yang menggantikan Syeh Subakir yang kembali ke Persia;&lt;br /&gt;Raden Makdum Ibrahim atau Sunan Bonang kelahiran Ampel, putra Sunan Ampel yang menggantikan Hasanuddin yang wafat;&lt;br /&gt;Raden Qosim atau Sunan Drajad kelahiran Ampel, putra Sunan Ampel yang menggantikan Aliyyuddin yang wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dewan IV&lt;/span&gt; tahun 1466 M :&lt;br /&gt;Raden Patah putra raja Brawijaya Majapahit (tahun 1462 sebagai adipati Bintoro, tahun 1465 membangun masjid Demak dan menjadi raja tahun 1468) murid Sunan Ampel, menggantikan Ahmad Jumadil Kubro yang wafat;&lt;br /&gt;Fathullah Khan, putra Sunan Gunung jati, menggantikan Al Maghrobi yang wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dewan V&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;Raden Umar Said atau Sunan Muria, putra Sunan Kalijaga, yang menggantikan wali yang telah wafat;&lt;br /&gt;Syeh Siti Jenar adalah wali serba kontraversial, dari mulai asal muasal yang muncul dengan berbagai versi, ajarannya yang dianggap menyimpang dari agama Islam tapi sampai saat ini masih dibahas di berbagai lapisan masyarakat, masih ada pengikutnya, sampai dengan kematiannya yang masih dipertanyakan caranya termasuk dimana ia wafat dan dimakamkan.&lt;br /&gt;Sunan Tembayat atau adipati Pandanarang yang menggantikan Syeh Siti jenar yang wafat (bunuh diri atau dihukum mati).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KERAJAAN PAJANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;JokoTingkir sebagai raja bergelar Sultan Hadiwijaya (1568-1582), kedudukannya disahkan oleh Sunan Giri, segera mendapat pengakuan dari adipati-adipati di seluruh Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sedangkan salah seorang anak Sultan Prawoto yaitu Arya Pangiri diangkat menjadi adipati Demak. Selain itu, salah seorang yang paling berjasa dalam membinasakan Arya Penangsang yaitu Kyai Ageng Pemanahan (putra dari Kyai Ageng Anis yang mana Anis adalah putra Kyai Ageng Selo) diberi imbalan daerah Mataram (sekitar kota Gede dekat Yogyakarta) untuk ditinggali, yang juga membuat namanya lebih dikenal dengan panggilan Kyai Gede Mataram. Kyai/Ki Ageng Pemanahan dalam waktu singkat mampu membuat Mataram beserta rakyatnya maju. Namun sebelum dapat ikut menikmati hasil, yang usahanya dilanjutkan oleh sang anak yaitu Sutowijoyo (terkenal sebagai ahli peperangan yang nantinya ia lebih dikenal bernana Senapati ing Alaga/panglima perang), di tahun 1575 meninggal. Sedangkan tujuh tahun kemudian (1582) Joko Tingkir meninggal, yang mana pangeran Benowo seharusnya menggantikannya ternyata disingkirkan Arya Pangiri dan akhirnya hanya jadi adipati di Jipang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arya Pangiri diserang oleh Sutowijoyo yang dibantu pangeran Benowo, yang menghasilkan Sutowijoyo memindahkan Karaton Pajang ke Mataram dan ia menjadi raja bergelar Panembahan Senopati (1575-1601). Tapi pengangkatan dirinya sendiri menjadi raja Mataram memperoleh banyak tantangan, karena politik ekspansinya. Kecuali Blambangan yang tetap bertahan dan belum Islam sesuai cita-cita Sutowijoyo, seluruh Jawa termasuk Cirebon dikuasai. Ia yang meninggal di tahun 1601 dan dimakamkan di Kota Gede, berhasil meletakkan dasar-dasar kerajaan Mataram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KERAJAAN MATARAM (Islam)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penggantinya adalah putranya dari perkawinannya dengan ratu Hadi (putri pangeran Benowo) yang bernama Mas Jolang, berjuluk Panembahan Seda Krapyak dan bergelar Sultan Hanyokrowati (1601-1613), yang banyak menghadapi pemberontakan. Kegagalannya menaklukkan Surabaya walau di berbagai daerah berhasil, menyebabkan ia wafat di tahun 1613 dan dimakamkan di Kota Gede. Kemudian, anaknya yang menggantikan yaitu adipati Martapura yang sakit-sakitan segera digantikan oleh saudaranya bernama raden Rangsang yang berjuluk Sultan Agung Hanyokrokusuma (1613-1646).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah pemerintahan Sultan Agung, Mataram mengalami kejayaan, terhormat dan disegani sampai di luar Jawa. Karaton yang semula di Kerta dipindahkan ke Plered. Musuh bebuyutan Mataram yaitu Surabaya, dapat ditaklukkan. Sukadana-Kalimantan dapat juga ditundukkan. Madura dibuat tidak berdaya dan Sultan mengangkat adipati Sampang menjadi adipati Madura yang bergelar pangeran Cakraningrat I. Akhirnya seluruh Jawa Tengah dan Jawa Timur bernaung di bawah panji-panji Mataram, yang salah satu cara untuk mengikat para adipati adalah dengan mengawinkan putri-putri Mataram dengan mereka. Malah Sultan sendiri mengawini putri Cirebon, yang mengakibatkan Cirebon juga dapat ia kuasai. Namun Cita-citanya mempersatukan Jawa terganjal Kompeni Belanda yang berada di Batavia, sehingga untuk menaklukkan Banten yang tidak mau mengakuinya harus melenyapkan Kompeni terlebih dahulu. Maka disusunlah strategi penyerangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Gubernur Jenderal dipimpin oleh Jan Pieterszoon Coen sekaligus wakil V.O.C. (Verrenigde Oost- Indische Compagni), Kompeni di tahun 1928 diserang Mataram walau mengalami kegagalan merobohkan benteng Belanda, akibat perbekalan pasukan yang habis, di samping Banten yang juga musuh Kompeni tapi hanya janji kosong ikut menyerang.Tanpa putus asa, Sultan menyerang kembali di tahun 1929, dengan mempersiapkan perahu-perahu berisi beras di sekitar perairan Batavia serta membuat gudang-gudang beras di Cirebon dan Krawang. Tapi ia gagal lagi, pasukannya kelaparan dan terjangkit berbagai penyakit akibat kalahnya perahu-perahunya dengan kapal-kapal Belanda serta gudang-gudang beras yang dibakar oleh mata-mata musuh, walau Coen yang kagum terhadap pasukan Mataram wafat saat Batavia dikepung pasukan Mataram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa lelah, Sultan Agung melakukan penyerangan kembali, dengan sebelumnya mengirim penduduk Jawa Tengah dan Sumedang untuk membabat hutan belukar di Krawang menjadi daerah pertanian serta membuat jalan-jalan yang berhubungan dengan Mataram. Selain itu ia juga bersekutu dengan orang-orang Portugis di Malakka dan orangorang Inggris di Banten, untuk mempersulit pengiriman beras ke Batavia dan pedagangpedagang yang biasa ke Batavia ia alihkan langsung ke Malakka. Tapi Saat sedang konsentrasi kepada Kompeni, ada pemberontakan dari Sunan Giri yang ingin berkuasa di Jawa Timur, yang akhirnya berhasil ia redam termasuk Blambangan yang dapat ditaklukkan walau tidak lama kemudian bergabung kembali dengan Bali. Sementara itu Belanda semakin kuat dan menguasai laut dengan mengalahkan orang-orang Portugis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat giat-giatnya Sultan mempersiapkan penyerangan untuk menghapus Belanda, tanpa disangka ia wafat (1646), sehingga menggagalkan cita-citanya dalam membasmi Kompeni. Yang menarik juga, ia dikenal bukan saja sebagai raja besar dan panglima ulung, tapi juga sebagai orang Islam yang ta’at beribadah dan menjadi contoh dalam kerajinannya dalam sholat Jum’at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 1633 ia mengadakan tarikh baru yaitu dari tarikh Saka yang berdasarkan tahun matahari (1 tahun = 365 hari) menjadi tarikh Jawa-Islam yang berdasarkan tahun bulan (1 tahun= 354 hari), sesuai tarikh Islam. Tahun 1633 itu adalah tahun Saka 1555 dan tahun Saka ini menjadi tahun Jawa-Islam 1555 pula. Sedangkan untuk memperkokoh dirinya sebagai pemimpin Islam, ia mengirim utusan ke Mekkah dan yang di tahun 1641 kembali dengan membawa para ahli agama untuk menjadi penasehat Karaton dan memperoleh gelar Sultan ‘Abdul Muhammad Maulana Matarami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengganti Sultan Agung adalah Mangkurat Agung/Mangkurat I (1646-1677) atau juga dikenal sebagai Sunan Seda Tegalarum yang bertahta di Kartasura, dan selanjutnya digantikan oleh Mangkurat Amral / Mangkurat II (1677-1703), kemudian Mangkurat Mas/Mangkurat III (1703-1704), seterusnya pangeran Puger/Sunan Pakoeboewono I (1708-1719), lalu Mangkurat Jawi/Mangkurat IV (1719-1727), yang dilanjutkan oleh Sunan Pakoeboewono II (1727-1745) dan memindahkan karaton ke Surakarta (1745-1749). Namun saat digantikan putranya yaitu Sunan Pakoeboewono III (1749-1788), Mataram yang daerahnya sudah semakin sempit akibat kelihaian Belanda terpecah menjadi 2 (dua), yaitu satunya Surakarta tetap diperintah Sunan Pakoeboewono III, sedangkan Yogyakarta diberikan kepada pamannya sendiri yang bergelar Sultan Hamengkoeboewono I (1755-1792).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putra dari pangeran Mangkunagara (salah satu putra Mangkurat IV) yaitu raden mas Said atau dikenal dengan julukan pangeran Sambernyawa, walau sangat tangguh melawan Kompeni tapi juga rasa hormat terhadap Pakoeboewono III, akhirnya bersedia bersepakat yang mana raden mas Said diberi kekuasaan serupa raja, tapi dengan beberapa pengecualian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aria Mangkunagoro I dan berkedudukan di pura Mangkunegaran - Surakarta (1757-1795). Ini, merupakan hasil dari perjanjian Gianti. Sedangkan di Yogyakarta pada tahun 1812 beberapa putra Sultan, selain ada yang menggantikan dirinya menjadi Sultan Hamengkoeboewono II (1792-1812), maka salah satu putranya di tahun 1812 yang barangkali untuk sepadan dengan Surakarta diangkat dan dibentuk pura sejenis Mangkunegaran dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aria (KGPAA) Paku Alam I (1812 -1828).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya Kesusasteraan mengenai riwayat pecahnya kerajaan Mataram dalam tahun 1755 dan 1757 yang berubah menjadi Kasultanan Yogyakarta serta Kasunanan Surakarta dan Mangkunegaran, ada pada riwayat /Babad Giyanti karangan Yasadipura, yang betul betul sebuah sejarah dan sangat menarik dan menceritakan tentang pecahnya Mataram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 1945, kerajaan di Surakarta dan di Yogyakarta, mengakui dan melebur menjadi satu dengan Republik Indonesia, sehingga Karaton-Karaton tersebut disepakati hanya sebagai semacam institusi kekerabatan keluarga besar Karaton masing-masing, disamping ditetapkan oleh pemerintah sebagai cagar budaya. Kemudian di tahun 2000 ini pimpinan dari Karaton Surakarta adalah Sunan Pakubuwono XII, pura Mangkunegaran adalah K.G.P.A.A. Mangkunagoro IX, Karaton Yogyakarta adalah Sultan Hamengkubuwono X dan pura Pakualaman adalah K.G.P.A.A. Paku Alam IX, dengan segala warisan budayanya yang sangat diharapkan tak akan pernah punah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dalam budaya jawa ( kejawen ) , penyebutan ” Kakang Kawah Adi Ari-Ari” keberadaannya masih tersamar. Apalagi di zaman modern sekarang ini. Mitos saudara kembar yang ghaib ini cenderung di abaikan. Ini konsekuensi dari zaman maju. Dunia material cenderung meningkat, sedang kaweruh spiritual orang jawa kian gersang. Kita mencoba untuk memahami kembali Puasa Weton yang bagi orang jawa di percayai dapat memberikan pencerahan spiritual dengan berbagai mitosnya yang penuh dengan kesakralan dan religiusitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikat Puasa menurut ” Wulang Reh “.&lt;br /&gt;Sri Pakubuwono IV telah memberikan wewaler, peringatan, pada anak cucunya untuk pengekangan nafsu. Peringatan itu tertuang dalam karyannya Serat Wulang Reh, yang di tulis pada hari ahad kliwon, wunku sungsang, tanggal ke-19, bulan besar, mongso ke-delapan, windu sancaya dan di beri sengkalan : Tata-guna-Swareng-Nata ( 1735 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bergelar : Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono Senopati Ing Ngalogo Abdur Rahman Sayyidin Panotogomo IV. Nama kecilnya adalah Bandoro Raden Mas Gusti sumbadyo, Putra Pakubuwono III dengan Kanjeng Ratu Kencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pupuh II Tembang Kinanthi ia menulis : “Podho Gulangen Ing Kalbu, Ing Sasamita Amrih Lantip, Ojo pijer mangan nendra, ing kaprawiran den kesthi, Pesunen sariraniro , Sudanen dhahar lan guling. (Wahai, asahlah di dalam hatimu biar tajam menangkap isyarat isyarat ghaib. jangan terlalu banyak makan dan tidur, kurangilah hal tersebut, cita citakan kaprawiran ” keluhuran budi “, agar bisa mengekang diri) “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti yang cepat di tangkap dari wejangan ini menyangkut pada pengendalian diri dan cara yang harus di tempuh adalah dengan perpuasa. Hakekat Puasa adalah pengekangan diri, karena alam duniawi banyak memberi godaan. Silau dengan kemewahan, apalagi kalau sedang mendapat suka cita yang berlebihan, ” Maka kaprayitnan batin ( kewaspadaan ) akan terkurangi. Manusia akhirnya akan terbelenggu nafsunya. Nafsu yang bersumber dari dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nafsu merupakan sikap angkara yang dalam Wulang Reh di sebutkan terdiri dari 4 macam , yaitu :&lt;br /&gt;Lawwamah, Bertempat di perut, lahirnya dari mulut ibarat hati bersinar hitam. Akibatnya bisa menimbulkan dahaga, kantuk dan lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amarah, artinya garang bisa menimbulkan angkara murka, iri dan emosional. Ia berada di empedu, timbulnya lewat telinga bak hati bercahaya merah.&lt;br /&gt;Sufiyah, Nafsu yang menimbulkan birahi, rindu, keinginan dan kesenangan. Sumber dari Limpa timbul lewat mata bak hati bercahaya kuning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muthmainah, Berarti rasa ketentraman. Punya watak yang senang dengan kebaikan, keutamaan dan keluhuran budi. Nafsu ini timbulnya dari tulang, timbul dari hidung bagai hati bersinar putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Lelaku Puasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ritualnya di mulai dengan reresik raga ( membersihkan badan ). Badan harus bersih dari kotoran dunia, caranya dengan siram jamas ( mandi besar ).Kalau perlu menggunakan kumkuman ( rendaman ) bunga lima warna, Mawar, Melati, Kenanga, Kanthil putih, Kanthil kuning. Waktu mandi membaca doa ” Ingsun Adus Ing Banyu Suci, Kang adus badan sejati, Kakosokan nyowo sejati, Amulyaaken kersane Pangeran ( Aku mandi di air suci, Yang mandi badan sejati, membersihkan nyawa sejati, memuliakan takdir Illahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaku, jangka waktu puasa ini sehari semalam yang di mulai pukul 24.00 WIB di akhiri pukul 24 WIB hari berikutnya.&lt;br /&gt;1. ratu adil telah aku temukan&lt;br /&gt;berdasarkan ramalan joyoboyo, ada beberapa kriteria atau syarat bagi&lt;br /&gt;sosok yang akan muncul untuk memberikan keadilan di nusantara raya ini&lt;br /&gt;dan pastinya juga untuk seluruh jagad raya.&lt;br /&gt;kriterianya antara lain;&lt;br /&gt;1. dapat bersahadat sempurna (sejati)&lt;br /&gt;2. dapat mati semasa hidup&lt;br /&gt;3. tahu tentang kematian sejati&lt;br /&gt;4. sempurna sejatinya hidup&lt;br /&gt;5. berpengetahuan nyata&lt;br /&gt;6. tamat pengetahuannya&lt;br /&gt;7. beragama budi, menunjukan makrifat hasil karya bisikan hyang sukma&lt;br /&gt;8. menepati darmanya, hidup sejati ajaran para kuno&lt;br /&gt;9. dekat menolong jauh melindungi&lt;br /&gt;10. tahu temapat Tuhannya&lt;br /&gt;11. tahu jiwa dan raganya&lt;br /&gt;12. mampu masuk alam halus.&lt;br /&gt;13. tau tentang asal dan tujuan manusia&lt;br /&gt;14. tajam penglihatannya&lt;br /&gt;15. sanggup tidak malas&lt;br /&gt;16. menyelesaikan segala perkara&lt;br /&gt;17. bijaksana sikapnya&lt;br /&gt;18. mempunyai darah erlangga (herucokro ratu adil)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kriteria itu dimiliki oleh seseorang yang berada di daerah jakarta pusat. sosok itu memang mampu masuk ke alam-alam halus bahkan super duper halus. hingga memiliki buku tentang kisah nyata seseorang yang telah masuk surga. juga buku-buku yang jumlahnya lebih dari 100 judul buku, dengan isi yang masih asli. bukan saduran. dari mulai pengetahuan, cerita, lagu, dialog, kisah, dongeng, dll. dalam waktu yang tidak lebih dari satu tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemampuan-kemampuan lain yang sungguh sangat menakjubkan. sosok itu memang ada dan pastinya tidak lama lagi akan muncul untuk memakmurkan nusantara dan alam raya ini.&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-8867155675343917930?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/8867155675343917930/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=8867155675343917930&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8867155675343917930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8867155675343917930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2009/03/sejarah-kita-sendiri.html' title='Sejarah Kita Sendiri..'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-6235486123192564058</id><published>2009-03-09T00:26:00.008+09:00</published><updated>2009-03-09T04:04:32.808+09:00</updated><title type='text'>RAMALAN JAYABAYA (JAYABAYA PREDICTION)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://sunanpraja.files.wordpress.com/2008/12/jyby1.jpg?w=300&amp;amp;h=225"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 197px; height: 148px;" src="http://sunanpraja.files.wordpress.com/2008/12/jyby1.jpg?w=300&amp;amp;h=225" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ana kreta tanpa jaran.&lt;br /&gt;One day there will be a cart without a horse.&lt;br /&gt;Tanah Jawa kalungan wesi.&lt;br /&gt;The island of Java will be circled by an iron&lt;br /&gt;necklace.&lt;br /&gt;Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang.&lt;br /&gt;There will be a boat flying in the sky.&lt;br /&gt;Kali ilang kedhunge.&lt;br /&gt;The river will loose its current.&lt;br /&gt;Pasar ilang kumandhang.&lt;br /&gt;There will be markets without crowds.&lt;br /&gt;Iku tanda yen tekane jaman Jayabaya cedhak.&lt;br /&gt;These are the signs that the Jayabaya era is coming.&lt;br /&gt;Bumi saya suwe saya mengkeret.&lt;br /&gt;The earth will shrink.&lt;br /&gt;Sekilan bumi dipajeki.&lt;br /&gt;Every inch of land will be taxed.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jaran doyan mangan sambel.&lt;br /&gt;Horses will devour chili sauce.&lt;br /&gt;Wong wadon nganggo pakaian lanang.&lt;br /&gt;Women will dress in men’s clothes.&lt;br /&gt;Iku tandane yen wong bakal nemoni wolak-waliking&lt;br /&gt;jaman.&lt;br /&gt;These are the signs that the people and their&lt;br /&gt;civilization have been&lt;br /&gt;turned upside down.&lt;br /&gt;Akeh janji ora ditetepi.&lt;br /&gt;Many promises unkept.&lt;br /&gt;Akeh wong wani mlanggar sumpahe dhewe.&lt;br /&gt;Many break their oath.&lt;br /&gt;Manungsa pada seneng nyalah.&lt;br /&gt;People will tend to blame on each other.&lt;br /&gt;Ora ngindahake hukum Allah.&lt;br /&gt;They will ignore God’s law.&lt;br /&gt;Barang jahat diangkat-angkat.&lt;br /&gt;Evil things will be lifted up.&lt;br /&gt;Barang suci dibenci.&lt;br /&gt;Holy things will be despised.&lt;br /&gt;Akeh manungsa mung ngutamake duwit.&lt;br /&gt;Many people will become fixated on money.&lt;br /&gt;Lali kamanungsan.&lt;br /&gt;Ignoring humanity.&lt;br /&gt;Lali kabecikan.&lt;br /&gt;Forgetting kindness.&lt;br /&gt;Lali sanak lali kadang.&lt;br /&gt;Abandoning their families.&lt;br /&gt;Akeh Bapa lali anak.&lt;br /&gt;Fathers will abandon their children.&lt;br /&gt;Akeh anak wani nglawan ibu.&lt;br /&gt;Children will be disrespectful to their mothers.&lt;br /&gt;Nantang bapa.&lt;br /&gt;And battle against their fathers.&lt;br /&gt;Sedulur pada cidra.&lt;br /&gt;Siblings will collide violently.&lt;br /&gt;Kulawarga pada curiga.&lt;br /&gt;Family members will become suspicious of each other.&lt;br /&gt;Kanca dadi mungsuh.&lt;br /&gt;Friends become enemies.&lt;br /&gt;Akeh manungsa lali asale.&lt;br /&gt;People will forget their roots.&lt;br /&gt;Ukuman Ratu ora adil.&lt;br /&gt;The queen’s judgements will be unjust.&lt;br /&gt;Akeh pangkat sing jahat lan ganjil.&lt;br /&gt;There will be many peculiar and evil leaders.&lt;br /&gt;Akeh kelakuan sing ganjil.&lt;br /&gt;Many will behave strangely.&lt;br /&gt;Wong apik-apik pada kepencil.&lt;br /&gt;Good people will be isolated.&lt;br /&gt;Akeh wong nyambut gawe apik-apik pada krasa isin.&lt;br /&gt;Many people will be too embarrassed to do the right&lt;br /&gt;things.&lt;br /&gt;Luwih utama ngapusi.&lt;br /&gt;Choosing falsehood instead.&lt;br /&gt;Wegah nyambut gawe.&lt;br /&gt;Many will be lazy to work.&lt;br /&gt;Kepingin urip mewah.&lt;br /&gt;Seduced by luxury.&lt;br /&gt;Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka.&lt;br /&gt;They will take the easy path of crime and deceit.&lt;br /&gt;Wong bener thenger-thenger.&lt;br /&gt;The honest will be confused.&lt;br /&gt;Wong salah bungah.&lt;br /&gt;The dishonest will be joyful.&lt;br /&gt;Wong apik ditampik-tampik.&lt;br /&gt;The good will be rejected.&lt;br /&gt;Wong jahat munggah pangkat.&lt;br /&gt;The evil ones will rise to the top.&lt;br /&gt;Wong agung kesinggung.&lt;br /&gt;Noble people will be wounded by unjust criticism.&lt;br /&gt;Wong ala kepuja.&lt;br /&gt;Evil doers will be worshipped.&lt;br /&gt;Wong wadon ilang kawirangane.&lt;br /&gt;Women will become shameless.&lt;br /&gt;Wong lanang ilang kaprawirane.&lt;br /&gt;Men will loose their courage.&lt;br /&gt;Akeh wong lanang ora duwe bojo.&lt;br /&gt;Men will choose not to get married.&lt;br /&gt;Akeh wong wadon ora setya marang bojone.&lt;br /&gt;Women will be unfaithful to their husbands.&lt;br /&gt;Akeh ibu pada ngedol anake.&lt;br /&gt;Mothers will sell their babies.&lt;br /&gt;Akeh wong wadon ngedol awake.&lt;br /&gt;Women will engage in prostitution.&lt;br /&gt;Akeh wong ijol bebojo.&lt;br /&gt;Couples will trade partners.&lt;br /&gt;Wong wadon nunggang jaran.&lt;br /&gt;Women will ride horses.&lt;br /&gt;Wong lanang linggih plangki.&lt;br /&gt;Men will be carried in a stretcher.&lt;br /&gt;Randa seuang loro.&lt;br /&gt;A divorcee will be valued at 17 cents.&lt;br /&gt;Prawan seaga &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;.&lt;br /&gt;A virgin will be valued at 10 cents.&lt;br /&gt;Duda pincang laku sembilan uang.&lt;br /&gt;A crippled men will be valued at 75 cents.&lt;br /&gt;Akeh wong ngedol ngelmu.&lt;br /&gt;Many will earn their living by trading their&lt;br /&gt;knowledge.&lt;br /&gt;Akeh wong ngaku-aku.&lt;br /&gt;Many will claims other’s merits as their own.&lt;br /&gt;Njabane putih njerone dadu.&lt;br /&gt;It is only a cover for the dice.&lt;br /&gt;Ngakune suci, nanging sucine palsu.&lt;br /&gt;They will proclaim their righteousness despite their&lt;br /&gt;sinful ways.&lt;br /&gt;Akeh bujuk akeh lojo.&lt;br /&gt;Many will use sly and dirty tricks.&lt;br /&gt;Akeh udan salah mangsa.&lt;br /&gt;Rains will fall in the wrong season.&lt;br /&gt;Akeh prawan tuwa.&lt;br /&gt;Many women will remain virgins into their old age.&lt;br /&gt;Akeh randa nglairake anak.&lt;br /&gt;Many divorcees will give birth.&lt;br /&gt;Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapakne.&lt;br /&gt;Newborns will search for their fathers.&lt;br /&gt;Agama akeh sing nantang.&lt;br /&gt;Religions will be attacked.&lt;br /&gt;Perikamanungsan saya ilang.&lt;br /&gt;Humanitarianism will no longer have importance.&lt;br /&gt;Omah suci dibenci.&lt;br /&gt;Holy temples will be hated.&lt;br /&gt;Omah ala saya dipuja.&lt;br /&gt;They will be more fond of praising evil places.&lt;br /&gt;Wong wadon lacur ing ngendi-endi.&lt;br /&gt;Prostitution will be everywhere.&lt;br /&gt;Akeh laknat.&lt;br /&gt;There will be many worthy of damnation.&lt;br /&gt;Akeh pengkhianat.&lt;br /&gt;There will be many betrayals.&lt;br /&gt;Anak mangan bapak.&lt;br /&gt;Children will be against father.&lt;br /&gt;Sedulur mangan sedulur.&lt;br /&gt;Siblings will be against siblings.&lt;br /&gt;Kanca dadi mungsuh.&lt;br /&gt;Friends will become enemies.&lt;br /&gt;Guru disatru.&lt;br /&gt;Students will show hostility toward teachers.&lt;br /&gt;Tangga pada curiga.&lt;br /&gt;Neighbours will become suspicious of each other.&lt;br /&gt;Kana-kene saya angkara murka.&lt;br /&gt;And ruthlessness will be everywhere.&lt;br /&gt;Sing weruh kebubuhan.&lt;br /&gt;The eyewitness has to take the responsibility.&lt;br /&gt;Sing ora weruh ketutuh.&lt;br /&gt;The ones who have nothing to do with the case will be&lt;br /&gt;prosecuted.&lt;br /&gt;Besuk yen ana peperangan.&lt;br /&gt;One day when there will armagedon.&lt;br /&gt;Teka saka wetan, kulon, kidul lan lor.&lt;br /&gt;In the east, in the west, in the south, and in the&lt;br /&gt;north.&lt;br /&gt;Akeh wong becik saya sengsara.&lt;br /&gt;Good people will suffer more.&lt;br /&gt;Wong jahat saya seneng.&lt;br /&gt;Bad people will be happier.&lt;br /&gt;Wektu iku akeh dandang diunekake kuntul.&lt;br /&gt;When this happens, a rice cooker will be said to be an&lt;br /&gt;egret.&lt;br /&gt;Wong salah dianggep bener.&lt;br /&gt;The wrong person will be assumed to be honest.&lt;br /&gt;Pengkhianat nikmat.&lt;br /&gt;Betrayers will live in the utmost of material comfort.&lt;br /&gt;Durjono saya sempurna.&lt;br /&gt;The deceitful will decline even further.&lt;br /&gt;Wong jahat munggah pangkat.&lt;br /&gt;The evil persons will rise to the top.&lt;br /&gt;Wong lugu kebelenggu.&lt;br /&gt;The modest will be trapped.&lt;br /&gt;Wong mulyo dikunjoro.&lt;br /&gt;The noble will be imprisoned.&lt;br /&gt;Sing curang garang.&lt;br /&gt;The fraudulent will be ferocious.&lt;br /&gt;Sing jujur kojur.&lt;br /&gt;The honest will unlucky.&lt;br /&gt;Pedagang akeh sing keplarang.&lt;br /&gt;Many merchants will fly in a mess.&lt;br /&gt;Wong main akeh sing ndadi.&lt;br /&gt;Gamblers will become more addicted to gambling.&lt;br /&gt;Akeh barang haram.&lt;br /&gt;Illegal things will be everywhere.&lt;br /&gt;Akeh anak haram.&lt;br /&gt;Many babies will be born outside of legal marriage.&lt;br /&gt;Wong wadon nglamar wong lanang.&lt;br /&gt;Women will propose marriage.&lt;br /&gt;Wong lanang ngasorake drajate dhewe.&lt;br /&gt;Men will lower their own status.&lt;br /&gt;Akeh barang-barang mlebu luang.&lt;br /&gt;The merchandise will be left unsold.&lt;br /&gt;Akeh wong kaliren lan wuda.&lt;br /&gt;Many people will suffer from starvation and inability&lt;br /&gt;to afford&lt;br /&gt;clothing.&lt;br /&gt;Wong tuku nglenik sing dodol.&lt;br /&gt;Buyers will become more sophisticated.&lt;br /&gt;Sing dodol akal okol.&lt;br /&gt;Sellers will have to use their brains and muscle to do&lt;br /&gt;business.&lt;br /&gt;Wong golek pangan kaya gabah diinteri.&lt;br /&gt;In the way they earn a living, people will be as rice&lt;br /&gt;paddies being&lt;br /&gt;swung around and blown up.&lt;br /&gt;Sing kebat kliwat.&lt;br /&gt;Some will go wild out of control.&lt;br /&gt;Sing telah sambat.&lt;br /&gt;Those who are not ambitious will complaint of being&lt;br /&gt;left behind.&lt;br /&gt;Sing gede kesasar.&lt;br /&gt;The ones on the top will get lost.&lt;br /&gt;Sing cilik kepleset.&lt;br /&gt;The ordinary people will slip.&lt;br /&gt;Sing anggak ketunggak.&lt;br /&gt;The arrogant ones will be impaled.&lt;br /&gt;Sing wedi mati.&lt;br /&gt;The fearful ones will not survive.&lt;br /&gt;Sing nekat mbrekat.&lt;br /&gt;The risk takers will be successful.&lt;br /&gt;Sing jerih ketindhih.&lt;br /&gt;The ones who are afraid of taking the risks will be&lt;br /&gt;crushed under foot.&lt;br /&gt;Sing ngawur makmur,&lt;br /&gt;The careless ones will be wealthy.&lt;br /&gt;Sing ngati-ati ngrintih.&lt;br /&gt;The careful ones will whine about their suffering.&lt;br /&gt;Sing ngedan keduman.&lt;br /&gt;The crazy ones will get their portion.&lt;br /&gt;Sing waras nggagas.&lt;br /&gt;The ones who are mentally and physically healthy will&lt;br /&gt;think wisely.&lt;br /&gt;Wong tani ditaleni.&lt;br /&gt;The farmers will be controlled.&lt;br /&gt;Wong dora ura-ura.&lt;br /&gt;Those who are corrupt will spend their fortune&lt;br /&gt;lavishly.&lt;br /&gt;Ratu ora netepi janji, musna kekuasaane.&lt;br /&gt;The queen who does not keep her promises will lose her&lt;br /&gt;power.&lt;br /&gt;Bupati dadi rakyat.&lt;br /&gt;The leaders will become ordinary persons.&lt;br /&gt;Wong cilik dadi priyayi.&lt;br /&gt;The ordinary people will become leaders.&lt;br /&gt;Sing mendele dadi gede,&lt;br /&gt;The dishonest persons will rise to the top.&lt;br /&gt;Sing jujur kojur.&lt;br /&gt;The honest ones will be unlucky.&lt;br /&gt;Akeh omah ing nduwur jaran.&lt;br /&gt;There will be many people own a house on horseback.&lt;br /&gt;Wong mangan wong.&lt;br /&gt;People will attack other people.&lt;br /&gt;Anak lali bapak.&lt;br /&gt;Children will ignore their fathers.&lt;br /&gt;Wong tuwa lali tuwane.&lt;br /&gt;Parents will not want to take their responsibility as&lt;br /&gt;parents.&lt;br /&gt;Pedagang adol barang saya laris.&lt;br /&gt;Merchants will sell out of their merchandise.&lt;br /&gt;Bandane saya ludes.&lt;br /&gt;Yet, they will lose money.&lt;br /&gt;Akeh wong mati kaliren ing sisihe pangan.&lt;br /&gt;Many people will die from starvation in prosperous&lt;br /&gt;times.&lt;br /&gt;Akeh wong nyekel banda nanging uripe sengsara.&lt;br /&gt;Many people will have lots of money yet, be unhappy in&lt;br /&gt;their lives.&lt;br /&gt;Sing edan bisa dandan.&lt;br /&gt;The crazy one will be beautifully attired.&lt;br /&gt;Sing bengkong bisa nggalang gedong.&lt;br /&gt;The insane will be able to build a lavish estate.&lt;br /&gt;Wong waras lan adil uripe nggrantes lan kepencil.&lt;br /&gt;The ones who are fair and sane will suffer in their&lt;br /&gt;lives and will be&lt;br /&gt;isolated.&lt;br /&gt;Ana peperangan ing njero.&lt;br /&gt;There will be internal wars.&lt;br /&gt;Timbul amarga para pangkat akeh sing pada salah paham.&lt;br /&gt;As a result of misunderstandings between those at the&lt;br /&gt;top.&lt;br /&gt;Durjana saya ngambra-ambra.&lt;br /&gt;The numbers of evil doers will increase sharply.&lt;br /&gt;Penjahat saya tambah.&lt;br /&gt;There will be more criminals.&lt;br /&gt;Wong apik saya sengsara.&lt;br /&gt;The good people will live in misery.&lt;br /&gt;Akeh wong mati jalaran saka peperangan.&lt;br /&gt;There will be many people die in a war.&lt;br /&gt;Kebingungan lan kobongan.&lt;br /&gt;Others will be disoriented, and their property burnt.&lt;br /&gt;Wong bener saya tenger-tenger.&lt;br /&gt;The honest will be confused.&lt;br /&gt;Wong salah saya bungah-bungah.&lt;br /&gt;The dishonest will be joyful.&lt;br /&gt;Akeh banda musna ora karuan lungane.&lt;br /&gt;There will be disappearance of great riches.&lt;br /&gt;Akeh pangkat lan drajat pada minggat ora karuan&lt;br /&gt;sababe.&lt;br /&gt;There will be disappearance of great titles, and jobs.&lt;br /&gt;Akeh barang-barang haram, akeh bocah haram.&lt;br /&gt;There will be many illegal goods.&lt;br /&gt;Bejane sing lali, bejane sing eling.&lt;br /&gt;There will be many babies born without fathers.&lt;br /&gt;Nanging sauntung-untunge sing lali.&lt;br /&gt;Those people who forget God’s Will may be happy on&lt;br /&gt;earth.&lt;br /&gt;Isih untung sing waspada.&lt;br /&gt;But those who are remember God’s will are destined to&lt;br /&gt;be happier still.&lt;br /&gt;Angkara murka saya ndadi.&lt;br /&gt;Ruthlessness will become worse.&lt;br /&gt;Kana-kene saya bingung.&lt;br /&gt;Everywhere the situation will be chaotic.&lt;br /&gt;Pedagang akeh alangane.&lt;br /&gt;Doing business will be more difficult.&lt;br /&gt;Akeh buruh nantang juragan.&lt;br /&gt;Workers will challenge their employers.&lt;br /&gt;Juragan dadi umpan.&lt;br /&gt;The employers will become bait for their employees.&lt;br /&gt;Sing suwarane seru oleh pengaruh.&lt;br /&gt;Those who speak out will be more influential.&lt;br /&gt;Wong pinter diingar-ingar.&lt;br /&gt;The wise ones will be ridiculed.&lt;br /&gt;Wong ala diuja.&lt;br /&gt;The evil ones will be worshipped.&lt;br /&gt;Wong ngerti mangan ati.&lt;br /&gt;The knowledgeable ones will show no compassion.&lt;br /&gt;Banda dadi memala.&lt;br /&gt;The pursuit of material comfort will incite crime.&lt;br /&gt;Pangkat dadi pemikat.&lt;br /&gt;Job titles will become enticing.&lt;br /&gt;Sing sawenang-wenang rumangsa menang.&lt;br /&gt;Those who act arbitrarily will feel as if they are the&lt;br /&gt;winners.&lt;br /&gt;Sing ngalah rumangsa kabeh salah.&lt;br /&gt;Those who act wisely will feel as if everything is&lt;br /&gt;wrong.&lt;br /&gt;Ana Bupati saka wong sing asor imane.&lt;br /&gt;There will be leaders who are weak in their faith.&lt;br /&gt;Patihe kepala judi.&lt;br /&gt;Their vice regent will be selected from among the&lt;br /&gt;ranks of the&lt;br /&gt;gamblers.&lt;br /&gt;Wong sing atine suci dibenci.&lt;br /&gt;Those who have a holy heart will be rejected.&lt;br /&gt;Wong sing jahat lan pinter jilat saya derajat.&lt;br /&gt;Those who are evil, and know how to flatter their&lt;br /&gt;boss,will be&lt;br /&gt;promoted.&lt;br /&gt;Pemerasan saya ndadra.&lt;br /&gt;Human exploitation will be worse.&lt;br /&gt;Maling lungguh wetenge mblenduk.&lt;br /&gt;The corpulent thieves will be able to sit back and&lt;br /&gt;relax.&lt;br /&gt;Pitik angkrem saduwurane pikulan.&lt;br /&gt;The hen will hacth eggs in a carrying pole.&lt;br /&gt;Maling wani nantang sing duwe omah.&lt;br /&gt;Thieves will not be afraid to challenge the target.&lt;br /&gt;Begal pada ndugal.&lt;br /&gt;Robbers will dissent into greater evil.&lt;br /&gt;Rampok pada keplok-keplok.&lt;br /&gt;Looters will be given applause.&lt;br /&gt;Wong momong mitenah sing diemong.&lt;br /&gt;People will slander their caregivers.&lt;br /&gt;Wong jaga nyolong sing dijaga.&lt;br /&gt;Guards will steel the very things they are to protect.&lt;br /&gt;Wong njamin njaluk dijamin.&lt;br /&gt;Guarantors will ask for collateral.&lt;br /&gt;Akeh wong mendem donga.&lt;br /&gt;Many will ask for blessings.&lt;br /&gt;Kana-kene rebutan unggul.&lt;br /&gt;Everybody will compete for personal victory.&lt;br /&gt;Angkara murka ngombro-ombro.&lt;br /&gt;Ruthlessness will be everywhere.&lt;br /&gt;Agama ditantang.&lt;br /&gt;Religions will be questioned.&lt;br /&gt;Akeh wong angkara murka.&lt;br /&gt;Many people will be greedy for power, wealth and&lt;br /&gt;position.&lt;br /&gt;Nggedeake duraka.&lt;br /&gt;Rebelliousness will increase.&lt;br /&gt;Ukum agama dilanggar.&lt;br /&gt;Religious law will be broken.&lt;br /&gt;Perikamanungsan di-iles-iles.&lt;br /&gt;Human rights will be violated.&lt;br /&gt;Kasusilan ditinggal.&lt;br /&gt;Ethics will left behind.&lt;br /&gt;Akeh wong edan, jahat lan kelangan akal budi.&lt;br /&gt;Many will be insane, cruel and immoral.&lt;br /&gt;Wong cilik akeh sing kepencil.&lt;br /&gt;Ordinary people will be segregated.&lt;br /&gt;Amarga dadi korbane si jahat sing jajil.&lt;br /&gt;They will become the victims of evil and cruel&lt;br /&gt;persons.&lt;br /&gt;Banjur ana Ratu duwe pengaruh lan duwe prajurit.&lt;br /&gt;Then there will come a queen who is influential.&lt;br /&gt;Lan duwe prajurit&lt;br /&gt;She will have her own armies.&lt;br /&gt;Negarane ambane sapra-walon.&lt;br /&gt;Her country will measured one-eighth the circumference&lt;br /&gt;ofthe world.&lt;br /&gt;Tukang mangan suap saya ndadra.&lt;br /&gt;The number of people who commit bribery will increase.&lt;br /&gt;Wong jahat ditampa.&lt;br /&gt;The evil ones will be accepted.&lt;br /&gt;Wong suci dibenci.&lt;br /&gt;The innocent ones will be rejected.&lt;br /&gt;Timah dianggep perak.&lt;br /&gt;Tin will be thought to be silver.&lt;br /&gt;Emas diarani tembaga.&lt;br /&gt;Gold will be thought to be copper.&lt;br /&gt;Dandang dikandakake kuntul.&lt;br /&gt;A rice cooker will be thought to be an egret.&lt;br /&gt;Wong dosa sentosa.&lt;br /&gt;The sinful ones will be safe and live in tranquility.&lt;br /&gt;Wong cilik disalahake.&lt;br /&gt;The poor will be blamed.&lt;br /&gt;Wong nganggur kesungkur.&lt;br /&gt;The unemployed will be rooted up.&lt;br /&gt;Wong sregep krungkep.&lt;br /&gt;The diligent ones will be forced down.&lt;br /&gt;Wong nyengit kesengit.&lt;br /&gt;The people will seek revenge against the fiercely&lt;br /&gt;violent ones.&lt;br /&gt;Buruh mangluh.&lt;br /&gt;Workers will suffer from overwork.&lt;br /&gt;Wong sugih krasa wedi.&lt;br /&gt;The rich will feel unsafe.&lt;br /&gt;Wong wedi dadi priyayi.&lt;br /&gt;People who belong to the upper class will feel&lt;br /&gt;insecure.&lt;br /&gt;Senenge wong jahat.&lt;br /&gt;Happiness will belong to evil persons.&lt;br /&gt;Susahe wong cilik.&lt;br /&gt;Trouble will belong to the poor.&lt;br /&gt;Akeh wong dakwa dinakwa.&lt;br /&gt;Many will sue each other.&lt;br /&gt;Tindake menungsa saya kuciwa.&lt;br /&gt;Human behaviour will fall short of moral&lt;br /&gt;enlightenment.&lt;br /&gt;Ratu karo Ratu pada rembugan negara endi sing dipilih&lt;br /&gt;lan disenengi.&lt;br /&gt;Leaders will discuss and choose which countries are&lt;br /&gt;their favourites&lt;br /&gt;and&lt;br /&gt;which ones are not.&lt;br /&gt;Wong Jawa kari separo,&lt;br /&gt;The Javanese will remain half.&lt;br /&gt;Landa-Cina kari sejodo.&lt;br /&gt;The Dutch and the Chinese each will remain a pair.&lt;br /&gt;Akeh wong ijir, akeh wong cethil.&lt;br /&gt;Many become stingy.&lt;br /&gt;Sing eman ora keduman.&lt;br /&gt;The stingy ones will not get their portion.&lt;br /&gt;Sing keduman ora eman.&lt;br /&gt;The ones who receive their portion will be generous.&lt;br /&gt;Akeh wong mbambung.&lt;br /&gt;Street beggars will be everywhere.&lt;br /&gt;Akeh wong limbung.&lt;br /&gt;Bewildered persons will be everywhere.&lt;br /&gt;Selot-selote mbesuk wolak-waliking jaman teka.&lt;br /&gt;These are the signs that the people and their&lt;br /&gt;civilization have been&lt;br /&gt;turned upside down&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-6235486123192564058?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/6235486123192564058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=6235486123192564058&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/6235486123192564058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/6235486123192564058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2009/03/ramalan-jayabaya-jayabaya-prediction.html' title='RAMALAN JAYABAYA (JAYABAYA PREDICTION)'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-5366680266776239539</id><published>2008-10-20T22:16:00.004+09:00</published><updated>2008-10-20T22:36:42.028+09:00</updated><title type='text'>Negeri korup yang teramat berengsek!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:-Zeov_S-93VT4M:http://bp3.blogger.com/_HylHAqcS6P0/R-YlRa_yliI/AAAAAAAAAHU/5cqqNDYGQDk/s400/penumpang%2Bmembludak.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:-Zeov_S-93VT4M:http://bp3.blogger.com/_HylHAqcS6P0/R-YlRa_yliI/AAAAAAAAAHU/5cqqNDYGQDk/s400/penumpang%2Bmembludak.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Namanya juga masa lebaran, seperti juga arus mudik, tanggal 13 oktober aq balik ke Jakarta. Stasiun Malang penuh. Gajayana tiket kosong sampe tgl 18. Naik Mataremaja? wah sama juga bunuh diri, wong besuknya q nyampe kantor pasti ga bs langsung istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun meluncur ke Jombang setelah adikku dpt memastikan ada ticket bisnis kereta Bangunkarta, meski katanya tanpa tempat duduk. di benakku, meski tanpa tmpat duduk kereta bisnis pasti perhitungkan pelayanan bisnis, setidaknya akan ada pembatasan penumpang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagitu naik memang longgar di beberapa gerbong, tapi setelah jalan, pada setiap stasiun hingga di Madiun penumpang baru berbondong2 dgn berbagai bawaannya yang “wah”, dari dus-dus besar entah apa isinya, karung berisi mangga setngah masak…. alahh.. sekitar pukul 9 malam praktis kereta bisnis ini takj ubahnya kreta ekonomi biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah 10an malam aku kebelet kencing, akupun melihat sebelahku yg memang daerah toilet di bordes kereta. kudorong2 pintunya, kuketuk..bushet..ga ada orang tp pintu bs tertutup rapat. seseorang lantas memberitahuku, bahwa toilet sudah diplot untuk pnempatan barang. tak urung, saat terjadi kres kreta, aku melompat keluar dan kencing meski aku tau banyak orang melihat…walahh, daripada ngompol di celana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun ngedumel alang kepalang dalam hati. lebih2 waktu mlihat sendiri aksi petugas2 kreta yang menerima lembaran2 uang dari penumpang yang baru naik dan menawari mereka pelayanan khusus, contohnya ya menempatkan barang bawaannya di toilet itu td. puluhan kali orang kulihat harus kecewa plus menahan kencing waktu mreka ga bisa mengakses toilet yang waktu itu berada pas di belakangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas2 itu begitu ramai becanda sampai larut malam, membicarakan keuntungan mereka hingga kejadian2 yang menurut mereka lucu. diantara mereka terdapat seorang laki2 bertubuh agak tinggi dan tegap. tampak puas dengan aksi2nya yang jelas merampok di depan publik, dan tidak ada protes sedikitpun dari semua orang. kami merasa seperti barang ato binatang2 yang kelewat bodoh. mau protes saat itu? wahh… pasti akan jadi kliatan tambah bodoh lagi. aku dan mungkin smua orang saat itu hanya berfikir untuk segera sampai dan terlepas dari orang-orang brengsek ini. itu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang bapak2 mengantarkan anaknya yang ingin kencing, sementara kereta melaju kencang. dia berusaha membuka pintu toilet, dan tentu saja terkunci. akupun memberitahunya, :nggak bis pak”. Bapak itu sedikit berang dan menggedor-gedor pintu… dan pintu pun tetap tak terbuka. Tiba-tiba kudengar suara petugas bertubuh tegap tadi berkata, “tidak bisa digunakan!”. aku melirik tipis ke arahnya, petugas yang tadinya berbaju PJKA abu-abu itu kini tampak memandang ke arah toilet dengan kaos ketat bertuliskan…Marinir. Astaga, jadi tambah mual aku dibuatnya. akhirnya kuputuskan untuk memejamkan mata dan berusaha tidurr…zzzzz..zzz…zzzzz…jancuuuk..zzz..zzz...jancuoookk...zzzz..zz..zzzz...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-5366680266776239539?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/5366680266776239539/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=5366680266776239539&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/5366680266776239539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/5366680266776239539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2008/10/negeri-korup-yang-teramat-berengsek.html' title='Negeri korup yang teramat berengsek!'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-1754844005958344200</id><published>2008-09-16T05:42:00.020+09:00</published><updated>2008-09-16T16:31:50.711+09:00</updated><title type='text'>Keberanian untuk bersyukur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:zMig4oJaWvG1gM:http://erikarianto.files.wordpress.com/2007/12/pray.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 144px; height: 155px;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:zMig4oJaWvG1gM:http://erikarianto.files.wordpress.com/2007/12/pray.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;January 16th, 2008 by lodzi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mudah dipahami betapa mudah orang bisa menjadi patah. kekecewaan berdempetan dengan lekatnya dengan mimpi, sementara konsentrasi kita tersedot habis habisan pada keinginan keinginan. jika tak pandai pandai kita memahami keinginan dan menimbangnya dengan baik berdasarkan basis kemampuan dan potensi yang kita miliki beserta kemunginan esternal yang mendukungnya, maka betapa mudahnya kita terpelanting dari keinginan keinginan itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika ini terjadi, maka itu artinya kita dihadapkan persoalan yang cukup genting, adakah kita akan meneruskan keinginan tersebut atau melemparkannya ke keranjang sampah sambil secara diam diam kita bergumam dalam hati, "sudahlah biarkan saja, masa bodoh dengan itu semua. jika sudah saatnya…dia mungkin akan datang". siap pasrah semacam ini bukan tidak baik, tapi fatalisme dan penyerahan tanpa upaya namun tetap berharap hanya akan membelah diri kita dalam serpihan serpihan yang kabur. kenapa tak tancapkan saja beton cita cita yang dapat kita perhitungkan sambil menyiapkan energi sepenuhnya untuk meraih dengan tetap mempertimbangkan kemungkinan kemungkinan terburuk sambil pula bersikap tegak dengan keberanian menatap kenyataan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aah. dan kalau sudah satu saja keberhasilan menghampiri, energi2 itu akan mendukung kita untuk merangkum banyak hal. bukan saja pragmatisme keinginan, namun juga sisa ruang kontempatif demi sedapatnya kita bersiap menjemput keberhasilan maupun kegagalan berikutnya mendidik kita untuk semakin dewasa dan arif, rilex dalam menghadapi hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin bersyukur, tapi rasa ini sering tertutup dengan betapa besar godaan untuk mengejar dan mengejar, sehingga semakin merasa sulit kita dapat melompatinya sementara kita tak ada upaya, maka semakin pula kita punya kans besar untuk tercerabut dan terasing dari diri kita, karena sebagaimana kekecewaan, lupa diri sedemikian rapet jaraknya dengan keterpurukan….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka tuhan, berikan keberanian pada kami untuk bersyukur …&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-1754844005958344200?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/1754844005958344200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=1754844005958344200&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/1754844005958344200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/1754844005958344200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2008/09/keberanian-untu-bersyukur.html' title='Keberanian untuk bersyukur'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-3556213692450566065</id><published>2008-09-16T05:42:00.018+09:00</published><updated>2008-09-16T06:24:25.664+09:00</updated><title type='text'>MEMBERI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:Hnlm2K0g01YH1M:http://www.walnutstreet.org/images/giving.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 185px; height: 124px;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:Hnlm2K0g01YH1M:http://www.walnutstreet.org/images/giving.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;July 13th, 2007 by lodzi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang yang mencintai ia akan menjaganya - peduli terhadapnya. apapun resiko yang mungkin ia harus tanggungkan. getir atau manisnya. saat senang, bulir kebahagiaan adalah mutiara berkilapan, tak lekang di siang atau malam. degup jantung dan sirapan darah adalah merjan merjan yang hidup setiap saat, menjadi nyanyian yang seolah bisa abadi.  orang yang bisa mencintai seperti ini, dan sadar akan betapa yang dialaminya adalah ia yang sepenuhnya pula siap dengan segal resiko kesadarannya.&lt;span class="fullpost"&gt; maka cinta yang pernah memberinya mimpi kebahagiaan sera harapn bagi matahari yang pasti lahir selepas malam, pastilah akan tetap ia jaga dengan sesungguh sungguh kesadaran bahwa matahari pun dapat setiap saat tenggelam. hal ini terjadi oleh sebab cinta bukanlah materi asing yang tertinggal di luaran…tapi di sini, di hati kita sendiri. ia bisa saja abadi dan tak sekedar isapan ringan bagi kesemntaraan hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang yang mencintai seperti ini, adalah ia yang sepenuhnya mafhum akan arti dari kesetiaan,loyalitas, kepeduan, kebohongan..pula mata licik pengkhianatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikanlah harusnya kita memeluk cinta. demikian mustinya kita tak tepedaya oleh kedangkalan berpikir kekinian kita. seseorang mungkin saja tak memberikan apa apa, tapi adakah juga telah tuntas terpikir oleh kita pula, betapakh yang telah kita bagikan kepadanya, membagikan seuatu yang dapat menjadikan kita cukup layak untuk mendapatkan seperti telah dibisikkan oleh keinginan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta itu mmberi, dan kau pasti akan menerima sesuatu yang mungkin akan lebih dari yang pernah engkau bayangkan…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-3556213692450566065?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/3556213692450566065/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=3556213692450566065&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/3556213692450566065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/3556213692450566065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2008/09/memberi.html' title='MEMBERI'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-2159263984341245332</id><published>2008-09-16T05:42:00.016+09:00</published><updated>2008-09-16T06:22:40.514+09:00</updated><title type='text'>Siapa yang kejam: Jakarta atau Kamu?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:tpdv-im2erGLaM:http://tsuemalaysianpeoq.files.wordpress.com/2007/07/nganga.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:tpdv-im2erGLaM:http://tsuemalaysianpeoq.files.wordpress.com/2007/07/nganga.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;June 26th, 2008 by lodzi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tampak tidaklah lain dari hal hal usang tentang rendahnya derajat manusia untuk dapat membekuk semua yang ada di sekelilingnya demi menyerah pada semua kemauannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang dibilang manusia tentang kesalihan, empaty bahkan altruisme? Aku bergerak maju dan mundur di waktu yang bersamaan. Di mana puisi puisiku tak kudapati lagi di tempatnya. Aku tak punya senapan, tapi sebilah pedang telah lama menemani jimat merah di kepalaku untuk setiap kali berteriak lantang di medan medan pertempuran.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bukankah peperangan belum juga selesai, mungkin baru akan dimulai? Tapi aku merasa sedemikian terpuruk, jiwaku sepi, kering. di sekelilingku orang berteriak, mengancam atas nama hal hal yang mereka sendiri sadari sebagai materi yang palsu. Kekalahan mereka dalam melawan dirinya sendiri telah mereka tumpahkan ke mukaku menjadi serupa buruk kedengkian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegilaan itu membuncit, dan aku bertahan separuh nafas..tak lantang meski aku bukan tembok. Aku mungkin sedikit bisa mengerti kenapa Mao menuliskan puisi itu…dulu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta yang kejam, atau kamu yang sesungguhnya tak berani mengaku, hingga lantas kau jual apa saja, termasuk jiwa keringatku dan mereka sambil dengan betapa pongah kau bicara dikelilingi anjing anjingmu yang setia: aku bisa saja melenyapkanmu kapan saja saat aku mau!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-2159263984341245332?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/2159263984341245332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=2159263984341245332&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/2159263984341245332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/2159263984341245332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2008/09/siapa-yang-kejam-jakarta-atau-kamu.html' title='Siapa yang kejam: Jakarta atau Kamu?'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-8533750015503051974</id><published>2008-09-16T05:42:00.009+09:00</published><updated>2008-09-16T06:11:33.484+09:00</updated><title type='text'>Tak Usah Kita Tengkar !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:273F8EYqxzOeRM:http://farm1.static.flickr.com/225/495232003_d6ae8fd49d.jpg%3Fv%3D0"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:273F8EYqxzOeRM:http://farm1.static.flickr.com/225/495232003_d6ae8fd49d.jpg%3Fv%3D0" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;January 9th, 2008 by lodzi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beginilah sesaknya hari hari, tumpang tindih dengan keringat hati bercucuran hingga merembas ke sudut sudut terkecil pengharapan kita. aku hanya mengibaskan rambutku yang mulai memanjang lagi. mencoba menatap yang mungkin melintas di depan, apapun, tanpa harus kehilangan kendali sejarah di belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku memburai beratus ratus luka dan menganyamnya di sini. segala kegetiran kuremas dan ingin mendidihkannya di jalan jalan kota. bagaimana dapat kulakukan? sedang betapa aku pun tersadar, telah mulai dimanjakan oleh segala citra yang kita bangunkan bersama. aku ingin memulai sesuatu dari teriakan kita di masa lalu, sungguh ku tak ingin kehilanganmu!&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tak pernah kemana mana, sudah kubilang itu. aku di sini, tetap di sumbu diri yang masih gelisah, meski tampaknya cahaya dapat sedemikian mudah mengelabuhi mata. sudahlah jangan lagi mau dijajah, entah oleh citra citra yang kita cipta sekali pun. aku ingin menari bersamamu seperti dulu, membaca puisi hingga teler, dan mabuk oleh tumpahan kata kata di sudut sudut kelam sejarah kita. maka jika aku pergi ke aulait atau batavia sambil menenggak tequela dan makanan makanan aneh yang tak dapat kuingat namanya, percayalah kepadaku, aku masih tetap di tempatku, dan aku akan masih merasa bersamamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetap damailah kita dan tak usah tengkar, toh aku bukan siapa siapa, setidaknya - seperti dulu kau suka memujiku - biarkan aku tetap merdeka, dengan segala pilihan potongan baju yang mungkin berbeda….&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-8533750015503051974?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/8533750015503051974/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=8533750015503051974&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8533750015503051974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8533750015503051974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2008/09/tak-usah-kita-tengkar.html' title='Tak Usah Kita Tengkar !'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-4143373934822881092</id><published>2008-01-28T21:27:00.000+09:00</published><updated>2008-01-29T18:48:29.026+09:00</updated><title type='text'>Pak Harto Setengah Tiang Vs kita Setengah Sinting?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/R53Min5Q48I/AAAAAAAAAOM/6IonH8-StqE/s1600-h/080128cbendera.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 182px; height: 126px;" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/R53Min5Q48I/AAAAAAAAAOM/6IonH8-StqE/s400/080128cbendera.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160505643233240002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sodara sodara sebangsa dan setanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukannya saya ini orangnya tegaan. sebagai seorang yg sadar budaya saya juga mengerti pepatah Jawa yang cukup terkenal "tega lorone ora tega patine".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya juga setuju bahwa pak harto juga punya andil besar dlm proses konsolidasi ekonomi kebangsaan. ini yg kadang bikin salah paham. pasca reformasi ternyata keadaan memburuk...dgn sderhana rakyat kita trus bilang, "aduh mendingan dulu deh kalo gini jadinya...smua serba mahal, srba sulit, malah gak karu karuan".&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;loh sbentar, jangan salahkan rakyat kalo mreka bilang gitu...keterpurukan kesadaran politik mreka terhambat juga gara gara pak harto, jangan salah. '98 smua teriak...gak teriak reformasi brarti ktinggalan, dus, musuh! smua bilang anti orba, emoh kalo dibilang orba, nyrempetpun ogah. pokoknya reformis..terus stelah itu rebutan macem macem, dari meja, kursi, taplak, lap, kemucing... Eh baru kemarin Sang Smiling General meninggal...sudah muncul drama heboh kayak gini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sbentar, bukannya saya ini tega loh ya... Orang mati itu urusan dia dan Tuhan. urusan dia dan manusia..ya urusan kita-hablun minan nas. lah pak Harto itu pernah kita cacimaki karena dianggap bersalah. celakanya seluruh proses hukum mandek. lantas gara gara bliau sakit trus meninggal tiba tiba kita jadi berpaling dari kebenaran yang baru saja kita teriak2kan...lo kok bisa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan masalah tega ato nggak tega. soal memaafkan, ya udah kita maafkan. yang gak mau memaafkan ya biarin urusan sendiri2, jangan maksa orang memaafkan dong. gimana kalo kayak gini lantas jadinya...pak jendral besar mati, dosa2nya blum terungkap scara hukum. citranya masih ngambang, kekuatannya masih 50-50, eh ujuk2 sampean nangis nang tipi, demo bawa lilin sambil nyanyi gugur bunga, terus ngerek bndera setengah tiang....maksud sampean itu apa?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sodara sodara sebangsa dan setanah air. saya itu ngenes loh, td pagi saya dan kawan2 mau berangkat ke Sukabumi untuk ketemu petani dan pengusaha yg sedang brtikai royokan tanah. warga dikalahkan dan setelah kita libatkan Komnas Ham, ada gnti rugi 7 juta per orang, itu buat rumah dan lahan pertanian, gimana mbaginya coba? kami yang mustinya ngerek bndera setengah tiang karena kasus kayak gini gak cuman satu dua, dan itu timbul dari mentalitas sistemik birokrasi politik bntukan Suharto. Di hari yg sama pagi ini mungkin mbak Tutut dan smua orang pada sibuk, termasuk anda mungkin. saya melintas Jalan diponegoro Menteng udah mulai disisir jalannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kalo gini bukan brarti saya tega loh ya,...tapi coba anda tanya hal sederhana saja, ato menjawab? bukankah tivi yang bikin kipas2 berlebihan itu, pencitraan kayak over proporsi..ada apa? kok tiba tiba dia berbalik jadi pahlawan lagi? ingat bagaimana Soeharto memperlakukan Soekarno hingga Si Bung itu mati? jangan tanya jasa deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang saya mau forward SMS teman saya pagi tadi: "kita beritakan kpada seluruh rakyat dan bangsa yg masih peduli pada nilai2 demokrasi: TOLAK PENGIBARAN BENDERA SETENGAH TIANG sebagai protes sipil atas belum terbayarnya hutang2 dosa politik Soeharto slama 32 tahun. Semua TV saat ini mengabarkan kebohongan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gitu bunyinya...&lt;br /&gt;terserah kalo sodara jg mau forward..hanya saya sarankan anda baca naskah kuno Baghatvagita, anda akan ngerti maksud bersikap obyektip layaknya ksatria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-4143373934822881092?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/4143373934822881092/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=4143373934822881092&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/4143373934822881092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/4143373934822881092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2008/01/pak-harto-setengah-tiang-vs-kita.html' title='Pak Harto Setengah Tiang Vs kita Setengah Sinting?'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/R53Min5Q48I/AAAAAAAAAOM/6IonH8-StqE/s72-c/080128cbendera.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-3898356261783566658</id><published>2007-11-28T21:00:00.000+09:00</published><updated>2007-11-28T21:06:04.341+09:00</updated><title type='text'>Siapa seh yang ga pengen senang?...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/R01Y-UKFxAI/AAAAAAAAAOE/P8jbG-2MS_w/s1600-h/73187924026s[1].jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137860577485767682" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 110px; CURSOR: hand; HEIGHT: 114px" height="112" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/R01Y-UKFxAI/AAAAAAAAAOE/P8jbG-2MS_w/s400/73187924026s%5B1%5D.jpg" width="110" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Siapa orangnya tak ingin bahagia, mereguk mimpi sepuasnya, meski pada akhirnya kita sadar akan muntah dan menghampiri mimpi mimpi yang lain lagi. Telah kulintasi buruk manis dunia dan berdiri tegak. Meski tak sesengit seperti dulu tapi toh ini dunia yang sama. Ku berusaha tak menyesali yang sudah terjadi, semoga inilah yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun tak beda, mendamba kebahagian tak bertepi, meski ku tahu itu tak mungkin. Sebab kebahagiaan tidak simultan, karena sebagaimana kesedihan ia juga membutuhkan penawar untuk memberi jalan nafas bagi perputaran hidup yang tak semata mata seperti mesin yang sedang bergerak secara mekanis.&lt;span class="fullpost"&gt; Merasa tidak beruntung, mungkin menghinggapi seluruh kepala yang pernah dilahirkan, kenapa tidak begini dan begitu, seperti ini dan itu? Bukannya mau bersikap fatalis, tapi ada baiknya juga bertanya balik, kenapa tak mensyukuri yang ada? Menerima kewajaran sembari merentang sayap kita untuk tetap merdeka? Mengapa duka cita yang hadir malah kita semaikan, kita panen untuk kemudian kita tanam kembali benih yang dihasilkannya di ladang ladang hati…bukankah kita sedang menumbuhkan pohonan dendam di semenjak dini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lagunya Iwan pernah bilang, ‘keinginan adalah sumber penderitaan’. Dan derita selalu saja kita keluhkan tanpa pernah kita sungguh sungguh membongkar latar keinginan yang menjadikan kita merasa menderita. Dan balas dendam pada hidup, sekali ia tumbuh akan menjadi sangat sulit untuk dipadamkan. Dan bila motivasi ini sudah membara, maka percayalah, ia akan mampu membakar segalanya, termasuk juga hidup kita sendiri. Jeratan keinginan untuk mendapatkan …nyaris tanpa reserve, dan hal ini akan semakin melambungkan angan angan untuk mengambil dan mengambil lagi. Dan seperti di tengah tengah samudera, semakin banyak kita meminum air dari laut, maka semakin hauslah kita…sampai kapan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah berikut mungkin tidak cukup adil, dan karenanya aku bermaksud untuk tidak menulisnya disini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-3898356261783566658?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/3898356261783566658/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=3898356261783566658&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/3898356261783566658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/3898356261783566658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/11/siapa-seh-yang-ga-pengen-senang.html' title='Siapa seh yang ga pengen senang?...'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/R01Y-UKFxAI/AAAAAAAAAOE/P8jbG-2MS_w/s72-c/73187924026s%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-3180356807548766643</id><published>2007-11-20T16:09:00.000+09:00</published><updated>2008-01-29T19:21:53.944+09:00</updated><title type='text'>Aksi - Refleksi Vs  NARSISM</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/R0KPvEKFw_I/AAAAAAAAAN8/0Ax1aC6k9y0/s1600-h/Waterhouse_Echo_and_Narcissus.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5134824563888473074" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 173px; height: 100px;" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/R0KPvEKFw_I/AAAAAAAAAN8/0Ax1aC6k9y0/s200/Waterhouse_Echo_and_Narcissus.jpg" border="0" height="104" width="184" /&gt;&lt;/a&gt;Ada saatnya orang harus menyadari dirinya. bukan saja menyangkut hal hal yang menimpa dan menempatkannya selaku objek pesakitan, namun juga sejauh mana ia mampu menyerap segala kemungkinan dari apa yang telah ia timpakan (dalam posisi sebagai subjek) pada medan hidup yang ia lakoni, untuk kemudian mentahbiskannya sebagai bekal sikap yang &lt;em&gt;upgraded&lt;/em&gt; bagi langkah ke depan kelak di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara normatif dapat kita katakan di sini, pengalaman adalah pelajaran untuk menambah bobot hidup diri, baik pada tingkat asumsi asumsi hingga skilling dan psikomotorik yang menjadi latar gerak progresi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah lantas hidup adalah rangkaian kerja dan perenungan yang berlangsung secara simultan, terus menerus. kita menjalani, menyerap, hiruk pikuk dengan segala kegiatan yang bisa jadi sama sekali tak pernah kita rencanakan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di siang hari mungkin kita menemui persoalan pelik di tengah jalan. otak dan segala kemampuan kita dipaksa habis habisan untuk mengambil tindakan tindakan yang bukan saja tepat tapi juga cepat. Kita pun berusaha dengan sebaik mungkin. Dan demikian di malam harinya kita tercengang mengingat seluruh kronologi kejadian tadi dan menganalisa semua yang telah kita ambil dan putuskan...di saat itu, sering kalinya kita baru menyadari alangkah bodohnya kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Refleksi memiliki fungsi yang tidak saja merunut kejadian yang melibatkan diri kita baik secara langsung maupun tidak, sebagai pelaku ataupun korban. Rafleksi tak hanya menjadikan kita berhenti hanya pada aras ingatan kronologis belaka, melainkan melampaui proses &lt;em&gt;check&lt;/em&gt;-&lt;em&gt;recheck&lt;/em&gt; secara holistis yang karenanya mengharuskan pula kemampuan untuk dapat melompat jauh ke berbagai belantara memori, entah yang pernah kita alami sendiri, pengalaman orang lain hingga yang bersifat imajiner sebagai apa yang kita namakan "keharusan ideal".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan analog seperti biasa, di hidup kita miliki kaca. Melihat pantulan muka sendiri di sana maka kita seperti sedang mengukur kemungkinan dengan &lt;em&gt;angle&lt;/em&gt; tertentu, bagaimana kiranya orang melihat kita: bagaimana kita di mata mereka.Mengambil jarak dari diri sendiri untuk membaca baik buruk gambaran yang menempel pada diri kita adalah tindakan yang menautkan seluruh potensi daya ingat serta mengasosiasikan diri sebagai subjek aktip yang sedang melihat jauh ke dalam diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebagai catatan, setidaknya ada dua 'resiko' dari tindakan 'mengaca ini'. kita musti berhati hati!. &lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;, kita akan melihat diri sedemikian buruk dan ini bisa bikin kita lantas memecahkan kaca yang telah berjasa memantulkan wajah kita dan memberi banyak informasi penting. Akibatnya, ini bisa mengacaukan ketahanan &lt;em&gt;self confidence&lt;/em&gt;, harapan dst. Dan &lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;, sebaliknya kita terjebak dalam 'ilusi' yang dapat saja diciptakan oleh kaca. Jika kita terlampau larut mengagumi diri sendiri, maka bahaya keterpurukan semisal kesombongan dan lupa daratan bisa jadikan diri juga akan merugi banyak. Orang jadi &lt;em&gt;over confidence&lt;/em&gt;, menganggap diri paling benar dan karenanya akan mengalami kesulitan untuk belajar, terutama bagaimana cara memperlakukan hati...hidup dengan hati...padahal kita sendiri yakin, hanya melalui 'materi' inilah kebenaran hakiki baru dapat di akses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintai dan mengagumi diri sendiri tentu saja boleh, bahkan harus, namun tentu dalam proporsi yang wajar. jika berlebih maka bisa bisa nasib kita akan berakhir seperti Narcissus, anak dari pasangan Dewa sungai, Chepissus dan peri Liriope dalam mitologi Yunani kuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narcissus yang memang sangat tampan mengacuhkan jerit cinta putri Echo. Suatu saat Dewi Nemesis melihat penderitan sang putri dan maneruh iba. Dia berniat menghukum Narcissus dengan menjadikannya jatuh cinta pada dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadilah yang harus terjadi, begitulah kira kira akhirnya Narcissus suatu hari berjalan di dekat sungai Styx dan tanpa sengaja melihat pantulan wajahnya sendiri. Ia pun jatuh cinta alang kepalang akan ketampanannya. Tak beranjak ia dari bibir sungai, hingga kemudian tewas tercebur ke dalamnya. Dewa dewa menemukan mayatnya dan mengubahnya menjadi bunga yang kemudian dinamakan narcissus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kisah ini..kelak remaja remaja kita yang sudah tanpa malu memuji muji dirinya sendiri tanpa kemauan berkembang akan disebut sebagai anak anak narsis seperti juga kebanyakan orang tua kita!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-3180356807548766643?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/3180356807548766643/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=3180356807548766643&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/3180356807548766643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/3180356807548766643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/11/aksi-refleksi.html' title='Aksi - Refleksi Vs  NARSISM'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/R0KPvEKFw_I/AAAAAAAAAN8/0Ax1aC6k9y0/s72-c/Waterhouse_Echo_and_Narcissus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-2271205963306996506</id><published>2007-07-13T15:47:00.000+09:00</published><updated>2008-01-19T01:47:08.788+09:00</updated><title type='text'>O R A S I</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RpchEtqOAkI/AAAAAAAAANM/L2Z6sSKhgvA/s1600-h/oras.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5086570668998132290" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 141px; CURSOR: hand; HEIGHT: 114px" height="136" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RpchEtqOAkI/AAAAAAAAANM/L2Z6sSKhgvA/s200/oras.jpg" width="180" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Tekhnik Orasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Secara definitif, tehnik orasi merupakan kemampuan orang perorang yang digunakan untuk suatu tujuan tertentu, menggerakkan, memberi informasi, memberi penjelasan ataupun mempengaruhi dan memberikan sugesti kepada orang lain. Maka membicarakan kemampuan di sini berarti pula membicarakan sebuah kiat ( seni ) dari hasil eksperimentasi yang dilakukan orang perorang, meski pun dalam beberapa hal memiliki kesamaan kesamaan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Isi Orasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orasi dapat berisi suatu pesan kepada khalayak, informasi berkaitan dengan tujuannya (politis, ilmiyah dsb), penjelasan (argumentasi terhadap suatu persoalan), persuasif (mempengaruhi psikilogi massa) dan memberi sugesti kepada massa (agitasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Orasi yang baik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orasi yang baik merupakan orasi yang mempunyai tujuan dan sasaran dari sebuah kepentingan, yang ini kaitannya dengan apakah pendengar akan mengerti maksud dari bahan yang diorasikan. Beberapa hal penting yang musti diperhatikan dalam penyampaian orasi adalah hal hal sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-penguasaan materi. Baik materi induk atau pun materi penunjang yang digunakan sebagai pendukung dari kepentingan yang dipakai dalam orasi&lt;br /&gt;-mengetahui tujuan dan target orasi&lt;br /&gt;-memperhatikan kondisi massa, baik kondisi kognitif, psikologis (emosi) ataupun kehendak massa. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan yang ada dalam kolektif massa agar percaya bahwa orasi ini tidak hanya untuk tujuan perorangan tapi bersama (termobilisir). Contoh massa aksi.&lt;br /&gt;-menggunakan bahasa yang dipahami massa pendengar. Baik kemampuan pilihan kata, mimik dst.&lt;br /&gt;-berusaha percaya pada massa agar tidak terkesan orasi yang disampaikan menggurui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Macam macam Orasi (propaganda)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beragam orasi sesuai dengan karakter yang dimilikinya. Dalam versi IOPA terdapat beberapa poin:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;name calling&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;. Yaitu orasi dengan memberi julukan/sebutan dengan maksud merendahkan. Misalnya pengacau, penjilat dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;glittring generalist&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;. Yakni penonjolan gagasan dan pengidentifikasian diri dengan yang serba agung. Misal, atas nama rakyat dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;transfer&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;. Yakni orasi dengan memakai pengaruh dari tokoh tokoh berpengaruh atau menggunakan prestise dari suatu yang luhur dan mempunyai otoritas sanksi. Misal, menurut Gramsci. Atau seperti firman tuhan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;plain folks&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;. Yaitu orasi dengan identifikasi terhadap ide untuk menunjukkan pengabdian kepada khalayak (pendengar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;badwagon technique&lt;/em&gt;. Yaitu orasi dengan penonjolan pada sukses yang dicapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain ituberbeda dengan IOPA, Buku Propaganda baru membedakan orasi berdasarkan aspek psikologis dari komunikan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-penyampaian dalam bentuk sederhana dan di ulang ulang dengan penonjolan slogan.&lt;br /&gt;-penyampaian propaganda secara terang terangn tapi menanamkan sugesti secara lambat sambil menyembunyikan tujuannya.&lt;br /&gt;-menimbulkan hubungan dengan cara menumbuhkan kepentingan umum dan pribadi.&lt;br /&gt;-penyampain orasi berdasarkan sikap penduduk yang ada.&lt;br /&gt;-membangkitkan sikap yang dapat mendukung masalah yang dikemukakan dalam orasi dengan cara menghindarkan diri dari sikap menentang.&lt;br /&gt;-penggunaan sugesti yang bersifat negatif berbentuk counter propaganda dengan maksud melemahkan posisi lawan&lt;br /&gt;-menyebarkan berbagai bentuk bujukan terhadap penduduk/mempengaruhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orasi memiliki peran yang sanat penting dalam penyampaian maksud dan tujuan atas ssuatu kepentingan. Maka tentu sudah menjadi tuntutan bagi seorang orator untuk memahami betul fungsi tersebut. Bahwa yang terlebih penting lagi adalah bagaimana menggunakan media orasi bukan semata sebagai alat mobilisasi kepentingan, tapi adalah sebagai alat pendidikan massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-2271205963306996506?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/2271205963306996506/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=2271205963306996506&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/2271205963306996506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/2271205963306996506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/07/orasi.html' title='O R A S I'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RpchEtqOAkI/AAAAAAAAANM/L2Z6sSKhgvA/s72-c/oras.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-8028067080608687886</id><published>2007-07-08T16:38:00.000+09:00</published><updated>2007-11-20T18:00:29.658+09:00</updated><title type='text'>Ego - Super Ego - ID</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RpCU4rJZhRI/AAAAAAAAANE/we04cZdA5vY/s1600-h/diskus2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5084727680677020946" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 133px; CURSOR: hand; HEIGHT: 108px" height="128" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RpCU4rJZhRI/AAAAAAAAANE/we04cZdA5vY/s200/diskus2.jpg" width="151" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seperti yang kita ketahui, pada dasarnya manusia adalah makhluk individu dan sekaligus sosial. Adakalanya kita sebagai manusia merasa tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan yang lain, namun di sisi lain kita juga tak dapat begitu saja mengabaikan kepentingan diri sendiri yang paling pribadi. Keseimbangan antara kepentingan pribadi dan yang bersifat umum ini baik langsung maupun tidak pada akhirnya berpengaruh pada pola hubungan inter-manusiaEgo Jika keseimbangan tersebut belum dapat tercapai maka sebagai akibatnya hubungan antar manausia pun akan pula belum dapat dikatakan proporsional (ideal) disebabkan oleh dominasi ego yang berlebih (egoisme-?). -- yang menurut ilmu psikologi berarti bawah sadar – jika tidak dapat dikendalikan oleh Super Ego (yang berisi serapan nilai, norma dan aturan), maka dipastikan akan berpengaruh pada pernyataan identitas diri (ID) di hadapan realitas sosial..&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hubungan antara Ego, Super Ego dan ID ini pada hubungan sosial? Ego adalah keinginan yang terlahir dari diri kita yang ingin diwujudkan pada kehidupan nyata. Namun menyampaikan Ego secara telanjang seperti ini tidaklah mudah. Ego yang berisi keinginan murni tersebut selanjutnya akan ‘bertemu’ dulu dengan Super Ego yang berisi nilai nilai yang hidup di tengah masyarakat, yang berfungsi sebagai filter atas Ego. Setelah Ego disaring oleh Super Ego maka pada fase selanjutnya akan termanifestasikan sebagai identitas diri (ID). Dari ID inilah akan dapat dilakukan penilaian, apakah hubungan antar manusia sudah cukup seimbang. Jika Ego tidak banyak tersaring oleh Super Ego -- yang pada akhirnya memunculkan ID --, maka kepentingan pribadi (individual) akan menjadi lebih dominan tanpa pertimbangan kepentingan bersama (sosial).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa kita sadari seringkali Ego ini nyelonong begitu saja, melompat tanpa kendali Super Ego. Misal saja, karena urusan eksistensi kita lantas menepuk dada dan berjalan dengan pongah tatkala sedang merasa lebih mampu melakukan sesuatu dibanding orang lain. Keinginan bawah sadar kita (Ego) saat itu adalah sebuah pengakuan publik akan kemampuan yang kita miliki. Padahal bisa jadi keberhasilan tersebut tidak semata mata tercapai ansich oleh diri kita sendiri, melainkan disebabkan juga oleh ‘campurtangan’ faktor-faktor – termasuk orang lain -- yang mungkin mendukungnya, mungkin! Kebanggaan tidaklah salah dan kegembiraan meraih kemenangan bisa jadi daya dorong prestasi ke depan. Namun demikian rasa menang yang didorong oleh semangat Ego tanpa sentuhan Super Ego tentu akan bertabrakan langsung dengan nilai yang dipercaya suatu masyarakat dimana kita menjalani hidup, dan ini dapat dilihat dari ID sebagai pernyataan ‘jadi’. Pada titik ini kita dapat refleksikan bersama, betapa kita dapat lakukan apa saja berdasarkan keinginan dasar kita, namun yang harus diingat adalah bahwa kita tidaklah hidup sendirian saja. Kita menilai dan dinilai dalam berbagai perspektif yang berkembang yang mengantarkan kita selanjutnya-- dengan berdasar keseimbangan hubungan yang melibatkan Ego dan Super Ego ini – menjadi bagian dari diskursus pembentukan nilai-nilai yang kemudian akan diserap kembali oleh Super Ego dan memaklumkan keberadaan ID.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-8028067080608687886?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/8028067080608687886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=8028067080608687886&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8028067080608687886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8028067080608687886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/07/ego-super-ego-id.html' title='Ego - Super Ego - ID'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RpCU4rJZhRI/AAAAAAAAANE/we04cZdA5vY/s72-c/diskus2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-7584990737168291313</id><published>2007-07-06T18:00:00.000+09:00</published><updated>2007-11-17T07:32:24.761+09:00</updated><title type='text'>INVESTASI BUDAYA</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Ro4FtbJZhOI/AAAAAAAAAMs/YqHjhZKN3zI/s1600-h/veno.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5084007307287299298" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 102px; CURSOR: hand; HEIGHT: 99px" height="144" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Ro4FtbJZhOI/AAAAAAAAAMs/YqHjhZKN3zI/s320/veno.jpg" width="182" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Negeri ini sedang berada di tengah terjangan imperialisme budaya yang memiliki andil besar dalam mengikis kearifan local kebudayaannya sendiri. Masyarakat yang semakin konsumtif- permisif adalah bukti betapa terjangan ini secara telak telah mampu menghancur-buyarkan daya tahan kita sebagai sebuah entitas bangsa. Sementara sejarah mengajarkan pada kita bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya terletak pada sekedar kalkulasi politik dan ekonomi yang bersifat temporer, namun lebih mendasar bergantung pada basis kesadaran akan identitas dan citra diri kebangsaannya. Dan ketercerabutan dari akar budaya sendiri adalah sebuah preseden atas ambrolnya fondasi bangunan yang bernama bangsa…dan itu bisa jadi adalah Indonesia kita!&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divisi Teater BSO BENGKELVENORIKA fakultas Hukum Unisma sebagai salah satu kelompok yang peduli akan pentingnya menyelamatkan nilai nilai kebudayaan memiliki tekad dan keyakinan sepenuhnya bahwa kesadaran sebagaimana dimaksudkan di atas bukan&lt;br /&gt;saja harus diejawentahkan melalui daya dorong intelektualitas semata, namun juga melalui pelibatan langsung dalam proses dialektika dan praksis kebudayaan, yang salah satunya berupa kegiatan teater. Dan untuk mendukung kelahiran generasi yang tidak saja diharapkan cakap secara kognitif saja melainkan juga affektif dan psiko-motorik, maka penting kiranya untuk mengembangkan wawasan dan skill yang dimiliki, baik dilakukan dengan cara cara latihan regular maupun pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(prolog Panflet Workshop Teater Venorika)&lt;br /&gt;Lodzi, 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-7584990737168291313?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/7584990737168291313/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=7584990737168291313&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/7584990737168291313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/7584990737168291313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/07/investasi-budaya.html' title='INVESTASI BUDAYA'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Ro4FtbJZhOI/AAAAAAAAAMs/YqHjhZKN3zI/s72-c/veno.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-5849506960190184039</id><published>2007-06-22T18:34:00.000+09:00</published><updated>2007-07-07T16:53:58.815+09:00</updated><title type='text'>T I N D I H E N</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RnuY0gmrpYI/AAAAAAAAAMg/enJfSXeVKpo/s1600-h/sleep.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5078821032663164290" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RnuY0gmrpYI/AAAAAAAAAMg/enJfSXeVKpo/s320/sleep.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;seperti tergerus sia sia. mata terbuka juga mulut dan telinga: kita terjaga tanpa kemampuan untuk bergerak. rontaan sekuat apapun yang diupayakan pun seperti tak berguna. ya, seperti orang yang sedang tindihen (: bahasa jawa), tertindih sesuatu yang entah dalam dimensi abstrak antara tersadar dan tidur.  ngotot mau ngomong sadar pun nyatanya juga memang tak sepenuhnya demikian, begitu mungkin sebaliknya. maka pertarungan pun&lt;span class="fullpost"&gt; sebenarnya tak terhindar, meski pada akhirnya harus diakui betapa kita sejujurnya tak bisa berbuat banyak selain tetap berusaha tenang dan mengatur nafas sambil sesekali mencari celah untuk bisa terlepas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita lihat bermacam ketimpangan di sekitar. keterpurukan, pelacuran, penghancuran. kita dengar hal hal buruk yang menyakitkan. kita kecap makanan yang memabukkan yang bukan saja memiliki implikasi biologis namun juga bawah sadar yang menyesatkan. kita rasa kepedihan demi kepedihan. namun toh semua akhirnya berujung pada pemakluman pemakluman panjang hingga semakin pula mendekatkan jarak rasa sakit itu ke hidup kita, tanpa - sekali lagi - kita bisa berbuat banyak selain daripada melihat, mendengar, mengecap dan merasakannya semakin intens dan dekat berseliweran di sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan jika pun kita meronta terlampau keras, tindihan akan menekan lebih keras. kita tahu ini akan membahayakan diri sendiri. di televisi kita tonton adegan adegan tolol sinetron sinetron picisan, program program pemujaan yang teler dan mubazir. di depan remaja remaja kita semakin melenyap dalam pusaran gaya hidup yang semakin vulgar dan mulai kehilangan kearifan lokalnya, jati dirinya yang asal. korupsi kembali terjadi di bidang ini dan itu. pencuri handphone di sebuah counter kota pinggiran tertangkap massa dan dipukuli hingga babak belur sebelum akhirnya tewas tertembak dalam pengejaran aparat keamanan. harga beras melambung, minyak tanah membubung hingga harga segala tetek bengek pun ikutan naik. silahkan kita tabulasi apa yang telah mucul selama kita terjebak dalam dimensi abstrak ini. seperti benang kusut yang sukar ditelisik ujung pangkalnya, dan kita melongo saja karena memang tak ada yang mampu dikerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, bukankah kita ini memang sedang tindihan? dan apa yang bisa diperbuat oleh orang tindihan selain berusaha menyeret diri untuk segera keluar dari jebakan dimensi abstrak itu untuk secepatnya bangun? rasanya hanya bangunlah satu satunya kemungkinan dimana kita mapu menjalankan fungsi seluruh anggota tubuh sevagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malang 19 juni 07&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-5849506960190184039?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/5849506960190184039/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=5849506960190184039&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/5849506960190184039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/5849506960190184039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/06/t-i-n-d-i-h-e-n.html' title='T I N D I H E N'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RnuY0gmrpYI/AAAAAAAAAMg/enJfSXeVKpo/s72-c/sleep.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-1167107752053206922</id><published>2007-06-15T18:43:00.000+09:00</published><updated>2007-06-15T18:50:26.604+09:00</updated><title type='text'>VIVA KITA</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RnJgZwmrpWI/AAAAAAAAAMM/V2iTkCHpGNI/s1600-h/754682259m.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5076225725660112226" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RnJgZwmrpWI/AAAAAAAAAMM/V2iTkCHpGNI/s200/754682259m.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Muhammad bilang, sampaikan kebenaran meski itu pahit. suatu saat ia diusir dan dilempari di kota Thaif hingga berdarah darah. doa beliau, "tuhan, ampuni mereka lantaran tak tau dengan yang mereka sendiri lakukan.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sejauh tangan dan kaki masih mampu memukul dan menendang serta mulut masih kuasa teriak...do the best for truth!. ini tiket sekali jalan! selamat tapi sesat ato terbunuh dengan sikap pilihan yg tegas!?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;jika memag tak mampu, stay there! keep our soul! gak sudi ikut larut dalam kegenitan, kegilaan, keterbelangsakan yg menyedihkan lantaran ga peduli sama hutang masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo sudah gitu, Gie bilang, "lebih baik tersingkir daripada harus hidup munafik.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Viva pemuda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-1167107752053206922?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/1167107752053206922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=1167107752053206922&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/1167107752053206922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/1167107752053206922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/06/viva-kita.html' title='VIVA KITA'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RnJgZwmrpWI/AAAAAAAAAMM/V2iTkCHpGNI/s72-c/754682259m.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-2700582776894281695</id><published>2007-06-05T19:04:00.000+09:00</published><updated>2007-06-15T17:12:50.006+09:00</updated><title type='text'>MANIFESTO BUAYADARAT</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RmU2MAmrpVI/AAAAAAAAAME/XJ9jaBfo-vI/s1600-h/banner.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5072520135251305810" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 131px; CURSOR: hand; HEIGHT: 78px" height="78" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RmU2MAmrpVI/AAAAAAAAAME/XJ9jaBfo-vI/s200/banner.gif" width="200" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebagai Proses Penjajakan, Percayalah Kepada Cowok&lt;br /&gt;(tidak mengandung ayat dari kitab agama manapun)&lt;br /&gt;Jangan salah persepsi. Tulisan ini sama sekali tidak membenarkan judul di atas. Hanya sebagai umpan untuk menarik perhatian pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan dari betapa mudahnya wanita diperdaya oleh lelaki/cowok. Bahkan dengan sangat angkuhnya wanita sering berpendapat bahwa dirinya tidak akan mudah termakan rayuan gombal lelaki. Itu benar, karena dimasa sekarang ini tidak ada lelaki yang bibirnya bisa mengucapkan rayuan gombal seperti film-film Indonesia toempoe doeloe. Tetapi dengan pendidikan dan teknologi yang berkembang, metode kami berubah (red:cowok)&lt;span class="fullpost"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami bisa memanfaatkan semua SDM dan SDA yang ada di sekitar kami untuk menunjang tegaknya diagnosa “SERIUS” dihadapan target (wanita). Apakah property “nebeng”? Oh tidak! Bahkan hanya dengan kesederhanaan, malah jadi pamungkas yang cukup jitu untuk meluluhkan hati wanita incaran kami. Karena dengan kesederhanaan dan property seadanya, akan mendatangkan kesan ketulusan dan bersahaja. Yang kemudian menimbulkan cinta sepenuh hati, berakibat kepasrahan. Ini fokusnya, kepasrahan yang artinya diriku sepenuhnya kuserahkan padamu, termasuk my virgin (klo masih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai wanita, tidak semua diantara kami kaum lelaki mengincar hartamu, yang merupakan incaran kami sebenarnya adalah SEX, sejauh mana dirimu memberikan rasa penasaran kepada kami, selama itu pula kami sanggup bersandiwara dengan sekuat tenaga kami. Mengapa kami sebut sandiwara? Karena kami menyimpulkan bahwa yang telah beristeri saja masih banyak yang selingkuh (meski tidak semuanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan yang kejelasan statusnya dilindungi oleh hukum agama dan UU Negara, masih sering kami injak-injak. Apalagi status pacaran? Yang sama sekali tidak dikuatkan oleh peraturan manapun. Artinya seorang cowok bisa saja berpacaran dengan seribu cewek dalam waktu bersamaan atau sebaliknya. Maka jadilah pemuda-pemudi bangsa ini sebagai pakar zina, dari yang kecil sampai yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi masalah jadi bangsa apa bukan urusan kami, selagi kami masih bisa menikmati kenikmatan dunia lewat tubuh wanita secara free, maka paradigma “Pacaran sebagai proses penjajakan” akan selalu kami sebarkan dengan cara apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sex dengan pacar sendiri sangat berbeda rasanya dengan sex dengan pelacur manapun dengan harga pakai berapapun. Sebab wanita yang selalu jadi target kami tentunya bersih, sehat, bebas penyakit menular seks (PMS), terawat dan terdidik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal kaya atau miskin si target itu bisa disesuaikan. Maksudnya apabila kami telah sukses memperdaya hati target, maka keadaan keuangan akan sangat mudah dikendalikan berdasarkan scenario “rasa pengertian” yang kami ciptakan di hati target. Pulsa yang kami keluarkan untuk menjalin kedekatan tidak sebanding dengan kenikmatan yang menanti kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target berjilbab? Bisa sukses bisa juga tidak.&lt;br /&gt;Usaha kami dalam berburu “kenikmatan” terhadap target berjilbab memerlukan beberapa trik tambahan. Tetap bersikap sederhana, apa adanya, bersahaja, pengakuan terhadap kekurangan diri, bersikap humoris dan sedikit bumbu religi yang didapat dari ceramah ustadz-ustadz di televisi bisa jadi referensi tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha kami sukses terhadap target yang berjilbab yang juga masih berpakaian ketat, sehingga jilbab kadang-kadang hanya menutupi rambutnya dan tidak menutupi ukuran “hardware” indahnya. Kulit target yang halus mulus karena sering tertutup dari polusi udara dan matahari memberikan sensasi yang tidak sama dengan target tidak berjilbab pada umumnya.&lt;br /&gt;Luar biasa!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha kami gagal apabila target berjilbab tapi juga berpakaian yang lebar, sehingga tidak tampak keindahannya lewat mata secara fisik, tapi kami sangat yakin dibalik pakaian yang lebar itu tersimpan lebih banyak keindahan. Kami kurang pasti penyebab kegagalan usaha kami terhadap target tersebut, bisa jadi keteguhan target dalam memegang keyakinan bahwa keindahan yang mereka miliki merupakan “harta berharga” yang hanya akan disuguhkan kepada suami mereka nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan yang menggembirakan adalah target “kokoh” semacam ini berjumlah sangat sedikit jika dibandingkan dengan total target “empuk” yang banyak tersedia di sekitar kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya target menginginkan “keseriusan”. Ketidaktahuan mereka terhadap makna kata serius ini yang sering kami manfaatkan sebagai peluluh hati mereka. Trik yang kami gunakan bermacam-macam, mulai dari kirim sms yang bertuliskan “Aku serius lho sama kamu”, telepon diatas jam 23.00 (tarif murah) untuk bicara panjang lebar dengan topik yang dipilih secara random. Ini trik yang paling sederhana dan cukup jitu untuk target yang masih lugu atau pura-pura lugu soal keseriusan hubungan. Maksudnya walau target sudah mengerti tentang trik yang kami jalankan dalam meraih target, tapi seiring waktu dan semangat kami yang tidak berputus asa dalam menjalankan skenario, cepat lambat target yang dulunya pura-pura lugu akan luluh akhirnya melihat semangat tulus palsu kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tujuan utama kami yaitu tubuh indah target belum didapatkan, maka bukti keseriusan palsu kami dapat dikuatkan dengan memboyong mereka ke orang tua kami atau sebaliknya, kami bersedia diboyong ke orang tua target. Sampai disini saja keberanian kami untuk bermain dengan kata serius, untungnya karena 99% target telah takluk pada level trik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan yang juga menggembirakan kami adalah apabila ternyata orang tua kami atau oramg tua target juga memiliki paradigma “Pacaran adalah proses penjajakan” atau “Pacaran adalah proses yang harus dilalui oleh remaja normal”.&lt;br /&gt;Luar biasa!!!&lt;br /&gt;Target yang telah beranggapan bahwa “inilah jodohku”, dengan paradigma ini kami telah mendapatkan kepercayaan penuh dari segala pihak untuk memperlakukan target semau kami. Termasuk menikmati kenyamanan sensasi seks penuh gratisan yang kami tunggu-tunggu selama perjuangan. Tidak perlu buru-buru, karena kami sangat dan sangat memperhatikan situasi, kondisi dan domisili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal dikemudian hari kami bosan dengan target yang sudah habis manisnya karena kami hisap atau muncul target baru yang lebih segar, maka skenario pelepasan diri dapat dijalankan dengan berbagai alasan. Sangat mudah melakukannya mengingat semua manusia memiliki kekurangan, kekurangan inilah yang harus diangkat ke permukaan dan menjadi pokok bahasan yang berlanjut dengan putusnya hubungan. Alasan ketidakcocokan bisa menjadi penangkal pertanyaan orang tua masing-masing pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putus. Juga merupakan jalan baru bagi kami untuk memulai skenario pengejaran target baru. Tampang berduka, bahkan tampang tegar paska putus pun bisa menjadi pesona di hadapan target baru ini. Tentunya kami tidak meninggalkan trik-trik peluluhan hati yang kami terapkan terhadap target-terget sebelumnya seperti sederhana, tampil apa adanya, bersahaja, sedikit ditambah bumbu humoris karena target pada umumnya ingin dekat dengan orang yang selalu bisa membuatnya tersenyum dalam setiap keadaan. Target selalu ingin merasakan aman, nyaman, disayang, diperhatikan (beberapa). Maka sedaya upaya kami akan ciptakan suasana tersebut hanya didekat kami. Persepsi bahwa di dekat kami maka target merasa aman, nyaman, tenang, tersenyum, dan damai merupakan paradigma yang harus kami ciptakan di dalam kepala target.&lt;br /&gt;Untuk kesekian kalinya kami selalu sukses dalam pencapaian tujuan kami, menjadikan kami sangat berpengalaman dan cerdas dalam program ini, dengan atau tanpa hambatan sama sekali. Sungguh indah dunia ini, dipenuhi dengan target-target berpendidikan tapi bodoh yang menunggu giliran untuk kami habisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ahh, saya kan gak pernah serius klo pacaran, ngapain takut!”&lt;br /&gt;Jika terget berfikiran seperti kata-kata di atas, maka pemikiran seperti ini juga merupakan peluang besar bagi kami untuk memulai skenario peluluhan hati. Yang kami utamakan lebih dahulu adalah mengadakan ikatan super tidak jelas bernama Pacaran, soal cinta atau tidak, itu cuma masalah waktu. Trik-trik yang kami lancarkan akan mengubah keadaan hati target seiring waktu yang dilalui bersama-sama dan komitmen semu tentang pacaran yang kami atau orang lain ciptakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ahh, tidak semua cowok seperti itu, cowokku ga gitu and ga mungkin begitu!”.&lt;br /&gt;Kata-kata sejenis ini merupakan tolak ukur keberhasilan skenario BHSP (Bina Hubungan Saling Percaya) yang nantinya menjadi peluang besar untuk mendapatkan tubuh target di kemudian hari. Karena salah satu yang kami ingin bentuk adalah pendapat target bahwa kami adalah cowok yang berbeda dengan cowok pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda wanita berpenampilan menarik atau tidak, bertubuh indah baik tertutup atau tidak, mencari keseriusan hubungan, mencari cinta dari sesama manusia tanpa pemahaman yang jelas…&lt;br /&gt;Maka Anda target kami berikutnya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai wanita, ketahuilah bahwa seorang laki-laki yang benar-benar serius terhadapmu akan datang kepada orang tuamu dengan berkata “Pak, saya ingin menikahi putri Bapak, sekarang saya punya penghasilan Rp…../bulan, dst”, sedangkan laki-laki yang benar-benar serius ingin menghabisimu akan datang langsung kepadamu dengan berkata “Maukah kamu jadi pacarku?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak kehinaan wanita ketika ia menerima tembakan seorang lelaki untuk jadi kekasihnya.&lt;br /&gt;Puncak kemuliaan wanita ketika orang tua/walinya mempertimbangkan lamaran seorang lelaki untuk jadi isterinya.&lt;br /&gt;Hancurkan harga diri dengan pacaran, muliakan diri dengan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada solusi termuat dalam tulisan ini, meskipun solusinya tertulis tetapi tidak akan menghentikan kegiatan kami, kami hanya bisa berhenti jika semua target mengaplikasikan solusi yang sebenarnya sudah mereka tahu.&lt;br /&gt;Pacaran sebagai proses penjajakan, penjajakan = peng”injak-injakan” atau pen”jaja”an.&lt;br /&gt;Jika Anda belum pacaran, Nantikan kehadiran kami di sisi Anda!&lt;br /&gt;Jika Anda telah putusan, Nantikan juga kehadiran kami di sisi Anda!&lt;br /&gt;Jika Anda masih pacaran, maka tunggu tanggal “main” kami bersama Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(RESOURCE: WWW.BUAYADARAT.ORG)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-2700582776894281695?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/2700582776894281695/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=2700582776894281695&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/2700582776894281695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/2700582776894281695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/06/manifesto-buayadarat.html' title='MANIFESTO BUAYADARAT'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RmU2MAmrpVI/AAAAAAAAAME/XJ9jaBfo-vI/s72-c/banner.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-8197184735316503722</id><published>2007-05-31T18:40:00.000+09:00</published><updated>2007-05-31T18:50:25.811+09:00</updated><title type='text'>MOTIVASI OPO EMOSI?</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rl6ZUp6_KcI/AAAAAAAAAL8/y-ReCWQeS9Q/s1600-h/dale.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070658810595453378" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rl6ZUp6_KcI/AAAAAAAAAL8/y-ReCWQeS9Q/s200/dale.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada banyak cara untuk memotivasi orang lain mencapai sasaran atau menyelesaikan suatu tugas maupun mengatasi persoalan atau tantangan yang dihadapinya. Salah satu karakteristik utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah kemampuannya untuk memotivasi orang lain dalam mencapai tujuan atau misi dari organisasinya. &lt;br /&gt;Seorang pemimpin yang tidak mampu memotivasi orang-orangnya, tidak lebih dari seorang penunjuk jalan, yang tahu ke mana harus pergi tetapi sepenuhnya&lt;span class="fullpost"&gt; tidak dapat mengendalikan mereka yang dipandunya.Pada prinsipnya, jika kita selalu menggunakan pendekatan kekuasaan untuk memaksa orang lain melakukan sesuatu, maka organisasi kita tidak akan bertahan lama. Jika ada sedikit kesempatan, maka orang-orang dalam organisasi kita akan keluar atau paling tidak kinerja (performance) mereka jauh dari yang kita harapkan. Banyak sekali organisasi atau perusahaan mengalami turnover yang besar karena pegawainya tidak memiliki motivasi yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hubungan Motivasi dengan Emosi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan seorang pemimpin untuk memotivasi anggota timnya sangat dipengaruhi oleh kecerdasan emosinya (EQ-nya). Paling tidak (sebagaimana pernah kita bahas dalam edisi Mandiri 13 tentang Manajemen Emosi) ada enam keterampilan yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin, sebelum dia dapat memimpin orang lain, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mengenali emosi diri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan ini meliputi kemampuan kita untuk mengidentifikasi apa yang sesungguhnya kita rasakan. Setiap kali suatu emosi tertentu muncul dalam pikiran, kita harus dapat menangkap pesan apa yang ingin disampaikan. Ketidakmampuan untuk mengenali perasaan membuat kita berada dalam kekuasaan emosi kita, artinya kita kehilangan kendali atas perasaan kita yang pada gilirannya membuat kita kehilangan kendali atas diri dan hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mengelola emosi diri sendiri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa langkah dalam mengelola emosi diri sendiri, yaitu: pertama adalah menghargai emosi dan menyadari dukungannya kepada kita. Kedua berusaha mengetahui pesan yang disampaikan emosi, dan meyakini bahwa kita pernah berhasil menangani emosi ini sebelumnya. Ketiga adalah dengan bergembira kita mengambil tindakan untuk menanganinya. Kemampuan kita mengelola emosi adalah bentuk pengendalian diri (self controlled) yang paling penting dalam manajemen diri, karena kitalah sesungguhnya yang mengendalikan emosi atau perasaan kita, bukan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Memotivasi diri sendiri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menata emosi sebagai alat untuk mencapai tujuan merupakan hal yang sangat penting dalam kaitan untuk memberi perhatian, untuk memotivasi diri sendiri (achievement motivation). Kendali diri emosional – menahan diri terhadap kepuasan dan mengendalikan dorongan hati – adalah landasan keberhasilan dalam berbagai bidang. Keterampilan memotivasi diri memungkinkan terwujudnya kinerja yang tinggi dalam segala bidang. Orang-orang yang memiliki keterampilan ini cenderung jauh lebih produktif dan efektif dalam hal apa pun yang mereka kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mengenali emosi orang lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengenali emosi orang lain berarti kita memiliki empati terhadap apa yang dirasakan orang lain. Penguasaan keterampilan ini membuat kita lebih efektif dalam berkomunikasi dengan orang lain. Inilah yang disebut Covey sebagai komunikasi empatik. Berusaha mengerti terlebih dahulu sebelum dimengerti. Keterampilan ini merupakan dasar dalam berhubungan dengan manusia secara efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mengelola emosi orang lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika keterampilan mengenali emosi orang lain merupakan dasar dalam berhubungan antarpribadi, maka keterampilan mengelola emosi orang lain merupakan pilar dalam membina hubungan dengan orang lain. Manusia adalah makhluk emosional. Semua hubungan sebagian besar dibangun atas dasar emosi yang muncul dari interaksi antarmanusia. Keterampilan mengelola emosi orang lain merupakan kemampuan yang dahsyat jika kita dapat mengoptimalkannya. Sehingga kita mampu membangun hubungan antarpribadi yang kokoh dan berkelanjutan. Dalam dunia industri hubungan antarkorporasi atau organisasi sebenarnya dibangun atas hubungan antarindividu. Semakin tinggi kemampuan individu dalam organisasi untuk mengelola emosi orang lain (baca: membina hubungan yang efektif dengan pihak lain) semakin tinggi kinerja organisasi itu secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Memotivasi orang lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan memotivasi orang lain adalah kelanjutan dari keterampilan mengenali dan mengelola emosi orang lain. Keterampilan ini adalah bentuk lain dari kemampuan kepemimpinan, yaitu kemampuan menginspirasi, mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Hal ini erat kaitannya dengan kemampuan membangun kerja sama tim yang tangguh dan handal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3 Jenis Motivasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jadi memotivasi orang lain, bukan sekadar mendorong atau bahkan memerintahkan seseorang melakukan sesuatu, melainkan sebuah seni yang melibatkan berbagai kemampuan dalam mengenali dan mengelola emosi diri sendiri dan orang lain. Paling tidak kita harus tahu bahwa seseorang melakukan sesuatu karena didorong oleh motivasinya. Ada tiga jenis atau tingkatan motivasi seseorang, yaitu: pertama, motivasi yang didasarkan atas ketakutan (fear motivation). Dia melakukan sesuatu karena takut jika tidak maka sesuatu yang buruk akan terjadi, misalnya orang patuh pada bos karena takut dipecat, orang membeli polis asuransi karena takut jika terjadi apa-apa dengannya, anak-istrinya akan menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motivasi kedua adalah karena ingin mencapai sesuatu (achievement motivation). Motivasi ini jauh lebih baik dari motivasi yang pertama, karena sudah ada tujuan di dalamnya. Seseorang mau melakukan sesuatu karena dia ingin mencapai suatu sasaran atau prestasi tertentu. Sedangkan motivasi yang ketiga adalah motivasi yang didorong oleh kekuatan dari dalam (inner motivation), yaitu karena didasarkan oleh misi atau tujuan hidupnya. Seseorang yang telah menemukan misi hidupnya bekerja berdasarkan nilai (values) yang diyakininya. Nilai-nilai itu bisa berupa rasa kasih (love) pada sesama atau ingin memiliki makna dalam menjalani hidupnya. Orang yang memiliki motivasi seperti ini biasanya memiliki visi yang jauh ke depan. Baginya bekerja bukan sekadar untuk memperoleh sesuatu (uang, harga diri, kebanggaan, prestasi) tetapi adalah proses belajar dan proses yang harus dilaluinya untuk mencapai misi hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku The One Minute Manager, kedua penulis (Kenneth Blanchard dan Spencer Johnson) merangkum topik bahasan kita mengenai motivasi ini dalam sebuah ilustrasi yang amat menarik mengenai Manajer Satu Menit. Untuk menjadi manajer yang efektif dan dapat memotivasi anak buah untuk mencapai sasaran perusahaan, maka ada tiga hal yang harus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah membangkitkan inner motivation dari orang yang dipimpinnya dengan menetapkan berbagi misi atau sasaran yang akan dicapai. Kita sebagai pemimpin perlu berbagi dengan tim kita untuk secara bersama melihat visi secara jelas dan mengapa kita melakukannya. Motivasi yang benar akan tumbuh dengan sendirinya ketika seseorang telah dapat melihat visi yang jauh lebih besar dari sekadar pencapaian target. Sehingga setiap orang dalam organisasi kita dapat bekerja dengan lebih efektif karena didorong oleh motivasi dari dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal kedua dan ketiga yang perlu dilakukan oleh seorang manajer efektif adalah memberikan pujian yang tulus dan teguran yang tepat. Kita dapat membuat orang lain melakukan sesuatu secara efektif dengan cara memberikan pujian, dorongan dan kata-kata atau gesture yang positif. Bahkan dalam bukunya yang melegenda, Dale Carnegie (How to Win Friends and Influence People) menempatkan ini sebagai prisip pertama dan kedua dalam menangani manusia, yaitu: (1) jangan mengkritik, mencerca atau mengeluh, dan (2) berikan penghargaan yang jujur dan tulus. Manusia pada prinsipnya tidak senang dikritik, dicemooh atau dicerca, tetapi sangat haus akan pujian dan apresiasi. Tetapi kritik atau teguran yang tepat seringkali justru diperlukan untuk membangun tim kerja yang kokoh dan handal. Yang penting dalam menegur orang lain adalah bukan pada apa yang kita sampaikan tetapi cara menyampaikannya. Teguran yang tepat justru dapat menjadi motivasi dan menimbulkan reaksi yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian yang dilakukan dalam lima puluh tahun terakhir menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak semata didasarkan pada nilai uang yang diperoleh (monetary value). Ketika kebutuhan dasar (to live) seseorang terpenuhi, maka dia akan membutuhkan hal-hal yang memuaskan jiwanya (to love) seperti kepuasan kerja, penghargaan, respek, suasana kerja , dan hal-hal yang memuaskan hasratnya untuk berkembang (to learn), yaitu kesempatan untuk belajar dan mengembangkan dirinya. Sehingga akhirnya orang bekerja atau melakukan sesuatu karena nilai, ingin memiliki hidup yang bermakna dan dapat mewariskan sesuatu kepada yang dicintainya (to leave a legacy).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;resource http://www.sinarharapan.co.id/2002&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-8197184735316503722?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/8197184735316503722/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=8197184735316503722&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8197184735316503722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8197184735316503722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/05/ada-banyak-cara-untuk-memotivasi-orang.html' title='MOTIVASI OPO EMOSI?'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rl6ZUp6_KcI/AAAAAAAAAL8/y-ReCWQeS9Q/s72-c/dale.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-7493290564633470443</id><published>2007-05-28T19:19:00.000+09:00</published><updated>2007-05-31T18:51:43.400+09:00</updated><title type='text'>ARABIAN NIGHTS</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RlqtUOK3ylI/AAAAAAAAALs/GSgVsOXmKXc/s1600-h/Aladdin.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5069554893471599186" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 98px; CURSOR: hand; HEIGHT: 123px" height="147" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RlqtUOK3ylI/AAAAAAAAALs/GSgVsOXmKXc/s200/Aladdin.jpg" width="114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kisah ini sudah menjadi milik dunia, tidak hanya milik bangsa Arab dan Persia. Sejak kecil saya sering mendengar atau membaca kisah-kisah ini, ada yang berbentuk bacaan, komik, operet hingga drama dan film. The Book of One Thousand and One Nights atau sering disingkat menjadi Arabian Nights saja –Kisah 1001 Malam menurut kita– adalah cerita yang dibingkai dalam cerita, singkatnya adalah cerita dalam cerita. Cerita yang menarik dan menggugah tidak hanya bingkai ceritanya, namun juga cerita-cerita di dalamnya yang cukup fantastis dan bermakna. Cerita-&lt;span class="fullpost"&gt;cerita tersebut diyakini sebagai cerita rakyat yang dipadukan, juga ada pendapat beberapa cerita menyusul ditambahkan dan digabungkan menjadi Kisah 1001 Malam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, seorang sultan di daratan Persia bernama Syahriyar (Syahriar atau Shahriar) شهريار dikunjungi oleh adiknya. Sang adik bermuram durja hingga membuat Raja Syahriyar penasaran dengan tabiat adiknya tersebut. Sang adik bermuram durja sebab dengan mata kepalanya sendiri melihat istrinya berselingkuh dan langsung dipancung dengan pedang, keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajakan berburu Raja Syahriyar pun akhirnya tidak diikuti dan berdiam di istana yang malah membuat dirinya menjadi saksi mata melihat kakak iparnya berselingkuh di saat Raja Syahriar berburu. Nasib orang lain sepertinya menjadi sedikit obat hingga kemurungannya hilang yang juga membuat heran Raja Syahriar. Dengan berbagai pertimbangan akhirnya diceritakanlah kesaksian itu kepada Raja Syahriyar. Raja Syahriyar marah yang akhirnya menangkap basah istrinya dan langsung memancung keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah adiknya kembali Raja Syahriar memerintahkan kepada Wazir –Vizier menurut lafal Barat– (seorang perdana menteri) untuk mencari gadis untuk dinikahinya secara resmi kemudian esok sorenya dihukum pancung. Setelah beberapa lama Syahriyar meminta tiga hari sekali sebab semakin sulit mencari gadis muda, hingga akhirnya putri Wazir yaitu Syahrazad شهرزاد –Scherezade menurut lafal Barat– dengan tanpa paksaan meminta untuk menikah dengan sang Raja Syahriyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara resmi akhirnya Syahriyar menikahi Syahrazad. Atas permintaan Dunyazad –Doniazade menurut lafal Barat– untuk mendengarkan cerita terakhir kalinya dari sang kakak, Raja Syahriyar pun memenuhi permintaan tersebut dan ikut mendengarkan cerita Syahrazad yang biasa ia lakukan untuk menjadi dongeng pengantar tidur adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore hari setelah berlalu satu hari menikah akhirnya Syahrazad luput dari hukuman pancung dan malamnya mulailah Syahrazad bercerita kepada Dunyazad dan Raja Syahriyar. Hingga pagi hari cerita tertunda karena kantuk menyerang semuanya. Namun sore hari Raja Syahriyar penasaran dengan cerita Syahrazad yang menggantung tak selesai tersebut, hingga hukuman pancung pun ditunda agar bisa mendengar kelanjutan kisah Syahrazad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahrazad bercerita terus tiap malam dan selalu berakhir menggantung (suspense) di pagi hari. Cerita yang disampaikan Syahrazad selalu cerita dalam cerita sehingga meskipun satu cerita selesai bingkai ceritanya tak pernah selesai. Cerita-cerita yang dikisahkan Syahrazad adalah dongeng yang kita kenal seperti Aladdin dan Lampu Wasiat, Sinbad Sang Pelaut, Ali Baba, Harun Al-Rasyid dan Abunawas, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya selama 1001 malam Syahrazad terbebas dari hukuman pancung –dan dunia pun mendapat 1001 cerita– dan Raja Syahriyar pun menarik hukuman tersebut, serta Syahrazad tetap dicintainya menjadi permaisuri dan rakyatnya terutama para gadis yang merasa selamat dari aturan raja yang mengerikan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Seribu Satu Malam ini banyak diceritakan kembali dalam berbagai bahasa, tidak hanya di kawasan Persia (sekarang wilayah Iran, Iraq, Afghanistan, Tajikistan dan Uzbekistan) namun juga oleh negeri-negeri Eropa, bahkan Amerika pun mengangkat cerita tersebut ke dalam film dan kartun animasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-7493290564633470443?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/7493290564633470443/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=7493290564633470443&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/7493290564633470443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/7493290564633470443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/05/arabian-nights.html' title='ARABIAN NIGHTS'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RlqtUOK3ylI/AAAAAAAAALs/GSgVsOXmKXc/s72-c/Aladdin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-4282688012093042802</id><published>2007-05-22T18:12:00.000+09:00</published><updated>2007-05-22T18:21:40.664+09:00</updated><title type='text'>MY GURLS, WHERE 'RE YOU ?!</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RlK0s-K3ykI/AAAAAAAAALk/59fE9IMpiD8/s1600-h/kartini_ra_1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5067311215441070658" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 114px; CURSOR: hand; HEIGHT: 159px" height="176" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RlK0s-K3ykI/AAAAAAAAALk/59fE9IMpiD8/s200/kartini_ra_1.jpg" width="145" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;para bijak bilang, tiada yang abadi dalam kamus dunia! ketika mulai terbersit di benak Kartini demi tak rela menyaksi-rasakan segala kesewenang-penindasan yang ditujukan atas perempuan di masanya, maka ia pun mulai menegaskan gelembung-gelembung tanda tanya menjadi kristal-kristal perlawanan yang kemudian dilelehkannya pada setiap arus darah: haruskah begini dan apakah musti tetap begini?adakah keharusan lelap menderita dan tak usah menolak? tak adakah bantah demi diam larut dilindas kenyataan tanpa kata 'tidak'? niscaya membusuk di tempat ini atau biarkan sebentar waktu beranjak, melecut takdir buat bergolak...&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika rotasi bumi berlangsung dan matahari masih mekarkan bunga serta gugurkan daun daun, mengapa tidur pula tak boleh bangun? jika peluh malam ngalir darah di ranjang penuh sayatan dan mimpi mimpi berujung tikaman, mengapa tak juga segera bangkit, singkiri itu malam dan lompat ke tengah jalan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"habis gelap terbitlah terang..." Kartini tersenyum dan lantas menghilang di ujung gang. keelokannya direstui langit. mega mega memburat warna kemilau dan melukis motif kebayanya. suara lembut keberaniannya terdengar, dipantulkan cassiopia ke sejarah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi juga bukan lantaran tak tahu atau lupa, Kartini sudah pasti mafhum betapa rotasi bumi dan gerak matahari. jika terbitnya terang dapat menutup gelap, maka malam berikut pasti pula menjelang: melepas siang yang mungkin usang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi kemana perginya gadis gadis perawan kita itu? mungkin mereka sedang berada di lobby lobby mall atau night club? mungkin sedang asyik menikmati fried chicken dan bistik beserta berbagai minuman dengan brand brand kelas dunia, atau lagi hang out sambil sibuk ber-SMS menggunakan hand phone keluaran terbaru yang menawarkan seribu features termutakhir? entahlah. mungkin juga mereka sedang ada di ruang keluarga menonton tayangan sinetron dengan cerita cerita jiplakan yang kalau ratingnya lagi tinggi bisa kasih kesempatan untuk memilih produk pemutih kulit, penghitam rambut, pelangsing tubuh atau pelentik bulu mata?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"my gurls, where are you?!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartini menyisir jalan jalan yang sudah di sesaki mobil pribadi, di antara square dan serakan toko yang menawarkan berlimpah limpah mimpi. suaranya menyelinap di balik pesta pesta gemerlap yang panjang, kemudian singgah di setiap jaring signal hand phone dan ruang ruang chating.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"my gurls, where are you?!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suara itu perlahan menjauh dan mulai terdengar lamat lamat, mungkin menghilang. entah cassiopia akan memantulkannya kembali ke sejarah kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malang, 15 april 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-4282688012093042802?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/4282688012093042802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=4282688012093042802&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/4282688012093042802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/4282688012093042802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/05/my-gurls-where-re-you.html' title='MY GURLS, WHERE &apos;RE YOU ?!'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RlK0s-K3ykI/AAAAAAAAALk/59fE9IMpiD8/s72-c/kartini_ra_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-3858903930577470376</id><published>2007-05-21T18:19:00.000+09:00</published><updated>2007-05-22T18:22:34.119+09:00</updated><title type='text'>PLESETAN, WARISAN SIAPA?</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RlKnF-K3yjI/AAAAAAAAALc/KyPboU_p7TU/s1600-h/dpc-cover.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5067296251775011378" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 85px; CURSOR: hand; HEIGHT: 99px" height="101" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RlKnF-K3yjI/AAAAAAAAALc/KyPboU_p7TU/s200/dpc-cover.jpg" width="122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Plesetan, siapapun tahu tentangnya. Tidak perlu diterangkan secara lebih rinci. Plesetan sempat menjadi trend di negeri ini. Bahkan menjadi hiburan segar bagi siapapun yang mendengar dan menyaksikannya. Kemudian muncullah acara-acara berbau plesetan menyemarakkan layar hiburan. Dimulai dari ketoprak yang acaranya menganut pakem tertentu, dirombak sedemikian rupa hingga keluar pakem dan diplesetkan. &lt;span class="fullpost"&gt;Lalu wayang pun tak luput dari plesetan. Sampai yang melampaui batas adalah plesetan kalimat thoyyibah yang menuai kecaman sekaligus dukungan. Kecaman dari yang paham dan menghargai kalimat thoyibah tersebut, dan dukungan dari pihak yang memang tidak memiliki ilmu di bidang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya siapakah pelopor perilaku plesetan tersebut? Secara umum memang tidak ada catatan sejarah yang menerangkan secara detil. Namun sedikit akan kita ulas hal ini berdasar informasi dari Allah swt di dalam Kitabullah. Tentunya informasi itu pasti benar adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah di surat Al Baqoroh ayat 104 :&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu katakan (kepada Muhammad): “Raa’ina”, tetapi Katakanlah: “Unzhurna”, dan “dengarlah”. dan bagi orang-orang yang kafir siksaan yang pedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa para sahabat dahulu manakala ada keperluan dengan Rasulullah saw mengucapkan kata-kata ini. Raa ‘ina berarti: sudilah kiranya kamu memperhatikan kami. Di kala Para sahabat menghadapkan kata ini kepada Rasulullah, orang Yahudipun memakai kata ini dengan digumam seakan-akan menyebut Raa’ina Padahal yang mereka katakan ialah Ru’uunah yang berarti kebodohan yang sangat, sebagai ejekan kepada Rasulullah. Itulah sebabnya Allah swt menyuruh supaya sahabat-sahabat menukar Perkataan Raa’ina dengan Unzhurna yang juga sama artinya dengan Raa’ina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ayat yang lain yakni surat An Nisa ayat 46 disebutkan :&lt;br /&gt;Yaitu orang-orang Yahudi, mereka mengubah Perkataan dari tempat-tempatnya. Mereka berkata : “Kami mendengar”, tetapi Kami tidak mau menurutinya. Dan (mereka mengatakan pula) : “Dengarlah” sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa. Dan (mereka mengatakan) : “Raa’ina”, dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan : “Kami mendengar dan menurut, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami”, tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali iman yang sangat tipis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara plesetan yang mereka lakukan adalah mengucapkan salam dengan plesetan, yakni “Assaamu ‘alaikum”. As saam artinya maut atau kematian. Maka ucapan itu sebenarnya mendo’akan kejelekan kepada yang disalami. Maka syariat jika seorang muslim disalami non muslim jawabnya adalah “Wa’alaikum”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian surat yang lain dari surat Al Baqoroh tepatnya ayat 58 dan 59 :&lt;br /&gt;Dan ketika kami katakan : Masuklah negeri ini, maka makanlah oleh kalian dari arah yang kalian suka dengan puas. Dan masukilah pintunya dengan bersujud, dan katakanlah “hiththotun” (berilah ampun dosa kami). Kami akan mengampuni dosa kalian. Dan akan kami tambah buat orang-orang yang berbuat baik. Maka orang-orang dzalim menggantinya dengan perkataan selain yang seharusnya dikatakan. Maka kami turunkan kepada orang yang dzalim itu siksaan dari langit dengan sebab mereka berbuat fasik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan yang seharusnya diucapkan adalah hiththotun, yang bermakna berilah kami ampunan. Namun diganti dengan kata-kata hinthotun yang maknanya berilah kami biji gandum. Sedangkan cara masuk yang seharusnya bersujud dalam artian menundukkan kepala tanda hormat, diubah menjadi berjalan ngesot. Maka tak ada satupun perintah Allah yang dijalankan kaum Bani Israil alias kaum Yahudi itu dengan benar. Semuanya diplesetkan dan dibuat main-main.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah yang diterangkan di dalam tafsir Ibnu Katsir juga tafsir-tafsir yang lainnya perihal plesetan yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi. Tentu saja masih banyak riwayat hadits yang menunjukkan perilaku plesetan jahat mereka. Yang kesemuanya berdasarkan riwayat yang shahih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merujuk kepada surat Al Baqoroh ayat 104 di atas, Allah melarang orang-orang beriman meniru kelakuan orang yahudi, yakni melakukan panggilan kepada Nabi saw dengan ucapan yang sama dengan yang dilakukan oleh mereka. Imam Ibnu Katsir membawakan hadits yang shahih riwayat Imam Ahmad dan Abu Dawud bahwa :&lt;br /&gt;Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk ke dalam golongan kaum itu.&lt;br /&gt;Ini ditunjukkan dengan dilarangnya orang beriman meniru ucapan yang dilakukan orang-orang yahudi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sudah sepantasnya, perilaku plesetan terutama memlesetkan ayat-ayat Allah dan juga Sabda Rasulullah yang diubah maknanya menjadi bahan ejekan, haruslah ditinggalkan. Ditambah lagi, terbukti bahwa plesetan ini menjadi kebiasaan kaum yang dilaknat Allah, yakni Yahudi, dan Nabi saw senantiasa berpesan agar menyelisihi perilaku orang yahudi dengan sabdanya :“Khooliful yahuud” (selisihilah orang Yahudi) maka tidak ada alasan lagi bagi orang beriman untuk tidak meninggalkan kebiasaan plesetan tersebut, terutama yang terkait dengan plesetan firman Allah maupun Sabda Nabi-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya plesetan telah menjadi budaya. Semua hal diplesetkan. Bahkan orang ataupun tokoh pun jadi bahan plesetan. Tentu saja lucu. Apalagi plesetannya dianggap “cerdas” dan mirip dengan aslinya. Semakin mirip aslinya semakin baik katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Nabi saw :&lt;br /&gt;Sungguh kalian akan mengikuti jalannya umat sebelum kalian (Yahudi dan Nasrani)&lt;br /&gt;(Hadits Riwayat Ahmad, Ibnu Hibban dan Tirmidzi, dan ini lafadz dari Imam Tirmidzi, dia berkata : Hadits hasan shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RESOURCE pitutur&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-3858903930577470376?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/3858903930577470376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=3858903930577470376&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/3858903930577470376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/3858903930577470376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/05/plesetan-warisan-siapa.html' title='PLESETAN, WARISAN SIAPA?'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RlKnF-K3yjI/AAAAAAAAALc/KyPboU_p7TU/s72-c/dpc-cover.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-3227649843957702253</id><published>2007-05-21T18:00:00.000+09:00</published><updated>2007-05-22T17:33:37.553+09:00</updated><title type='text'>NAGA BONAR LAWAN KAPITALISME</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RlKipuK3yiI/AAAAAAAAALU/PrlI0D52sqg/s1600-h/dedy+mizwar(1).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5067291368397195810" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 75px; CURSOR: hand; HEIGHT: 83px" height="100" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RlKipuK3yiI/AAAAAAAAALU/PrlI0D52sqg/s200/dedy%2Bmizwar(1).jpg" width="82" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Aktor terkemuka, Dedy Mizwar mengaku sengaja membuat sekuel film “Nagabonar” karya Asrul Sani di tahun 1987 untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan Nagabonar di era modern ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika film “Nagabonar” tahun 1987 menggunakan setting zaman penjajahan dulu, sekuelnya yang berjudul “Nagabonar Jadi 2” itu akan menggunakan setting masa kini, dan musuh yang harus dihadapi Nagabonar sekarang bukanlah lagi para penjajah, namun ia harus melawan era globalisasi serta kapitalisasi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau dulu ”Nagabonar” digunakan untuk 'melihat ke belakang' (masa lalu), maka ”Nagabonar” yang sekarang adalah untuk 'melihat ke depan'. “Nagabonar Jadi 2” mengajak kita untuk kembali melihat Indonesia dari hati," ujar Deddy saat premier di Djakarta Theatre, Jakarta, Selasa (27/3) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sekuel tersebut, Nagabonar bermasalah dengan anak semata wayangnya Bonaga (Tora Sudiro), seorang pemuda modern berpendidikan S2 lulusan luar negeri yang berniat untuk menjual perkebunan kelapa sawit warisan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebun luas yang tidak lagi menguntungkan itu tidak berarti apa-apa bagi Bonaga, namun tidak begitu bagi Nagabonar karena tiga orang yang sangat dicintainya terbaring di makamnya di tengah perkebunan itu, yakni sang istri Kirana, ibunya dan sahabatnya, Bujang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertentangan terjadi antara generasi Nagabonar dan generasi Bonaga yang keras kepala dan berujung kepada kesadaran mengenai arti penting cinta dan keluarga bagi si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain nilai-nilai cinta dan keluarga, Deddy juga mengisyaratkan nilai penting perjuangan dan sejarah kemerdekaan bangsa yang digambarkannya dengan keinginan Nagabonar untuk mengunjungi situs-situs bersejarah serta makam pahlawan. (Diolah dari www.kapanlagi.com)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-3227649843957702253?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/3227649843957702253/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=3227649843957702253&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/3227649843957702253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/3227649843957702253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/05/nagabonar-modern-berjuang-melawan.html' title='NAGA BONAR LAWAN KAPITALISME'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RlKipuK3yiI/AAAAAAAAALU/PrlI0D52sqg/s72-c/dedy%2Bmizwar(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-5476626168676662337</id><published>2007-05-14T17:55:00.000+09:00</published><updated>2007-05-31T19:12:59.182+09:00</updated><title type='text'>KAULA LUMPUR</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RkgoWL_AOhI/AAAAAAAAALE/h3hHVq-kZ9s/s1600-h/jati5.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5064342142617401874" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 100px; CURSOR: hand; HEIGHT: 121px" height="168" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RkgoWL_AOhI/AAAAAAAAALE/h3hHVq-kZ9s/s200/jati5.jpg" width="148" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika masa awal lumpur panas keluar dari sumur Banjarpanji-1 milik Lapindo, aku pernah 'meramal' bahwa kasus ini bakal mirip dengan krisis yang disebabkan ekonom (banker). Ya…memang saat itu tanpa data, ramalan itu terlalu gegabah. Kini kenyataan sudah bicara, uang pajak rakyat melalui APBN digunakan untuk menanggulangi lumpur haram itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi aku mengacungkan jempol kepada rakyat Sidoarjo atas kesabaran mereka terkena luapan lumpur haram. Suatu kesengsaraan&lt;span class="fullpost"&gt; yang membelit tanpa diketahui kapan berakhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Lapindo di pengadilan nggak tahu kejelasannya sampai sekarang. Sama tidak jelasnya dgn komitment Lapindo atas penggantian seluruh kerugian yang diderita rakyat Sidoarjo. Dan bahkan Perpres No. 14 tahun 2007 pun tidak mampu mengikat komitment Lapindo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Acara di tv dgn judul ‘Uang Rakyat Tersedot Lumpur Lapindo (?)’semalam, juga terlihat bahwa Perpres itu tidak berpihak kepada rakyat,tidak optimalnya koordinasi antara pengambil kebijakan dgn pelaksana lapangan, dan adanya perbedaan&lt;br /&gt;pandangan antara dewan dengan pemerintah. Kini semakin jelas bahwa rakyat sudah sangat menderita dan frustasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi ingat pertanyaan waktu habis gempa jogja dulu itu, “kalau hidup kumpul di&lt;br /&gt;tenda, gimana pasangan suami-istri itu memenuhi kebutuhan biologisnya?” Sudah berapa lama, korban lumpur itu puasa ya? Halah…. kok jadinya nulis kesana-sana…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah aku mulai dgn pertanyaan “Siapa itu Lapindo?” Hehehe…mbalah koyo bapak dan ibu guru….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara ringkas company profile Lapindo dapat dilihat pada bagian bawah ini.&lt;br /&gt;Berdasarkan Company Profile Lapindo, ada beberapa poin yang mestinya kita&lt;br /&gt;cermati bersama:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lapindo merupakan perusahan yang&lt;br /&gt;didirikan berdasarkan hukum negara&lt;br /&gt;bagian di AS, sehingga perusahaan&lt;br /&gt;tunduk terhadap hukum di negara tempat&lt;br /&gt;di dirikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Selain di Blok Brantas, ternyata&lt;br /&gt;Lapindo masih memiliki Kuasa&lt;br /&gt;Pertambangan di sejumlah tempat dan&lt;br /&gt;berlaku sampai tahun 2020. Masih 13&lt;br /&gt;tahun lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Modal ditempatkan Lapindo yg&lt;br /&gt;sebesar US $1000 pada thn 1989 telah&lt;br /&gt;mampu diubah menjadi ekuitas sebesar&lt;br /&gt;US$ 24 Juta pada Juni 2006. Jika&lt;br /&gt;beroperasi langsung (logikanya nggak&lt;br /&gt;mungkin) setelah tandatangan PSC di&lt;br /&gt;tahun 1990 maka selama 17 itu Lapindo&lt;br /&gt;mampu meningkatkan kekayaan sebesar&lt;br /&gt;2.399.900%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pemegang saham Lapindo adalah&lt;br /&gt;Kalila Energy Limited (KEL) - sebesar&lt;br /&gt;84,24% dan Pan Asia Enterprises (PAN)&lt;br /&gt;sebesar 15,76%. Sedangkan KEL (USA)&lt;br /&gt;dan PAN (Hongkong) sahamnya 99,99%&lt;br /&gt;dimiliki oleh Energi Mega Persada Tbk&lt;br /&gt;(ENRG). Meski kecil, PAN memiliki&lt;br /&gt;saham KEL sebesar 0,01%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ke-4 poin diatas, apa yang muncul di benak teman-teman???&lt;br /&gt;Bagiku, ada beberapa pertanyaan, keheranan dan juga kebingungan yg bercampur aduk…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kenapa Lapindo mesti didirikan di&lt;br /&gt;negara bagian Amerika?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kenapa Rantai kepemilikan Lapindo&lt;br /&gt;mesti diperpanjang melalui KEL dan PAN&lt;br /&gt;kalau pada akhirnya di miliki oleh&lt;br /&gt;ENRG? Perlu di ketahui bahwa KEL dan&lt;br /&gt;PAN dibentuk thn 1997, dan semuanya&lt;br /&gt;berkedudukan di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kalau masalah di Sidoarjo tidak&lt;br /&gt;bisa diatasi oleh Lapindo, kenapa&lt;br /&gt;Kuasa Pertambangan daerah lain yg&lt;br /&gt;dimilikinya tidak di cabut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Modal Lapindo menjadi raksasa dalam&lt;br /&gt;waktu singkat, apakah potensi areal&lt;br /&gt;sebelumnya yang dimiliki Lapindo tidak&lt;br /&gt;terbaca oleh Pertamina shg bisa di&lt;br /&gt;usahakan sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kenapa pemerintah tidak mampu&lt;br /&gt;mengikat komitmen Lapindo? Kalau dari&lt;br /&gt;LapKeu terlihat bhw di akhir tahun&lt;br /&gt;2004, Lapindo masih mendatangkan laba&lt;br /&gt;bersih meski di Juni 2006 turun&lt;br /&gt;drastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kenapa pemerintah tidak mampu&lt;br /&gt;secara akurat mengeluarkan batas&lt;br /&gt;jumlah duit rakyat yang&lt;br /&gt;bakal ‘ditelan’ lumpur Lapindo?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yg bisa sedikit memberi pencerahan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-5476626168676662337?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/5476626168676662337/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=5476626168676662337&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/5476626168676662337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/5476626168676662337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/05/kaula-lumpur.html' title='KAULA LUMPUR'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RkgoWL_AOhI/AAAAAAAAALE/h3hHVq-kZ9s/s72-c/jati5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-8312672809948884484</id><published>2007-04-24T17:14:00.000+09:00</published><updated>2007-05-31T19:13:47.886+09:00</updated><title type='text'>INDIK UNISMA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Ri3BpbLF-RI/AAAAAAAAAK8/-KfvXHvJhvY/s1600-h/big-img-home.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5056910874020018450" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 121px; CURSOR: hand; HEIGHT: 87px" height="128" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Ri3BpbLF-RI/AAAAAAAAAK8/-KfvXHvJhvY/s200/big-img-home.jpg" width="167" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;SURABAYA&lt;/em&gt; - Universitas Islam Malang (Unisma) dan Indosat berusaha memelopori program INDIK (internet pendidikan) untuk sekolah-sekolah di Jatim. Visi komunitas ini adalah untuk mendapatkan bandwith internet yang murah dan bisa diaplikasikan sebagai internet yang clean (bersih). &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bersih di sini diartikan jaringan internet itu akan memblok akses-akses web yang mengandung pornografi. Supaya, mental dan moral siswa tidak rusak," terang Rektor Unisma Dr Ir Mukri Prabowo dalam pertemuan dengan ratusan guru di Auditorium Indosat, Surabaya, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan itu juga bertujuan untuk membentuk forum, media training, serta pengembangan lab komputer di sekolah-skeolah. Untuk tahap awal, program ini sudah diujikembangkan di Malang dan Surabaya. Bila berhasil, program ini rencananya akan dikembangkan ke seluruh sekolah dan perguruan tinggi di Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan Edi Sutanto, General Manager Indosat IM2 wilayah Timur, penekenan MoU (memorandum of understanding) pengembangan komunitas INDIK antara IM2, Ken Komputer, dan Unisma (Universitas Islam Malang) sudah dilakukan 22 Februari lalu. "Ini (pertemuan kemarin, Red.) merupakan tindak lanjutnya supaya banyak sekolah yang mengenal program ini," jelasnya. (kit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;resource Jawapos.co.id Jumat, 02 Mar 2007,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Komunitas Internet Pendidikan (Indik)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh Ashar Asikin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akses internet untuk dunia pendidikan masih mahal, sehingga sekolah yang kurang mampu tidak memiliki akses internet. Akses internet yang murah selalu identik dengan kecepatan yang lambat. Universitas Islam Malang bersama IndosatM2 dan Ken Computer telah mengadakan kerjasama untuk membantu koneksi internet bagi dunia pendidikan. IndosatM2 sebagai penyedia jalur Internet, Universitas Islam Malang (Unisma) sebagai kordinator dan Ken Computer yang mempersiapkan jaringan distribusi Internet bagi sekolah sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai langkah awal , semua pendidikan (sd , smp , sma , akademi , perguruan tinggi) yang berlokasi di sekitar kampus unisma yang akan mendapatkan akses internet dengan harga yang sangat bersaing. Spirit Indik (Internet Pendidikan) yang murah , bersih dan berkualitas. Yang kita harapkan bersih adalah website yang tidak sesuai dengan pendidikan akan kita blok, murah karena kita mendapatkan harga partai dari IndosatM2. Berkualitas karena pihak IndosatM2 menjamin koneksi ke sekolah sekolah (pendidikan) clear chanel 1:1. Yang membuat koneksi internet di pendidikan tidak bisa murah disebabkan biaya untuk distribusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga sekolah yang berminat bisa berkordinasi untuk membentuk sebuah sub kordinator indik yang bertugas untuk mendistribusikan di wilayah sekitas sekolah tersebut. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Universitas Islam Malang , telp 0341 551 932 atau langsung ke Pusat komputer Unisma sebagai pelaksana Indik. Hub Ashar Asikin 0341 6352922 atau Pardiman 0341 6356315. Untuk sementara Indik beroperasi di wilayah jawatimur. Malang Raya sebagai pilot project program IndosatM2 dan Unisma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Penulis adalah Staf Teknologi di Universitas Islam Malang&lt;br /&gt;ashar.asikin@gmail.com&lt;br /&gt;* Resource www.pendidikan.net 1 April 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-8312672809948884484?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/8312672809948884484/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=8312672809948884484&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8312672809948884484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8312672809948884484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/04/indik-internet-murah-dan-bersih.html' title='INDIK UNISMA'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Ri3BpbLF-RI/AAAAAAAAAK8/-KfvXHvJhvY/s72-c/big-img-home.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-2659850165146539726</id><published>2007-04-05T22:48:00.000+09:00</published><updated>2007-04-05T23:17:43.200+09:00</updated><title type='text'>CHAVES SERUKAN DUKUNG IRAN !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhUCLJwq4eI/AAAAAAAAAKc/MjINld75Ohc/s1600-h/aed8abb165d07d9aac0c2720315bf0a5-grande.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 129px; height: 111px;" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhUCLJwq4eI/AAAAAAAAAKc/MjINld75Ohc/s200/aed8abb165d07d9aac0c2720315bf0a5-grande.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5049944947787751906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Caracas@ Presiden Venezuela Hugo Chavez, kemarin waktu setempat (25/3), menyeru negara-negara di seluruh dunia menghentikan serangan yang direncanakan Amerika untuk menyerang Iran. Ia mengemukakan itu sehari setelah Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa melakukan pemungutan suara guna memperkeras sanksi atas Iran sehubungan dengan penolakan Teheran mengungkap program nuklirnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden yang memproklamirkan diri menghidupkan kembali idiologi sosialis di dunia itu menyebut Amerika sebagai Kekaisaran. "Kekiasaran sedang mengerahkan kapal induk dan telah mengerahkan tentara guna menghadapi Iran" katanya saat berbicara pada program siaran "Hello, Mr. President".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini Iran, kata Chavez, tetapi besok mungkin saja Belarus, Venezuela, atau siapa yang tak mereka sukai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chavez adalah sekutu dekat Presiden Kuba Fidel Castro dan pengeritik tajam Presiden AS George W. Bush. Ia menjamu Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad di Karakas pada Januari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Aji/Ant/AFP)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Jurnal Nasional, 26 Maret 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-2659850165146539726?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/2659850165146539726/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=2659850165146539726&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/2659850165146539726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/2659850165146539726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/04/chavez-ajak-dunia-hentikan-rencana.html' title='CHAVES SERUKAN DUKUNG IRAN !'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhUCLJwq4eI/AAAAAAAAAKc/MjINld75Ohc/s72-c/aed8abb165d07d9aac0c2720315bf0a5-grande.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-2207342953596401787</id><published>2007-03-29T02:45:00.000+09:00</published><updated>2007-04-05T20:54:31.883+09:00</updated><title type='text'>TV DAN PENONTON BUATAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhTjTZwq4bI/AAAAAAAAAKE/Qq34J9URqlw/s1600-h/Television_icon.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 107px; height: 79px;" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhTjTZwq4bI/AAAAAAAAAKE/Qq34J9URqlw/s200/Television_icon.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5049911004661211570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kecaman terhadap media televisi yang dianggap memuat teks-teks kebodohan telah lama dikumandangkan banyak orang. Program-program seperti kuis, sinetron, gosip, mistik, kekerasan, dan sebagainya, dilabeli dengan berbagai cap: anti-logika, anti-kecerdasan, atau selera primitif. Dan seperti biasa, tombak-tombak intelektual ini ditangkis dengan tameng yang diproduksi paham positivisme dengan merk ‘selera masyarakat’.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sekian banyak teori tentang hubungan media dan khalayak, kiranya ada tiga yang bisa dikemukakan disini. Pertama, Teori Jarum Hipodermik. Teori ini mengemukakan kekuatan media yang begitu dahsyat hingga bisa memegang kendali pikiran khalayak yang pasif tak berdaya. Kekuatan media yang mempengaruhi khalayak ini beroperasi seperti jarum suntik, tidak kelihatan namun berefek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Teori Agenda Setting. Dengan napas yang nyaris serupa, teori ini mengatakan jika media memberikan tekanan pada suatu peristiwa, maka ia akan mempengaruhi khalayak untuk menganggapnya penting. Pada teori ini, media tidak menentukan what to think, tetapi what to think about. Teori ini berdiri atas asumsi bahwa media atau pers does not reflect reality, but rether filters and shapes it, much as a caleidoscope filters and shapes it (David H. Heaver, 1981). Dari sekian peristiwa dan kenyataan sosial yang terjadi, media&lt;br /&gt;massa memilih dan memilahnya berdasarkan kategori tertentu, dan menyampaikan kepada khalayak – dan khalayak menerima – bahwa peristiwa x adalah penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang ketiga adalah Teori Kegunaan dan Kepuasan (uses and gratification theory). Teori ini secara radikal menandai pergeseran fokus pandangan dari apa yang media lakukan untuk khalayak menjadi apa yang orang lakukan terhadap media. Asumsinya tentu saja karena khalayak itu sangat aktif. Para pendukung teori ini menyatakan bahwa orang secara aktif menggunakan media massa untuk memuaskan kebutuhan tertentu yang dapat dispesifikasikan (Lull, 1998). Dan karenanya terpaan media belum tentu diterima dan ditiru oleh khalayak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiranya teori yang terakhir inilah yang dipakai oleh Ishadi SK – saat berpolemik di harian Kompas (25-9-2003 dan 3/10/2003) – dalam menangkis kecaman garang para pengkritik. Saya setuju saat ia mengatakan kekerapan terpaan sebuah acara apakah itu kriminal, erotis, atau acara populer lain tidak otomatis berpengaruh terhadap perilaku penonton. Seorang anak yang menonton pembunuhan ribuan kali di televisi tidak serta merta menjadi pembunuh ketika dia dewasa (25/9/2003).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran ketika merespon protes Direktur Pendidikan Sekolah Menengah Umum Diknas, Suharlan, tentang banyaknya tayangan mistik yang membuat pemikiran kita mundur sekian abad ke belakang (Kompas, 26/8/2003), Ishadi dengan enteng menjawab bahwa itu mengada-ada dan simplistis. Secara teoritis, kajian tentang dampak media&lt;br /&gt;massa (televisi) memang tidak bisa dijawab dengan hitam putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, ‘kematian’ tentang studi efek media massa harus benar-benar dicermati. ‘Kematian’ itu tidak boleh ditanggapi sebagai pembenaran untuk melakukan program pembodohan dan anti-logika. Sebab ‘kematian’ tersebut bukan hanya berarti khalayak belum tentu terpengaruh oleh terpaan media, melainkan juga belum tentu tidak terpengaruh! Oleh karena itu logika Ishadi tadi tampak sedang menggali kuburannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konstruksi Realitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Noeng Muhadjir (2000) mengatakan bahwa saat hendak melakukan penelitian, banyak orang langsung berbicara populasi, teknik sampling, merumuskan masalah, mendesain tata relasi, merancang instrumen instrumen kuantifikasi data, dan seterusnya, tanpa menyadari bahwa dia telah menjadi penganut filsafat ilmu tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan ini umum terjadi, pun dalam dunia komunikasi/televisi. Saat hendak mengetahui jumlah penonton, pihak peneliti langsung menentukan populasi beserta sampelnya untuk kemudian digeneralisasi sebagai fakta bahwa sekian persen orang menonton program A. Atau seperti dalam iklan, 7 dari 10 perempuan Indonesia menggunakan shampo B. Dalam ilmu komunikasi di Indonesia, pendekatan Objektif-Positivistik-Kuantitatif semacam ini memang masih mendominasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam filsafat ilmu, hukum generalisasi dan reduksi yang linear ini sedang mengalami krisis hebat. Sebab ada keyakinan bahwa setiap manusia itu berbeda dan unik. Masyarakat bukanlah terdiri dari satu entitas yang homogen (yang karenanya bisa diukur), tetapi terdiri dari banyak ragam kepribadian yang kompleks. Dan karenanya perilaku aperiodik instabil akan selalu dapat ditemukan pada sistem-sistem yang dalam kacamata statistik sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kenapa pendekatan kuno ini masih menjadi mainstream dalam ilmu komunikasi, jawabannya bukanlah karena ia begitu diminati dan karenanya tidak ditinggalkan, seperti yang dikatakan oleh agen-agen (asing) pendukungnya. Sebab, mengikuti Deddy Mulyana (2001), itu tak lebih karena para mahasiswa telah diberi ‘kacamata kuda’ begitu masuk perguruan tinggi. Dalam mata kuliah Metode Penelitian Sosial atau Metode Penelitian Komunikasi, mahasiswa langsung dicekoki dengan konsep-konsep berbau positivistik, seperti hipotesis, variabel bebas, variabel terikat, populasi, reliabilitas, validitas, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita menjernihkan mengapa pendekatan kuantitatif masih saja mendominasi ilmu komunikasi di Indonesia, dan mengetahui betapa teks-teks kultural yang dihasilkan sejumlah program televisi banyak menuai kecaman, maka perdebatan selanjutnya, menurut hemat saya, adalah dasar dari semua ini, yakni apa yang disebut pendekatan behaviorisme radikal, yang juga masih merupakan anak dari Positivisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini cara mengetahui apakah seseorang sedang menonton sebuah program acara adalah melalui alat yang disebut peoplemeter, dimana alat ini dipasang di televisi responden terpilih. Diharapkan setiap anggota rumah tangga yang menonton televisi akan memencet tombol di handset dan memencet lagi seusai menonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian yang dilakukan berdasarkan perilaku permukaan ini sesuai dengan kaidah behaviorisme radikal. Mereka berpendapat bahwa satu-satunya cara sah secara ilmiah untuk memahami semua hewan, termasuk manusia, adalah dengan mengamati perilaku mereka secara langsung dan seksama. Lebih jauh behaviorisme radikal menolak gagasan bahwa manusia memiliki kesadaran, bahwa terjadi suatu proses mental tersembunyi yang berlangsung pada diri individu diantara datangnya stimulus dan bangkitnya perilaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan ‘gila’ ini segera mendapat respon dari sejumlah aliran filsafat, seperti interaksionisme simbolik. Para penganutnya memandang bahwa pendekatan behaviorisme radikal tidak memungkinkan seorang peneliti untuk mendapatkan latar alamiah dari apa yang sedang diteliti. Menempatkan manusia dalam lingkungan buatan akan membuat subjek berperilaku tidak alamiah karena tahu sedang diteliti, sebagaimana hewan juga akan berperilaku lain ketika mereka berada dalam lingkungan buatan seperti kebun binatang, apalagi laboratorium (Mulyana, 2001).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka, kata kaum interaksionis simbolik, tidak akan mampu membedakan manusia dengan hewan. Padahal aktivitas tersembunyi (kesadaran) inilah yang justru membedakan perilaku manusia dengan perilaku hewan. Mereka membuang kehendak bebas manusia untuk menyalakan televisi sebagai sekedar mengalihkan perhatian sambil menunggu temannya datang, sekedar membaca runing text yang terus bergerak di layar bawah televisi, atau sekedar tidak terlalu sunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djati Koesoemo yang dikutip Garin Nugroho (1995) mengatakan, “orang yang menonton televisi belum tentu suka akan tontonan itu. Seringkali mereka menonton sambil ngedumel”. Dan dalam kasus-kasus seperti ini, sebagaimana diungkapkan James Lull (1998), “penggunaan media oleh khalayak tak dapat dianggap benar-benar merupakan respon terhadap kebutuhan biologis atau psikologis. Kalaupun dinyatakan begitu, itu jelas berlebihan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum behavioris ini seperti tidak sadar bahwa mereka sedang mengkonstruk pemirsa yang mereka inginkan melalui alat (tool). Mereka bagaimanapun bisa dipandang telah mereduksi perilaku manusia kepada mekanisme yang sama dengan yang ditemukan pada hewan lebih rendah! Dan ini adalah sebuah penghinaan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kekacauan Sistem Sosial-Kultur Indonesia, kita memerlukan suatu keterbukaan untuk melampaui batas-batas metodologis yang disediakan para provider asing itu. Dan keterbukaan itu, seperti kata Agus Nggerwanto (2001), memerlukan seperangkat intuisi yang reflektif agar mampu mengalami lompatan imajinatif untuk melampaui yang partikular menuju pemahaman yang menyeluruh, yakni media massa tidak saja berfungsi untuk melayani selera-budaya, tetapi juga mendidik-cerdaskan selera-budaya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-2207342953596401787?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/2207342953596401787/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=2207342953596401787&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/2207342953596401787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/2207342953596401787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/03/tv-dan-penonton-buatan.html' title='TV DAN PENONTON BUATAN'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhTjTZwq4bI/AAAAAAAAAKE/Qq34J9URqlw/s72-c/Television_icon.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-5552264560603770242</id><published>2007-03-29T02:15:00.000+09:00</published><updated>2007-05-31T18:54:24.936+09:00</updated><title type='text'>REVOLUSI PENDIDIKAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhTfWJwq4aI/AAAAAAAAAJ8/CgQNYGJYmKg/s1600-h/skol.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5049906653859340706" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 145px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 109px" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhTfWJwq4aI/AAAAAAAAAJ8/CgQNYGJYmKg/s200/skol.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada sesuatu yang terasa ganjil di lingkungan masyarakat pendidikan. Pola-pola pendidikan yang monologis, banyaknya dosen yang tidak mengikuti perkembangan wawasan keilmuan, serta tidak adanya kehendak untuk memberikan ruang bagi ekspresi pemikiran yang liar sekalipun, merupakan dampak dari suatu pemisahan kegiatan belajar mengajar di kelas dengan kehidupan sehari-hari.&lt;span class="fullpost"&gt; Padahal kehadiran universitas yang bercikal bakal di Yunani dahulu kala dimaksudkan untuk mengembangkan kebebasan berpikir, diskusi-diskusi dan simposium-simposium. Bila kita cermati benar-benar, pola pendidikan yang berlaku saat ini di Indonesia hanyalah berorientasi pada berapa jumlah mahasiswa yang telah dihasilkan oleh suatu institusi pendidikan. Tidak ada pengembangan ilmu, dan karenanya tak heran jika peringkat universitas&lt;br /&gt;Indonesia secara keseluruhan saat ini berada pada titik yang paling memalukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiranya ada tiga hal yang membuat universitas begitu mandul dalam melahirkan pemikiran-pemikiran baru, yaitu permasalahan epistemologi paradigma, pemisahan universitas negeri dan swasta serta mahalnya biaya sekolah serta buku-buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Epistemologi Paradigma&lt;br /&gt;Ada semacam julukan yang diperuntukkan bagi institusi-institusi pendidikan yang tidak menyentuh masyarakatnya, yaitu universitas menara gading. Istilah menara gading dapat diartikan sebagai suatu komunitas masyarakat terdidik yang tidak menyentuh kendala-kendala dari dunia-nyata. Komunitas ‘makhluk-makhluk bercahaya’ itu pernah disindir oleh Albert Einstein – dalam suratnya kepada Ratu Belgia – sebagai “suatu dusun yang aneh dan sangat santun, yang dihuni oleh makhluk-makhluk setengah dewa yang berjalan dengan jangkungan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apa yang menyebabkan sebuah komunitas terdidik terlepas dari dunia-nyatanya? Apakah itu semata dorongan kemalasan dan gengsi untuk turun ke lapangan? Atau paradigma yang digunakan memang membatasinya untuk melihat dunia-nyata? Disini bisa dikatakan bahwa semuanya bekerja secara sinergis dalam membatasi ‘penglihatan’ terhadap dinamika masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan universitas, paradigma adalah semacam kunci untuk melihat dunia. Dalam bahasa Thomas Kuhn, itu adalah kesepakatan warga akademis dalam memberi fondasi bagi aplikasi selanjutnya. Yang menjadi pertanyaan disini tentulah apa paradigma yang digunakan sehingga sehingga mereka terlihat terkurung dalam isolasi intelektualnya? Banyak pakar yang menganggap bahwa kemandegan itu bersumber dari paham-paham materialisme dengan seluruh ahli warisnya, terutama positivisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Positivisme, dengan tokoh besarnya August Comte, memang telah menghegemonikan prosedural penelitian ilmu alam kepada seluruh disiplin ilmu lainnya. Comte pernah mengatakan bahwa tidak ada ilmu yang sahih selain yang mengikuti cara-cara ilmu alam. Tapi kita juga mesti menyadari bahwa pada waktu itu memang ada semangat untuk menghormati fisika sebagai pengganti filsafat. Menurut Immanuel Walerstein, “begitu kerja empiris eksperimental menjadi lebih sentral dalam dunia ilmu, maka filsafat oleh para ilmuwan alam dipandang sebagai pengganti teologi belaka, yang sama-sama bersalah atas pernyataan-pernyataan kebenaran a priori yang tak dapat diuji.” Dan pada perkembangannya, filsafat yang bertumpu pada aliran idealisme dengan segala variannya telah dilemparkan ke pojok yang paling pengap dari universitas.&lt;br /&gt;Ada semangat untuk pencapaian keadaan objektif melalui pengukuran (selain alasan yang menganggap filsafat sebagai suatu disiplin yang berbahaya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dengan berbagai faktor seperti betapa bergengsinya ber-fisika, maka seluruh ilmu-ilmu kemanusiaan pun lantas mengikuti jalan fisika sebagaimana yang diproklamirkan oleh Comte itu. Bahkan argumen fisika klasik yang menyatakan bahwa materi itu diam dan pasif – dan karena diam-nya itu maka materi dapat diukur – diadopsi bulat-bulat oleh ilmuwan sosial yang menganalogikan materi itu sebagai masyarakat. Semenjak itu pula, dalam semangat pengukuran, manusia mulai dianggap sekedar angka-angka. Intelejensia manusia pun mulai diukur dalam bentuk IQ. Bahkan sempat ada mitos bahwa IQ itu tetap dan tidak berubah, sebelum akhirnya digusur oleh EQ, SQ yang kemudian dirangkum oleh Agus Nggermanto dalam Quantum Quotient (QQ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Positivisme yang menganggap kriterium kebenaran bergantung pada keterukuran dan bebas nilai pada hakikatnya telah membutakan para ilmuwan dalam melihat kebobrokan masyarakat serta kewajiban emansipatorisnya. Mereka tidak mampu melihat sebuah kesalahan atau kebenaran karena memakai kacamata yang bermerk ‘generalisasi bin reduksionis yang determinat’. Bagi mereka cukup untuk memungut beberapa sampel saja untuk kemudian mengklaim itu sebagai representasi dari keseluruhan. Tak heran jika pribadi-pribadi hilang. Masyarakat yang terdiri dari individu-individu yang memiliki jiwa, nafsu, pemikiran dan kehendak bebas, diredusir menjadi kepingan-kepingan mesin yang kemudian disusun menurut teknik&lt;br /&gt;baku yang siap pakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat ini Albert Camus bereaksi dengan mengatakan bahwa “jika orang direduksi sampai hanya menjadi karakter di dalam sejarah maka ia tidak memiliki pilihan lain selain turun menjadi suara dan kegeraman penuh amarah dari suatu sejarah irasional yang lengkap!” Sementara itu Ian Stewart, Profesor Matematika dan pakar teori chaos mengatakan dengan tegas bahwa semua generalisasi adalah keliru!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat-sifat generalisasi, reduksi, linear dan objektif itu pada dasarnya menafikkan suatu perubahan. Walaupun mereka tetap mengakui bahwa masyarakat mengalami proses dalam tingkatannya masing-masing, namun pada dasarnya paradigma yang mereka anut justru bertentangan dengan makna proses itu sendiri! Penelitian-penelitian yang digunakan akademisi seperti itu justru menghasilkan hasil-hasil penelitian yang bersifat final. Dan karena proses perkembangan masyarakat adalah tak terduga sangking dinamisnya, maka tak heran jika banyak yang mengatakan bahwa hasil-hasil penelitian semcam itu akan segera masuk keranjang sampah karena sudah tidak up to date. Mereka jelas akan mengalami kesulitan ketika menemui suatu realitas ganda. Meminjam istilah Donny Gahral Adian, mereka-mereka itu adalah intelektual teknis yang menggunakan keahlian mereka untuk mengabdi pada status quo!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kita tahu bahwa universitas adalah jantungnya bagi sebuah negara. Karena itu sudah saatnya seluruh civitas akademika untuk melakukan tindakan emansipatoris terhadap lingkungan dengan cara menggusur terlebih dahulu paradigma yang selama ini bertengger di setiap kepala kita, yang begitu mengakar pada para otoritas pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paradigma lama yang mempersepsikan sesuatu diluar kita sebagai objek harus kita runtuhkan. Banyak pakar yang menyebutkan bahwa paradigma itu benar-benar mengabaikan apa yang sebenarnya kita miliki secara alamiah, yaitu aspek-aspek mental. Dan tak heran bila Deddy Mulyana menuding bahwa negeri ini telah begitu banyak menghasilkan sarjana-sarjana bermental rendah. Menurutnya inilah salah satu alasan mengapa negara kita begitu subur dengan berbagai praktek korupsi, kolusi dan nepotisme. Yang pada gilirannya telah membawa manusia pada krisis moral, politik dan ekonomi yang dahsyat pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21. Banyak pemimpin kita yang ternyata penggarong harta rakyat, termasuk mereka yang bergelar Profesor dan Doktor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini epistemologi itu telah direvolusi oleh epistemologi baru dalam domain Idealisme. Saat ini kita tidak bisa lagi mempersepsikan manusia di luar kita sebagai objek yang bisa diukur, sebagaimana dalam metodologi materialisme-positivisme-mekanistik. Sebab manusia memiliki jiwa dan perasaan. Manusia bukan sekedar mesin-mesin organis. Dengan menempatkan manusia lain sebagai objek, kita tidak akan benar-benar mengetahui apa yang sebetulnya diinginkan olehnya. Sebab respon seseorang atau masyarakat ketika menghadapi suatu situasi tidaklah bersifat mekanis dan tidak ditentukan oleh faktor-faktor eksternal. Individu atau masyarakat memiliki kemampuan untuk menentukan lingkungan mereka sendiri. Setiap individu memiliki potensi yang sama besarnya dengan karakteristik yang berbeda-beda. Bahkan diakui bahwa kecerdasan itu datang tidak bertahap, melainkan melompat tanpa dapat diperkirakan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengeksplorasi hal tersebut, sebagai bagian dari pengabdian kampus terhadap masyarakat, selayaknya kita menggunakan perspektif subjektif, yaitu suatu proses pengambilan peran. Kita selayaknya ‘mengambil’ secara utuh pola pikir mereka seraya kita terus memberi contoh tentang bagaimana persaingan individu dapat memacu suatu kemajuan sosial. Kita ‘menyatu’ dengan mereka, sebab kita juga adalah masyarakat yang hanya sedang ‘diasingkan’ untuk kemudian dikembalikan lagi ke masyarakat. Ini adalah proyek besar, dan karenanya kita di dalam kampus sendiri yang sudah begitu pengap mesti melakukan suatu penggusuran dalam rangka mengembalikan kedaulatan mahasiswa untuk menganalisis dan berpikir sebebas-bebasnya. Bagi masyarakat, revolusi yang kita lakukan kedalam ini mungkin tidak akan terasa langsung. Tapi kita hanya berusaha untuk melakukan sesuatu yang lebih baik bagi&lt;br /&gt;Indonesia mendatang. Meminjam istilah Taufik Ismail, kita sudah terlalu lama malu jadi orang&lt;br /&gt;Indonesia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin banyak yang akan mengatakan bahwa itu terlalu idealis. Padahal dalam gelombang ketiga ini, pertentangan antara idealisme dan pasar (yang tak pernah jelas definisinya) adalah sudah usang! Kita dapat membaca perkembangan bagaimana karya-karya yang ideal justru laku di pasaran. Pertentangan itu hanya terjadi jika menggunakan perspektif materialisme, yaitu kita akan kita menganggap masyarakat itu objek, yang pasif dan bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moto kampus sebagai penggerak perubahan dapat kita jadikan semangat yang membara untuk melakukan suatu revolusi pola pikir, revolusi epistemologi, dan pada gilirannya revolusi pendidikan. Menurut Everett Reimer, selama ini sekolah justru memancing perlawanan terhadap pendidikan yang memaksakan pengajaran yang tidak dikehendaki. Untuk itu kita semua membutuhkan suatu konsepsi yang bersifat visioner. Kita membutuhkan kampus yang makhluk-makhluknya terdiri dari jiwa-jiwa yang kreatif, bebas dan futuristik. Sebab, kampus adalah tempat lahirnya ide-ide baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemisahan Universitas Negeri dan SwastaKepada para mahasiswa swasta. Sadarkah kita bahwa negara telah berbuat sedemikian jahatnya kepada kita? Kami yakin bahwa logika pemisahan ini terkait erat dengan pola pikir materialisme yang telah terbiasa memecah realitas agar dapat mempelajarinya. Mari kita lihat sejenak bagaimana ini bisa terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negeri ini sepertinya sangat suka sekali memisah-misahkan rakyatnya berdasarkan aturan main feodalisme. Di kereta api, ada kelas eksekutif, bisnis atau pun ekonomi yang sepertinya hanya pantas untuk ditempati oleh kambing-kambing, dikarenakan tidak manusiawinya kelas ekonomi itu untuk mengangkut manusia. Perbedaan kelas seperti itu dapat kita jumpai juga di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Bukankah suatu keganjilan adanya universitas negeri yang ditopang oleh negara dalam masalah fasilitas dan universitas swasta yang minim fasilitas? Mengapa negara harus memisahkan universitas menjadi dua bagian? Mengapa negara membantu pendanaan universitas tertentu? Mereka anggap apa mahasiswa swasta itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai generasi muda, yang dengan berani kita klaim masih berpikiran jernih dan masih berpihak dengan idealisme dalam pengertian umum, harus tergerak melihat fenomena pendidikan di negeri kita yang tercinta ini. Apakah salah kita kalau kita tidak masuk universitas negeri? Mungkin ketika kita tidak lulus UMPTN, kita berpikir kalau kemampuan kita terbatas dibandingkan dengan mereka yang lulus UMPTN. Tetapi jika kita melihatnya secara kritis, bukan sekedar inderawi yang menjadi sahabat materialisme, itu bukanlah sepenuhnya salah kita! Itu dikarenakan bangku perguruan tinggi negeri yang disediakan negara terbatas! Permintaan lebih besar dari kemampuan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara ini begitu jahat karena bagi mereka-mereka yang tidak mendapat jatah pendidikan dari negara malah dicap secara tidak langsung sebagai sebagai warganegara kelas dua dalam pendidikan tanpa merasa perlu memikirkannya lebih lanjut. Akibat lainnya, pertama, sulitnya kita bersaing dalam dunia nyata, karena pasar di luar&lt;br /&gt;sana telah termakan image yang diciptakan penguasa tadi. Kedua, dengan sistem seperti itu, secara tak langsung telah menumbuhkan keminderan dan sifat lembek serta malas belajar dari dalam dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu kita melihat betapa enaknya universitas negeri, sehingga sangat wajar jika mahasiswa-mahasiswanya pintar-pintar, kritis dan juga arogan. Yang terakhir sebenarnya sudah menjadi rahasia umum, tetapi itu bukanlah kemauan mereka. Itu ulah penguasa yang – mungkin sudah buntu pikirannya – sengaja menciptakan polarisasi mahasiswa Indonesia supaya dapat selalu dikontrol, supaya mahasiswa&lt;br /&gt;Indonesia sulit bersatu. Rasanya jelas bahwa pemisahan ini hanya bersifat politik administrasi dan bukan atas alasan pengembangan intelektual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahalnya Sekolah serta Buku-BukuPada bagian ini rasanya kita tidak perlu berpanjang-panjang. Mahalnya biaya sekolah dan buku-buku telah kita rasakan betul dalam keseharian kita. Terlihat sudah betapa untuk bisa cerdas membutuhkan biaya yang tidak murah. Lupakah orang-orang tua penguasa itu bahwa sekolah, pemuda dan buku merupakan aset dari kehidupan bernegara yang berkualitas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah terlalu mahal untuk menjadi suatu sistem pendidikan yang katanya universal. Mahalnya pendidikan adalah bukti betapa sekolah justru melestarikan ketidakmerataan! Sekolah semestinya terjangkau untuk semua orang. Ini penting supaya kesenjangan antara si pintar dan si bodoh dapat dikurangi. Dan tentu saja ini tidak terlepas dari kesenjangan yang juga terjadi dalam bidang ekonomi, yaitu antara si kaya dan si miskin.Apa-apa yang kita tuntut ini memang menuju suatu kemapanan. Tapi kemapanan yang kita maksudkan berbeda secara definif dengan kemapanan yang terjadi selama ini, yang telah mengandung korban yang siap merongrong didalam dirinya sendiri. Kemapanan yang kita inginkan adalah kebebasan yang dinamis dan produktif. Kemapanan yang selalu terbuka terhadap seluruh pertanyaan dan mampu berubah cepat. Kita tidak menginginkan kapitalisme purba dan sosialisme ilmiah. Tapi kita menginginkan jiwa kapitalisme dan sosialisme sebagaimana adanya. Kita tidak ingin dicekoki banyak pelajaran-pelajaran yang tidak kita kehendaki. Kita hanya menginginkan pelajaran yang memang ingin kita pelajari sebagai bekal kita hidup kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah besar. Idiom ‘bapak lebih tahu’ sudah runtuh di gelombang ketiga ini. Kita tahu bagaimana semestinya memperlakukan teman main. Kita tahu bagaimana semestinya berpakaian. Kita tahu bahwa kita punya otak dan hati nurani. Dan kita juga tahu bahwa kesadaran yang kita miliki bersifat ilahiah.Sebagai penutup, ada baiknya kita menyimak benar-benar apa yang dikatakan seorang filosof besar yang bernama Aristoteles: barang siapa yang sudah merenungi dalam-dalam seni memerintah manusia, pasti yakin bahwa nasib sesuatu imperium tergantung pada pendidikan anak-anak mudanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-5552264560603770242?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/5552264560603770242/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=5552264560603770242&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/5552264560603770242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/5552264560603770242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/03/revolusi-pendidikan.html' title='REVOLUSI PENDIDIKAN'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhTfWJwq4aI/AAAAAAAAAJ8/CgQNYGJYmKg/s72-c/skol.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-7121234516249308013</id><published>2007-03-25T08:38:00.000+09:00</published><updated>2007-05-31T19:00:31.362+09:00</updated><title type='text'>BUMI GONJANG-GANJING, ZODIAC PUN BERUBAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RgXF5A056rI/AAAAAAAAAI4/82hQ34EdF90/s1600-h/leo1.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5045656540803623602" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 129px; CURSOR: hand; HEIGHT: 114px" height="128" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RgXF5A056rI/AAAAAAAAAI4/82hQ34EdF90/s200/leo1.gif" width="186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bencana demi bencana menimpa dunia saat ini. Para ahli berpendapat, ini terjadi karena perubahan iklim global. Penyebabnya rusaknya lingkungan, lubang ozon semakin meluas dan pemanasan global yang mencairkan es di kutub dan akan menimbulkan banjir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya bencana juga disebabkan oleh masalah astronomi yakni perubahan posisi bumi terhadap matahari dan benda langit lainnya..&lt;span class="fullpost"&gt;Menurut William Buckland, profesor Geologi dan Mineralogi dari Universitas Oxford, dalam buku in The Connection of Geology with Religion Explained, menyatakan, pada Tahun 1840-an para astronom sudah punya keyakinan bahwa perubahan iklim global itu disebabkan masalah astronomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu para astronom mengamati bahwa orbit bumi mengalami perubahan perlahan-lahan akibat pengaruh gravitasi matahari, planet dan benda-benda langit lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat 'gonjang-ganjing' bumi ini, kutub utara bumi nantinya tidak lagi menunjuk kepada Bintang Utara, tetapi sudah bergeser mendekati Bintang Vega. Pada 13.000 tahun mendatang posisi kutub utara bumi akan menyimpang sekitar 47 derajat menunjuk Bintang Vega. Akibatnya, 'tatanan' musim di bumi juga berubah, demikian juga dengan iklimnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan perubahan ini akan menemukan 'puncak'? Suku Maya yang cerdas tetapi misterius tinggal di wilayah selatan Meksiko sekarang (Yucatan) Guetemala, bagian utara Belize dan bagian barat Honduras meramalkan bahwa pada 2012 akan terjadi perubahan radikal pada bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarawan Amerika, Dr Jose Arguelles yang mendalami ramalan suku Maya melalui bukunya The Mayan Factor: Path Beyong Technology menyebutkan bahwa dalam penanggalan Maya tercatat sistem galaksi tata surya kita sedang mengalami siklus besar yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan terjadi perubahan secara total, orang Maya menyebutnya, penyelarasan galaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah siklus itu akan mencapai puncak tepatnya 31 Desember 2012 yang akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia. Dalam ramalan itu manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari itu, saat musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas bumi, bagaikan membuka sebuah 'pintu langit' bagi umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zodiak Berubah&lt;br /&gt;Ilmu astrologi dibangun pada masa kejayaan tradisi Babylonia dan Yunani kuno (sekitar abad ke-5 SM). Saat itu diketahui matahari beredar mengelilingi langit satu putaran penuh dalam satu tahun (dalam pelajaran geografi kita menyebutnya "gerak semu tahunan matahari".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para astrolog pada zaman itu membagi wilayah langit yang dilalui matahari yang berbentuk sabuk menjadi 12 bagian dan masing-masing bagian dihuni satu rasi bintang. Ke-12 rasi ini disebut zodiak. Saat posisi matahari berada di dalam rasi tertentu--misalnya rasi Aries, maka orang yang lahir pada saat itu dikatakan berzodiak Aries.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah karena bumi posisinya berubah sabuk zodiak juga bergeser sedikit. Dalam ilmu astronomi modern pergeseran ini disebabkan oleh gerak bumi yang menyebabkan titik potong lingkar ekliptik dan lingkar ekuator dalam tata acuan koordinat bumi begeser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efeknya, tiap tahun pada tanggal dan jam yang sama, matahari tidak berada di lokasi yang sama. Bergesernya cuma sedikit tapi dalam 70 tahun, pergeserannya hampir satu hari penuh. Dalam rentang waktu lama pergeseran akan sampai menyebakan perpindahan ke rasi lain. Hitung saja dengan membanding era Yunani kuno 2.000 tahun yang lalu, pergeserannya sudah 35 hari! Sudah beda Zodiak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman dulu (2.000 tahun lalu) oleh Ptolomeus wilayah sabuk zodiak dibagi menjadi 12 bagian, namun sejak tahun 1930 IAU (Persatuan Astronom Internasional) membagi wilayah langit menjadi 88 kapling, menyebabkan terjadi perubahan batas wilayah di sabuk Zodiak. Kini di wilayah zodiak muncul sebuah rasi ke-13 yaitu rasi Ophiuchus yang tadinya tidak termasuk dalam jajaran zodiak (yang didefinisikan oleh Ptolomeus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini IAU punya pertimbangan sendiri, dan pertimbangan itu berpihak pada kepentingan ilmiah, bukan astrologi. Nah untuk mengikuti perubahan zaman, rasi Ophiucus dimasukkan ke dalam zodiak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berubahnya batas wilayah zodiak (oleh aturan baru dari IAU), hal itu juga sebenarnya menyebabkan rentang waktu matahari berada pada zodiak tertentu juga berubah. Dan inilah zodiak berdasar IAU itu yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pisces (12 Mar-18 Apr)&lt;br /&gt;2. Aries (19 Apr - 13 Mei)&lt;br /&gt;3. Taurus (14 Mei - 19 Jun)&lt;br /&gt;4. Gemini (20 Jun - 20 Jul)&lt;br /&gt;5. Cancer (21 Jul - 9 Ags)&lt;br /&gt;6. Leo (10 Ags - 15 Sep)&lt;br /&gt;7. Virgo (16 Sep - 30 Okt)&lt;br /&gt;8. Libra (31 Okt - 22 Nov)&lt;br /&gt;9. Scorpio (23 Nov - 29 Nov)&lt;br /&gt;10. Ophiucus (30 Nov - 17 Des)&lt;br /&gt;11. Sagitarius (18 Des - 18 Jan)&lt;br /&gt;12. Capricornus (19 Jan - 15 Feb)&lt;br /&gt;13. Aquarius (16 Feb - 11 Mar)&lt;br /&gt;Bagi pecinta astrologi perubahan ini tentu akan membuat kecewa. Pasalnya ada yang telanjur punya nama yang dikaitkan dengan zodiak tertentu. Contoh, nama Leoni itu bertaut dengan zodiak Leo. Dengan pembagian zodiak baru namanya mestinya menjadi Cancerni. hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(resource: Surya)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-7121234516249308013?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/7121234516249308013/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=7121234516249308013&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/7121234516249308013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/7121234516249308013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/03/akibat-bumi-gonjang-ganjing-bumi.html' title='BUMI GONJANG-GANJING, ZODIAC PUN BERUBAH'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RgXF5A056rI/AAAAAAAAAI4/82hQ34EdF90/s72-c/leo1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-6512656099134473496</id><published>2007-03-15T03:46:00.000+09:00</published><updated>2007-04-05T22:17:19.022+09:00</updated><title type='text'>JAWA TERBELAH-MADURA TENGGELAM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RfhD48XZQhI/AAAAAAAAAIo/hnsB2AU7XRw/s1600-h/Slide1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 155px; height: 139px;" src="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RfhD48XZQhI/AAAAAAAAAIo/hnsB2AU7XRw/s200/Slide1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5041854428397257234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ini tulisan yg sy copy paste dr seseorang yg mngaku pemerhati setia untuk hasil ramalan Mama Laurent: kejadian atau musibah yang telah terjadi seperti Tsunami di Aceh, Gempa di Yogya, Tanah longsor di Kalimantan, dll adalah merupakan bukti bahwa sebelumnya Mama Lourent telah menghimbau kepada masyarakat indonesia bahwa bencana tersebut akan terjadi entah itu dalam kurun waktu 1 minggu, 1 bulan 6 bln atau lebih yang terpenting kurang dari 1 tahun.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama Laurent si manusia Ajaib ini terakhir tgl 19 Juli 2006 memberi penjelasan yang membuat kita merinding, kutipan pembicaraannya beserta gambar petanya saya tampilkan pada blog site ini. Penjelasannya sbb :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Saya sudah memberikan gambaran akan terjadinya bencana itu, meskipun anda tidak terlalu percaya dengan statmen saya, minimal anda sudah harus berjaga - jaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah bencana di Aceh, Kalimantan, Jawa Tengah, dan saat ini sepanjang pesisir Selatan Pantai Pulau Jawa selama periode tahun ini Indonesia masih terus di dera bencana alam yang sama dan akan terjadi di Jawa, Bali dan kembali ke Sumatera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ada kemungkinan besar Pulau Jawa itu terbelah dua, dan Pulau Madura Tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Setelah itu bencana kembali ke Sumatera, di Jabar dan Jakarta Raya kena imbas bencana  dari Sumatera tsb yg cukup parah, hampir 1/3 kota Jakarta hancur " gambaran saya yaitu sepanjang Jln. Sudirman gedung - gedung sebagian besar runtuh " ucap mama laurent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan yang diberikan Mama Lourent terputus, dia merasa ketakutan yang amat sangat dan  pamit untuk istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-6512656099134473496?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/6512656099134473496/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=6512656099134473496&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/6512656099134473496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/6512656099134473496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/03/pulau-jawa-itu-terbelah-dua-dan-pulau.html' title='JAWA TERBELAH-MADURA TENGGELAM'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RfhD48XZQhI/AAAAAAAAAIo/hnsB2AU7XRw/s72-c/Slide1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-8317327613944717997</id><published>2007-03-01T11:06:00.000+09:00</published><updated>2007-04-05T21:40:06.573+09:00</updated><title type='text'>in memoriam: MAX ARIFIN</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/ReZAJZ5EZmI/AAAAAAAAAIc/lcdx-dJUMAo/s1600-h/max.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5036783763573728866" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/ReZAJZ5EZmI/AAAAAAAAAIc/lcdx-dJUMAo/s200/max.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Aku tersentak pagi ini. aku masih di depan monitor dan coba2 posting tulisan dan memperbaiki blog ini. saat itu posisi YM ku sedang online. seorang teman tiba tiba mem-BUZZ. aku tersenyum. namun begitu membaca pesan yang nongol di ruang chat, muka saya tiba tiba berubah. ada getaran seperti listrik yang meranggas di sekujuran tubuh.&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;pak Max meninggal pagi ini.&lt;/em&gt;..", begitulah inti dari pesan itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba tiba aku teringat sesuatu. baru saja beberapa waktu lalu aq &lt;em&gt;logout &lt;/em&gt;dari Friendster. dan aku pun membukanya kembali: aku terkesiap! ingatanku kembali ke satu atau dua hari sebelum sekarang , bukankah aku baru saja meng-add nama lelaki itu sebagai friend di list teman friendsterku, dan requestku telah di approve.&lt;br /&gt;aku nggak tau. apakah yang membuka account pak Max beliau sndiri ato orang lain. tapi yang jelas aku merasakan sebuah sesuatu yang agak aneh. apalagi saat membuat tulisan ini sekarang posisi time access beliau tertera 24 hours.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pak MAX yang aku kenal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;sudah tak terhitung karya karya beliau. mulai dari puisi, cerpen, naskah drama taupun buku buku kebudayaan yang telah beliau tulis dan terbitkan. demikian pula dengan naskah2 yang diterjemahkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terakhir kali aku bertemu dan bersinggungan langsung dengan belau adalah ketika sedang berlangsung Festival Seni Surabaya (FSS 2005). saat itu saya bersama teman2 teater Venorika Unisma adalah peserta, sementara Pak Max adalah juri intinya. pasca pentas di hall Oesman Mansoer, ketika terjadi sarasehan kami sempat terlibat perdebatan dengan cukup keras menyangkut drama realis dan realisme kebudayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada kalimat terakhir dalam diskusi itu yang sering membuat kami tergelitik, pak Max anti dangdut! menurut beliau, dangdut itu kebudayaan rendah, toh kenyataannya membuat orang2 indonesia bisa semakin tak berkembang nilai, hasrat dan cita rasa intuitifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah bubar kami bersalaman. aku masih teringat dengan kehangatan tawa beliau. begitu bersahabat. usai jabat tangan beliau menyambar topi di kepalaku dan coba sedikit meledek. hhmm...aku merindukan kehangatan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami bertemu kembali beberapa hari kemudian di Universitas Kanjuruhan. kami hanya becanda setelah evaluasi pertunjukan. sesudah itu tidak bertemu lagi. aku hanya dengar terakhir tentang buku beliau yang diterbitkan Pustaka Kayutangan. sesekali aku masih nitip salam ke beliau melalui Mas Malik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Max. seniman/budayawan/intelektual yang memang dan harus layak sebagai icon seniman Jawa Timur yang konsisten di tengah minimnya karya2 berbobot yang lahir dari tempat ini. beliau, dengan usianya yang sudah semakin menua, tampak sangat perhatian dan energetik. semangatnya menjadi inspirasi dan menggugah semangat sekaligus menjungkirkan logika sederhana bahwa semua orang tua berada pada 'titik serang' alias 'mapan'. pak Max telah membuktikan dedikasinya, menyerang kita dengan semangat, pengetahuan dan pengalamannuya, tepat menusuk kegenitan kita yang masih muda muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat jalan Pak Max....kami semua menyanyangimu...&lt;br /&gt;kami semua kehilanganmu. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LODZI&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.infectionary.blogspot.com/"&gt;www.infectionary.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[blog pak Max :http://www.majapahitan2.blogspot.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-8317327613944717997?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/8317327613944717997/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=8317327613944717997&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8317327613944717997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8317327613944717997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/03/in-memoriam-max-arifin.html' title='in memoriam: MAX ARIFIN'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/ReZAJZ5EZmI/AAAAAAAAAIc/lcdx-dJUMAo/s72-c/max.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-4646000762334329501</id><published>2007-02-20T23:45:00.000+09:00</published><updated>2007-04-05T22:24:32.849+09:00</updated><title type='text'>GONG XI FAT CAI, SAUDARA!</title><content type='html'>&lt;a style="font-family: times new roman;" href="http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdsXep5EZlI/AAAAAAAAAIQ/94pNgG-wJ6c/s1600-h/803327842m.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5033642823925392978" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 111px; height: 159px;" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdsXep5EZlI/AAAAAAAAAIQ/94pNgG-wJ6c/s200/803327842m.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sebelumnya melalui blog ini, sebagai sesama anak negeri, saya mengucapkan selamat merayakan hari raya Imlek kepada sodara sodara Tiong Hoa. semoga di hari hari mendatang semakin dapat meraih kebaikan kebaikan yang lebih, bukan saja secara matriil namun juga kemantapan ruhani reflektif kebangsaan demi andaian hidup adil sejahtera dalam kebinekaan Indonesia tercinta. semoga. Gong Xi Fat Cai...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: times new roman;"&gt;Refleksi Alakadarnya Tentang IMLEK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kata “Imlek” berasal dari dialek bahasa Hokkian yang berarti "penanggalan bulan" atau “yinli” dalam bahasa Mandarin.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;  Tahun Baru Imlek di Tiongkok lebih dikenal dengan sebutan “Chunjie” (perayaan musim semi). Kegiatan&lt;br /&gt;perayaan itu disebut “Guo nian” (memasuki tahun baru), sedang di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan “konyan”. Di Indonesia mereka merayakan Tahun&lt;br /&gt;Baru Imlek sebagai perayaan hari lahirnya Kong Hu Chu yang lahir di tahun 551 SM, sehingga dengan demikian penanggalan Imlek dan penanggalan masehi itu berselisih 551 tahun. Jika tahun Masehi saat ini 2007, maka tahun Imleknya menjadi 2007 + 551 = 2558.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sayangnya di kebanyakan negara lainnya diluar Indonesia; mereka merayakan tahun baru Imlek bukannya tahun 2558 melainkan tahun 4644, sebab dalam sejarah tercatat, bahwa penanggalan Imlek dimulai sejak tanggal 8 Maret 2637 SM, sewaktu Kaisar Oet Tee / Huang Ti (2698-2598 SM) mengeluarkan siklus pertama pada tahun ke-61 masa pemerintahannya. Jadi tepatnya ialah 4644 tahun yang lampau, maklum bagi mereka tahun baru Imlek hanya&lt;br /&gt;berdasarkan perayaan budaya saja, jadi tidak ada kaitannya sama sekali dengan Kong Hu Chu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila orang ingat Imlek otomatis ingat Angpauw (Hokian) atau Hong Bao (Mandarin) yang artinya amplop merah berisi uang. Angpauw ini bukan hanya digemari oleh anak-anak saja bahkan para pejabat jaman sekarang ini juga senang sekali mendapatkan angpauw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon Angpauw ini bukan hanya sekedar dapat membawa keberuntungan saja, bahkan dapat melindungi anak-anak dari roh jahat, sebab uang (qian) secara harfiah berarti dapat "menekan kekuatan jahat" atau “ya sui qian”, masalahnya ada roh jahat yang bernama Sui; yang selalu hadir setahun sekali untuk mengganggu anak-anak kecil, maka dari itu di usulkan sebagai penangkal roh tersebut, sebaiknya ditaruh koin yang dibungkus dengan kertas merah sebagai tumbal dibawah bantalnya mereka. Maklum unsur api yang membakar pada warna merah dapat melindungi dari pengaruh jahat. Sama seperti kalho Dracula lihat salib begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut adat kuno, yang boleh pergi keluar bersilaturahmi di hari pertama tahun baru Imlek, hanya kaum pria saja, tetapi sekarang adat ini sudah tidak berlaku lagi. Dan yang kudu dikunjungi secara berturut-turut adalah orang tua suami, setelah itu baru orang tua isteri. Lalu ke sanak keluarga lainnya. Perlu diketahui bukan hanya orang Jawa saja yang melakukan adat&lt;br /&gt;sungkem, orang Tiong Hoa juga demikian yang disebut tee-pai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara soja yang benar berdasarkan pedoman “YANG” memeluk “YIN”. Tangan kanan dikepal kemudian tangan kiri menutupi tangan kanan. Jari jempol berdiri lurus, dan menempel keduanya. Soja kepada yang lebih tua sejajar mulut; soja kepada yang seumuran sejajar dada; soja kepada yang lebih muda sejajar perut; soja kepada para dewa sejajar mata; soja kepada Tuhan di atas kepala. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini adalah tahun Babi – Api. Budaya Cap Ji Shio/ Chinese Horoscopes adalah kebiasaan bangsa Cina yang menetapkan tahun Imlek dengan 12 jenis binatang. Untuk semua bayi yang dilahirkan pada tanggal 29 Januari 2006 hingga tahun berikutnya akan memiliki shio anjing. Kebiasaan bangsa China ini sudah bersejarah lebih 2000 tahun. Alkisah Sang Buddha memanggil binatang-binatang yang ada di hutan untuk menghadap. Dikisahkan secara&lt;br /&gt;berurutan ada 12 binatang yang datang menghadap Sang Budha, yakni : Tikus, Kerbau, Macan, Harimau, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun itu mungkin hanya sekedar dongengan belaka. Tetapi anehnya banyak sekali orang yang percaya bahwa nasib seseorang berhubungan erat dengan tahun kelahirannya. Oleh sebab itulah dalam soal mengambil keputusan untuk menikah, 'tahun kelahiran' ini mempunyai pengaruh yang berat. Sebagai contoh sebaiknya lelaki yang lahir pada tahun ayam tidak cocok dengan perempuan yang lahir pada tahun anjing, begitu juga dengan lelaki yang lahir pada&lt;br /&gt;tahun naga tidak cocok dengan perempuan yang lahir pada tahun harimau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan makanan yang berkaitan erat dengan hari raya tahun baru Imlek adalah kueh keranjang (nian gao). Kata "kue" atau gao memberikan makna yang sama dengan kata dan arti "tinggi", sedangkan kata nian berarti "tahun" jadi secara simbolis diharapkan jabatan maupun kemakmuran semakin tahun dapat naik semakin tinggi. Oleh sebab itulah juga di Kelenteng banyak kueh kerajang yang dijadiken sesajen disusun secara bertingkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kue keranjang mulai dipergunakan sebagai sesaji pada upacara sembahyang leluhur, enam hari menjelang Tahun Baru Imlek (Jie Sie Siang Ang), dan puncaknya pada malam menjelang Tahun Baru Imlek. Kue keranjang yang dijadikan sesaji sembahyang ini, biasanya dipertahankan tidak dimakan sampai Cap Go Meh (malam ke-15).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di malam tahun baru orang-orang biasanya bersantap di rumah atau di restoran. Setelah selesai makan malam mereka bergadang semalam suntuk dengan pintu rumah dibuka lebar-lebar agar rezeki bisa masuk ke rumah dengan leluasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu berdasarkan mitos atau dongeng Dewa yang paling bisa mengetahui, keadaan kita dirumah adalah Dewa Dapur „Zao Wang Ye“ (Ciao Ong Ya = Hokkian) sebab segala macam gosip banyak disebar luaskan pada saat sedang kongkouw di dapur, disamping itu dari makanan yang disajikan kita bisa mengetahui keadaan keluarga tersebut, apakah mereka keluarga mampu ataukah miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun sekali sang Dewa Dapur ini pulang mudik cuti untuk sekalian laporan ke Sorga. Sang Dewa Dapur ini terkesan reseh dan bawel, maka dari itu untuk menghindar agar ia tidak memberikan laporan yang ngawur, maka sebaiknya mulutnya disumpal terlebih dahulu dengan „Kueh Keranjang“ agar mulutnya jadi lengket dan akhirnya tidak bisa banyak bicara dan kalau bisa bicara sekalipun pasti hanya hal yang manis-manis saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itulah juga diatas altar dari Dewa Dapur sering diletakan kertas yang bertulisan: "Dewa yang mulia, ceritakanlah hanya kebaikan kami saja di langit dan bawalah berkat kembali apabila Anda turun dari langit".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan lainnya yang sering disajikan menjelang Imlek adalah ikan bandeng, sebab ikan ini melambangkan rezeki. Dalam logat Mandarin, kata "ikan" sama bunyinya dengan kata "yu" yang berarti “sisa”. Seperti juga kata yu yang sering tercantum di lukisan gambar sembilan ikan, disitu tercantum "nian nian you yu" yang berarti “setiap tahun selalu ada (rezeki) sisa”. Tetapi&lt;br /&gt;bagi mang Ucup mungkin lebih cocok apabila ditulis “nian nian you mei mei” yang berarti “setiap tahun selalu ada gadis yang mendampingi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain ikan bandeng yang juga kudu disuguhkan adalah jeruk kuning, yang lazim disebut sebagai "jeruk emas" (jin ju). Kalau bisa dicarikan jeruk yang ada daunnya sebab itu melambangkan kekayaannya akan bertumbuh terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “jeruk” dalam bahasa Tionghoa bunyinya hampir sama dengan “Da Ji”, sedangkan arti kata dari “Da Ji” itu sendiri berarti besar rejeki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk buah “Apel” (pin guo ) mempunyai arti "ping ping an an" sama artinya dengan " Da li" yang berarti besar kesehatannya dan keselamatannya dan untuk buah pear melambangkan kebahagian yang atinya " Sun Sun li li".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu ketiga macam buah ini selalu menghiasi meja sembahyangan yang mengartikan " Da Ji Da Li Sun sun li li" = “Besar rejeki, besar kesehatan &amp; keselamatannya dan besar pula kehabagiaannya”. Begitu juga dalam memberikan entah itu uang ataupun barang maupun buah-buah sebaiknya dalam kelipatan dua jadi angka genap begitu, sebab terdapat sebuah&lt;br /&gt;pepatah Tionghoa terkenal yang berbunyi "Hao Shi Cheng Shuang", yang secara harafiah dapat diartikan "Semua yang baik harus datang secara berpasangan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan agar rezekinya tidak tersapu habis keluar, maka diwajibkan menyembunyikan sapu, karena ada pantangan dimana tidak boleh menyapu dalam rumah pada hari Imlek dan dua hari sesudahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sudah tentu pada hari raya Imlek sebaiknya pasang petasan, karena ini bisa mendatangkan keberuntungan dan perdamaian sepanjang tahun. Petasan sudah ada sejak Dinasti Tang (618-907). Konon menjelang tahun baru Imlek sering berkeliaran monster jahat yang bernama Guo Nien, hanya sayangnya monster ini masih kurang sakti, sehingga selalu ngacir ketakutan apabila mendengar bunyi mercon, apalagi kalau melihat cahaya kilat yang keluar dari ledakan mercon tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat mang Ucup masih kecil di hari raya tahun baru Imlek, kami saling mengucapkan “Sin Cun Kiong Hie” (Xin Chun Gong Xi) yang berarti selamat menyambut musim semi atau selamat tahun baru, tetapi ucapan demikian sekarang udah kuno &amp;amp; tidak trendi lagi, karena telah diganti dengan “Gong Xi Fa Cai” atau (Kiong Hie Hoat Cay) yang berarti semoga sukses selalu atau&lt;br /&gt;selamat jadi kaya, maklum generasi sekarang lebih ke money oriented begitu, dan bagi mereka yang ingin mengucapkan selamat tahun baru Imlek dengan kalimat yang lebih afdol lagi lihat dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gong Xi Fa Cai – Wan Shi Ru Yi - Shen Ti Jian Kang”&lt;br /&gt;Yang berarti semoga sukses selama-lamanya &amp;amp; selalu dalam keadaan sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-4646000762334329501?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/4646000762334329501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=4646000762334329501&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/4646000762334329501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/4646000762334329501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/gong-xi-fat-cai-saudara.html' title='GONG XI FAT CAI, SAUDARA!'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdsXep5EZlI/AAAAAAAAAIQ/94pNgG-wJ6c/s72-c/803327842m.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-1110986370360626459</id><published>2007-02-20T22:07:00.000+09:00</published><updated>2007-04-05T21:30:31.364+09:00</updated><title type='text'>DUA  MASTERPIECE PENYAIR RONGGOWARSITO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhTruZwq4dI/AAAAAAAAAKU/GOYeD0FUFwY/s1600-h/buku.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 100px; height: 92px;" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhTruZwq4dI/AAAAAAAAAKU/GOYeD0FUFwY/s400/buku.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5049920264610701778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;Syair syair R Ng. Ronggowarsito, seorang pujangga kuno tanah jawa yang dianggap memiliki 'daya linuwih' menerobos kejadian kejadian masa sekarang. banyak orang (terutama dari suku Jawa) yang meyakini berbagai kejadian aktual saat ini mendapatkan relevansinya pada teks-teks tersebut. dua 'puisi' berikut (JONGKO JOYO BOYO dan SERAT KALATIDA) ditengarai sebagai masterpieces atas seluruh karya karya besar Sang Pujangga...&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JONGKO JOYO BOYO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iki sing dadi tandane zaman kolobendu&lt;br /&gt;Ini yang menjadi tanda zaman kehancuran :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lindu ping pitu sedino&lt;br /&gt;Gempa bumi 7 x sehari&lt;br /&gt;2. Lemah bengkah&lt;br /&gt;Tanah pecah merekah&lt;br /&gt;3. Manungsa pating galuruh, akeh kang nandang lara&lt;br /&gt;Manusia berguguran, banyak yang ditimpa sakit&lt;br /&gt;4. Pagebluk rupo-rupo&lt;br /&gt;Bencana bermacam-macam&lt;br /&gt;5. Mung setitik sing mari akeh-akehe pada mati&lt;br /&gt;Hanya sedikit yang sembuh kebanyakan meninggal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman kalabendu iku wiwit yen,&lt;br /&gt;Zaman ini ditandai dengan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Wis ana kreto mlaku tampo jaran&lt;br /&gt;Sudah ada kereta yang berjalan tanpa kuda&lt;br /&gt;2. Tanah jawa kalungan wesi&lt;br /&gt;Tanah Jawa dikelilingi besi (mungkin maksudnya Rel kereta kali ya. Red)&lt;br /&gt;3. Prau mlaku ing nduwur awang-awang&lt;br /&gt;Perahu berjalan di atas awan melayang layang&lt;br /&gt;4. Kali ilang kedunge&lt;br /&gt;Sungai kehilangan danaunya&lt;br /&gt;5. Pasar ilang kumandange&lt;br /&gt;Pasar kehilangan keramaianya&lt;br /&gt;6. Wong nemoni wolak-walik ing zaman&lt;br /&gt;Manusia menemukan jaman yang terbolak-balik&lt;br /&gt;7. Jaran doyan sambel&lt;br /&gt;Kuda doyan makan sambal&lt;br /&gt;8. Wong wadon menganggo lanang&lt;br /&gt;Orang perempuan mempergunakan busana laki-laki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman kalabendu iku koyo-koyo zaman kasukan, zaman kanikmatan donya,&lt;br /&gt;nanging zaman iku sabenere zaman ajur lan bubrahing donya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman kalabendu itu seperti jaman yang menyenangkan, jaman kenikmatan&lt;br /&gt;dunia, tetapi jaman itu sebenarnya jaman kehancuran dan berantakannya dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mulane akeh bapak lali anak&lt;br /&gt;Oleh sebab itu banyak bapak lupa sama anaknya&lt;br /&gt;2. Akeh anak wani ngalawan ibu lan nantang bapak&lt;br /&gt;Banyak anak yang berani melawan ibu dan menantang bapaknya&lt;br /&gt;3. Sedulur pada cidro cinidro&lt;br /&gt;Sesama saudara saling berkelahi&lt;br /&gt;4. Wong wadon ilang kawirangane, wong lanang ilang kaprawirane&lt;br /&gt;Perempuan kehilangan rasa malunya, Laki-laki kehilangan rasa&lt;br /&gt;kejantanannya&lt;br /&gt;5. Akeh wong lanang ora duwe bojo&lt;br /&gt;Banyak Laki laki tidak punya istri&lt;br /&gt;6. Akeh wong wadon ora setia karo bojone&lt;br /&gt;Banyak perempuan yang tidak setia pada suaminya&lt;br /&gt;7. Akeh ibu pada ngedol anake&lt;br /&gt;Banyak ibu yang menjual anaknya&lt;br /&gt;8. Akeh wong wadon ngedol awakke&lt;br /&gt;Banyak perempuan yang menjual dirinya&lt;br /&gt;9. Akeh wong ijol bojo&lt;br /&gt;Banyak orang yang tukar menukar pasangan&lt;br /&gt;10. Akeh udan salah mongso&lt;br /&gt;Sering terjadi hujan salah musim&lt;br /&gt;11. Akeh prawan tuwo&lt;br /&gt;Banyak Perawan Tua&lt;br /&gt;12. Akeh rondo ngalairake anak&lt;br /&gt;Banyak janda yang melahirkan anak&lt;br /&gt;13. Akeh jabang bayi nggoleki bapake&lt;br /&gt;Banyak bayi yang lahir tanpa bapak&lt;br /&gt;14. Wong wodan ngalamar wong lanang&lt;br /&gt;Perempuan melamar laki-laki&lt;br /&gt;15. Wong lanang ngasorake, drajate dewe&lt;br /&gt;Laki-laki merendahkan derajatnya sendiri&lt;br /&gt;16. Akeh bocah kowar&lt;br /&gt;Banyak anak lahir di luar nikah&lt;br /&gt;17. Rondo murah regane&lt;br /&gt;Janda murah harganya&lt;br /&gt;18. Rondo ajine mung sak sen loro&lt;br /&gt;Janda nilainya hanya satu sen untuk dua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Prawan rong sen loro&lt;br /&gt;Perawan nilainya dua sen untuk dua&lt;br /&gt;20. Dudo pincang payu sangang wong&lt;br /&gt;Duda berharga 9 orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zamane zaman edan&lt;br /&gt;Zamannya Zaman Gila/Sinting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Wong wadon nunggang jaran&lt;br /&gt;Perempuan menunggang Kuda&lt;br /&gt;2. Wong lanang lungguh plengki&lt;br /&gt;Laki-laki berpangku tangan&lt;br /&gt;3. Wong bener tenger-tenger&lt;br /&gt;Orang yang benar cuma bisa bengong&lt;br /&gt;4. Wong salah bungah-bungah&lt;br /&gt;Orang yang melakukan kesalahan berpesta pora&lt;br /&gt;5. Wong apik ditapik-tampik&lt;br /&gt;Orang Baik di singkirkan&lt;br /&gt;6. Wong bejat munggah pangkat&lt;br /&gt;Orang Yang kelakuannya bejat malah naik pangkat&lt;br /&gt;7. Akeh ndandhang diunekake kuntul&lt;br /&gt;Banyak komentar yang tidak ada isinya&lt;br /&gt;8. Wong salah dianggap bener&lt;br /&gt;Orang salah diangap benar&lt;br /&gt;9. Wong lugu kebelenggu&lt;br /&gt;Orang lugu dibelenggu&lt;br /&gt;10.Wong mulyo dikunjara&lt;br /&gt;Orang mulia dipenjara&lt;br /&gt;11.Sing culika mulya, sing jujur kojur&lt;br /&gt;Yang salah mulia, yang jujur hancur&lt;br /&gt;12.Para laku dagang akeh sing keplanggrang&lt;br /&gt;Pedagang banyak yang menyeleweng&lt;br /&gt;13.Wong main akeh sing ndadi&lt;br /&gt;Orang berjudi semakin menjadi&lt;br /&gt;14.Linak lijo linggo lica, lali anak lali bojo, lali tangga lali konco&lt;br /&gt;Lupa anak dan pasangan, lupa tetangga dan teman&lt;br /&gt;15.Duwit lan kringet mug dadi wolak-walik kertu&lt;br /&gt;Uang dan keringat hanya untuk berjudi&lt;br /&gt;16.Kertu gede dibukake, ngguyu pating cekakak&lt;br /&gt;Kartu besar dibuka, tertawa terbahak-bahak&lt;br /&gt;17.Ning mulih main kantonge kempes&lt;br /&gt;Tapi waktu pulang main kantongnya kosong&lt;br /&gt;18.Krugu bojo lan anak nangis ora di rewes&lt;br /&gt;Denger anak istri nangis tidak digubris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abote koyo ngopo sa bisa-bisane aja nganti wong kelut,keliring zaman&lt;br /&gt;kalabendu iku.&lt;br /&gt;Berat seperti apapun jangan sampai kalut --- (lebih tepatnya) Seberat&lt;br /&gt;apapun jangan sampai ikut larut dalam warna-warni zaman kalabendu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amargo zaman iku bakal sirno lan gantine joiku zaman ratu adil, zaman&lt;br /&gt;kamulyan. Mula sing tatag, sing tabah, sing kukuh, jo kepranan ombyak ing&lt;br /&gt;zaman Entenana zamanne kamulyan zamaning ratu adil Sebab jaman itu bakal&lt;br /&gt;sirna dan diganti dengan jaman Ratu adil, jaman kemuliaan, karena itu yang&lt;br /&gt;tegar, yang tabah, yang kokoh, Jangan melakukan hal bodoh. Tunggulah jaman&lt;br /&gt;kemuliaan jamannya Ratu adil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SERAT KALATIDA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinom&lt;br /&gt;1. Mangkya darajating praja&lt;br /&gt;Kawuryan wus sunyaturi&lt;br /&gt;Rurah pangrehing ukara&lt;br /&gt;Karana tanpa palupi&lt;br /&gt;Atilar silastuti&lt;br /&gt;Sujana sarjana kelu&lt;br /&gt;Kalulun kala tida&lt;br /&gt;Tidhem tandhaning dumadi&lt;br /&gt;Ardayengrat dene karoban rubeda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan negara waktu sekarang, sudah semakin merosot.&lt;br /&gt;Situasi (keadaan tata negara) telah rusah, karena&lt;br /&gt;sudah tak ada yang dapat diikuti lagi.&lt;br /&gt;Sudah banyak yang meninggalkan&lt;br /&gt;petuah-petuah/aturan-aturan lama.&lt;br /&gt;(jaman yang penuh keragu-raguan).&lt;br /&gt;Suasananya mencekam. Karena dunia penuh dengan&lt;br /&gt;kerepotan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Ratune ratu utama&lt;br /&gt;Patihe patih linuwih&lt;br /&gt;Panekare becik-becik&lt;br /&gt;Paranedene tan dadi&lt;br /&gt;Paliyasing Kala Bendu&lt;br /&gt;Mandar mangkin andadra&lt;br /&gt;Rubeda angrebedi&lt;br /&gt;Beda-beda ardaning wong saknegara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya rajanya termasuk raja yang baik,&lt;br /&gt;Patihnya juga cerdik, semua anak buah hatinya baik,&lt;br /&gt;pemuka-pemuka masyarakat baik,&lt;br /&gt;namun segalanya itu tidak menciptakan kebaikan.&lt;br /&gt;Oleh karena daya jaman Kala Bendu.&lt;br /&gt;Bahkan kerepotan-kerepotan makin menjadi-jadi.&lt;br /&gt;Lain orang lain pikiran dan maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Katetangi tangisira&lt;br /&gt;Sira sang paramengkawi&lt;br /&gt;Kawileting tyas duhkita&lt;br /&gt;Katamen ing ren wirangi&lt;br /&gt;Dening upaya sandi&lt;br /&gt;Sumaruna angrawung&lt;br /&gt;Mangimur manuhara&lt;br /&gt;Met pamrih melik pakolih&lt;br /&gt;Temah suka ing karsa tanpa wiweka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itulah perasaan sang Pujangga menangis, penuh&lt;br /&gt;kesedihan,&lt;br /&gt;mendapatkan hinaan dan malu, akibat dari perbuatan&lt;br /&gt;seseorang.&lt;br /&gt;Tampaknya orang tersebut memberi harapan menghibur&lt;br /&gt;sehingga sang Pujangga karena gembira hatinya dan&lt;br /&gt;tidak waspada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dasar karoban pawarta&lt;br /&gt;Bebaratun ujar lamis&lt;br /&gt;Pinudya dadya pangarsa&lt;br /&gt;Wekasan malah kawuri&lt;br /&gt;Yan pinikir sayekti&lt;br /&gt;Mundhak apa aneng ngayun&lt;br /&gt;Andhedher kaluputan&lt;br /&gt;Siniraman banyu lali&lt;br /&gt;Lamun tuwuh dadi kekembanging beka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya hanyalah karena kabar angin yang tiada&lt;br /&gt;menentu.&lt;br /&gt;Akan ditempatkan sebagai pemuka tetapi akhirnya sama&lt;br /&gt;sekali tidak benar,&lt;br /&gt;bahkan tidak mendapat perhatian sama sekali.&lt;br /&gt;Sebenarnya kalah direnungkan, apa sih gunanya menjadi&lt;br /&gt;pemuka/pemimpin ?&lt;br /&gt;Hanya akan membuat kesalahan-kesalahan saja.&lt;br /&gt;Lebih-lebih bila ketambahan lupa diri, hasilnya tidak&lt;br /&gt;lain hanyalah kerepotan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ujaring panitisastra&lt;br /&gt;Awewarah asung peling&lt;br /&gt;Ing jaman keneng musibat&lt;br /&gt;Wong ambeg jatmika kontit&lt;br /&gt;Mengkono yen niteni&lt;br /&gt;Pedah apa amituhu&lt;br /&gt;Pawarta lolawara&lt;br /&gt;Mundhuk angreranta ati&lt;br /&gt;Angurbaya angiket cariteng kuna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut buku Panitisastra (ahli sastra), sebenarnya&lt;br /&gt;sudah ada peringatan.&lt;br /&gt;Didalam jaman yang penuh kerepotan dan kebatilan ini,&lt;br /&gt;orang yang berbudi tidak terpakai.&lt;br /&gt;Demikianlah jika kita meneliti. Apakah gunanya&lt;br /&gt;meyakini kabar angin akibatnya hanya akan menyusahkan&lt;br /&gt;hati saja. Lebih baik membuat karya-karya kisah jaman&lt;br /&gt;dahulu kala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Keni kinarta darsana&lt;br /&gt;Panglimbang ala lan becik&lt;br /&gt;Sayekti akeh kewala&lt;br /&gt;Lelakon kang dadi tamsil&lt;br /&gt;Masalahing ngaurip&lt;br /&gt;Wahaninira tinemu&lt;br /&gt;Temahan anarima&lt;br /&gt;Mupus pepesthening takdir&lt;br /&gt;Puluh-Puluh anglakoni kaelokan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat kisah lama ini dapat dipakai kaca benggala,&lt;br /&gt;guna membandingkan perbuatan yang salah dan yang&lt;br /&gt;betul.&lt;br /&gt;Sebenarnya banyak sekali contoh -contoh dalam&lt;br /&gt;kisah-kisah lama,&lt;br /&gt;mengenai kehidupan yang dapat mendinginkan hati,&lt;br /&gt;akhirnya "nrima"&lt;br /&gt;dan menyerahkan diri kepada kehendak Tuhan.&lt;br /&gt;Yah segalanya itu karena sedang mengalami kejadian&lt;br /&gt;yang aneh-aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Amenangi jaman edan&lt;br /&gt;Ewuh aya ing pambudi&lt;br /&gt;Milu edan nora tahan&lt;br /&gt;Yen tan milu anglakoni&lt;br /&gt;Boya kaduman melik&lt;br /&gt;Kaliren wekasanipun&lt;br /&gt;Ndilalah karsa Allah&lt;br /&gt;Begja-begjane kang lali&lt;br /&gt;Luwih begja kang eling lawan waspada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup didalam jaman edan, memang repot.&lt;br /&gt;Akan mengikuti tidak sampai hati, tetapi kalau tidak&lt;br /&gt;mengikuti geraknya jaman&lt;br /&gt;tidak mendapat apapun juga. Akhirnya dapat menderita&lt;br /&gt;kelaparan.&lt;br /&gt;Namun sudah menjadi kehendak Tuhan. Bagaimanapun juga&lt;br /&gt;walaupun orang yang lupa itu bahagia namun masih&lt;br /&gt;lebih&lt;br /&gt;bahagia lagi orang yang senantiasa ingat dan waspada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Semono iku bebasan&lt;br /&gt;Padu-padune kepengin&lt;br /&gt;Enggih mekoten man Doblang&lt;br /&gt;Bener ingkang angarani&lt;br /&gt;Nanging sajroning batin&lt;br /&gt;Sejatine nyamut-nyamut&lt;br /&gt;Wis tuwa arep apa&lt;br /&gt;Muhung mahas ing asepi&lt;br /&gt;Supayantuk pangaksamaning Hyang Suksma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah segalanya itu sebenarnya dikarenakan keinginan&lt;br /&gt;hati. Betul bukan ?&lt;br /&gt;Memang benar kalau ada yang mengatakan demikian.&lt;br /&gt;Namun sebenarnya didalam hati repot juga. Sekarang&lt;br /&gt;sudah tua,&lt;br /&gt;apa pula yang dicari. Lebih baik menyepi diri agar&lt;br /&gt;mendapat ampunan dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Beda lan kang wus santosa&lt;br /&gt;Kinarilah ing Hyang Widhi&lt;br /&gt;Satiba malanganeya&lt;br /&gt;Tan susah ngupaya kasil&lt;br /&gt;Saking mangunah prapti&lt;br /&gt;Pangeran paring pitulung&lt;br /&gt;Marga samaning titah&lt;br /&gt;Rupa sabarang pakolih&lt;br /&gt;Parandene maksih taberi ikhtiyar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi bagi yang sudah kuat. Mendapat rakhmat&lt;br /&gt;Tuhan.&lt;br /&gt;Bagaimanapun nasibnya selalu baik.&lt;br /&gt;Tidak perlu bersusah payah tiba-tiba mendapat&lt;br /&gt;anugerah.&lt;br /&gt;Namun demikian masih juga berikhtiar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Sakadare linakonan&lt;br /&gt;Mung tumindak mara ati&lt;br /&gt;Angger tan dadi prakara&lt;br /&gt;Karana riwayat muni&lt;br /&gt;Ikhtiyar iku yekti&lt;br /&gt;Pamilihing reh rahayu&lt;br /&gt;Sinambi budidaya&lt;br /&gt;Kanthi awas lawan eling&lt;br /&gt;Kanti kaesthi antuka parmaning Suksma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun dilaksanakan. Hanya membuat kesenangan&lt;br /&gt;pokoknya&lt;br /&gt;tidak menimbulkan persoalan.&lt;br /&gt;Agaknya ini sesuai dengan petuah yang mengatakan&lt;br /&gt;bahwa&lt;br /&gt;manusia itu wajib ikhtiar,&lt;br /&gt;hanya harus memilih jalan yang baik.&lt;br /&gt;Bersamaan dengan usaha tersebut juga harus awas dan&lt;br /&gt;waspada agar mendapat rakhmat Tuhan.&lt;br /&gt;11.Ya Allah ya Rasulullah&lt;br /&gt;Kang sipat murah lan asih&lt;br /&gt;Mugi-mugi aparinga&lt;br /&gt;Pitulung ingkang martani&lt;br /&gt;Ing alam awal akhir&lt;br /&gt;Dumununging gesang ulun&lt;br /&gt;Mangkya sampun awredha&lt;br /&gt;Ing wekasan kadi pundi&lt;br /&gt;Mula mugi wontena pitulung Tuwan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah ya Rasulullah, yang bersifat murah dan asih,&lt;br /&gt;mudah-mudahan memberi pertolongan kepada hambamu&lt;br /&gt;disaat-saat menjelang akhir ini.&lt;br /&gt;Sekarang kami telah tua, akhirnya nanti bagaimana.&lt;br /&gt;Hanya Tuhanlah yang mampu menolong kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.Sageda sabar santosa&lt;br /&gt;Mati sajroning ngaurip&lt;br /&gt;Kalis ing reh aruraha&lt;br /&gt;Murka angkara sumingkir&lt;br /&gt;Tarlen meleng malat sih&lt;br /&gt;Sanityaseng tyas mematuh&lt;br /&gt;Badharing sapudhendha&lt;br /&gt;Antuk mayar sawetawis&lt;br /&gt;BoRONG angGA saWARga meSI marTAya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kami dapat sabar dan sentosa,&lt;br /&gt;seolah-olah dapat mati didalam hidup.&lt;br /&gt;Lepas dari kerepotan serta jauh dari keangakara&lt;br /&gt;murkaan.&lt;br /&gt;Biarkanlah kami hanya memohon karunia pada MU agar&lt;br /&gt;mendapat ampunan sekedarnya.&lt;br /&gt;Kemudian kami serahkan jiwa dan raga dan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;==========================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  TENTANG PUJANGGA R. Ng. Ronggowarsito&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R. Ng. Ronggowarsito terlahir dengan nama kecil Bagus&lt;br /&gt;Burham pada tahun 1728 J atau 1802 M, putra dari RM.&lt;br /&gt;Ng. Pajangsworo. Kakeknya, R.T. Sastronagoro yang&lt;br /&gt;pertama kali menemukan satu jiwa yang teguh dan bakat&lt;br /&gt;yang besar di balik kenakalan Burham kecil yang&lt;br /&gt;memang&lt;br /&gt;terkenal bengal. Sastronagoro kemudian mengambil&lt;br /&gt;inisiatif untuk mengirimnya nyantri ke Pesantren&lt;br /&gt;Gebang Tinatar di Ponorogo asuhan Kyai Kasan Besari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang dewasa (1813 Masehi), ia pergi berguru&lt;br /&gt;kepada Kyai Imam Besari dipondok Gebang Tinatar.&lt;br /&gt;Tanggung jawab selama berguru itu sepenuhnya&lt;br /&gt;diserahkan pada Ki Tanudjaja. Ternyata telah lebih&lt;br /&gt;dua&lt;br /&gt;bulan, tidak maju-rnaju, dan ia sangat ketinggalan&lt;br /&gt;dengan teman seangkatannya. Disamping itu, Bagus&lt;br /&gt;Burham di Panaraga mempunyai tabiat buruk yang berupa&lt;br /&gt;kesukaan berjudi. Dalam tempo kurang satu tahun bekal&lt;br /&gt;500 reyal habis bahkan 2 (dua) kudanyapun telah&lt;br /&gt;dijual. Sedangkan kemajuannya dalam belajar belum&lt;br /&gt;nampak., Kyai Imam Besari menyalahkan Ki Tanudjaja&lt;br /&gt;sebagai pamong yang selalu menuruti kehendak Bagus&lt;br /&gt;Burham yang kurang baik itu. Akhirnya Bagus Burham&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;Ki Tanudjaja dengan diam-diam menghilang dari Pondok&lt;br /&gt;Gebang Tinatar menuju ke Mara. Disini mereka tinggal&lt;br /&gt;di rumah Ki ngasan Ngali saudara sepupu Ki Tanudjaja.&lt;br /&gt;Menurut rencana, dari Mara mereka akan menuju ke&lt;br /&gt;Kediri, untuk menghadap Bupati Kediri Pangeran&lt;br /&gt;Adipati&lt;br /&gt;cakraningrat. Namun atas petunjuk Ki Ngasan Nga1i,&lt;br /&gt;mereka berdua tidak perlu ke Kediri, melainkan cukup&lt;br /&gt;menunggu kehadiran Sang Adipati Cakraningrat di&lt;br /&gt;Madiun&lt;br /&gt;saja, karena sang Adi pati akan mampir di Madiun&lt;br /&gt;dalam&lt;br /&gt;rangka menghadap ke Kraton Surakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas Rangga Panjanganom melaksanakan pernikahan dengan&lt;br /&gt;Raden Ajeng Gombak dan diambil anak angkat oleh Gusti&lt;br /&gt;panembahan Buminata. Perkawinan dilaksanakan di&lt;br /&gt;Buminata. Saat itu usia Bagus Burham 21 tahun.&lt;br /&gt;Setelah&lt;br /&gt;selapan (35 hari) perkawinan, keduanya berkunjung ke&lt;br /&gt;Kediri, dalam hal ini Ki Tanudjaja ikut serta.&lt;br /&gt;Setelah&lt;br /&gt;berbakti kepada mertua, kemudianBagus Burham mohon&lt;br /&gt;untuk berguru ke Bali yang sebelumnya ke Surabaya.&lt;br /&gt;Demikian juga berguru kepada Kyai Tunggulwulung di&lt;br /&gt;Ngadiluwih, Kyai Ajar Wirakanta di Ragajambi dan Kyai&lt;br /&gt;Ajar Sidalaku di Tabanan-Bali. Dalam kesempatan&lt;br /&gt;berharga itu, beliau berhasil membawa pulang beberapa&lt;br /&gt;catatan peringatan perjalanan dan kumpulan&lt;br /&gt;kropak-kropak serta peninggalan lama dari Bali dan&lt;br /&gt;Kediri ke Surakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah neneknya RT. Sastranegara wafat pada tanggal&lt;br /&gt;21 April 1844, R.Ng. Ranggawarsita diangkat menjadi&lt;br /&gt;Kaliwon Kadipaten Anom dan menduduki jabatan sebagai&lt;br /&gt;Pujangga keraton Surakarta Hadiningrat pada tahun&lt;br /&gt;1845. Pada tahun ini juga, Ranggawarsita kawin lagi&lt;br /&gt;dengan putri RMP. Jayengmarjasa. Ranggawarsita wafat&lt;br /&gt;pada tahun 1873 bulan Desember hari Rabu pon tanggal 24.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-1110986370360626459?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/1110986370360626459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=1110986370360626459&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/1110986370360626459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/1110986370360626459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/dua-masterpiece-penyair-ronggowarsito.html' title='DUA  MASTERPIECE PENYAIR RONGGOWARSITO'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhTruZwq4dI/AAAAAAAAAKU/GOYeD0FUFwY/s72-c/buku.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-4741921781310374961</id><published>2007-02-20T09:51:00.000+09:00</published><updated>2007-04-05T22:37:28.528+09:00</updated><title type='text'>NOSTRADAMUS  for SRI PAUS</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RgXJ5Q056tI/AAAAAAAAAJI/PCqcr0uwC6M/s1600-h/180px-Nostradamus1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5045660943145102034" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 108px; height: 158px;" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RgXJ5Q056tI/AAAAAAAAAJI/PCqcr0uwC6M/s200/180px-Nostradamus1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;[ perhatian dan maaf : ini hanya interpretasi semata dari bidang ini.]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tak pernah mendengar nama Nostradamus? Peramal besar dunia itu disebut-sebut telah meramalkan serangan teroris 11 September 2001 di Amerika Serikat. Nostradamus juga punya ramalan bahwa Sri Paus terpilih yang menggantikan mendiang Paus Yohanes Paulus II, akan tewas terbunuh.&lt;br /&gt;Selanjutnya kematian Paus baru itu akan menjadi pencetus invasi Muslim ke Barat, yang selanjutnya akan memecah gereja Katolik..&lt;span class="fullpost"&gt; Demikian menurut interpretasi ramalan Nostradamus oleh penulis terkemuka asal Kolombia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Paus terpilih berikutnya tak lama akan dibunuh di Italia tengah. Kemudian datang Paus nomor 112, yang akan meninggalkan Roma karena adanya serangan Muslim," ujar Gonzalo Echeverri, penulis buku mengenai Nostradamus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Echeverri, Paus tersebut akan bermarkas di Avignon, Perancis dan Paus lainnya akan mengambil alih di Italia, sehingga memecah gereja Katolik menjadi dua bagian. Demikian seperti diberitakan AFP, Jumat (8/4/2005).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Avignon merupakan basis bagi para Paus selama abad ke-14 silam, saat-saat dimana terjadi perpecahan hebat di gereja Katolik dan Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nostradamus adalah kaum terpelajar abad 16 yang banyak membuat ramalan-ramalan besar. Para pendukungnya menyatakan bahwa Nostradamus juga telah meramalkan tentang Revolusi Perancis, kejayaan Hitler dan pembunuhan mantan Presiden AS John F Kennedy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*artikel serupa muncul di detikinet, 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LEBIH JAUH TENTANG NOSTRADAMUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak ramalan Nostradamus tentang peristiwa di dunia yang terbukti kebenarannya. Salah satunya mengenai peristiwa teror Juli 1999, dimana dengan jelas menunjuk pada kejadian yang berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Erabaru.or.id) - Michel D. Nostradamus yang dilahirkan di Boulougne, Perancis 14 Desember 1503 adalah seorang peramal yang sangat termasyhur. Dalam kumpulan ramalannya (The Century), secara tepat meramalkan banyak peristiwa besar yang terjadi dan berbagai tokoh dalam beberapa abad di berbagai belahan dunia seperti Napoleon, revolusi Perancis, perang dunia, melemahnya paham komunis serta serangan teroris 11 September yang menggegerkan dunia yang terjadi belum lama ini dll. Detail perincian ramalan beberapa peristiwa mencapai taraf yang mencengangkan, seperti misalnya ramalan mengenai nama tokoh Amerika yang saat itu belum muncul dan nama Napoleon.&lt;br /&gt;Ramalan Nostradamus yang istimewa adalah mengenai peristiwa teror Juli 1999 yang terurai dalam bait-bait berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Juli tahun 1999&lt;br /&gt;Demi menghidupkan kembali Raja Agolmois&lt;br /&gt;Raja teror akan turun dari langit&lt;br /&gt;Pada saat tiba waktunya Marx akan menguasai dunia&lt;br /&gt;Katanya adalah agar orang-orang mendapat kehidupan yang bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bait ramalan tersebut merupakan satu-satunya ramalan yang menyatakan waktu yang sangat jelas. Sama seperti ramalan yang lain, bait-bait ramalan ini tidak hanya menggunakan isyarat dan berbagai macam kutipan sastra yang sulit dimengerti orang, juga terlihat mengacaukan urutan waktu, namun pada bait-bait ramalan di atas, terlihat secara gamblang tanpa pengertian yang menyimpang, menyatakan waktu yang saat jelas, tampaknya, pada empat ratus tahun yang lalu, Nostradamus telah memperhatikan kejadian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, Nostradamus menggunakan kalimat “pada saat tiba waktunya” adalah mengartikan bahwa Juli 1999 bukanlah kiamat dunia. Mengingat waktu itu banyak yang mengabarkan akan datangnya “hari kiamat dunia” pada abad 20, itu adalah suatu pelepasan kepanikan dalam hati saja, lagi pula bukan merupakan deviasi ramalan Nostradamus. Hal ini lagi-lagi membuktikan dia “melihat lebih dahulu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, julukan “Raja Teror” menyebabkan orang sibuk menerka, ditujukan pada siapa? Ada baiknya kita mengulas balik apa yang terjadi dalam sejarah Juli 1999. Menurut The World Almanac and Book of Facts 2000, pada Juli tahun itu terjadi beberapa peristiwa yang menyangkut bencana, bentrokan dan kematian sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musibah udara pasangan suami-istri dan saudara perempuan Kennedy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 19 Juli hingga 1 Agustus, wilayah Amerika Timur mengalami peningkatan suhu udara dan kekeringan, yang mengakibatkan kematian paling sedikit 200 orang, di antaranya 80 orang di Illionis, musibah ini mengakibatkan kerugian ekonomi mencapai 1 miliar dollar lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 29 Juli, seorang lelaki yang mengalami kekalahan dalam pasar bursa di Atlanta, menembak mati 9 orang, melukai 13 orang, kemudian bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Kosovo berlanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentrokan di wilayah Kashmir yang terus memakan korban, pada 26 Juli pihak militer India mengumumkan Pakistan berhasil diusir dari wilayah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perez diangkat sebagai Perdana Menteri Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang saudara di Sierra Leon, kedua belah pihak mencapai kesepakatan damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Iran terjadi bentrok antara polisi dan mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai negara menandatangani kesepakan damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok politisi pemerintahan China, Jiang Zemin memulai penindasan menyeluruh terhadap ratusan juta pengikut latihan Falun Dafa (Falun Gong).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Maroko Hassan wafat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musibah menggemparkan yang menimpa Kennedy meskipun mendominasi dan menjadi headline di sebagian besar media massa Amerika, namun tidak dapat menandingi si Raja Teror. Kesepakatan damai yang lainnya maupun masalah Kashmir juga tergeserkan. Wafatnya Raja Maroko Hassan, setelah menduduki takhta selama 38 tahun, masalah ini tidak menyangkut teror sama sekali. Pertempuran Kosovo terjadi pada Maret, bukanlah yang kita maksudkan sebagai peristiwa bulan Juli. Bencana alam yang terjadi di Amerika Timur meskipun mengakibatkan kerugian materi yang sangat dahsyat, tetapi dengan bantuan pemerintah federal yang memadai, maka unsur teror menjadi kecil. Saat Perez menjabat Perdana Menteri terjadi bentrokan, namun hal ini sebagai akibat dari situasi sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentrokan di Iran dimulai pada 8 Juli, mengakibatkan sedikitnya 1 orang tewas, pada 17 Juli mahasiswa menghentikan aksi penentangannya. Lagi pula bentrokan ini skalanya sangat kecil, tidak bisa dikategorikan sebagai aksi teror. Insiden penembakan di Atlanta yang meskipun menciptakan suasana teror, dapat dikatakan adalah teror pribadi, sebagai dampak dari tekanan ekonomi masa kini, dan hal ini hanyalah merupakan lonceng peringatan bagi masyarakat. Maka dapat dikatakan bahwa peristiwa penembakan tersebut tidak termasuk kasus teror, lebih-lebih tidak dapat dikategorikan sebagai Raja Teror.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tersisa tinggal satu peristiwa penindasan Falun Gong yang dilakukan oleh kelompok politisi Jiang Zemin. Jumlah orang yang terlibat dalam peristiwa ini sangat banyak (mengenai jumlah pengikut Falun Gong, pihak kepolisian Tiongkok pernah mengatakan mencapai ratusan juta, kemudian ada tujuh puluh juta orang, terakhir dikatakan dua sampai tiga juta orang). Sejak dimulainya pada 20 Juli 1999, penindasan yang telah berlangsung tiga tahun lebih ini tidak berhenti, memenuhi unsur “;turun dari langit”;, media massa yang dikendalikan oleh pemerintah Tiongkok setiap harinya senantiasa menyajikan berita-berita yang mengecam Falun Gong, terhadap praktisi yang tidak mau melepaskan latihan ini dilakukan penganiayaan dan cuci otak, bahkan terhadap wartawan asing yang mewawancarai pun dilakukan ancaman. Terhadap penindasan ini, meskipun liputan yang dibuat oleh wartawan asing sedikit saja, tetapi dampak dan manfaat yang didapat cukup luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dikatakan mengapa hanya melulu masalah ini saja sudah mendapat porsi yang demikian, keistimewaan apa yang dimiliki dibandingkan dengan peristiwa sejarah lainnya? Jumlah orang dan kadar penganiayaan yang dilakukan pada Falun Gong ini suatu hal yang sangat menonjol dalam sejarah. Departemen Pendidikan Internasional (IED) selama ini terus melakukan pengusutan terhadap masalah hak asasi manusia dan teror. Pada bulan Agustus, organisasi ini melapor kepada Panitia Komite Perlindungan Hak Asasi Manusia PBB sebagai berikut : “… pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh suatu pemerintahan yang melakukan teror penindasan kepada rakyatnya sendiri adalah jauh lebih serius dibanding dengan yang dilakukan oleh kelompok teroris lainnya. Ketika suatu pemerintahan menjalankan asas teror sebagai asas negara, maka kalangan organisasi masyarakat internasional akan berhadapan dengan kasus yang menakutkan, juga akan mengakibatkan meningkatnya jumlah peminta suaka dan menjadi suatu kerepotan yang amat sangat. Hal ini adalah kondisi yang diakibatkan oleh serangan ganas pemerintah Tiongkok terhadap pengikut Falun Gong.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“….dalam penyelidikan kami menemukan, seluruh kasus kematian adalah akibat perlakuan aparat Tiongkok, perpecahan keluarga disebabkan oleh terbunuhnya anggota keluarga oleh pemerintah: ambruknya mental dan fisik orang-orang bukanlah dikarenakan latihan Falun Gong, melainkan disebabkan oleh siksaan kejam yang luar biasa, penyekapan dan penyiksaan di rumah sakit jiwa, kerja paksa dalam kamp pendidikan, dan berbagai macam cara lainnya. Menurut laporan International Herald Tribune pada 6 Agustus 2001, pemerintah (Tiongkok) mengakui secara resmi mengizinkan penggunaan kekerasan untuk membasmi Falun Gong. Pemerintah tersebut dengan memakai peristiwa Tiananmen yang disebut peristiwa bunuh diri sebagai bukti yang menunjukkan latihan kultivasi ini adalah ajaran sesat. Tetapi kami mendapat sebuah rekaman video peristiwa itu, dan mendapatkan kesimpulan bahwa itu semua adalah suatu peristiwa yang direkayasa oleh pemerintah sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, pendiri Falun Gong Mr. Li Hongzhi mempunyai penjelasan khusus untuk syair ramalan tersebut, adapun penjelasan Mr. Li terhadap kata “Marx” yang terdapat pada baris keempat adalah, “;Apa yang terjadi di Tiongkok ini adalah yang sudah diatur dalam sejarah, dan juga telah banyak diramalkan sebelumnya. Dikarenakan mereka selalu menggunakan cara penafsiran yang tersirat, dan disesuaikan dengan misteri dunia, pada saat yang sama juga memperingatkan masyarakat dunia, maka setelah peristiwa itu terjadi, barulah orang-orang menyadarinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dikatakannya sebagai tahun 1999 demi untuk menghidupkan kembali sang Raja Teror akan turun dari langit, sebenarnya adalah segelintir pejabat komunis Tiongkok yang memanfaatkan kekuasaannya dengan maksud tertentu melakukan penindasan, menangkap, memukul, memasukkan ke dalam kamp pendidikan, mendakwa, memusnahkan buku, mengerahkan tentara, polisi, intel, hubungan luar negeri dan seluruh media massa yang ada, seperti radio, televisi, surat kabar, dengan cara-cara keji menyebarkan fitnah, begitu dahsyatnya seperti langit yang runtuh, sehingga iblis pun menyelubungi dunia, tujuan dari kekuatan lama mengatur semua ini dengan memperalat mereka yang telah bobrok pengertiannya adalah untuk memberi ujian yang bersifat merusak terhadap Dafa. Dalam proses pelurusan hukum alam semesta, Shifu melalui sudut pandang dewa melihatnya sebagai proses hidup kembali setelah kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai bait “pada saat tiba waktunya Marx akan menguasai dunia”, diartikan sebagai Karl Marx akan kembali menguasai dunia sekitar 1999. Sebetulnya bukan hanya masyarakat komunis saja yang menganut paham Marxisme, paham kesejahteraan sosial yang dianut oleh negara-negara maju di dunia juga merupakan paham kapitalis yang mengadaptasi produk komunisme, pada permukaannya adalah seperti masyarakat demokrasi, kenyataannya seperti seluruh dunia menganut paham komunisme, orang-orang dari negara komunis yang datang ke negara maju di Barat mempunyai satu perasaan yang sama, di sini terasa seperti komunis saja, hanya tidak membicarakan hal revolusioner saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat terakhir “katanya adalah agar orang-orang mendapat kehidupan yang bahagia”, adalah seperti yang dimaksudkan oleh komunis membebaskan umat manusia, dan masyarakat Barat mengartikannya sebagai fasilitas bebas pajak, meningkatkan kesejahteraan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena masalah ini masih dalam proses penyelesaian, maka sudah dapat menjelaskan beberapa bait syair tersebut. Sebetulnya di berbagai negara pun sudah tersebar berbagai penafsiran terhadap ramalan ini. Melulu hanya beberapa patah kata saja, hanyalah sebagai referensi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila demikian, setelah ditegaskan bahwa bagian utama dari ramalan Nostradamus yang tepat adalah Falun Gong yang telah mendunia ini, asalkan kita lebih menaruh pehatian pada latihan kultivasi ini, maka penjelasan tentang bait-bait lain dalam ramalan itu akan terungkap. Sebenarnya, mengenai kemunculan raja iblis sudah diramalkan dalam “buku mengenai kebijaksanaan” dari Mesir yang akan dibahas di belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ramalan Nostradamus juga disinggung tentang 3 orang anti-Kristus (Antichrist, anti-Kristen, diartikan juga sebagai raja lalim atau kekuatan ekstrem yang berlawanan dengan semangat Kristiani). Dua orang di antaranya dikenal luas adalah Napoleon dan Hitler. Orang ketiga akan muncul menjelang akhir abad 20. Dalam berbagai penelitian tentang ramalan Nostradamus yang disebut sebagai Raja Teror diartikan umum sebagai anti-Kristus ke-3. Bait-bait syair di bawah ini ada kaitannya dengan anti-Kristus ke-3 itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang akan dilahirkan di bawah naungan 3 karakter air&lt;br /&gt;Setiap hari Kamis berpesta pora&lt;br /&gt;Nama besar, puja puji, kedudukan dan kekuasaannya akan membentang di darat dan lautan&lt;br /&gt;Membawa kesengsaraan di daerah timur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Raja Teror ditujukan pada penindasan dan penganiayaan terhadap Falun Gong, maka Jiang Zemin penggerak penindasan ini adalah penafsiran utama dari bait-bait ramalan itu. Jiang Zemin dilahirkan di Jiangsu, menapak karier di Shanghai, bertempat tinggal di Zhongnanhai, memenuhi penafsiran 3 karakter air. Huruf Mandarin jiang (Jiangsu), hai (Shanghai), hai (Zhongnanhai) membawa karakter air. Jiang yang memegang kendali pemerintahan komunis dan militer Tiongkok, memenuhi penafsiran bait ketiga. Hasil yang diperoleh dari penindasan terhadap Falun Gong, memenuhi penafsiran keempat. Usaha Jiang menyebarluaskan ateisme, menentang segala bentuk menganut kepercayaan, termasuk agama Kristen di dalamnya, yang dimaksud dengan kebebasan menganut kepercayaan adalah mematuhi pandangan palsu yang diajukan oleh pemimpin “ateis” tersebut. Semua ini sesuai dengan penafsiran dasar ramalan Nostradamus. Bait keempat ramalan Nostradamus, “membawa kesengsaraan di daerah timur”, menunjukkan panggung utama kesengsaraan ini adalah Tiongkok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hari Kamis” pada bait kedua masih saja menjadi tanda tanya. Kalau kita mengaitkan dengan penindasan terhadap Falun Gong, maka dapat dilihat, aparat keamanan mulai menangkapi orang pada 20 Juli malam, tetapi media massa baru menyiarkan peristiwa penyerangan ini pada tanggal 22 Juli 1999. Jam 3 sore hari itu, stasiun televisi pusat Tiongkok menyiarkan berita mengenai Falun Gong, tanpa berdasarkan hukum undang-undang dasar, menyatakan Falun Gong sebagai organisasi ilegal, memulai siaran-siaran serangan yang pada akhirnya dibuktikan oleh berbagai saluran informasi luar negeri sebagai berita bohong yang dibuat-buat. Hari-hari kebetulan adalah hari Kamis. Mari kita lihat lagi bait-bait berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antichrist dengan cepat membasmi yang tiga itu&lt;br /&gt;Pertempuran ini akan berlangsung selama 27 tahun&lt;br /&gt;Yang tidak mempercayai dia akan dibunuh, ditangkap, dan terusir&lt;br /&gt;Darah, mayat, air bah dan hujan salju merah akan menyelubungi tanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Antichrist dengan cepat membasmi yang tiga itu” adalah menunjuk pembasmian Zhen, Shan, Ren (Sejati, Baik, Sabar), yang merupakan karakter alam semesta yang dipegang teguh pengikut Falun Gong. Bahkan sekarang di Tiongkok orang-orang tidak boleh menyebut ketiga huruf ini. Dengan cara mencuci otak memaksa pengikut Dafa untuk mempercayai kebohongannya, banyak yang berpendirian teguh “dibunuh, ditangkap, terusir (menggelandang tanpa tempat tinggal)”. “Darah, mayat, air bah”; menunjuk pada penindasan terhadap pengikut, juga menunjuk bencana alam maupun bencana manusia (dulu orang-orang mengira sebagai kemarahan alam) yang menimpa rakyat. “Hujan salju merah”; adalah menunjuk kekuasaan komunis yang merajalela. “27 tahun” waktu yang telah berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai “Hari Kamis”, dalam The Century masih terdapat satu bagian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dataran tanah, lingkup udara, air bah, semuanya dingin membeku&lt;br /&gt;Hari Kamis yang menakutkan datang pun tidak bisa dicegah&lt;br /&gt;Langit tidak lagi cerah&lt;br /&gt;Semua ini akan menyebar ke empat penjuru, hari ini pasti tidak akan terlupakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bait-bait ini mempunyai persamaan yang langsung terhadap syair ramalan sebelumnya, dapat dikatakan malahan mempertegas segi pentingnya. “Hari Kamis yang menakutkan datang pun tidak bisa dicegah”. Raja iblis akan berpesta pora pada hari tersebut, tentu saja menakutkan masyarakat, tetapi ini adalah merupakan pengaturan sejarah. Pada suatu masa ketika itu, kebohongan menyebar ke seluruh dunia, orang-orang yang mempercayai penghinaan terhadap Dafa ini semuanya berada dalam bahaya. Inilah yang dimaksudkan dengan “langit tidak lagi cerah, semua ini akan menyebar ke empat penjuru, hari ini pasti tidak akan terlupakan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebabkan fakta sebenarnya telah disiarkan di dunia selama dua tahun belakangan ini, menjadikan rakyat di berbagai daerah di luar Tiongkok pelan-pelan dapat menilai benar tidaknya. Kenyataannya setelah Juli 1999, negara-negara Barat tidak mendapatkan pengaruh apa pun, bahkan sambutan dan dukungan terhadap Falun Gong tidak putus-putusnya mengalir. Namun disebabkan kelompok Jiang Zemin tidak henti-hentinya mempergunakan propaganda “satu bahasa” yang menciptakan kebohongan, memblokir fakta, sehingga mengakibatkan rakyat dalam negeri Tiongkok tetap berada di tengah pengelabuan. Inilah relevansi ramalan Nostradamus dengan peristiwa yang sekarang masih berlangsung di China, sekaligus menjadi peringatan bagi orang-orang yang masih terpengaruh kebohongan si Raja Teror.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku Kebijaksanaan yang Mengejutkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bagunan Sphinx, patung manusia berbadan singa dari Mesir yang termashur juta mencatat ramalan yang mengejutkan. Orang menemukan sebuah gua dikaki Sphinx, didalamnya terdapat sebuah buku catatan peninggalan abad ke 8 yang ditulis tangan diatas selembar kulit kambing, tanda tangan pengarang menerangkan bernama “Danise”. Yang mengejutkan adalah buku tulisan tangan yang disebut sebagai “Buku Kebijaksanaan” itu tidak hanya mencatat kandungan misteri patung manusia berbadan singa Sphinx itu, juga meramalkan akan munculnya Si Raja iblis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tidak tahu kapankah kala itu, ditengah manusia akan muncul seorang raja iblis, dia mempunyai kekuasaan yang besar, demi memenuhi keinginannya, rakyatnya membunuh, menjajah dan menjarah. Anak-anakku yang tercinta, janganlah mempercayai omongannya. Setiap katanya, akan membawa kalian kedalam dosa yang tak terhapuskan dan jurang kesengsaraan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menjadikan orang-orang teringat pada bait ramalan Nostradamus pada The Century yang mendeskripsikan “raja teror”, dan pada buku kulit kambing Denise, masih ada deskripsi terhadap “raja teror” ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia (raja teror) turun dari langit dengan membawa obor, cahaya yang redup berkedip-kedip diujung cakrawala. Masih ada seberkas cahaya besar, yang menarik orang-orang kedalam balutan jubah dewa kematian. Dewaku yang kupuja, tolong selamatkan anak cucu kami.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deskripsi yang menggetarkan ini menimbulkan banyak terkaan dan pemikiran orang-orang, tak seorangpun dapat memberikan suatu penafsiran yang jelas. Mengenai “raja teror” dalam ramalan Nostradamus sudah kami bahas didepan, maka deskripsi dalam bait-bait ini tidaklah sulit dimengerti. “Ditengah manusia akan muncul seorang raja iblis, dia mempunyai kekuasaan yang besar” adalah menunjuk pimpinan tertinggi pemerintah komunis Tiongkok, yaitu Jiang Zemin, memanfaatkan kondisi sosial yang bobrok untuk melaksanakan kekuasaannya yang besar. Negara, tentara, dan seluruh alat komunikasi berada dibawah kendalinya. (Dia) juga menggunakan kekerasan dan kebohongan, agar rakyat mengira bahwa mematuhinya adalah perbuatan yang benar. “Demi memenuhi keinginannya, rakyat membunuh, menjajah dan menjarah” adalah menunjuk hasrat pribadi “raja iblis”, melancarkan penindasan dan penganiayaan kejam terhadap praktisi Falun Gong yang memegang teguh prinsip Sejati, Baik, Sabar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui alat komunikasi yang dikendalikan, melancarkan fitnah dan penghinaan, juga melalui tekanan pemerintah menjadikan orang-orang mematuhi, menyatakan sikap mendukung pemerintah. Banyak pengikut Dafa kehilangan hak atas prinsip dasar menjadi manusia, diciduk dari rumah, disekap, sampai kepada penganiayaan yang mengakibatkan kematian, seluruh negeri masuk dalam perangkap teror. Yang tidak berlatih dikarenakan ketidak tahuan akan fakta sehingga menapaki jalan buntu menentang hukum murni alam semesta. Kemungkinan juga banyak dari orang-orang ini karena tidak mengerti pentingnya masalah ini maka tidak memperhatikan. Para peramal yang sudah mengetahui akan adanya kejadian ini, meninggalkan catatan ramalan untuk memberitahu anak cucunya : “Anak-anakku yang tercinta, , janganlah mempercayai omongannya. Setiap katanya, akan membawa kalian kedalam dosa yang tak terhapuskan dan jurang kesengsaraan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dewaku yang kupuja, tolong selamatkan anak cucu kami.” Peramal melihat bahwa anak cucunya akan terbasmikan oleh dosa dendam dan kebencian, kuatir namun tak berdaya, maka memohon pertolongan dewa. Sejak Juli 1999, kebohongan itu sudah menyelimuti seluruh dunia. Melalui upaya pengikut Dafa terus menerus mengklarifikasi fakta selama 3 tahun ini, sekarang ini berbagai negara dan wilayah didunia sudah menyadari fakta penganiayaan ini. Pemerintah, media massa dan rakyat dari berbagai negara semakin memperlihatkan pengertian dan dukungan terhadap Dafa, ini adalah keberuntungan mereka. Sebaliknya banyak rakyat Tiongkok hingga kini masih berada dalam terbelenggu dalam dekapan kebohongan, sang “raja iblis” itu masih saja tidak berhenti berbuat jahat, hanya dengan membuat masyarakat menyadari fakta, barulah mereka mempunyai kesempatan untuk diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-4741921781310374961?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/4741921781310374961/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=4741921781310374961&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/4741921781310374961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/4741921781310374961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/nostradamus-sri-paus-akan-terbunuh_20.html' title='NOSTRADAMUS  for SRI PAUS'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RgXJ5Q056tI/AAAAAAAAAJI/PCqcr0uwC6M/s72-c/180px-Nostradamus1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-340694190933042023</id><published>2007-02-18T08:42:00.000+09:00</published><updated>2007-02-18T09:12:50.484+09:00</updated><title type='text'>HAK CIPTA "HATI"</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdeV_J5EZOI/AAAAAAAAAEU/7kenJme5hH8/s1600-h/223516509_2b15fcf42c_m.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5032656020829398242" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 133px; CURSOR: hand; HEIGHT: 158px" height="158" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdeV_J5EZOI/AAAAAAAAAEU/7kenJme5hH8/s200/223516509_2b15fcf42c_m.jpg" width="145" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; (Klik Gambar untuk melihat versi besar iklan tersebut)&lt;br /&gt;Saya tidak akan menyebut nama-nama penerbit iklan tersebut, tapi yang jelas berikut beberapa poin isi iklan tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bahwa, klien mereka adalah pemilik atas Hak Cipta Lukisan Hati “MY LOVE”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bahwa “MY LOVE” Seni Lukisan bergambar Hati terdaftar secara sah pada Ditjen HAKI pada 19 September 1996 dan sesuai UU No. 19 tahun 2002 mempunyai jangka waktu seumur hidup menggunakan sendiri Hak Cipta Seni Lukisan tersebut. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bahwa klien mereka mensinyalir dipasaran Indonesia telah beredar produk sejenis dengan menggunakan Lukisan bergambar Hati “MY LOVE” yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan “Seni Lukisan Bergambar Hati” milik klien mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kepada distributor, pedagang, agen, pengecer diminta untuk tidak memperdagangkan produk “MY LOVE” dengan “Seni Lukisan Bergambar Hati”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah gimana tuh?.  kalau tanda yang 'konon' adalah sakral sebagai tanda atau simbol dari yang namanya cintrong ini dipatenkan (mungkin istilah ini berbeda dengan paten) trus kebayang akan kayak gimana keadaan diskursifnya hayoo...gimana membatasinya, tolok ukurnya?  Saya tidak tahu (atau katakan saja begitu), apakah yang dimaksud Hak Cipta mereka itu hanya menyangkut sebuah image hati bertuliskan MY LOVE itu saja atau dalam arti seluruh simbol yang berbau gambar hati seperti dikenal selama ini. Atau bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini awal dilema pertempuran hak cipta di Indonesia? Apakah ini juga akan menjadi penerus bagi kasus Unhappy Birthday, kasus hak cipta lagu ulang tahun yang kontroversial itu. entahlah saya sih cuman posting aja..hahaha...yang jelas yg kayak begini bener bener ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Source: Klasika Kompas Sabtu, 19 Agustus 2006 halaman 48. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-340694190933042023?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/340694190933042023/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=340694190933042023&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/340694190933042023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/340694190933042023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/hak-cipta-hati.html' title='HAK CIPTA &quot;HATI&quot;'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdeV_J5EZOI/AAAAAAAAAEU/7kenJme5hH8/s72-c/223516509_2b15fcf42c_m.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-888475801311535440</id><published>2007-02-18T07:21:00.000+09:00</published><updated>2007-04-05T21:15:49.552+09:00</updated><title type='text'>ALKISAH, "CINTA"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhToG5wq4cI/AAAAAAAAAKM/uddKwDzKe2w/s1600-h/574042457s.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhToG5wq4cI/AAAAAAAAAKM/uddKwDzKe2w/s200/574042457s.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5049916287470985666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Alkisah, di sebuah pulau kecil tinggallah berbagai macam makhluk abstrak. ada Cinta, ada Gembira, ada Kesedihan, Kekayaan, dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun suatu ketika, badai besar datang dan menghempas. Air laut tiba-tiba naik dan hendak menenggelamkan pulau kecil itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Semua penghuni pulau cepat2 berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan, sebab ia tak dapat berenang dan juga tidak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai dan mencoba mencari pertolongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu air makin naik dan mulai membasahi kaki cinta. Tak lama kemudian cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kekayaan, kekayaan, tolong aku !" teriak Cinta.&lt;br /&gt;"Aduh, maaf Cinta", kata kekayaan "Perahuku telah penuh dengan harta benda. Aku tak dapat membawamu serta, karena nanti pasti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada lagi tempat di perahu ini". Lalu Kekayaan cepat2 mengayuh perahunya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta sedih sekali karena ditinggalkan begitu saja. Tak berapa lama kemudian lewatlah Kegembiraan dengan perahunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kegembiraan, tolong aku !" teriak Cinta. Namun Kegembiraan terlalu senang karena berhasil menemukan perahu, sehingga ia tidak mendengar teriakan Cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang, dan cinta bertambah panik. Bersamaan dengan itu lewatlah Kecantikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kecantikan, bawalah aku bersamamu..", kata Cinta.&lt;br /&gt;"Aduh Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. kamu akan mengotori perahuku yang indah ini:, kata kecantikan. betapa sedih hati Cinta mendengar tampikan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu juga lewat menyusul Kesedihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh Kesedihan, bawalah aku serta bersamamu", kata cinta.&lt;br /&gt;"Maaf Cinta, aku terlampau sedih dan aku ingin sendirian saja". jawab Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan pasti akan menenggelamkannya. Pada saat kritis seperti itulah tiba2 terdengar suara..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cinta, mari cepat naik ke perahuku !". Cinta menoleh dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat2 Cinta naik ke atas dek perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. Di pulau terdekat dari pulau kecil yang telah tenggelam itu orang tersebut menurunkan Cinta, dan segera pergi lagi. Pada saat itulah Cinta sadar bahwa ia tidak tahu sama sekali siapa orang tua yang telah menyelamatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beruntung Cinta bertemu dengan seorang lanjut usia yang belakangan ia ketahui bernama Pengetahuan. Segera ia menanyakan perihal penolongnya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh orang tua tadi?", kata Pengetahuan dengan nada bijak "Dia adalah waktu.... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Waktu? Tapi mengapa ia menyelamatkan aku, bukankah dia tidak mengenal aku, dan aku tidak mengenal dia. Bahkan teman2ku yang mengenal akupun tidak mau menyelamatkan aku", tanya si Cinta dengan keheranan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebab", lanjut Pengetahuan "HANYA WAKTULAH YANG TAHU BERAPA NILAI SESUNGGUHNYA DARI CINTA"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-888475801311535440?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/888475801311535440/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=888475801311535440&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/888475801311535440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/888475801311535440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/alkisah-cinta.html' title='ALKISAH, &quot;CINTA&quot;'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RhToG5wq4cI/AAAAAAAAAKM/uddKwDzKe2w/s72-c/574042457s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-8392943954243830326</id><published>2007-02-18T05:40:00.000+09:00</published><updated>2007-02-18T06:02:22.623+09:00</updated><title type='text'>SEPATU CYNDERELLA</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RddrzZ5EZNI/AAAAAAAAAEE/KNYQWK7Abq4/s1600-h/cinder.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5032609639477568722" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 121px; CURSOR: hand; HEIGHT: 113px" height="154" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RddrzZ5EZNI/AAAAAAAAAEE/KNYQWK7Abq4/s200/cinder.jpg" width="154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dongeng Sepatu Kaca Cinderella ternyata bermula dari kekeliruan. Setidaknya dari kesalahan mengeja. karena sang pengeja membuat satu kesalahan kecil, Cinderella memakai sepatu yang salah untuk selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1697, seorang Perancis bernama Charles Perrault menyalin kisah Cinderella Cinderella ke dalam bahasanya sendiri. Dalam kisah Cinderella sebelumnya, sepatu Cinderella terbuat dari bulu tupai berwarna putih dan abu-abu..&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa Perancis untuk kata bulu adalah 'vair'. Charles salah menyalin 'vair' dan menuliskan 'verre' yang bunyinya sama dengan 'vair', namun berbeda artinya, yaitu " kaca ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itulah, anak- anak sedunia membayangkan ada sebuah sepatu kaca yang berkilauan yang tertinggal di atas tangga istana, dan mereka terheran- heran mengapa mereka tidak pernah melihat sepatu seperti itu dalam kenyataannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-8392943954243830326?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/8392943954243830326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=8392943954243830326&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8392943954243830326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8392943954243830326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/sepatu-cynderella.html' title='SEPATU CYNDERELLA'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RddrzZ5EZNI/AAAAAAAAAEE/KNYQWK7Abq4/s72-c/cinder.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-5520138029571830944</id><published>2007-02-13T00:30:00.000+09:00</published><updated>2007-02-20T23:38:39.743+09:00</updated><title type='text'>Who's MUHAMMAD (saw)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdCLjHjRBnI/AAAAAAAAADo/SvEGPustJXM/s1600-h/MUHAMMD.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5030674219211490930" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 106px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 147px" height="72" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdCLjHjRBnI/AAAAAAAAADo/SvEGPustJXM/s400/MUHAMMD.jpg" width="120" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;ENCYCLOPEDIA BRITANNICA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah besar sumber awal menunjukkan bahwa dia adalah seseorang yang jujur dan berbudi baik yang dihormati dan ditaati orang-orang yang sepertinya (jujur dan berbudi baik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;MAHATMA GANDHI &lt;/span&gt;(Komentar mengenai Muhammad di YOUNG INDIA):&lt;br /&gt;Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia... Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang&lt;span class="fullpost"&gt; memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya. Semua ini (dan bukan pedang ) menyingkirkan segala halangan. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad), saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Sir George Bernard Shaw&lt;/span&gt; (The Genuine Islam,' Vol. 1, No. 8, 1936.)&lt;br /&gt;Jika ada agama yang berpeluang menguasai Inggris bahkan Eropa - beberapa ratus tahun dari sekarang, Islam-lah agama tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya senantiasa menghormati agama Muhammad karena potensi yang dimilikinya. Ini adalah satu-satunya agama yang bagi saya memiliki kemampuan menyatukan dan merubah peradaban. Saya sudah mempelajari Muhammad sesosok pribadi agung yang jauh dari kesan seorang anti-kristus, dia harus dipanggil 'sang penyelamat kemanusiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala permasalahan sedemikian hingga membawa kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia: Ramalanku, keyakinan yang dibawanya akan diterima Eropa di masa datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh ajarannya, dan ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk seluruh masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah Muhammad (SAW). Dia lahir di Arab tahun 570 masehi, memulai misi mengajarkan agama kebenaran, Islam (penyerahan diri pada Tuhan) pada usia 40 dan meninggalkan dunia ini pada usia 63. Sepanjang masa kenabiannya yang pendek (23 tahun) dia telah merubah Jazirah Arab dari paganisme dan pemuja makhluk menjadi para pemuja Tuhan yang Esa, dari peperangan dan perpecahan antar suku menjadi bangsa yang bersatu, dari kaum pemabuk dan pengacau menjadi kaum pemikir dan penyabar, dari kaum tak berhukum dan anarkis menjadi kaum yang teratur, dari kebobrokan ke keagungan moral. Sejarah manusia tidak pernah mengenal tranformasi sebuah masyarakat atau tempat sedahsyat ini bayangkan ini terjadi dalam kurun waktu hanya sedikit di atas DUA DEKADE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;MICHAEL H. HART &lt;/span&gt;(THE 100: A RANKIN G OF THE MOST INFLUENTIAL PERSONS IN HISTORY, New York, 1978)&lt;br /&gt;Pilihan saya untuk menempatkan Muhammad pada urutan teratas mungkin mengejutkan semua pihak, tapi dialah satu-satunya orang yang sukses baik dalam tataran sekular maupun agama. (hal. 33). Lamar tine, seorang sejarawan terkemuka menyatakan bahwa: "Jika keagungan sebuah tujuan, kecilnya fasilitas yang diberikan untuk mencapai tujuan tersebut, serta menakjubkannya hasil yang dicapai menjadi tolok ukur kejeniusan seorang manusia; siapakah yang berani membandingkan tokoh hebat manapun dalam sejarah modern dengan Muhammad? Tokoh-tokoh itu membangun pasukan, hukum dan kerajaan saja. Mereka hanyalah menciptakan kekuatan-kekuatan material yang hancur bahkan di depan mata mereka sendiri. Muhammad bergerak tidak hanya dengan tentara, hukum, kerajaan, rakyat dan dinasti, tapi jutaan manusia di dua per tiga wilayah dunia saat itu; lebih dari itu, ia telah m erubah altar-altar pemujaan, sesembahan, agama, pikiran, kepercayaan serta jiwa... Kesabarannya dalam kemenangan dan ambisinya yang dipersembahkan untuk satu tujuan tanpa sama sekali berhasrat membangun kekuasaan, sembahyang-sembahyangnya, dialognya dengan Tuhan, kematiannnya dan kemenangan-kemenangan (umatnya) setelah kematiannya; semuanya membawa keyakinan umatnya hingga ia memiliki kekuatan untuk mengembalikan sebuah dogma. Dogma yang mengajarkan ketunggalan dan kegaiban (immateriality) Tuhan yang mengajarkan siapa sesungguhnya Tuhan. Dia singkirkan tuhan palsu dengan kekuatan dan mengenalkan tuhan yang sesungguhnya dengan kebijakan. Seorang filsuf yang juga seorang orator, apostle (hawariyyun, 12 orang pengikut Yesus-pen.), prajurit, ahli hukum, penakluk ide, pengembali dogma-dogma rasional dari sebuah ajaran tanpa pengidolaan, pendiri 20 kerajaan di bumi dan satu kerajaan spiritual, ialah Muhammad. Dari semua standar bagaimana kehebatan seorang manusia diukur, mungkin kita patut bertanya: adakah orang yang lebih agung dari dia?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Lamar tine&lt;/span&gt;, HISTOIRE DE LA TURQUIE, Paris, 1854, Vol. II, pp 276-277&lt;br /&gt;Dunia telah menyaksikan banyak pribadi-pribadi agung. Namun, dari orang orang tersebut adalah orang yang sukses pada satu atau dua bidang saja misalnya agama atau militer. Hidup dan ajaran orang-orang ini seringkali terselimuti kabut waktu dan zaman. Begitu banyak spekulasi tentang waktu dan tempat lahir mereka, cara dan gaya hidup mereka, sifat dan detail ajaran mereka, serta tingkat dan ukuran kesuksesan mereka sehingga sulit bagi manusia untuk merekonstruksi ajaran dan hidup tokoh-tokoh ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak demikian dengan orang ini. Muhammad (SAW) telah begitu tinggi menggapai dalam berbagai bidang pikir dan perilaku manusia dalam sebuah episode cemerlang sejarah manusia. Setiap detil dari kehidupan pribadi dan ucapan-ucapannya telah secara akurat didokumentasikan dan dijaga dengan teliti sampai saat ini. Keaslian ajarannya begitu terjaga, tidak saja oleh karena penelusuran yang dilakukan para pengikut setianya tapi juga oleh para penentangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad adalah seorang agamawan, reformis sosial, teladan moral, administrator massa, sahabat setia, teman yang menyenangkan, suami yang penuh kasih dan seorang ayah yang penyayang - semua menjadi satu.&lt;br /&gt;Tiada lagi manusia dalam sejarah melebihi atau bahkan menyamainya dalam setiap aspek kehidupan tersebut -hanya dengan kepribadian seperti dia-lah keagungan seperti ini dapat diraih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;K. S. RAMAKRISHNA RAO, &lt;/span&gt;Professor Philosophy dalam bookletnya, "Muhammad, The Prophet of Islam"&lt;br /&gt;Kepribadian Muhammad, hhmm sangat sulit untuk menggambarkannya dengan tepat. Saya pun hanya bisa menangkap sekilas saja: betapa ia adalah lukisan yang indah. Anda bisa lihat Muhammad s ang Nabi, Muhammad sang pejuang, Muhammad sang pengusaha, Muhammad sang negarawan, Muhammad sang orator ulung, Muhammad sang pembaharu, Muhammad sang pelindung anak yatim-piatu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad sang pelindung hamba sahaya, Muhammad sang pembela hak wanita, Muhammad sang hakim, Muhamad sang pemuka agama. Dalam setiap perannya tadi, ia adalah seorang pahlawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, 14 abad kemudian, kehidupan dan ajaran Muhammad tetap selamat, tiada yang hilang atau berubah sedikit pun. Ajaran yang menawarkan secercah harapan abadi tentang obat atas segala penyakit kemanusiaan yang ada dan telah ada sejak masa hidupnya. Ini bukanlah klaim seorang pengikutnya tapi juga sebuah simpulan tak terelakkan dari sebuah analisis sejarah yang kritis dan tidak bias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;PROF. (SNOUCK) HURGRONJE:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Liga bangsa-bangsa yang didirikan Nabi umat Islam telah meletakkan dasar-dasar persatuan internasional dan persaudaraan manusia di atas pondasi yang universal yang menerangi bagi bangsa lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buktinya, sampai saat ini tiada satu bangsa pun di dunia yang mampu menyamai Islam dalam capaiannya mewujudkan ide persatuan bangsa-bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dunia telah banyak mengenal konsep ketuhanan, telah banyak individu yang hidup dan misinya lenyap menjadi legenda. Sejarah menunjukkan tiada satu pun legenda ini yang menyamai bahkan sebagian dari apa yang Muhammad capai. Seluruh jiwa raganya ia curahkan untuk satu tujuan: menyatukan manusia dalam pengabdian kapada Tuhan dalam aturan-aturan ketinggian moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad atau pengikutnya tidak pernah dalam sejarah menyatakan bahwa ia adalah putra Tuhan atau reinkarnasi Tuhan atau seorang jelmaan Tuhan dia selalu sejak dahulu sampai saat ini menganggap dirinya dan dianggap oleh pengikutnya hanyalah sebagai seorang pesuruh yang dipilih Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;THOMAS CARLYLE&lt;/span&gt; in his HEROES AND HEROWORSHIP&lt;br /&gt;Betapa menakjubkan seorang manusia sendirian dapat mengubah suku-suku yang saling berperang dan kaum nomaden (Baduy) menjadi sebuah bangsa yang paling maju dan paling berperadaban hanya dalam waktu kurang dari dua dekade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebohongan yang dipropagandakan kaum Barat yang diselimutkan kepada orang ini (Muhammad) hanyalah mempermalukan diri kita sendiri. Sesosok jiwa besar yang tenang, seorang yang mau tidak mau harus dijunjung tinggi. Dia diciptakan untuk menerangi dunia, begitulah perintah Sang Pencipta Dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;EDWARD GIBBON and SIMON OCKLEY&lt;/span&gt; speaking on the profession of ISLAM write:&lt;br /&gt;Saya percaya bahwa Tuhan adalah tunggal dan Muhammad adalah pesuruh-Nya adalah pengakuan kebenaran Islam yang simpel dan seragam. Tuhan tidak pernah dihinakan dengan pujaan-pujaan kemakhlukan; penghormatan terhadap Sang Nabi tidak pernah berubah menjadi pengkultusan berlebihan; dan prinsip-prinsip hidupnya telah memberinya penghormatan dari pengikutnya dalam batas-batas akal dan agama&lt;br /&gt;(HISTORY OF THE SARACEN EMPIRES, London, 1870, p. 54).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad tidak lebih dari seorang manusia biasa. Tapi ia adalah manusia dengan tugas mulia untuk menyatukan manusia dalam pengabdian terhadap satu dan hanya satu Tuhan serta untuk mengajarkan hidup yang jujur dan lurus sesuai perintah Tuhan. Dia selalu menggambarkan dirinya sebagai 'hamba dan pesuruh Tuhan dan demikianlah juga setiap tindakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;SAROJINI NAIDU&lt;/span&gt;, penyair terkenal India (S. Naidu, IDEALS OF ISLAM, vide Speeches &amp; Writings, Madras, 1918, p. 169):&lt;br /&gt;Inilah agama pertama yang mengajarkan dan mempraktekkan demokrasi; di setiap masjid, ketika adzan dikumandangkan dan jemaah telah berkumpul, demokrasi dalam Islam terwujud lima kali sehari ketika seorang hamba dan seorang raja berlutut berdampingan dan mengakui: 'Allah Maha BesarE.. Saya terpukau lagi dan lagi oleh kebersamaan Islam yang secara naluriah membuat manusia menjadi bersaudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;DIWAN CHAND SHARMA:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Muhammad adalah sosok penuh kebaikan, pengaruhnya dirasakkan dan tak pernah dilupakan orang-orang terdekatnya. (D.C. Sharma, THE PROPHETS OF THE EAST, Calcutta, 1935, pp. 12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;James A. Michener&lt;/span&gt;, "Islam: The Misunderstood Religion," in READER'S DIGEST (American edition), May 1955, pp. 68-70. Muhammad, seorang inspirator yang mendirikan Islam, dilahirkan pada tahun 570 masehi dalam masyarakat Arab penyembah berhala. Yatim semenjak kecil dia secara khusus memberikan perhatian kepada fakir miskin, yatim piatu dan janda, serta hamba sahaya dan kaum lemah. Di usia 20 tahun, dia sudah menjadi seorang pengusaha yang sukses, dan menjadi pengelola bisnis seorang janda kaya. Ketika mencapai usia 25, sang majikan melamarnya. Meski usia perempuan tersebut 15 tahun lebih tua Muhammad menikahinya dan tetap setia kepadanya sepanjang hayat sang istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya para nabi lain, Muhammad memulai tugas kenabiannya dengan sembunyi2 dan ragu2 karena menyadari kelemahannya. Tapi "Baca adalah perintah yang diperolehnya, -dan meskipun sampai saat ini diyakini bahwa Muhammad tidak bisa membaca dan menulis dan keluarlah dari mulutnya satu kalimat yang akan segera mengubah dunia: "Tiada tuhan selain Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam setiap hal, Muhammad adalah seorang yang mengedepankan akal. Ketika putranya, Ibrahim, meninggal disertai gerhana dan menimbulkan anggapan ummatnya bahwa hal tersebut adalah wujud rasa belasungkawa Tuhan kepadanya, Muhammad berkata: "Gerhana adalah sebuah kejadian alam biasa, adalah suatu kebodohan mengkaitkannya dengan kematian atau kelahiran seorang manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat setelah ia meninggal, sebagian pengikutnya hendak memujanya sebagaimana Tuhan dipuja, akan tetapi penerus kepemimpinannya (Abu Bakar-pen. ) menepis keingingan ummatnya itu dengan salah satu pidato relijius terindah sepanjang masa: 'Jika ada diatara kalian yang menyembah Muhammad, maka ketahuilah bahwa ia telah meninggal. Tapi jika Tuhan-lah yang hendak kalian sembah, ketahuilah bahwa Ia hidup selamanya (Ayat terkait: Q.S. Al Imran, 144 - pen.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;W. Montgomery Watt&lt;/span&gt;, MOHAMMAD AT MECCA, Oxford, 1953, p. 52.&lt;br /&gt;Kesiapannya menempuh tantangan atas keyakinannya, ketinggian moral para pengikutnya, serta pencapaiannya yang luar biasa semuanya menunjukkan integritasnya. Mengira Muhammad sebagai seorang penipu hanyalah memberikan masalah dan bukan jawaban. Lebih dari itu, tiada figur hebat yang digambarkan begitu buruk di Barat selain Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Annie Besant&lt;/span&gt;, THE LIFE AND TEACHINGS OF MUHAMMAD, Madras, 1932, p. 4.&lt;br /&gt;Sangat mustahil bagi seseorang yang memperlajari karakter Nabi Bangsa Arab, yang mengetahui bagaimana ajarannya dan bagaimana hidupnya untuk merasa kan selain hormat terhadap beliau, salah satu utusan-Nya. Dan meskipun dalam semua yang saya gambarkan banyak hal-hal yang terasa biasa, namun setiap kali saya membaca ulang kisah-kisahnya, setiap kali pula saya mersakan kekaguman dan penghormatan kepada sang Guru Bangsa Arab tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Bosworth Smith&lt;/span&gt;, MOHAMMAD AND MOHAMMADANISM, London, 1874, p. 92.&lt;br /&gt;Dia adalah perpaduan Caesar dan Paus; tapi dia adalah sang Paus tanpa pretensinya dan seorang caesar tanpa Legionnaire-nya: tanpa tentara, tanpa pengawal, tanpa istana, tanpa pengahasilan tetap; jika ada seorang manusia yang pantas untuk berkata bahwa dia-lah wakil Tuhan penguasa dunia, Muhammad lah orang itu, karena dia memiliki kekuatan meski ia tak memiliki segala instrument atau penyokongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;John William Draper&lt;/span&gt;, M.D., L.L.D., A History of the Intellectual Development of Europe, London 1875, Vol.1, pp.329-330 "Empat tahun setelah kematian Justinianus, pada 569 AD, telah lahir di Mekkah Arabia seorang manusia yang sangat besar pengaruhnya terhadap ummat manusia Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;John Austin&lt;/span&gt;, "Muhammad the Prophet of Allah," in T.P. 's and Cassel's Weekly for 24th September 1927.&lt;br /&gt;Dalam kurun waktu hanya sedikit lebih dari satu tahun, ia telah menjadi pemimpin di Madinah. Kedua tangannya memegang sebuah tuas yang siap mengguncang dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Professor Jules Masserman&lt;/span&gt; "Pasteur dan Salk adalah pemimpin dalam satu hal (intelektualitas-pen). Gandhi dan Konfusius pada hal lain serta Alexander, Caesar dan Hitler mungkin pemimpin pada kategori kedua dan ketiga (reliji dan militer pen.). Jesus dan Buddha mungkin hanya pada kategori kedua. Mungkin pemimpin terbesar sepanjang masa adalah Muhammad, yang sukses pada ketiga kategori tersebut. Dalam skala yang lebih kecil Musa melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-5520138029571830944?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/5520138029571830944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=5520138029571830944&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/5520138029571830944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/5520138029571830944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/hes-muhammad-saw.html' title='Who&apos;s MUHAMMAD (saw)'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdCLjHjRBnI/AAAAAAAAADo/SvEGPustJXM/s72-c/MUHAMMD.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-3406032685647641783</id><published>2007-02-12T23:42:00.000+09:00</published><updated>2007-02-12T22:45:17.970+09:00</updated><title type='text'>RESPONS HUMOR PADA PRIA &amp; WANITA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdB-f3jRBlI/AAAAAAAAADQ/KI9C76unxXA/s1600-h/kucing.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdB-f3jRBlI/AAAAAAAAADQ/KI9C76unxXA/s400/kucing.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5030659869725754962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sejak lama, humor diyakini sebagai bagian dari daya tarik hubungan pria wanita. Meskipun banyak yang menyarankan agar setiap orang meningkatkan selera humornya, sejauh mana humor berperan dalam merekatkan hubungan percintaan belum banyak ditelaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia humor ini sedikit terkuak dari hasil penelitian terakhir. Dua penelitian yang dilakukan berturut-turut menyimpulkan bahwa wanita menyukai pria yang suka melucu. Sedangkan, pria lebih menyukai wanita yang tertawa saat melihat dan mendengar aksi lucunya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eric Bressler dari Westfield State College, Massachusetts dan koleganya Sigal Balshine dari McMaster University, Hamilton, Ontario melibatkan 200 mahasiswa pria dan wanita dalam penelitian tersebut. Masing-masing diminta untuk menilai foto lawan jenisnya. Beberapa foto disertai ungkapan lucu yang ditulis pemiliknya di bawah fotonya, misalnya "SMA-ku terlalu berat sampai-sampai aku harus menyiapkan peti mayat sendiri" atau kalimat yang lebih halus "Aku lebih suka berjalan ke sekolah daripada naik bus."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti menemukan bahwa wanita pada umumnya menilai pria yang memiliki selera humor - lebih jauh lagi bersahabat, lucu, dan terkenal - sebagai calon pasangan yang potensial. Sebaliknya, pria justru tidak terlalu menyukai wanita yang penuh kejenakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya Bressler menduga bahwa pria dan wanita memposisikan humor dengan cara yang sama. Namun, kenyataannya sedikit berbeda. Wanita menilai kemampuan pria melucu sedangkan pria menilai kemampuan wanita menangkap kelucuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada penelitian berikutnya, Bressler dan koleganya meminta sekitar 130 mahasiswa untuk membayangkan dua orang yang berbeda jenis kelamin dengan mereka. Salah satunya memiliki karakter lucu, sedangkan satunya lagi memiliki sifat humor lainnya. Mereka diminta memilih karakter mana menarik dijadikan pasangan. Lagi-lagi, wanita umumnya lebih menyukai pria yang lucu. Sedangkan pria suka wanita yang suka melihat kelucuan lawan jenisnya. Para peneliti melaporkannya dalam makalah kedua yang dipublikasikan. Bressler yakin bahwa temuan ini bisa menjadi patokan bagaimana orang meningkatkan selera humornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ditilik lebih lanjut, temuan tersebut mendukung teori yang diajukan seorang psikolog Geoffrey Miller di Universitas New Mexico, Albuquerque. Ia menyatakan bahwa wanita cenderung menyukai pria yang lucu karena hal tersebut menunjukkan bahwa otaknya sehat dan aktif. "Itulah cara terbaik untuk menunjukkan kerativitas dan kecerdasan," kata Miller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seleksi seksual&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika teori ini benar, berarti wanita memilih pria yang lucu sebagai pasangannya agar keturunannya sehat dan dapat melanjutkan alur reproduksinya. Hal ini disebut seleksi seksual yang mendorong wanita suka pada pria yang lucu dan pria suka wanita yang menghargai kelucuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat tersebut tentu saja masih belum dapat dipastikan. Sebab, penelitian tersebut baru terbatas pada anak-anak muda di Amerika Utara. Namun, jika para ahli biologi telah meneliti sifat-sifat gen manusia, Miller yakin dapat ditemukan faktor penentu yang menghubungkan selera humor dengan kesehatan mentalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana peran humor dengan hubungan percintaan? Bressler yang lebih banyak bergelut sebagai ilmuwan dan bukan penasihat cinta agak segan menjawabnya. Ia hanya memberi nasehat singkat untuk gadis-gadis. "Jika Anda tidak tertarik pada seorang pria, jangan tertawa jika ia melucu." ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-3406032685647641783?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/3406032685647641783/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=3406032685647641783&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/3406032685647641783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/3406032685647641783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/respons-humor-pada-pria-wanita.html' title='RESPONS HUMOR PADA PRIA &amp; WANITA'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdB-f3jRBlI/AAAAAAAAADQ/KI9C76unxXA/s72-c/kucing.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-2953496054054680179</id><published>2007-02-12T21:42:00.000+09:00</published><updated>2007-02-12T22:20:01.525+09:00</updated><title type='text'>COWOK GANTENG vs COWOK JELEK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdBu73jRBkI/AAAAAAAAADE/TspmZupyKro/s1600-h/joker.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdBu73jRBkI/AAAAAAAAADE/TspmZupyKro/s400/joker.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5030642758576047682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;kalo cowok ganteng berbuat jahat&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: nobody's perfect&lt;br /&gt;kalo cowok jelek berbuat jahat&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: pantes...tampangnya kriminal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng nolongin cewek yang diganggu preman&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: wuih jantan...kayak di filem- filem&lt;br /&gt;kalo cowok jelek nolongin cewek yang diganggu preman&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: pasti premannya temennya dia...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kalo cowok ganteng pendiam&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: woow, cool banget...&lt;br /&gt;kalo cowok jelek pendiam&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: ih kuper...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng jomblo&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: pasti dia perfeksionis&lt;br /&gt;kalo cowok jelek jomblo&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: sudah jelas...kagak laku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng dapet cewek cantik&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: klop...serasi banget...&lt;br /&gt;kalo cowok jelek dapet cewek cantik&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: pasti main dukun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng diputusin cewek&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: jangan sedih, khan masih ada aku...&lt;br /&gt;kalo cowok jelek diputusin cewek&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang:...(terdiam, tapi telunjuknya&lt;br /&gt;meliuk-liuk dari&lt;br /&gt;atas ke bawah, liat dulu dong bentuknya)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng ngaku indo&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: emang mirip-mirip bule sih...&lt;br /&gt;kalo cowok jelek ngaku indo&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: pasti ibunya Jawa bapaknya robot...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng penyayang binatang&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: perasaannya halus...penuh cinta kasih&lt;br /&gt;kalo cowok jelek penyayang binatang&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: sesama keluarga emang harus menyayangi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng bawa BMW&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: matching...keren luar dalem&lt;br /&gt;kalo cowok jelek bawa BMW&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: mas majikannya mana?...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng males difoto&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: pasti takut fotonya kesebar- sebar&lt;br /&gt;kalo cowok jelek males difoto&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: nggak tega ngeliat hasil cetakannya ya?...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng naek motor gede&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: wah kayak lorenzo lamos ...bikin lemas...&lt;br /&gt;kalo cowok jelek naek motor gede&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: awas!! mandragade lewat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng nuangin air ke gelas cewek&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: ini baru cowok gentlemen&lt;br /&gt;kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: naluri pembantu, emang gitu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng bersedih hati&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: let me be your shoulder to cry on&lt;br /&gt;kalo cowok jelek bersedih hati&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: cengeng amat!!...laki-laki bukan sih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo cowok ganteng baca tulisan ini&lt;br /&gt;langsung ngaca sambil senyum-senyum kecil, lalu berkata "life is beautifull"&lt;br /&gt;kalo cowok jelek baca tulisan ini,&lt;br /&gt;Frustasi, ngambil tali jemuran, trus triak sekeras-kerasnya&lt;br /&gt;"HIDUP INI KEJAAAAMMM....!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------&lt;br /&gt;hihihi just kidding~!!! &lt;img style="width: 21px; height: 22px;" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/04.gif" alt="Image" /&gt;&lt;br /&gt;ini salah satu cara agar bisa ngetawakan diri sendiri lantaran gak cakep :)&lt;br /&gt;ampuuuss booonn..&lt;img style="width: 21px; height: 22px;" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/04.gif" alt="Image" /&gt;!!&lt;br /&gt;Tuhan melihat hati bukan memandang rupa ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-2953496054054680179?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/2953496054054680179/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=2953496054054680179&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/2953496054054680179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/2953496054054680179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/cowok-ganteng-vs-cowok-jelek.html' title='COWOK GANTENG vs COWOK JELEK'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdBu73jRBkI/AAAAAAAAADE/TspmZupyKro/s72-c/joker.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-8541071555013140789</id><published>2007-02-12T21:02:00.000+09:00</published><updated>2007-02-12T21:02:36.087+09:00</updated><title type='text'>WASPADAI LAGU ANAK-ANAK !!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdBbZHjRBhI/AAAAAAAAACg/mTGZWTHDSMY/s1600-h/musik.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdBbZHjRBhI/AAAAAAAAACg/mTGZWTHDSMY/s400/musik.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5030621270854665746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lagu anak-anak yang populer ternyata mengandung banyak kesalahan, mengajarkan kerancuan, dan menurunkan motivasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mari kita buktikan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Balonku ada 5... rupa-rupa warnanya... merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru...&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;meletus balon hijau, dorrrr!!!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna hijau ? Jadi jumlah&lt;br /&gt;balon sebenarnya ada 6, bukan 5 !&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Aku seorang kapiten... mempunyai pedang panjang...kalo berjalan prok..prok..prok... aku seorang kapiten!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi). Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi : "mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)... kalo berjalan prok..prok..prok.." nah, itu baru klop! jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi : "mempunyai pedang panjang... kalo berjalan ndul..gondal..gandul.. atau srek.. srek.. srek.." itu baru sesuai dgn kondisi pedang panjangnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat  tidurku.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur. Lagu ini membuat&lt;br /&gt;anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru.&lt;br /&gt;Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali..kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara..2X"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau berbuat apa, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Naik kereta api tut..tut..tut.. siapa hendak turut ke Bandung.. Sby.. bolehlah naik dengan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;naik percuma..ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya gratis melulu.&lt;br /&gt;Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Malang dan Jakarta-Surabaya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li..li..li.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya.&lt;br /&gt;Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit..cuit ! kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara lagu anak2 dengan presenter agnes monica waktu dia masih kecil adalah Tra la la tri li li!), bukan burung!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum susu.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini jelas lagu dewasa dan tidak konsumsi anak2! karena yg disebutkan di atas itu adalah&lt;br /&gt;kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi&lt;br /&gt;gak pagi gak malem ya minum susu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Nina bobo nina bobo oh nina bobo... kalau tidak bobo digigit nyamuk"&lt;/span&gt; menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg penuh nada mengancam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Bintang kecil dilangit yg biru..."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;(Bintang khan adanya malem,lah kalo malem bukannya langit warnanya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Ibu kita Kartini...harum namanya"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Namanya Kartini atau Harum?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Pada hari minggu..naik delman istimewa kududuk di muka&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;(Nah, gak sopan khan..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Cangkul-cangkul,cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(kalo mau nanam jagung,ngapain dalam-dalam emang mo bikin sumur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-8541071555013140789?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/8541071555013140789/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=8541071555013140789&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8541071555013140789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8541071555013140789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/waspadai-lagu-anak-anak.html' title='WASPADAI LAGU ANAK-ANAK !!!'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdBbZHjRBhI/AAAAAAAAACg/mTGZWTHDSMY/s72-c/musik.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-8515107605136414994</id><published>2007-02-12T20:37:00.000+09:00</published><updated>2007-02-12T20:52:19.148+09:00</updated><title type='text'>KADO TERINDAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdBSUHjRBfI/AAAAAAAAACI/2wOnVySqvgc/s1600-h/kado.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdBSUHjRBfI/AAAAAAAAACI/2wOnVySqvgc/s320/kado.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5030611289350669810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat,dan tak perlu membeli ! Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KEHADIRAN.&lt;/span&gt; Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya. Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagian.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;MENDENGAR&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab kebanyakan orang Lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketehui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar denganbaik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima&lt;br /&gt;kasihpun akan terdengar manis baginya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;D I A M.&lt;/span&gt; Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai Untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa&lt;br /&gt;menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KEBEBASAN.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah, " Kau bebas berbuat semaumu." Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KEINDAHAN&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari ! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;TANGGAPAN POSITIF.&lt;/span&gt; Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif.&lt;br /&gt;Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat,berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf ), adalah kado cinta yang sering terlupakan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KESEDIAAN MENGALAH.&lt;/span&gt; Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai Menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado " kesediaan mengalah" Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ?&lt;br /&gt;Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia ini.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;SENYUM.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa.&lt;br /&gt;Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-8515107605136414994?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/8515107605136414994/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=8515107605136414994&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8515107605136414994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/8515107605136414994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/kado-terindah.html' title='KADO TERINDAH'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdBSUHjRBfI/AAAAAAAAACI/2wOnVySqvgc/s72-c/kado.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-1355538964691647321</id><published>2007-02-12T20:21:00.000+09:00</published><updated>2007-02-12T20:51:28.875+09:00</updated><title type='text'>SEX itu TANDA CINTA [!]</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdBUiXjRBgI/AAAAAAAAACU/ZKfzXUROBW8/s1600-h/sex.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdBUiXjRBgI/AAAAAAAAACU/ZKfzXUROBW8/s320/sex.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5030613733187061250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pria seringkali meminta seks dari pasangannya dengan dalih sebagai bukti cinta. Padahal yang sebenarnya cinta tidak bisa dibuktikan melalui seks, melainkan dengan kesediaan untuk membiarkan orang lain tetap mandiri dan bebas.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jelas, melalui seks orang akan kehilangan kemandirian dan bergantung secara emosional. Jika anda cerdas, jangan mau dibohongi untuk melakukan hubungan seks sebagai bukti cinta. Seks hanya bisa menjadi ungkapan cinta sejauh ada komitmen dan tanggungjawab. Di luar itu, seks tidak akan pernah menjamin apa-apa. Coba refleksikan diri, apakah dorongan untuk merasa diinginkan kuat dalam diri anda ? apakah selama ini orang-orang terdekat anda kurang menerima dan menyayangi anda ? Jika jawabannya ya, anda harus lebih hari-hati menghadapi kebohongan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria juga seringkali lebih menghayati seks sebagai dorongan untuk merasakan bahwa dirinya mampu, Rasa rendah diri atau ketidakmampuan di bidang bakat dan tak memiliki prestasi bisa menjadi pemicu untuk merasakan bahwa dirinya memiliki kemampuan melalui hubungan seksual. Dalam hal ini, seks bukan hanya sebagai pemuas nafsu, melainkan juga memenuhi hasrat untuk merasa mampu. Seringkali pria merasa bangga jika bisa melakukan hubungan seks, apalagi dengan beberapa pasangan. Padahal, semakin mencari pemuasan secara seksual, semakin terperosok dalam kerendahan dan kebencian terhadap diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang setiap manusia memiliki kebutuhan untuk diakui, namun terlebih dahulu anda harus belajar mengakui dan menerima diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-1355538964691647321?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/1355538964691647321/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=1355538964691647321&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/1355538964691647321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/1355538964691647321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/sex-itu-tanda-cinta.html' title='SEX itu TANDA CINTA [!]'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdBUiXjRBgI/AAAAAAAAACU/ZKfzXUROBW8/s72-c/sex.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-4889604338970819666</id><published>2007-02-08T09:00:00.000+09:00</published><updated>2007-02-08T09:11:14.808+09:00</updated><title type='text'>V A L E N T I N A N</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rcr303jRBcI/AAAAAAAAABk/P6Cq-mLXMk0/s1600-h/bunga.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5029104421549704642" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 60px; CURSOR: hand; HEIGHT: 103px" height="107" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rcr303jRBcI/AAAAAAAAABk/P6Cq-mLXMk0/s320/bunga.jpg" width="83" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Tanggal 14 Februari&lt;/strong&gt; adalah hari yang dinanti-nantikan oleh para kawula muda di seluruh dunia. Pada hari itu, para remaja biasanya merayakan Hari Valentine, suatu hari di mana digunakan sebagai momen penting untuk menumpahkah kasih sayangnya kepada orang yang dicintai. Ada bunga, kado, sampai pesta mewarnai perayaan hari itu. Tidak heran bila &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;Hari Valentine&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ditunggu-tunggu orang, khususnya kaum muda, sepanjang tahun.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perayaan Hari Valentine juga identik dengan kartu, gambar hati, warna&lt;br /&gt;merah muda dan Cupid (malaikat kecil bersayap yang selalu membawa&lt;br /&gt;panah asmaranya ke mana-mana). Dia sering dipakai untuk lambang cinta&lt;br /&gt;di hari kasih sayang. Hal itu karena menurut mitologi Romawi, Cupid&lt;br /&gt;adalah anak laki-laki Dewa Venus, dewa cinta dan kecantikan. Mungkin&lt;br /&gt;kita banyak yang tidak mengetahui asal-usul dan latar belakang&lt;br /&gt;perayaan Hari Valentine. Kapan sebenarnya perayaan ini dimulai?&lt;br /&gt;Asal-usulnya? Apa sesungguhnya yang dikabarkan Valentine buat kita?&lt;br /&gt;Kalaupun kita terlibat dalam perayaan setidaknya kita bukan hanya&lt;br /&gt;sebagai penggembira yang tidak memahami makna Valentine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, orang mengenal Valentine sebagai suatu budaya yang lahir&lt;br /&gt;dari Roma dan secara perlahan-lahan menjadi budaya milik dunia, tak&lt;br /&gt;terkecuali Indonesia. Awalnya pada 15 Februari sekitar abad ke-4 SM&lt;br /&gt;diadakan festival bangsa Roma yang disebut Lupercalis untuk memuja&lt;br /&gt;Dewa Lupercus, dewa pelindung tanaman obat dan hasil bumi. Pada malam&lt;br /&gt;sebelum festival, para pemuda Roma akan mencari pasangan mereka selama&lt;br /&gt;festival hingga pesta Lupercalia berikutnya. Mereka saling bertukar&lt;br /&gt;hadiah. Para wanita akan menerima sarung tangan harum atau perhiasan&lt;br /&gt;mahal. Tidak jarang mereka berhubungan asmara hingga satu tahun, jatuh&lt;br /&gt;cinta dan akhirnya menikah. Setelah berlangsung selama 800 tahun,&lt;br /&gt;gereja di Roma menentang perayaan tersebut, dan belakangan uskup dari&lt;br /&gt;Interamna yang bernama Valentine memulai kembali kebiasaan tersebut&lt;br /&gt;dengan cara yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Roma dikristenkan, para rohaniwan menggeser sehari ke&lt;br /&gt;belakang, dari yang sebelumnya 15 Februari menjadi 14 Februari sebagai&lt;br /&gt;hari kasih sayang, Hari Valentine. Hal ini dimaksudkan sebagai tanda&lt;br /&gt;untuk memperingati dua orang martir. Nama Valentino yang pertama&lt;br /&gt;dihukum mati oleh Kaisar Claudius II pada 14 Februari 270 M. Sang&lt;br /&gt;Kaisar menganggap bahwa bala tentaranya akan makin besar dan kuat jika&lt;br /&gt;mereka tidak menikah, sehingga melarang pria untuk menikah dan tinggal&lt;br /&gt;bersama keluarga. Seluruh pertunangan dan perkawinan di seluruh Romawi&lt;br /&gt;dibatalkan demi memperkuat militernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, Uskup Valentine (seorang pastor) bersama dengan Uskup Marius&lt;br /&gt;dan para martir Kristiani lainnya menikahkan pasangan Romawi secara&lt;br /&gt;sembunyi-sembunyi. Ketika ketahuan, Uskup Valentine ditangkap dan&lt;br /&gt;dipenjarakan (lihat boks). Akhirnya ia dihukum, dipukuli dengan&lt;br /&gt;tongkat, dilempari batu, dan dipenggal kepalanya hingga tewas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukuman ini terjadi pada 14 Februari 270 M ketika orang-orang Romawi&lt;br /&gt;mempersiapkan festival Lupercalia, yang jatuh pada 15 Februari. Untuk&lt;br /&gt;mengenang jasa dan pengorbanan Uskup Valentine serta menghormati&lt;br /&gt;tradisi rakyat, maka para pastor Romawi menentukan tanggal 14 Februari&lt;br /&gt;sebagai Hari Valentine. Sedangkan Valentino yang kedua adalah seorang&lt;br /&gt;bishop dari Interamna (Terni modern). Dua martir ini lalu diberi gelar&lt;br /&gt;santo karena pengorbanannya --santo pelindung bagi pasangan yang&lt;br /&gt;sedang jatuh cinta. Hingga pada 469 M, Paus Gelasius mengumumkan&lt;br /&gt;setiap tahun pada 14 Februari sebagai Hari Valentine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Asmara Valentine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan musim semi, burung-burung mulai mencari pasangan dan Dewa&lt;br /&gt;Cupido, dewa berbentuk anak kecil bersayap, mulai mengarahkan anak&lt;br /&gt;panahnya pada hati muda-mudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Valentine ditangkap, ia suka memberikan bunga di tamannya pada&lt;br /&gt;anak-anak. Saat ia berada di dalam penjara, berbondong-bondong&lt;br /&gt;anak-anak mengunjunginya, melempar sejumlah besar bunga segar ke ruang&lt;br /&gt;tahanannya. Selama dalam kurungan itu pula, ia berhasil menyembuhkan&lt;br /&gt;mata seorang gadis buta, anak penjaga menara, berkat imannya yang&lt;br /&gt;teguh dan kasihnya yang besar. Valentine jatuh cinta lalu secara&lt;br /&gt;kontinyu menulis surat cinta pada sang gadis. Sebelum ia menghadapi&lt;br /&gt;saat terakhirnya, sepucuk surat terakhir yang ditandatanganinya, ia&lt;br /&gt;tuliskan sebuah kalimat "From Your Valentine" kepada gadis itu. Sebuah&lt;br /&gt;ekspresi kasih sayang yang hingga sekarang digunakan banyak orang.&lt;br /&gt;Setelah Valentine meninggal, di atas makamnya, tumbuh sebatang pohon&lt;br /&gt;ginko warna pink yang berdaun lebat, melambangkan cinta yang abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat inilah yang menjadi ungkapan yang sering dipakai untuk&lt;br /&gt;mengungkapkan kasih sayang atau cinta pada seseorang di Hari&lt;br /&gt;Valentine. Kebiasaan mengirimkan kartu Valentine sekarang ini&lt;br /&gt;sebenarnya tidak ada hubungannya dengan Uskup Valentine atau pesta&lt;br /&gt;Lupercalia. Konon kartu Valentine ini adalah kartu yang pertama keluar&lt;br /&gt;untuk jenis kartu ucapan. Pada saat itu orang belum mengenal jenis&lt;br /&gt;kartu ucapan yang lainnya. Saat pesta Lupercalia mulai ditinggalkan,&lt;br /&gt;para pemuda Romawi tetap menggunakan kebiasaan ini untuk mengajak&lt;br /&gt;kencan gadis idamannya dengan memberikan kartu tulisan tangan di&lt;br /&gt;tanggal 14 Februari. Tapi kartu Valentine yang sebenarnya pertama kali&lt;br /&gt;dikirim oleh Charles, seorang bangsawan dari Orleans, di tahun 1415&lt;br /&gt;untuk istri tercintanya. Saat itu Charles sedang dipenjara di Tower of&lt;br /&gt;London yang sekarang sudah menjadi museum. Dari sanalah kemudian&lt;br /&gt;kebiasaan mengirim kartu itu terus berkembang sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Valentine merupakan tragedi yang berhubungan antara hidup dan&lt;br /&gt;mati. Kisah kasih sejati yang bisa terekspresi oleh siapa pun.&lt;br /&gt;Setragis kisah Valentine, kisah tentang sebuah tindakan yang&lt;br /&gt;menggemparkan seluruh penjuru yang dilakukan oleh Zhen Xueli, seorang&lt;br /&gt;istri terpidana mati. Setelah divonis mati karena kesilapan membunuh&lt;br /&gt;orang, ia memohon pengadilan sipil tingkat dua setempat untuk memiliki&lt;br /&gt;anak dari sang suami dengan cara inseminasi buatan sebagai sebuah&lt;br /&gt;bukti cintanya, dan sekaligus agar dapat menghibur kepedihan sang&lt;br /&gt;mertua. Namun, harapannya akhirnya putus di tengah jalan. Tepat pada&lt;br /&gt;18 Januari, untuk selama-lamanya Zheng Xueli kehilangan orang yang&lt;br /&gt;dicintainya. Orang yang dicintainya itu telah melakukan hal yang tidak&lt;br /&gt;seharusnya dilakukan, dan untuk selama-lamanya dengan terpaksa&lt;br /&gt;meninggalkan kekasih dan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ketika para pasangan sekarang sibuk membeli bunga dan cokelat,&lt;br /&gt;tanpa mengetahui makna Hari Valentine dan nilai-nilai di balik sejarah&lt;br /&gt;Valentine. Tidak mengherankan, apabila di zaman yang dimabukkan oleh&lt;br /&gt;dekadensi moral yang mengkhawatirkan, sejarah telah dilupakan hingga&lt;br /&gt;pelita hancur seiring dengan renungan dan perasaan di dalam&lt;br /&gt;sanubarinya. Valentine membuat Hari Valentine, memberi tahu pada kita,&lt;br /&gt;bahwa cinta adalah suatu perasaan yang murni dan berharga. Sebuah hari&lt;br /&gt;besar dan makna cinta yang dikandungnya didapat dari seseorang yang&lt;br /&gt;mengorbankan jiwanya untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zaman sekarang ketika Hari Valentine telah sepenuhnya menjadi&lt;br /&gt;perdagangan, hingga sejumlah besar orang Amerika tidak mengetahui di&lt;br /&gt;balik kepedihan Hari Valentine. Jadilah 'From Your Valentine' bisa&lt;br /&gt;sesukanya diucapkan, dan telah dianggap sebagai suatu mode. Seperti&lt;br /&gt;halnya di China sekarang, ada sejumlah besar orang, bagaimana secara&lt;br /&gt;kreatif memanfaatkan Hari Valentine, bermain dengan apa yang disebut&lt;br /&gt;permainan percintaan, memainkan acara sebagai orang ketiga dengan&lt;br /&gt;riang gembira, Hari Valentine berubah menjadi hari besar kekasih di&lt;br /&gt;luar istri. Ada berita mengatakan, bahwa sekitar 30% orang yang&lt;br /&gt;berkunjung ke Hongkong, pada saat Hari Valentine merasa menyesal&lt;br /&gt;karena tidak dapat mendampingi beberapa kekasih secara bersamaan. Di&lt;br /&gt;RRC, mungkin juga mempunyai jumlah yang sama atau mungkin lebih banyak&lt;br /&gt;lagi orang merasakan kerisauan yang sama, tanpa mengetahui bagaimana&lt;br /&gt;perasaan Valentine di atas sana jika mengetahuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa mempermasalahkan asal-usul Hari Valentine, terkandung makna yang&lt;br /&gt;diakui banyak orang, baik yang merayakan atau tidak, bahwa cinta dan&lt;br /&gt;kasih sayang patut kita pupuk sepanjang masa. Cinta adalah perasaan&lt;br /&gt;jiwa dan gejolak hati yang mendorong kehidupan lebih bergairah dan&lt;br /&gt;harmonis. Ada yang sedang romantis mempersembahkan bunga, ada yang&lt;br /&gt;saling mempercayakan seumur hidupnya, ada yang berjanji dengan&lt;br /&gt;setulusnya, dan ada juga yang diam-diam sendirian meneteskan air mata.&lt;br /&gt;Ada yang berkorban demi cinta sejati, ada juga yang mempermainkan&lt;br /&gt;cinta. Sementara ginko pink di atas makam Valentine mekar sendiri,&lt;br /&gt;demi perasaan cinta yang sejati dan murni manusia sebagai dasar&lt;br /&gt;persembahan cinta.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-4889604338970819666?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/4889604338970819666/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=4889604338970819666&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/4889604338970819666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/4889604338970819666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/v-l-e-n-t-i-n.html' title='V A L E N T I N A N'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rcr303jRBcI/AAAAAAAAABk/P6Cq-mLXMk0/s72-c/bunga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-4290735024951878402</id><published>2007-02-08T08:01:00.000+09:00</published><updated>2007-02-13T01:02:53.794+09:00</updated><title type='text'>WILL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdCHpXjRBmI/AAAAAAAAADc/nCP0IkiYQag/s1600-h/romeoandjuliet.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdCHpXjRBmI/AAAAAAAAADc/nCP0IkiYQag/s400/romeoandjuliet.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5030669928539162210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Namaku Toby. Usiaku akan menginjak 83 tahun pada musim semi kali ini. Rumahku terletak di bilangan Stratford-Upon-Avon. Dari jendela dekat sebuah kursi kayu di mana aku berada saat ini, dapat kulihat pasar yang ramai dikunjungi orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pernah mempunyai seorang sahabat yang sangat terkenal di Inggris. Lebih dari tiga puluh tahun lamanya aku mengenalnya. Aku pernah bekerja bersamanya di teater, melewatkan hari-hari yang menyenangkan, juga menyedihkan. Dia seorang sahabat yang baik. juga seorang dramawan, dan penyair terhebat&lt;span class="fullpost"&gt; yang pernah ada di Inggris. Namanya William Shakespeare.Aku selalu menonton pertunjukannya. Orang-orang menyukainya. Mereka berteriak, tertawa, menangis.... Segala macam orang: raja, ratu, permaisuri, pangeran, putri, rakyat jelata,....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Will dapat menghibur mereka semua.Dia pernah mengajakku bermain dalam salah satu drama karyanya: Twelfth Night-Malam Keduabelas, sebagai Sir Toby Belch, pria bongsor yang gemar minum-minum dan bersenang-senang. Ratu Elizabeth I menonton drama itu tanggal 6 Januari 1601.Kini Will sudah tiada, dan tak ada seorang pun yang menyaksikan pertunjukannya. Kaum Puritan (pemeluk Protestan taat pada abad ke-16 dan ke-17 di Inggris, yang menganggap bahwa kemewahan dan kesenangan adalah dosa) telah menutup teater di seluruh Inggris. Tak ada lagi nyanyian, tarian, pementasan drama. Tidak seperti di masa mudaku dahulu.Walau semua gigiku telah tanggal, pun tak ada sehelai rambut menutupi kepalaku, aku masih dapat mengingat jelas kenangan itu. Kenangan aku bersama Will....Oktober 1579. Hari yang cerah saat pertama kali aku bertemu Will, di luar Stratford, di sebuah kebun apel. Seorang anak laki-laki berambut merah, kira-kira dua tahun lebih tua dariku, sedang berada di atas sebuah pohon."Apa yang kau lakukan di atas sana?""Hanya mengambil beberapa buah apel," jawabnya, tersenyum."Pohon-pohon ini milik Nash, si petani itu, dan dia akan segera melepas anjing-anjingnya untuk mengejarmu.""Tuan Nash sudah berangkat ke pasar," katanya. "Kemarilah! Apel-apel ini enak sekali!"Dan semenit kemudian aku sudah berada di atas pohon bersamanya. Tapi Will salah. Tuan Nash tidak sedang pergi ke pasar, karena beberapa saat kemudian aku melihat wajahnya yang memerah marah tersembul di atas sebuah dinding tak jauh dari situ.Spontan Will dan aku kabur dan berlarian hingga ke tepi sungai. Di sana kami menikmati apel-apel yang telah kami petik.Saat itu Will berusia 15 tahun. Ia tinggal di Henley Street bersama ayahnya, John Shakespeare, kakak perempuannya, Joan, serta dua adik laki-lakinya, Gilbert dan Richard. Kala itu Will tidak memberitahukan tentang adik perempuan lainnya yang telah meninggal. Dan setahun kemudian lahir lagi seorang anak laki-laki, anak bungsu keluarga Shakespeare, bernama Edmund. Lalu Will menanyakan tentang keluargaku."Hanya ada aku dan adik perempuanku. Orang tuaku sudah meninggal, jadi kami tinggal bersama paman dari ibuku. Ia seorang pembuat sepatu di Ely Street, dan aku bekerja untuknya. Dan kau, apa pekerjaanmu?""Aku belajar di sekolah Nyonya Jenkins di Church Street, setiap hari dari pukul tujuh pagi sampai pukul lima sore. Kecuali hari Minggu tentunya."Aku merasa menyesal telah menanyakan hal itu kepadanya. "Kau tidak merasa bosan?""Kadang-kadang. Biasanya tak ada masalah bagiku." Ia menyandarkan kedua lengannya di atas kepalanya. "Tapi kami diharuskan mempelajari karya para penulis Latin. Sedangkan yang aku inginkan adalah karya-karya modern, karya para penulis Inggris seperti Geoffrey Chaucer. Kau dapat membaca?""Tentu saja! Aku juga bersekolah."Lantas Will berdiri seraya menggigit apelnya. "Aku ingin jadi penulis. Penyair. Aku ingin menjadi lebih dari segalanya di dunia."Semenjak hari itu, kami bersahabat. Hampir tiap hari kami bertemu, dan dia selalu mengajariku tentang buku-buku yang dibacanya, tentang puisi-puisi, dan sejarah para penulis. Hidupnya tak pernah lepas dari buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas meninggalkan bangku sekolah, Will bekerja untuk ayahnya di Henley Street. John Shakespeare adalah seorang pembuat sarung tangan. Ia juga melakukan bisnis jual-beli domba. Tapi Will tidak tertarik.Suatu hari ia bertanya kepadaku, "Apa yang sebaiknya kita lakukan, Toby? Kita kan tidak bisa menghabiskan sisa hidup kita hanya dengan membuat sepatu dan sarung tangan!""Well... kita bisa pergi ke laut dan berlayar keliling dunia seperti Francis Drake."Drake kembali ke Plymouth tahun 1581 setelah tiga tahun bertualang keliling dunia, tapi kami masih tetap saja di Stratford. Kami selalu menyusun berbagai rencana, tapi tak pernah terwujud.Will masih meneruskan kegiatan membacanya dan telah menulis beberapa puisi. Terkadang dia menunjukkan puisi-puisinya kepadaku. Aku katakan kepadanya bahwa puisinya sangat bagus. Sebenarnya aku tak tahu apa-apa tentang puisi, tapi Will temanku.Bagaimanapun Will tidak menyukai puisi-puisinya. "Aku masih harus banyak belajar, Toby. Masih banyak." Kasihan Will.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga harus belajar banyak tentang wanita. Suatu hari di bulan Oktober 1582, dia datang ke rumahku dengan wajah pucat pasi."Aku takkan pernah meninggalkan Stratford," ujarnya."Mengapa tidak? Kita pasti akan pergi. Lihat saja nanti.""Untukmu mungkin." Ia terdiam sesaat. "Tapi aku akan menikah dalam beberapa minggu ini. Dengan Anne Hathaway."Mendadak mulutku ternganga. "Menikah! Dengan Anne Hathaway? Apakah Hathaway yang tinggal di Shottery itu?""Ya."Waktu itu aku sedang mengerjakan sesuatu pada beberapa pasang sepatu di atas meja, lalu Will mengambil salah satunya dan memandangnya."Well, er, dia tentunya gadis yang baik," aku merasa tidak nyaman dengan perkataanku. "Tapi... tapi, usianya 26 tahun, dan kau baru delapan belas!""Aku tahu. Tapi aku harus menikahinya.""Oh tidak! Maksudmu dia....""Betul," sahut Will, "enam bulan lagi aku akan menjadi ayah."Will menikahi Anne Hathaway pada bulan November. Mereka tinggal di Henley Street. John Shakespeare tampaknya sangat bahagia, namun lain halnya dengan ibu Will. Ibu Will tak mau putranya menikah secepat itu. Membentuk sebuah keluarga membutuhkan banyak biaya, padahal John Shakespeare sedang menghadapi masalah keuangan yang rumit.Bulan Mei berikutnya, lahirlah Susanna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku, semua bayi tampak sama. Tapi bagi Will tidak."Lihat, Toby, matanya mirip dengan mataku," ucapnya bahagia. "Ia pasti akan secantik Ratu Mesir, dan sepandai Raja Solomon.""Oh ya? Semua orang tua berpendapat seperti itu tentang anaknya. Aku tak percaya satu kata pun."Aku jarang melihat istri Will. Aku tahu dia tidak menyukaiku. Baginya, aku hanyalah seorang teman yang dapat membuat suaminya ditimpa berbagai masalah. Dia berasal dari keluarga yang serius, keluarga Puritan. Hari-harinya hanya diisi pergi ke gereja, tanpa ada nyanyian dan tarian atau pesta dansa.Di suatu sore di bulan Februari 1585, istri Will melahirkan lagi. Kembar laki-laki dan perempuan. Will memberi mereka nama Hamnet dan Judith, sesuai nama teman-teman Will. John Shakespeare menjadi semakin bahagia, karena ia punya seorang cucu laki-laki sekarang. Semua orang tampak bahagia. Untuk sesaat.Will dan aku terkadang masih pergi bersama. Ia masih tetap membaca, menulis, dan aku dapat melihat perubahan pada dirinya. Ia telah berusia 23 tahun sekarang, tapi ia tidak bahagia dengan kehidupannya."Stratford terlalu kecil, Toby," ujarnya suatu kali. "Terlalu tenang. Terlalu membosankan. Aku harus pergi.""Iya, tapi bagaimana caranya? Ingat, anakmu sudah tiga."Di setiap musim panas, beberapa kelompok pertunjukan datang ke kota kecil. Tahun 1587, ada lima kelompok yang datang. Will dan aku selalu menyempatkan diri untuk menonton pementasan mereka. Will suka berbicara dengan para pemainnya dan mendengarkan cerita mereka tentang kota London.The Queen's Men tiba di Stratford bulan Juni. Kami menyaksikan aksi panggung mereka. Aku tidak ingat yang mereka mainkan. Yang kuingat hanya aku tertawa keras sekali, dan Will bilang permainan mereka sangat jelek. Tak ada satupun kata-kata puitis dalam dialog mereka."Mengapa kau tidak mencoba sendiri menulis sebuah naskah?""Menulis naskah drama?" Ia tertawa. "Anne takkan pernah lagi mau bicara kepadaku."Meskipun begitu, setelah beberapa bulan berselang, aku mampir mengunjungi rumah keluarga Shakespeare di suatu sore. Ketika aku baru saja memasuki pintu dapur rumah mereka, kulihat Anne, dengan wajah sangat merah, membentak keras sekali. "Beraninya kau berbuat hal ini kepadaku! Bagaimana anak-anak...," ucapannya terhenti saat menyadari kedatanganku.Will sedang duduk di samping meja, dan tampak gembira melihat kehadiranku. "Telah kukatakan pada Anne bahwa aku akan pergi dan tinggal di London. Aku ingin menjadi aktor, dan menulis beberapa naskah drama, kalau bisa.""Drama!" lengking Anne. "Akting! Para aktor orang-orang yang kotor, kejam! Mereka semua pencuri dan penjahat! Mereka mabuk tiap hari dan tak pernah ke gereja...""Jangan berkata bodoh, Anne. Kau tahu itu tidak benar. Dengar, aku akan pulang kalau sempat, tapi aku tetap harus pergi ke London. Aku tidak bisa berbuat apa-apa di Stratford." Kemudian ia menatapku. "Kau ikut denganku, Toby?"Selama dua hari perjalanan menuju London, Will nyaris tak pernah berhenti berbicara kepadaku. Dapat kulihat sorot matanya bersinar penuh semangat. Di kepalanya tersimpan banyak rencana, puisi.... Semangat hidupnya telah kembali."Aku telah berbincang dengan salah satu pemain Queen's Men," katanya. "Dia bilang dia bisa memberikanku pekerjaan di teater. Berakting, mungkin. Atau membantu menulis beberapa naskah drama. Aku telah menunjukkan kepadanya beberapa naskahku, dan dia sangat tertarik."Ketika kami sampai di London, aku mulai disergap rasa takut. Kota ini begitu besar, sedangkan kami hanyalah dua pemuda biasa dari kota kecil. Aku takkan pernah melupakan keramaian, suasana dan hiruk-pikuknya. Sebanyak 200.000 ribu orang bermukim di London... suatu jumlah yang tak pernah terpikirkan sebelumnya sepanjang hidupku!Kami melewati Sungai Thames dan melihat London Bridge, dengan toko-toko serta rumah-rumah di sekitarnya. Di bawah sungai tertancap Tower of London, di mana pasukan musuh kerajaan pernah memasukinya melalui pintu gerbang sungai, dan kebanyakan dari mereka keluar dengan kepala terpenggal.Kami menemukan sebuah penginapan kecil di Eastcheap. Tidak terlalu mahal, dan tersedia roti, daging serta bir untuk makan malam kami."Well, kita sampai juga!" kata Will. "Akhirnya!""Mmm... selanjutnya apa yang akan kita lakukan?"Ia tertawa. "Segalanya!"Hari berikutnya kami memulai pekerjaan kami. Tahun-tahun awal kami di London berlangsung baik. Tentu saja kami tak punya banyak uang, oleh sebab itu kami harus bekerja keras. Seorang pemain baru seperti kami hanya mendapatkan 6 shillings per minggu, padahal tidak selalu ada pementasan setiap minggunya. Aku membatalkan keinginan menjadi aktor."Mengapa?" tanya Will suatu kali. "Itu pekerjaan yang bagus."Bulan itu kami bekerja untuk Queenís Men pada sebuah teater bernama The Curtain di Shoreditch.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Will mendapatkan empat peran kecil dalam dua judul drama yang berbeda. Ia bermain sebagai seorang serdadu dan seorang pembunuh dalam sebuah pementasan, dan dalam pementasan yang lain ia berperan sebagai seorang pencuri, juga seorang bangsawan Italia yang jatuh cinta pada Ratu Malam. Ia mencintai peran-perannya."Aku tidak pandai sepertimu," jelasku kepadanya suatu waktu. "Aku tak bisa mengingat keseluruhan dialognya. Aku bahkan lupa siapa diriku! Saat aku menjadi bangsawan Italia, yang keluar dari mulutku adalah ucapan si serdadu. Aku tiba di panggung terlalu lambat, atau terlalu cepat. Aku berdiri di posisi yang salah..."Will tertawa. "Lantas apa yang akan kau lakukan?""Kostum," jawabku. "Dan barang-barang properti. Aku telah berbicara dengan John Heminges, dia bilang bahwa mereka membutuhkan seseorang untuk membantu memerpsiapkan kostum dan perlengkapan lainnya.""Kau akan bekerja dengan baik di situ," komentar Will pelan. "Sekarang aku harus mempersiapkan adegan berkelahi untuk pementasan besok, dan aku harus mati dengan darah berceceran di sekelilingku. Apakah kau bisa mencarikanku semacam darah atau sejenisnya?""Aku sudah mendapatkannya!" Aku tersenyum kepadanya. "Darah domba. Aku dapat dari pasar Smithfield pagi ini. Kau bisa mengambilnya sebanyak yang kau mau. Aku akan membuatnya tetap hangat untukmu."Will mampu bermain bagus. Bukan yang terbaik, tetapi bagus. Seorang aktor harus mampu melakukan apa saja. Ia harus mempelajari dialog dengan seksama, mungkin untuk enam pertunjukan drama yang berbeda di hari yang sama. Ia harus bisa menari, berdansa, bernyanyi, bermain alat musik. Ia juga harus melompat, jatuh, dan berkelahi. Perkelahian harus tampak seperti sungguhan.John Heminges dari Queen's Men mengajarkan kami banyak hal. Ia seorang teman yang baik selama bertahun-tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga mempelajari banyak hal, seperti cara membuat sepatu dari kertas warna cokelat, atau membuat ikan, buah dan sepotong daging dari kayu serta kertas berwarna. Atau cara membersihkan topi yang dikenakan para pemain dengan potongan-potongan roti, agar tampak seperti baru kembali.Siang dan malam Will selalu sibuk. Aku tak tahu kapan ia tidur. Ia bermain dalam beberapa drama, ia juga menulis naskah dramanya sendiri, ia masih juga membaca buku, lalu bertemu dengan penulis lainnya, berkumpul bersama teman-temannya... ia selalu belajar, belajar, dan belajar.Suatu hari kami minum bir bersama Richard Burbage di Boar's Head. Burbage adalah seorang aktor di kelompok teater Lord Strange's Men. Ia sangat akrab dengan Will."Kau telah menulis empat naskah, Will," katanya. "Karya yang bagus. Dan semakin hari kau bermain semakin baik. Dan aku semakin hari bermain semakin baik pula. Bekerjalah untuk Lord Strange's Men di Teater Rose, Bankside. Kau juga bisa menulis naskah drama untuk kami."Akhirnya kami pergi ke Teater Rose. John Heminges dan Augustine Phillips, seorang aktor berbakat juga, turut serta bersama kami.Di Rose, kami bekerja lebih giat. Pertunjukan selalu dimulai selepas tengah hari, disebabkan cuaca yang cerah. Pagi hari kami latihan, dan saat makan siang tiba, orang-orang mulai berdatangan untuk segera mendapatkan tempat duduk mereka.Sejak tahun 1592, penduduk kota London mulai membicarakan nama William Shakespeare.Will menulis naskah drama berjudul Richard III untuk dipersembahkan kepada Richard Burbage, yang kemudian meraih sukses besar. Richard III adalah seorang raja yang kejam, seorang pembunuh. Namun penampilan Burbage di panggung, dengan suara lantangnya dan aktingnya yang memuaskan, meninggalkan kesan yang apik pada sang tokoh. Tak lama setelah itu seluruh London meniru penggalan dialognya yang terkenal saat kudanya terbunuh di medan perang :A horse! A horse! My kingdom for a horse!Berbagai kalangan datang untuk menyaksikan pertunjukannya, dan akibatnya Will mempunyai banyak teman baru. Suatu hari seusai pementasan, aku melihatnya sedang bercakap-cakap dengan seorang pemuda di luar Teater Rose. Pemuda itu sangat cantik, mirip seorang gadis, mungkin... tapi masih terlihat ketampanannya. Aku menanyakan perihal pemuda itu pada Will."Earl of Southampton," jelasnya. "Usianya baru delapan belas, tapi ia mencintai puisi dan drama.""Bukankah dia kawan Earl of Essex?" Setiap orang tahu siapa Earl of Essex. Pemuda yang tampan, bahkan beberapa orang mengatakan bahwa Ratu Elizabeth jatuh cinta kepadanya.Pada awalnya, aku tak tahu-menahu tentang hal itu. Sang Ratu sudah berusia 59 tahun, dan beliau seorang wanita yang sangat cerdas.Kendati pun begitu, rumor itu ternyata benar, bahwa beliau menyukai berada di sekeliling pemuda-pemuda tampan. Earl of Essex salah satunya."Ya, ia kawan Earl of Essex. Tapi kukira Essex orang yang berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Henry membutuhkan teman-teman yang lebih baik darikepadanya.""Henry, eh?" tanyaku terkejut. "Astaga! Benar kau memanggilnya Henry? Bukan Lord Southampton?" "Hanya ketika tak ada orang selain kau, aku, dan teman-temanku, tentu." Lantas Will tertawa. "Aku hanya seorang aktor dari Stratford, Toby. Bukan orang penting. Mari kita mampir sebentar ke Boar's Head sebelum pulang."Will selalu begitu. Pendiam. Tidak pernah menggembar-gemborkan namanya ke semua orang.Sesampainya di Boar's Head, kami bertemu beberapa orang teman dan mengobrol. Kami membicarakan tentang wabah pes yang kembali berjangkit di London."Kau sudah dengar berita terakhir?" tanya seorang pria. "Lebih dari 30 orang meninggal setiap minggunya.""Dan Dewan Kota," sambung yang lain, "hendak menutup seluruh teater. Mereka selalu berbuat begitu setiap kali wabah menyerang kota London. Takkan ada lagi pekerjaan untuk kita, sebagai aktor.""Tapi para pemain masih bisa melakukan tur, bukan?" tanya Will."Ya," jawab pria yang pertama, "tapi kau akan menemui kesulitan. Mengunjungi kota yang berbeda, penginapan yang berbeda, pertunjukan yang berbeda setiap malamnya. Aku lebih memilih untuk tetap tinggal di London."Wabah tersebut sangat menakutkan, tapi di London lebih buruk lagi. Wabah itu datang dengan cepat laksana api yang membumihanguskan seluruh kota. Jika seseorang di sebuah rumah terkena wabah itu, maka semua pintu akan terkunci rapat, dan sebuah tanda silang besar berwarna merah dicoretkan di pintu-pintu itu. Tak seorang pun sanggup meninggalkan rumah. Kau harus tetap tinggal di dalamnya, berjuang melawannya, ... atau mati. Jika kau kaya, kau dapat meninggalkan London sesegera mungkin. Pada bulan September 1592, Dewan Kota menutup seluruh teater."Apakah kita jadi melakukan tur, Will?" tanyaku kepadanya suatu ketika. "Atau kembali ke Stratford? Kita tak bisa terus-terusan tinggal di London.""Kau saja yang kembali ke Stratford, Toby. Aku akan menginap di rumah Lord Southampton untuk sementara waktu. Dia yang memintaku. Di sana aku bisa menulis, membaca buku-bukunya, dan bertemu dengan beberapa orang teman."Aku menatapnya. "Ada wanita lain, bukan? Aku dapat melihatnya di matamu selama minggu-minggu terakhir ini."Will tertawa, namun ia tidak menjawab pertanyaanku.Baru pada bulan Juni 1594, teater-teater di London kembali dibuka. Will sering mengunjungi Lord Southampton, namun terkadang kami pergi melakukan tur bersama dengan kelompok teater tempat kami bekerja, atau melewatkan waktu senggang di rumah kami di Stratford. Will lebih sering menghabiskan waktunya di Stratford karena suasananya yang tenang, membuatnya lebih dapat berkonsentrasi menulis. Aku tak pernah tahu apa yang dipikirkan Anne terhadap itu semua.Tahun-tahun berikutnya Will lebih banyak menulis puisi. Salah satunya berjudul Venus and Adonis, yang sangat indah dan panjang, dipersembahkan untuk sahabatnya, Lord Southampton. Selain itu ada juga puis-puisi pendek, disebut soneta. Tapi puisi-puisi itu tidak dibukukan, melainkan hanya untuk dibaca teman-temannya.Suatu hari setelah kami kembali ke London, aku membaca salah satu sonetanya. Saat itu Will sedang pergi entah ke mana, dan aku sedang berada di penginapan kami di Bishopsgate. Kebanyakan dari isi puisinya bercerita tentang seorang wanita jahat, berambut hitam, bermata hitam. Ia seorang wanita yang dingin dan kejam, lalu menjadi setia dan penyayang, dan kemudian menjadi kejam lagi.For I have sworn thee fair, and thought thee bright,Who art as black as hell, as dark as night[ Ku t'lah bersumpah demi kau sang jelita,dan kusangka kau sang penggembira,yang sesuram neraka, sekelam malam ]Apakah Will menulis tentang dirinya sendiri? Dan siapakah Wanita Misterius ini?Aku selalu ingin tahu apa yang sedang terjadi, sehingga aku selalu mengamati teman-teman wanitanya.Dan suatu hari aku melihatnya. Aku baru saja memasuki pintu penginapan saat ia sedang menuruni tangga. Rambutnya hitam, matanya hitam menusuk, di leher serta telinganya tergantung perhiasan dari emas. Ia berjalan melewatiku laksana sebuah kapal yang maju ke medan peperangan. Ia tampak liar, marah, namun sangat, sangat cantik."Hu!" kataku. "Itukah Wanita Misteriusnya Will? Will takkan pernah bisa hidup tenang dan damai!"Wanita itu kuduga berparas Italia. Aku menanyakan hal ini pada John Florio, guru bahasa Italia Lord Southampton. Setelah aku menjelaskan ciri-ciri wanita itu kepadanya, Florio langsung mengenalinya. "Emilia," ujarnya, "Emilia Bassano. Sekarang Emilia Lanier, istri Alphonso Lanier. Sebelumnya dia tinggal bersama si tua bangka Lord Chamberlain. Wanita itu bukan istrinya, kau mengerti 'kan. Tapi mengapa kau ingin mengetahuinya?""Jika ia telah menikah, tentunya ia tak punya kekasih gelap bukan?"Florio tertawa terbahak-bahak. "Kekasih! Kau tak tahu siapa Emilia Lanier! Dia bukan wanita baik-baik, Kawan, bukan wanita baik-baik." Sekarang ia berbisik. "Ia pernah berteman dengan Lord Southampton. Tapi sekarang tidak lagi."Aku tidak menanyakan tentang Will kepadanya. Mungkin Emilia Lanier adalah Wanita Misteriusnya Will, atau mungkin juga Will berusaha membantu sahabatnya, Lord Southampton. Tak ada seorang pun yang tahu hingga kini.Wabah telah usai. Kami kembali sibuk. Semakin banyak kelompok teater baru yang bermunculan, dan sekarang Will bekerja untuk Lord Chamberlain's Men. Lord Chamberlain termasuk orang penting yang dekat dengan ratu, dan kami sering diundang untuk pentas di istana, juga di rumah-rumah para bangsawan Inggris. Kami mempunyai pemain-pemain bagus. Ada Will, Richard Burbage, John Heminges. Ada pula Augustine Phillips, Henry Condell, Thomas Pope. Mereka bekerja selama lebih dari 20 tahun, dan menghasilkan uang yang banyak pula.Aku bekerja di bagian kostum dan barang-barang properti para pemain Lord Chamberlain's Men. John Heminges mengomentariku sebagai penyedia properti terbaik di seluruh kota.Will juga istimewa, karena dialah yang menulis naskah-naskahnya. Naskah-naskah yang luar biasa! Ia tak pernah mengulang naskah yang sama, tidak seperti penulis-penuls lainnya. Ia selalu mencoba sesuatu yang baru, yang berbeda. Dan ia tidak pernah berlama-lama menulis. John Heminges tak pernah dapat memahaminya. "Bagaimana kau bisa menulis secepat itu? Kau tak pernah membuat satu kesalahan atau mengubah satu huruf pun!"Will juga tidak mengerti sebabnya. "Semuanya ada di kepalaku. Aku pikirkan, lalu tertuang begitu saja di atas kertas."Tahun 1595, Will menulis sebuah naskah drama percintaan sepasang muda-mudi. Judulnya Romeo and Juliet-Romeo dan Juliet. Sebuah drama yang menyedihkan, karena pasangan itu mati di akhir cerita. Namun para penonton menyukainya. Mereka ingin menyaksikannya lagi dan lagi.Will berperan sebagai si tua Capulet, ayah Juliet. Seorang aktor muda berperan sebagai Juliet. Saat itu tak ada pemain wanita, para prialah yang memerankan tokoh-tokoh wanita. Tentu saja Will tak pernah menampilkan adegan percintaan sungguhan di atas panggung. Ia mewakilkannya melalui dialog-dialognya yang cantik, indah, menyentuh, sampai kau lupa bahwa wanita-wanita dan gadis-gadis yang berada di atas panggung adalah pria sungguhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun yang sama kami menampilkan Romeo and Juliet di Istana Richmond. Sang Ratu ingin menyaksikan drama-drama baru saat Natal nanti, dan pada setiap pertunjukan beliau akan membayar kami 10 poundsterling.Cuaca buruk terjadi di musim panas tahun 1596. Hujan tidak pernah berhenti mengguyur kota London, sehingga wabah pes kembali menyerang. Sepanjang musim itu kami berada di Stratford, meskipun aku sesekali pergi ke Hampshire untuk beberapa minggu, untuk mengurus bisnis domba-domba milik Will.Will sedang sibuk menulis naskah drama baru berjudul A Midsummer's Night Dream - Mimpi di Suatu Malam Pertengahan Musim Panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Agustus yang lembab aku kembali ke Stratford. Rumah di Henley Street saat itu tampak lengang, membuatku penasaran ingin bertemu Will. Ia ada di ruang kerjanya - ia sebut begitu, namun ia sedang tak mengerjakan sesuatu apapun. Hanya duduk."Ada apa, Will? Di mana yang lain?""Ke gereja." Mendung menggelayuti wajahnya. Tatapan matanya kosong. Mati."Apa yang terjadi? Ada apa?"Ia menatapku. "Hamnet... ia sakit seminggu yang lalu... dan kemarin... ia meninggal. Ia baru sebelas tahun, Toby, dan ia sudah meninggal. Anak laki-lakiku satu-satunya. Meninggal, Toby. Meninggal." Kedua telapak tangannya menutupi wajahnya.Apa yang sebaiknya kukatakan pada seorang pria jika hal seperti itu menimpanya? Lalu aku duduk di sampingnya, dan meletakkan tanganku di atas lengannya. Aku tahu Will sangat mencintai anak ini, yang bermata secemerlang koin penny, penuh semangat hidup. Persis seperti ayahnya."Kau akan punya anak laki-laki lagi," hiburku memecah keheningan."Usia Anne sekarang empat puluh." Suara Will terdengar lelah. "Ia tak pernah hamil lagi sejak kelahiran si kembar.""Well, kau punya dua anak perempuan yang cantik, Susanna dan Judith. Tak lama lagi mereka akan menikah, dan kau akan punya banyak cucu laki-laki yang tak terkira jumlahnya. Kau lihat saja nanti. Akan ada banyak anak laki-laki yang berlarian naik-turun tangga dan memanggil-manggil nama Kakek Will!"Ia mencoba tersenyum, walau tampak sedih. Namun tatapannya tidak sekosong barusan. Aku merasa senang, dan menambahkan, "juga masih ada adik-adikmu : Gilbert, Richard, Edmund. Mereka juga akan punya anak laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Shakespeare takkan pernah mati. Pikirkanlah juga keluargamu, Will, pikirkanlah!"Ia menuruti nasihatku. Ia memang sudah dikenal sebagai seorang penyair dan dramawan, tapi ia juga mempedulikan keluarganya. Setahun berikutnya, 1597, ia membelikan sebuah rumah baru untuk keluarganya. Rumah yang besar dan luas, bernama New Place, terletak tepat di tengah-tengah Stratford. Harganya cukup mahal : 60 poundsterling, sehingga para warga di kota kecil itu mulai memanggil Will 'Tuan Shakespeare', tidak lagi 'Will Muda Sang Aktor', atau 'Putra John Shakespeare'. Mereka senang berbisnis dengannya, juga meminjam uang darinya.Anne menyukai rumah baru itu. Istri Tuan Shakespeare dari New Place menjadi orang penting di Stratford. Namun ia tetap merasa tidak senang dengan pekerjaan Will. "Para aktor orang-orang yang liar dan berbahaya," ucapnya berulangkali pada suaminya. "Aku tak tertarik dengan drama, ataupun teater, dan aku tak mau tahu apapun tentang karya-karyamu."Bagaimanapun Anne menyukai uangnya, rumah baru mereka, juga tentunya gaun-gaun barunya, serta enam buah kebun apel dan sebuah lahan pertanian yang luas di utara Stratford yang dibeli pada tahun-tahun berikutnya.Semenjak saat itu Will jarang menyinggung-nyinggung tentang Hamnet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berjalan dan Will semakin sibuk, kendatipun aku tahu ia masih menyimpan duka tentang kepergian anak laki-lakinya jauh di lubuk hatinya.Setahun hingga dua tahun berikutnya, aku berbincang dengan John Heminges tentang kostum untuk karya baru Will : King John - Raja John. John Heminges juga seorang pencinta keluarga : 14 orang anak! Tak terbayang keributan yang terjadi di rumahnya, teriakan-teriakan anak-anak, canda-tawa mereka...John membaca naskah drama Will. "Kau lihat bagian yang ini, Toby, Will sedang menulis tentang anak laki-lakinya bukan?"Grief fills the room up of my absent childLies in his bed, walks up and down with mePuts on his pretty looks, repeats his words...[ Duka mengisi kamar anakku yang t'lah pergiMengisi tempat tidurnya, mengikutiku jua kala ku pergiMenghiasi wajah rupawannya, terngiang tutur katanya... ]Richard Burbage mengatakan tentang gaya penulisan Will yang berubah sejak kematian Hamnet. Dalam salah satu karya Will, The Merchant of Venice - Pedagang dari Venesia, ada seorang tokoh bernama Shylock yang suka meminjamkan uang namun berwatak kejam. Semua orang membencinya. Tapi di penghujung cerita, Shylock kehilangan segalanya, sehingga kau harus mengasihaninya, sebab dia hanyalah seorang pria tua yang malang.Mungkin pendapat Richard ada benarnya. Dan jika ada seseorang yang memahami Will, orang itu adalah Richard Burbage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natal 1598, Will mementaskan drama berjudul Henry IV di istana, yang menceritakan tentang putera Sang Raja dan sahabatnya, Sir John Falstaff. Sir John adalah seorang pria tua yang gemuk, pemalas, tukang mabuk, banyak bicara dan tertawa. Namun para penonton di London menyukainya, dan gurauan tentang Falstaff terdengar di mana-mana setiap saat.Seusai pertunjukan, Ratu ingin berbicara dengan Will."Salah apa kita?" bisik John Heminges padaku."Kita akan mengetahuinya sebentar lagi."Kami semua menatap kepergian Will menuju singgasana Sang Ratu. Beliau seorang wanita tua, mengenakan wig merah, dan giginya hitam. Tapi beliau adalah ratu yang hebat. Dan jika Ratu tidak senang...Suaranya mantap, layaknya suara seorang aktor panggung. Kami dapat mendengar kata-katanya dengan sangat jelas. "Tuan Shakespeare...," sebuah senyuman terlintas di bibirnya. Sehingga kau mengerti mengapa sebabnya semua warga Inggris mencintainya. Beliau bagaikan secercah sinar surya yang terbit pada suatu pagi di musim semi."Kau adalah pemain drama terbaik di Inggris. Aku menyukai karya-karyamu, dan aku mengira Sir John Falstaff adalah seorang yang jenaka. Aku mengenal banyak pria Inggris seperti dirinya. Maukah kau menuliskan untukku karya drama yang lain? Aku ingin melihat Sir John jatuh cinta."Tatkala Will kembali, kami hendak mengerumuninya demi melihat matanya yang bersinar-sinar. "Jangan bicara dulu padaku," jawabnya, "aku harus menulis sebuah naskah lagi."Hanya dalam selang waktu dua minggu, naskah itu lalu dipentaskan di Istana Richmond, dan dimainkan sebelum kedatangan Ratu pada tanggal 20 Februari. Saat beliau menontonnya, beliau lebih sering tertawa. Judul drama itu adalah The Merry Wives of Windsor - Istri-Istri Periang dari Windsor.Namun di tahun 1599, beliau jadi jarang tertawa. Saat itu sedang terjadi konflik di Irlandia, sehingga Ratu mengutus Earl of Essex bersama 20.000 orang pasukannya untuk bertempur di sana. Lord Southampton juga turut serta. Seluruh penduduk London turun ke jalan melepas kepergian mereka. Hal ini memberi inspirasi bagi Will saat musim panas tiba, untuk menulis naskah drama menarik bertemakan perang, dan mencantumkan satu-dua kata tentang Irlandia. Judulnya Henry V, seorang Raja Inggris terkenal yang berperang melawan Perancis. Walaupun demikian, Essex bukanlah Henry V. Ia tak tahu tata-cara berperang, dan melarikan diri ke Inggris setahun kemudian. Ratu tak pernah lagi mau bicara kepadanya.Pada bulan September, Will, Richard Burbage, dan teman-teman yang lain mendirikan Teater Globe, dekat Teater Rose, dengan uang mereka sendiri. Teater itu lebih besar daripada Rose, dan merupakan tempat pertunjukan terbaik di London, yang akan segera menjadi terkenal. Walaupun kelompok pertunjukan yang lain memiliki teater yang bagus dan para pemain yang bagus pula, tapi kami punya Richard Burbage yang sangat terkenal, dan pertunjukan drama terbaik.Tahun berikutnya, selain Will dan penulis lainnya, muncul seorang penulis baru bernama Ben Jonson. Ia seorang penulis andal. Karya-karyanya sanat bagus, namun orang-orang masih mempercayai Will yang terbaik. Ben tidak dapat mengerti hal ini. Ia selalu berdebat dengan Will tentang cara-cara menulis naskah drama. Ia juga bertengkar dengan yang lainnya. Ia pernah sekali dipenjara karena telah membunuh seorang pria dalam suatu perkelahian. Usianya delapan tahun lebih mdua dari Will. Biarpun begitu, Ben dan Will berteman baik.Karya Will berikutnya adalah Hamlet, Prince of Denmark - Hamlet, Pangeran Denmark. Kami berenam : aku, Will, Richard Burbage, Henry Condell, John Heminges, Augustine Phillips; berkumpul di Boar's Head untuk membicarakan tentang rencana pementasannya.Will meletakkan tumpukan kertas naskahnya ke atas meja. "Well, kalian semua telah membacanya. Bagaimana?""Sangat baik," komentar John Heminges. "Tapi terlalu panjang. Kukira pementasannya akan memakan waktu empat jam.""Kita tak usah mengangkatnya semua ke atas pentas,” jelas Will. “Kita dapat memotongnya menjadi tiga jam, mungkin dua jam setengah.”Henry Condell mengambil selembar kertas dari tumpukan itu. “Lihat bagian ini, saat Ophelia berbicara tentang Hamlet. Menurutku, Hamlet kedengarannya seperti Earl of Essex. Apakah kau sedang memikirkan Earl of Essex saat menulisnya?”Will tersenyum. “Mungkin ya,” jawabnya. “Mungkin tidak.”“Richardkah yang akan berperan sebagai Pangeran Hamlet?” tanya Augustine.“Tentu saja!” pekik Will. “Aku menulis bagian ini untuknya. Ia adalah seorang bintang. Sedangkan aku akan memerankan hantu ayah Hamlet.” Will menatapku. “Hamlet akan berpakaian serba hitam, Toby, sebaliknya Ophelia serba putih.”Henry menghabiskan birnya. “Ini cerita yang bagus, Will, dan kita semua mendapatkan peran yang bagus. Tapi apakah para penonton akan menikmatinya? Alur cerita ini sangat lambat, padahal mereka suka alur yang cepat dan menarik. Hamlet tahu bahwa pamannyalah, Claudius, yang telah membunuh Sang Raja, yaitu ayahnya. Tapi Hamlet tak pernah bertindak apa-apa untuk sekian lama. Ia hanya membicarakannya. Dan di akhir cerita, hampir semua tokohnya mati.”Augustine tidak setuju dengan pendapatnya. “Kau tidak memahaminya, Henry. Cerita ini sungguh menarik, mengesankan. Inti cerita ini ada pada diri Hamlet sendiri. Ia ingin membunuh pamannya, tapi ia tak bisa. Membunuh adalah tindakan yang salah. Namun ia harus membunuhnya, demi ayahnya. Kita semua mengerti bagaimana perasaannya.”Sepanjang percakapan, Richard Burbage tak berucap sepatah kata pun. Kemudian ia membaca lagi beberapa bagian dari naskah itu. Lantas ia meletakkannya di tangannya dan menatap ke arah kami. Sorot matanya bersinar penuh gairah.“Adakah di antara kalian yang benar-benar menyimak gaya bahasa yang digunakan dalam dialog ini? Ini adalah karya terbaikmu, Will, bahkan terbaik di antara karya-karyamu yang lain. Dengarkanlah kalimatnya, sajaknya!” Richard berdiri, dan tak lama suaranya yang dahsyat memenuhi ruangan kedai minum itu.“To be, or not to be, that is the question...”Kami duduk mendengarkan dalam diam, sementara suara yang indah itu seolah menghidupkan kalimat demi kalimat yang diucapkannya. Will menatapnya, tersenyum. Ia tahu bahwa Richard, seperti dirinya, jatuh hati pada kalimat-kalimat itu.“... To die, to sleep–To sleep–perchance to dream. Ay, there’s the rub.For in that sleep of death what dreams may comeWhen we have shuffled off this mortal coilMust give us pause.”Apa yang dikatakan Richard Burbage tentunya benar, sebab ternyata para penonton menikmati pertunjukan itu. Mereka menyukai peran Burbage sebagai Hamlet, mereka menangisi kematian Ophelia, dan mereka meneriaki si pembunuh, Claudius, agar mati saja. Kukira, ini adalah karya terbesar Will. Ayah Will meninggal di bulan September 1601. Pada tahun-tahun terakhirnya, John Shakespeare tampak bahagia. Putranya telah menjadi orang besar, dan keluarga Shakespeare menjadi keluarga terpandang di Stratford. Namun tidak banyak jumlah cucu di keluarga itu. Kakak perempuan Will, Joan, telah menikah dan punya seorang anak laki-laki, tapi lain halnya dengan kedua adik laki-lakinya. Mereka sama sekali tak mempunyai anak.Susanna, anak perempuan tertua Will telah berusia 18 tahun, dan suatu hari Will berkata kepadanya, “Kami harus segera mencarikan suami untukmu, Susanna.”Tapi Susanna menggeleng. “Oh, aku tak ingin menikah, Ayah, terima kasih.”Kami hanya tersenyum mendengar jawabannya, sebab telah ada seorang calon menantu yang sering mengunjungi New Place. Namanya John Hall, seorang dokter yang pintar. Will suka kepadanya.Di London, teater selalu ramai dipenuhi penonton, dan para aktor menjadi orang-orang penting. Teater Globe dan Lord Chamberlain’s Men bermain sangat baik, sehingga para aktornya mendapatkan uang banyak yang kemudian digunakan untuk membeli rumah dan tanah. Walaupun demikian, masih saja ada yang menganggap mereka sebagai orang-orang yang kejam dan berbahaya.Will dan aku sekarang menempati sebuah penginapan bagus di Silver Street, Cripplegate, bersama keluarga Mountjoy.Ratu Elizabeth I wafat tanggal 24 Maret 1603 di Richmond. Aku masih ingat dengan persis hari itu. Seluruh teater ditutup –pertunjukan tidak bisa digelar bila Ratu wafat– dan kami semua berkumpul di rumah Henry Condell. Ia dan John Heminges tinggal berdekatan dengan penginapan Will dan aku.Kami semua merasa khawatir. Raja baru Inggris adalah James I. Sebelumnya beliau adalah Raja Skotlandia, mempersunting Ratu Anne dari Denmark yang masih belia, serta mempunyai tiga orang anak yang masih kecil-kecil. Raja yang bagaimanakah beliau? Akankah beliau menjadi raja yang baik? Dan yang terpenting, apakah beliau menyukai drama?“Jika tidak,” sahut Henry Condell, “habislah kita. Sudah banyak kaum Puritan yang menduduki kursi Dewan Kota London, dan mereka akan senang sekali apabila dapat menutup semua teater.”Henry selalu melihat segala sesuatunya dari kemungkinan yang paling buruk.“Well, ia sendiri telah menulis banyak buku juga,” jelas Will. “Mungkin ia akan tertarik juga pada drama. Kita hanya harus bersabar dan menunggu.”Ternyata kami tidak usah menunggu terlalu lama. Hari itu tanggal 19 Mei. Aku sedang memperbaiki sebuah pintu di lantai panggung yang biasa digunakan untuk tempat keluarnya pemeran hantu dalam kepulan asap. Tiba-tiba aku mendengar langkah-langkah kaki berlarian menuju panggung, membuatku penasaran ingin melihat apa yang sedang terjadi di atas. Ternyata Will, John Heminges, dan Richard Burbage, dengan wajah berseri-seri menatapku melalui lubang pintu itu.“Dengar baik-baik, Toby.” Will mengacungkan sgulung kertas di tangannya. “Surat dari Raja James! Mulai hari ini, kita adalah The King’s Men! Kita bekerja untuknya, dan ia ingin menyaksikan semua pertunjukan kita!”“Kita akan mengenakan jas warna merah yang baru untuk pementasan di istana,” tambah Richard.“Dan,” sela John, “beliau akan membayar kita 20 poundsterling untuk setiap pementasan. Bagaimana tanggapanmu, Toby?”Kami semua tertawa lega. “Well, John,” jawabku. “Jika kita menjadi kaya begini, bisakah aku mempunyai pintu baru? Aku tak mungkin lagi memperbaiki yang satu ini, sudah terlalu usang.”Wabah pes kembali menyerang saat musim panas. Sampai bulan Juli, ribuan orang di London meninggal setiap minggunya. Salah satunya adalah anak laki-laki teman Will, Ben Jonson. Dan jumlah itu mencapai hingga 33.000 orang di akhir tahun. Semua teater ditutup, sehingga The King Men’s memanfaatkannya untuk melakukan tur. Will dan aku melewatkan musim panas di Stratford. Sedangkan Raja sedang berada di Istana Hampton Court, di luar kota London, sehingga aman dari wabah tersebut.“Raja dan Permaisuri yang baru gemar bersenang-senang, Toby,” kata Will suatu hari. “Mereka adalah keluarga yang berbahagia. Pangeran Henry, yang berusia sembilan tahun, adalah seorang anak laki-laki yang manis sekali. Kakak perempuannya, Elizabeth, sangat cantik. Sedangkan si bungsu Pangeran Charles baru dua tahun.” Sesaat ia terdiam. Kurasa ia sedang memikirkan Hamnet. Lalu ia melanjutkan lagi, “Permaisuri Anne sangat menyukai drama. Beliau juga menggemari musik, dan berdansa. Beliau bahkan mempertontonkan kedua kakinya dalam sebuah pesta dansa!”“Astaga!” komentarku sangat terkejut. “Hal-hal seperti itu tak pernah terjadi saat Ratu Elizabeth masih hidup.”“Kita hidup di zaman yang berbeda, Toby. Banyak hal yang akan berubah.”Tapi, perubahan itu berjalan lamban. The King’s Men meraih sukses di satu tempat ke tempat yang lain. Natal 1604, kami menggelar 22 pertunjukan di istana, dan delapan di antaranya ditulis oleh Will. Tahun 1605, ada 13 pertunjukan, 10 di antaranya adalah karya Will.Kami selalu menampilkannya terlebih dahulu di Globe, sebelum dipentaskan di istana. Will menulis lebih lambat sekarang, namun masih tetap ada beberapa karya terbaiknya : Othello, Macbeth dan King Lear. Drama yang menyedihkan dan menyuramkan. Wanita, pria dan anak-anak di Teater Globe menangis menyaksikannya. Yang memerankan Raja Lear tentu saja Richard Burbage. Ia memang seorang aktor yang luar biasa!Di tahun-tahun berikutnya, wabah pes masih saja melanda Inggris. Will dan aku lebih sering berada di Stratford pada musim panas. Seperti biasa, Will menulis, dan aku mengurusi bisnisnya. Susanna menikah dengan dr John Hall di bulan Juni 1607, dan setahun kemudian Will mempunyai seorang cucu bernama Elizabeth.Musim dingin tahun itu benar-benar dingin, sampai-sampai sungai Thames membeku hingga ke daerah Westminster. Adik Will, Edmund, meninggal pada musim itu juga. Usianya baru 27 tahun. Kemudian disusul oleh ibunya yang meninggal bulan September setahun berikutnya.Kali ini Will menulis naskah drama dengan tema berbeda. Menurut John Heminges, karya Will sekarang sangat suram, kejam, dan ia seolah-olah hanya menilai sisi gelap seseorang. Tapi itu hanyalah satu hal tentang Will. Ia masih terus mencoba jenis baru puisi dan karya dramanya. Dan tak lama setelah itu, muncul jenis drama yang lain lagi, yang penuh dengan tawa, bunga-bunga musim semi, dan percintaan. Judulnya The Winter’s Tale.Tatkala berada di London, terutama pada malam hari, kami sering mengunjungi kedai minum Mermaid Tavern di Cheapside. Kedai itu sangat bagus, dengan bir bermutu baik. Semua penulis dan penyair di London pernah mampir ke sana.Suatu malam di musim dingin tahun 1610, sebagian besar teman-teman Will: para aktor dan penulis, mengunjungi kedai itu. Juga tentunya Ben Jonson. Ia adalah rajanya peminum sepanjang hidupnya. Sekarang ia selalu menghasilkan karya-karya yang sangat bagus, namun sayangnya ia tak pernah punya uang sepeserpun. Will yang selalu membelikannya bir.Pada awalnya, pembicaraan kami adalah seputar Raja James, yang sekarang lebih tertarik pada kuda daripada drama. Lalu Ben teringat sesuatu akan isi cerita The Winter’s Tale. Sebenarnya ia mengakui, karya-karya Will adalah yang terbaik, tapi ia suka sekali mencari-cari kesalahan sekecil apapun darinya.“Mengapa kau letakkan Bohemia di pinggir lautan, Will? Bohemia letaknya di tengah-tengah Eropa! Tak ada lautan untuk sepanjang ribuan mil, dasar kau bodoh!”“Karya-karyamu sungguh brilian, Ben,” sela Richard Burbage. “Namun rasa-rasanya berbau buku pelajaran, bukankah begitu, Will?”Will tertawa. “Berapa orang yang akan mempedulikan hal itu, Ben? Apa urusan mereka? Mereka menyukainya. Permaisuri mengatakan bahwa permainan drama tersebut sungguh manis, dan Raja...”“Raja!” bentak Ben keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajahnya tampak sangat marah. Raja James terkadang jatuh tertidur saat menyaksikan pementasan karya Ben sendiri. “Ia sangat dungu! Aku katakan kepadanya, tepat di depan batang hidungnya: Sir, Anda tak memahami puisi!”Giliran John Heminges yang tertawa. “Oh Tuhan! Betapa kasarnya kau, Ben! Aku tak habis pikir bagaimana kau bisa bertahan hidup selama ini!”Will tertawa lagi. Lalu ia berkata, “Ben, kau harus berhati-hati. Kau tak ingin Raja menjadi musuhmu. Jangan lupa, beliau membayar kita dua kali lipat daripada Ratu Elizabeth, dan banyak pertunjukan kita yang ditontonnya dua kali.”“Uang?” bentak Ben lagi. Ia memang sangat suka memperdebatkan apa saja. “Kita ini penyair, aktor, bukan pekerja bisnis! Apa urusannya dengan uang?”“Dengan itu maka perutmu terisi roti dan daging, serta kau punya jas untuk melindungi punggungmu,” jawab Will, mereguk birnya. “Dan kau juga yang pertama kali mengeluh bila kehabisan uang.”Ben membanting gelas birnya ke atas meja. “Sekarang dengar baik-baik, Tuan William Shakespeare dari Stratford, dengan rumah besarmu yang nyaman, kuda-kudamu yang mahal, kau menulis dalam naskah Raja Learmu bahwa uang...”“Oh, berhentilah bertengkar, kalian berdua!” lerai John Heminges. Ia hendak mengatakan sesuatu padaku, tapi Ben berdebat lagi tentang karya Will yang lain.“Dan bagaimana tentang Antony dan Cleopatra? Tulisan macam apa itu? Kau tak pernah tahu di mana persisnya kau berada! Semenit kau berada di Mesir, semenit berikutnya di Roma, lalu tiba-tiba kau berada di laut di atas sebuah kapal, dan kau balik lagi ke Mesir...”Richard Burbage tak menyukai suasana yang ricuh itu. “Kau salah lagi, Ben. Kau saja yang tak dapat mengikuti alur cerita. Kau pikir penduduk London bodoh-bodoh, tapi mereka lebih mengerti daripada kau! Dan satu hal...”Kuputuskan untuk pulang ke penginapan. Ben pria yang baik, namun dia terlalu banyak bicara. Ketika aku meninggalkan kedai itu, ia sedang memesan bir untuk yang kesekian kalinya. Aku tahu mereka akan melewatkan sepanjang malam itu di Mermaid."Rambutmu sudah banyak berkurang, Will,” ucapku kepadanya suatu hari.“Kita berdua semakin bertambah tua, Toby. Kita tidak bisa lari darinya. Tua dan lelah.”“Jangan berkata seperti itu. Usiamu baru 47. Hidupmu masih panjang, Will. Dan masih ada 20 naskah drama lagi!”“Tidak,” elaknya pelan. “Tidak, kupikir puisinya sebentar lagi selesai. Aku lelah, Toby. Aku butuh istirahat. Kukira The Tempest akan menjadi karya terakhirku. Aku akan mengucapkan selamat tinggal pada dunia panggung. Sekarang sudah banyak bermunculan penulis baru, masih muda-muda, dan tahu caranya menghibur penonton. Aku tidak semodern dulu.”Ia tak pernah berkata seperti itu, dan aku benar-benar tak menyukainya. “Hanya ada satu Will Shakespeare. Dan ia akan selalu modern. Sekarang aku harus kembali bekerja. Aku harus pergi membeli kain untuk membuat kostum para pemain The Tempest. Mengapa kau harus mengambil latar di sebuah pulau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kapal tenggelam, semua pemain harus tampil ke panggung dalam keadaan basah. Kau tahu itu butuh sehari untuk mengeringkan kostum-kostum... artinya akan ada dua kostum untuk masing-masing pemain: yang basah dan yang kering!”Kata-kataku membuatnya ‘hidup’ kembali. “Tidakkah kau baca kata-kata Gonzalo pada babak kedua, Toby? Kau tahu pulau itu ajaib. Jadi pakaian mereka kering terus sepanjang waktu. Jadi mereka hanya butuh satu kostum.”Aku tertawa, dan ia pun tertawa.Namun ia benar, ia memang lelah. Aku dapat melihatnya, juga teman-teman yang lain. Tapi kelompok teater selalu menginginkan drama-drama baru untuk dipentaskan. Dan sekarang kami punya dua buah teater. Selain Globe, ada pula Blackfriars.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertunjukan di Globe dilakukan di ruangan terbuka, jadi harus selalu dipentaskan saat hari cerah. Sedangkan Teater Blackfriars adalah bangunan beratap. Kami dapat mementaskan drama pada malam hari, dan pada berbagai kondisi cuaca. Uang yang dihasilkan pun lebih banyak. Karena masing-masing penonton yang ingin mendapatkan kursi, mereka harus membayar 1 shilling. Di Globe, penonton membayar 1 penny. Dan itupun berdiri.Pada bulan Februari 1612, adik Will, Gilbert, meninggal dunia di London. Disusul Richard setahun kemudian, pada bulan yang sama. Tingallah Will satu-satunya putra keluarga Shakespeare yang masih hidup.Will sudah tak lagi bermain dalam drama karyanya. Namun ia masih menyempatkan diri datang ke tempat latihan untuk melihat para aktor yang akan memainkan karyanya.Musim semi 1613, dalam perjalanan kembali ke Stratford, kami berhenti di Oxford dan bermalam di sebuah penginapan bernama Crown Inn. Will tampak sangat akrab dengan pemilik penginapan itu, John Davenant dan istrinya, Jane. Pagi berikutnya, saat kami hendak pergi, anak laki-laki mereka, William, berlari ke arah Will untuk mengucapkan selamat tinggal. Ia anak yang cerdas, usianya sekitar tujuh tahun, dengan warna rambut dan mata yang sama persis seperti Will. Setelah beberapa saat berbincang dengannya, Will memberinya sekeping penny.Saat dalam perjalanan, aku berkata pada Will, “Hari terakhir kita berada di Oxford, aku mendengar pembicaraan penduduk di kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang mengatakan bahwa kau adalah ayah dari anak laki-laki Jane Davenant.”Will tertawa. “Well, well, orang-orang boleh berpendapat demikian ‘kan. Apa yang akan mereka katakan selanjutnya?”“Jane wanita yang cantik.” Sudut mataku mengerling kepadanya. “Benar bukan?”“Ayolah, Toby. Kau tahu Jane istri yang baik bagi John,” jawabnya tersenyum. “Kau tak sepatutnya mendengar cerita-cerita seperti itu.”Aku juga tak mempercayainya. Tapi tahun-tahun setelah kematian Will, William Davenant mengatakan kepada orang-orang bahwa ia adalah anak laki-laki Will. Bagaimana dia bisa tahu? Ibunya takkan pernah menceritakannya!Will bahagia bertemu putri-putrinya dan John Hall, serta si kecil Elizabeth yang baru berusia lima tahun. Ia juga bahagia bertemu Anne, kukira. Ia tak pernah bicara banyak pada istrinya, begitu pula istrinya.Menurutku, Judith adalah anak perempuan Will yang paling disayanginya. Susanna memang lebih cantik dan lebih pintar, tapi Judith adalah kembaran Hamnet, dan Will masih teringat akan Hamnet. Ia menginginkan seorang cucu laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judith berusia 28 tahun sekarang, dan masih melajang. Tapi Will mengatakan tak usah terburu-buru. Judith harus mendapatkan pria yang tepat.Will bekerja keras sepanjang hidupnya, dan semua itu adalah untuk keluarganya. Aku teringat beberapa baris dari naskah dramanya yang berjudul The Tempest– Prahara, ketika Prospero berbicara kepada putrinya, Miranda.I have done nothing but in care of thee,Of thee, my dear one, thee my daughter...[ Tak satu pun jua t’lah kuperbuat selain untukmu,untukmu, kasihku satu, untukmu putriku... ]ill masih menulis sebuah naskah lagi berjudul Henry VII, sebab Putri Elizabeth, anak perempuan Raja, akan menikah. The King’s Men harus melakukan persiapan yang matang untuk menyambut hari istimewa itu.Saat itu kami berada di London. Pertunjukan pertama dimulai tanggal 29 Juni 1613. Aku masih ingat peristiwa yang nahas itu.Kejadiannya begitu cepat, sesaat setelah pementasan dimulai. Richard Burbage sedang berdiri di atas panggung saat tiba-tiba dialognya terhenti. Ia menatap ke atas.“Kebakaran!” teriaknya. “Teater kita terbakar!”Bangunan dari kayu itu dilalap api begitu cepat. Henry Condell turut berteriak, “Semuanya keluar! Cepat!”Kerumunan penonton berlarian menuju ke pintu keluar, dan aku segera ke sana untuk membukanya. John Heminges berteriak pada Will, “Buku-buku naskah! Kita harus menyelamatkannya!”Untungnya tak ada seorang pun yang cedera. Namun Globe telah rata dengan tanah. John Heminges berdiri memandangnya, lantas menangis.Tapi tragedi itu tak berlangsung lama. Setahun kemudian, Teater Globe yang baru telah berdiri lagi di tempat yang sama. Lebih besar dan lebih bagus. Orang-orang menyebutnya sebagai tempat pertunjukan termegah di Inggris.Kami sudah tak sesering lagi berada di London. Will bahagia bersama keluarganya di Stratford. Ia meluangkan waktunya untuk berkebun, bermain dengan cucunya, Elizabeth, membaca-baca naskah dramanya lagi, melewatkan hari tuanya bersamaku seraya membicarakan tentang masa tua kami.Judith akhirnya menikah pada bulan Februari 1616, di usianya yang ke-31. Suaminya bernama Thomas Quiney, yang berusia 26 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Will tampaknya tak senang kepadanya.“Judith sangat mencintainya. Tapi aku merasa tak yakin. Kukira Judith telah melakukan kesalahan.”Ia benar. Will memang biasanya benar dalam menganalisa seseorang. Thomas Quiney pria yang pemalas, tukang minum, dan pergi bersama wanita lain.Namun Will tak sempat mengetahuinya. Pada bulan Maret ia menghadiri sebuah pesta kecil-kecilan di Mermaid Tavern. Ben Jonson sekarang telah menjadi aktor untuk pementasan di istana. Raja memberinya sejumlah uang setiap tahunnya, oleh karena itu Ben ingin mengadakan sebuah pesta untuk teman-temannya.Kudengar, pesta itu berlangsung cukup meriah. Tapi Will mendadak terserang demam. Ia pulang kembali ke rumahnya di suatu mesim semi yang dingin, saat turun hujan. Ketika ia sampai di New Place, kondisi kesehatannya kian memburuk.Will meninggal dunia tanggal 23 April 1616. Mayatnya dikuburkan di Holy Trinity Church, yang terletak di tepi sungai Avon. Saat itu cuaca cerah, namun berangin.Ben Jonson datang langsung dari London menghadiri upacara pemakamannya. Di dalam gereja, ia menangis. Walaupun sering berdebat dengan Will, Will adalah sahabat terbaiknya.“Toby,” katanya pelan, “Will adalah pria sejati. Aku menyayanginya. Kita takkan pernah lagi melihat seorang penyair seperti dirinya di Inggris.”Anne Shakespeare meninggal tahun 1623, disusul dua tahun kemudian oleh John Hall, yang berjuang melawan penyakit pes yang dideritanya. Susanna dan Judith masih hidup. Judith memiliki tiga orang putra, namun ketiganya meninggal. Sehingga tak ada lagi anak laki-laki di keluarga Will yang melanjutkan nama besarnya. Elizabeth, putri Susanna, tidak punya anak, dan kini ia telah berusia 41 tahun. Terkadang ia menyempatkan diri untuk menjengukku.Kaum Puritan memenggal kepala Raja Charles, putra Raja James, bulan Januari yang lalu. Tak ada lagi nyanyian, tarian, pementasan drama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun orang-orang takkan melupakan nama Will Shakespeare.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAMAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-4290735024951878402?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/4290735024951878402/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=4290735024951878402&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/4290735024951878402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/4290735024951878402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/will.html' title='WILL'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RdCHpXjRBmI/AAAAAAAAADc/nCP0IkiYQag/s72-c/romeoandjuliet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-5828048090660933499</id><published>2007-02-05T19:51:00.000+09:00</published><updated>2007-02-05T22:17:03.079+09:00</updated><title type='text'>BEGITULAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RccmeKP_waI/AAAAAAAAAAs/rTzIikw4B-c/s1600-h/Eye%25202_jpg.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RccmeKP_waI/AAAAAAAAAAs/rTzIikw4B-c/s320/Eye%25202_jpg.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5028029808571826594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;( &lt;span style="font-style: italic;"&gt;buat Win2 &lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Begitulah&lt;/span&gt;. kemayaan sekalipun adalah nyata. sebab yang maya juga tak kan lari dari sosok ibu yang pasti melahirkan: ialah kenyataan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Begitulah&lt;/span&gt; lantas kita bertemu. di sini! jagad yang setiap kali akupahami sebagai kamar gelap: untuk terjebak atau menjebak. dan karenanya setiap kali masuk ke dalamnya, tak pelak pula aku merasa sedang menyerahkan diri pada kemungkinan kemungkinan liar: terkagum kagum atau bahkan melintir lantaran pusing...haha...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Rifi, ikip!...kesan pertama kutangkap bersama nada nada rancak yang terdengar di bilik warnet saat itu. ya tentu hanya gambar rekaan yang sejauh otakku mampu membuat definisi definisi imaginar sajalah yang dapat sedikit melegakan hati saat sedang didera pertanyaan: siapakah gadis bernas manis yang sedang mengobrol denganku ini? aku sendiri tak akan peduli apakah gambar rekaanku akan benar atau tidak. sebab yang terpenting adalah bahwa kita telah saling berkenalan dan menyambut dengan sewajarnya. hmmm...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wina....Win2. tulen Brawijaya! &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Begitulah&lt;/span&gt; kemudian aku mengganti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;name entry&lt;/span&gt; di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;list phone book &lt;/span&gt;SIM&lt;span style="font-style: italic;"&gt;card&lt;/span&gt;ku, hal yang sejujurnya membuatku senang! bukan saja karena mungkin merasa telah membuatmu percaya, tapi juga lantaran -- sekali lagi -- &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;...kemayaan sekalipun adalah nyata. sebab yang maya juga tak kan lari dari sosok ibu yang pasti melahirkan: ialah kenyataan! hah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan meski hingga detik ini masih belum jelas pula apa yang aku inginkan tau: kau gadis, tetaplah mengalun bersama lagu rancak siang pertemuan kita yang bisa saja kita kenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan.....lihatlah setiap suku kata ini. ia bersedia bicara apa saja demi menemukanmu yang terselip di antara kemayaan dan apa yang pasti aku anggap nyata. ketangkasan bicaramu jentikkan pesona dari sudut taman entah berantah yang anehnya telah sangat kukenali. taman yang berisi kemilau cahaya negeri dongeng dengan bunga bunga yang tak beranjak layu di sepanjang waktu serta beratus kupu kupu putih yang hinggap di tirai pelangi pada jendela kemungkinan: dimana kepalaku melongok celingukan seperti sedang mencari sesuatu atau setidaknya tampak sedang ingin tau, apakah gerangan yang kuinginkan? adakah kan kutemukan di sini?&lt;br /&gt;-------------------&lt;br /&gt;ya. dan kelak waktu juga yang akan menjelaskan dengan caranya yang paling rahasia demi memaksa gadis nakal ini untuk segera ngirim alamat dan nomor telp kostnya kepadaku.....dasar! hehehe. --- impressed? LULUS gak? lulus ya...ya...ya..??!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-5828048090660933499?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/5828048090660933499/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=5828048090660933499&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/5828048090660933499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/5828048090660933499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/02/begitulah.html' title='BEGITULAH'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/RccmeKP_waI/AAAAAAAAAAs/rTzIikw4B-c/s72-c/Eye%25202_jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-117009328139917432</id><published>2007-01-30T02:44:00.000+09:00</published><updated>2007-02-08T19:26:21.624+09:00</updated><title type='text'>DESIGNERNYA GARUDA</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rcr8RXjRBdI/AAAAAAAAABw/rRG0q2gprKw/s1600-h/panca.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5029109309222487506" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rcr8RXjRBdI/AAAAAAAAABw/rRG0q2gprKw/s320/panca.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Sepanjang orang Indonesia&lt;/span&gt;, siapa tak kenal burung garuda berkalung perisai yang merangkum lima sila (Pancasila)? Tapi orang Indonesia mana sajakah yang tahu, siapa pembuat lambang negara itu dulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah Sultan Hamid II, yang terlahir dengan nama Syarif Abdul Hamid Alkadrie, putra sulung sultan Pontianak; Sultan Syarif Muhammad Alkadrie. Lahir di Pontianak tanggal 12 Juli 1913. Dalam tubuhnya mengalir darah Indonesia, Arab —walau pernah diurus ibu asuh berkebangsaan Inggris. Istri beliau seorang perempuan Belanda yang kemudian melahirkan dua anak —keduanya sekarang di Negeri Belanda.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Syarif menempuh pendidikan ELS di Sukabumi, Pontianak, Yogyakarta, dan Bandung. HBS di Bandung satu tahun, THS Bandung tidak tamat, kemudian KMA di Breda, Negeri Belanda hingga tamat dan meraih pangkat letnan pada kesatuan tentara Hindia Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Jepang mengalahkan Belanda dan sekutunya, pada 10 Maret 1942, ia tertawan dan dibebaskan ketika Jepang menyerah kepada Sekutu dan mendapat kenaikan pangkat menjadi kolonel. Ketika ayahnya mangkat akibat agresi Jepang, pada 29 Oktober 1945 dia diangkat menjadi sultan Pontianak menggantikan ayahnya dengan gelar Sultan Hamid II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjuangan federalisme, Sultan Hamid II memperoleh jabatan penting sebagai wakil daerah istimewa Kalbar dan selalu turut dalam perundingan-perundingan Malino, Denpasar, BFO, BFC, IJC dan KMB di Indonesia dan Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Hamid II kemudian memperoleh jabatan Ajudant in Buitenfgewone Dienst bij HN Koningin der Nederlanden, yakni sebuah pangkat tertinggi sebagai asisten ratu Kerajaan Belanda dan orang Indonesia pertama yang memperoleh pangkat tertinggi dalam kemiliteran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 21-22 Desember 1949, beberapa hari setelah diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio, Westerling yang telah melakukan makar di Tanah Air menawarkan �over commando� kepadanya, namun dia menolak tegas. Karena tahu Westerling adalah gembong APRA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya dia berangkat ke Negeri Belanda, dan pada 2 Januari 1950, sepulangnya dari Negeri Kincir itu dia merasa kecewa atas pengiriman pasukan TNI ke Kalbar - karena tidak mengikutsertakan anak buahnya dari KNIL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang hampir bersamaan, terjadi peristiwa yang menggegerkan; Westerling menyerbu Bandung pada 23 Januari 1950. Sultan Hamid II tidak setuju dengan tindakan anak buahnya itu, Westerling sempat marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, dia diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari transkrip rekaman dialog Sultan Hamid II dengan Masagung (1974) sewaktu penyerahan file dokumen proses perancangan lambang negara, disebutkan �ide perisai Pancasila� muncul saat Sultan Hamid II sedang merancang lambang negara. Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis M Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M A Pellaupessy, Moh Natsir, dan RM Ng Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku �Bung Hatta Menjawab� untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M Yamin. Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari dan menampakkan pengaruh Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali-Garuda Pancasila. Disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AG Pringgodigdo dalam bukunya �Sekitar Pancasila� terbitan Dep Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih �gundul� dan �’tidak berjambul�’ seperti bentuk sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes Jakarta pada 15 Februari 1950.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang �gundul� menjadi �berjambul� dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 20 Maret 1950, bentuk final gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk final rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk terakhir kalinya, Sultan Hamid II menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara, yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara di mana lukisan otentiknya diserahkan kepada H Masagung, Yayasan Idayu Jakarta pada 18 Juli 1974. Sedangkan Lambang Negara yang ada disposisi Presiden Soekarno dan foto gambar lambang negara yang diserahkan ke Presiden Soekarno pada awal Februari 1950 masih tetap disimpan oleh Kraton Kadriyah Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Hamid II wafat pada 30 Maret 1978 di Jakarta dan dimakamkan di pemakaman Keluarga Kesultanan Pontianak di Batulayang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-117009328139917432?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/117009328139917432/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=117009328139917432&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/117009328139917432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/117009328139917432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/01/designernya-garuda.html' title='DESIGNERNYA GARUDA'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rcr8RXjRBdI/AAAAAAAAABw/rRG0q2gprKw/s72-c/panca.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-117007554482397269</id><published>2007-01-29T21:29:00.000+09:00</published><updated>2007-01-29T22:09:04.466+09:00</updated><title type='text'>SUPERMAN's RELOADED</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/127/2374/1600/23678/supr.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/127/2374/320/951713/supr.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jadi pengen bikin naskah baru nih...&lt;/span&gt; sepertinya me'return'kan Superman cukup menarik. 2004 aku nulis naskah Tewasnya Sang Superman dan cukup appreciated pada beberapa kali pertunjukannya. padahal aku sendiri masih sedikit kalang kabut soal tumpang tindih tokoh2 yang sengaja aku comot. misalnya tenggang waktu antara Jaka Tingkir dan Arya Penangsang. itulah kenapa aku pengen nulis lagi. kira kira judulnya ya sekitar  "Superman's Reloaded" gitu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;premisnya ancang2 "Hilangnya Kanjeng Kyai Garudoyo" dengan poin di air suci Tirta prawitasari. ah embohlah. aku sendiri masih bingung n lagi coba ngumpulkan bahan2. pokoknya aku mau bicara tentang Pancasila. kayaknya Kesaktiannya tak boleh direduksi seperti sebelum2nya. bukan 1 oktober, bukan Penataran P4 juga bukan yang belakangan pasca '98 ga laku lagi. pancasila harus di kembalikan ke cita cita dasarnya ketika pertama kali dia lahir. bukan 18 agustus tapi Juni. karenanya, untuk menyembuhkan bangsa yang sakit dan hampir gila n habis habisan diperas negara negara maju ini air suci Tirta Prawitasari yang tak lain adalah penjelmaan Garuda (Pancasila) harus ditemukan-dikumpulkan dari 5 telaga (panca warna) yang angker jalmo moro jalmo mati. Jaka Tingkir harus memimpin orang2 tingkir yang dipedayakan kembali oleh Superman Cs....doakan ya teman temaann.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-117007554482397269?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/117007554482397269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=117007554482397269&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/117007554482397269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/117007554482397269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/01/supermans-reloaded.html' title='SUPERMAN&apos;s RELOADED'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-116998914253057782</id><published>2007-01-28T21:53:00.000+09:00</published><updated>2007-02-08T19:23:36.657+09:00</updated><title type='text'>SAKSTIKAH PANCASILA?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/127/2374/1600/277697/garudabalilukisan1880.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 104px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 134px" height="159" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/127/2374/320/237959/garudabalilukisan1880.jpg" width="119" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;[ &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;artikel artikel tentang Pancasila - biar gak terlalu menuhin halaman - saya jadikan satu di sini&lt;/span&gt;. Lodzi ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh FRANZ MAGNIS-SUSENO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama Orde Baru, tanggal 1 Oktober dirayakan sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 1 Oktober 1965 pagi-pagi Gerakan 30 September (G30S, nama yang dipilih mereka sendiri) menculik dan membunuh enam jenderal Angkatan Darat, Kapten Tendean, dan memaklumkan Dewan Revolusi sebagai penguasa tertinggi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun pada malam yang sama, Panglima Kostrad Mayjen Soeharto, dengan mengabaikan perintah Presiden Soekarno (yang ditampung incommunicado oleh G30S) menumpas kekuatan G30S.Mengapa kejadian-kejadian ini dianggap membutkikan kesaktian Pancasila?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Orde Baru, G30S merupakan kekuatan anti-Pancasila, dan kemenangan Soeharto dianggap membuktikan, setiap usaha untuk mendongkel Pancasila pasti gagal. Demikian menurut wacana Orde Baru. Kini orang jarang membicarakan Pancasila. Seakan-akan kita malu atau segan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseganan ini dapat dimengerti. Selama puluhan tahun, Pancasila disalahgunakan guna membenarkan sistem Orde Baru yang kini dicela. Secara khusus Pancasila dipakai sebagai alat untuk membungkamkan segala tuntutan demokratisasi dan celaan terhadap pemerkosaan hak-hak asasi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Pancasila tidak boleh kita diamkan. Bahwa Pancasila disalahgunakan, tidak berarti nilai dan fungsinya hilang. Malah tujuh tahun sesudah Orde Baru jatuh, penegasan kembali Pancasila semakin mendesak.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/127/2374/1600/819186/Coat_of_Indonesia.png"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0pt 0pt 10px 10px; CURSOR: pointer" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/127/2374/320/989237/Coat_of_Indonesia.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perlu diingat untuk apa Pancasila dicetuskan. Pancasila dicetuskan pertama kali oleh Soekarno untuk memecahkan konflik antara anggota BPUPKI yang mau mendasarkan Republik Indonesia atas nasionalisme sekuler dan mereka yang mau mendasarkannya pada agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikat Pancasila sebagai landasan persatuan bangsa Indonesia menjadi jelas pada 18 Agustus 1945. Atas desakan Hatta, demi persatuan Indonesia, PPKI, termasuk tokoh-tokoh Islamis, sepakat menghapus tujuh kata yang mewajibkan syariat Islam kepada para pemeluk agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah perumusan dan pengesahan Pancasila ini menunjukkan, Pancasila tak lain adalah kesepakatan rakyat Indonesia untuk membangun sebuah negara, di mana semua warga sama kedudukannya, sama kewajiban, dan sama haknya. Jadi, semua warga masyarakat punya kedudukan sama, tanpa diskriminasi, tanpa membedakan agama, tanpa membedakan antara mayoritas dan minoritas, sama-sama memiliki kewajiban-kewajiban dan hak-hak dasar sebagai warga negara dan sebagai manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penegasan kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya atas dasar Pancasila yang menjamin identitas semua komponen bangsa, tanpa membedakan antara warga negara kelas satu dan kelas dua, kemajemukan masyarakat Nusantara, mau dan bisa membentuk satu bangsa Indonesia dalam satu negara Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cabutlah Pancasila, dasar kesepakatan ratusan etnik dan suku di Nusantara untuk membentuk Indonesia, juga tercabut. Pancasila adalah jaminan atas kemungkinan balkanisasi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kesepakatan dasar itu perlu ditegaskan kembali, berhadapan dengan intoleransi dan eksklusivisme yang makin tidak malu menunjukkan kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pancasila menuntut kesediaan rakyat Indonesia untuk saling menerima dalam kekhasan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implikasi Pancasila adalah negara dan kehidupan bangsa Indonesia harus ditata secara inklusif. Setiap kelompok dapat hidup menurut cita-citanya, tetapi setiap usaha untuk memaksakan cita-cita salah satu kelompok, entah dia mayoritas atau minoritas, semuanya pasti membatalkan kesepakatan Pancasila dan tekad untuk membentuk satu negara dan satu bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saktikah Pancasila?&lt;br /&gt;&lt;&gt;Saktikah Pancasila? Tanggal 1 Oktober 1965 dan buntutnya membuktikan, Pancasila hanya sesakti tekad dan kesetiaan mereka yang komit padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 1 Oktober 1965 lebih tepat disebut Hari Pengkhiatan Pancasila. Pertama oleh mereka yang melakukan makar dan secara brutal membunuh sembilan perwira tinggi Angkatan Darat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua oleh mereka yang kemudian membunuh, atau membiarkan dibunuh, ratusan ribu saudara dan saudari sebangsa, yang menangkap, dan sering menyiksa jutaan orang, yang menahan puluhan ribu orang lebih dari 10 tahun lamanya, yang mencuri hak warga, dan sering juga hak miliknya, dengan dalih mereka terlibat PKI/G30S, padahal banyak yang tidak terbukti. Itu semata-mata karena orientasi politik mereka, salah satu kebiadaban terbesar di bagian kedua abad ke-20.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas, kesaktian Pancasila tergantung dari kita. Dan jelas juga Indonesia hanya akan menghindar dari nasib seperti Yugoslavia, apabila kita kembali secara nyata pada komitmen yang terungkap dalam Pancasila.&lt;br /&gt;---------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Franz Magnis-Suseno SJ Rohaniwan, Guru Besar Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta&lt;br /&gt;_______________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;oleh&lt;/span&gt; Andreas A Yewangoe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik juga apabila kita menyimak berbagai polemik tentang perda-perda dalam bulan-bulan terakhir ini. Dimulai dengan petisi yang disampaikan 56 anggota DPR yang meminta pemerintah mencabut perda- perda yang ditengarai bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila. Belum lagi petisi ini ditanggapi, telah ada lagi kontra-petisi dari&lt;br /&gt;134 anggota DPR lainnya yang justru meminta supaya tidak dengan mudah mencabut perda-perda seperti itu. Adanya perda-perda itu dilihat sebagai kebutuhan dari daerah yang menetapkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam majalah Gatra 6 Mei 2006, persoalan perda-perda ini dijadikan fokus pembahasan. Digambarkan berbagai kegairahan yang terdapat di daerah-daerah yang mau atau bahkan sudah menerapkan syariat Islam,seperti Kabupaten Bulukumba, Gowa, dan Wajo di Sulawesi Selatan. Hal serupa juga ditemukan di Banten dan Riau. Demikian juga beberapa kota seperti Cianjur, Tasikmalaya, Pamekasan, Mataram, dan Dompu.&lt;br /&gt;Bagi sebagian orang, keberadaan perda ini disambut gembira. Tetapi bagi yang lainnya, mencemaskan. Setidaknya di daerah-daerah yang penduduknya tidak terlalu lazim dengan hal-hal bernuansa Islam,seperti NTT, Sulawesi Utara, Papua, dan seterusnya. Bahkan, menurut Gatra, ada yang mengancam untuk melepaskan diri dari NKRI.Sesungguhnya persoalan syariat Islam bukanlah sesuatu yang baru di dalam sejarah republik ini. Ia sudah dimulai ketika negara ini didirikan. Rasanya kita semua tahu bagaimana mendasarnya diskusi-diskusi, bahkan perdebatan-perdebatan di dalam Panitia Persiapan Kemerdekaan ketika kemerdekaan negeri kita dicanangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan mendasar, di atas dasar manakah republik ini didirikan,telah dijawab dengan berbagai pandangan-pandangan. Tidak mudah memperoleh jawaban bagi sebuah negeri yang masyarakatnya sangat majemuk ditinjau dari berbagai segi: suku, agama, ras, etnis, dan golongan. Dua aliran besar pada waktu itu, untuk mudahnya sebut&lt;br /&gt;saja "Islam" dan "kebangsaan" masing- masing mempunyai cita-cita mendirikan negara ini di atas dasar yang menurut mereka sangat pas dengan kenyata- an bangsa kita pada waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi Bung Karno&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Bung Karno, melalui pidatonya yang terkenal, "Lahirnya Pancasila" memberikan solusi. Pandangan beliau diambil-alih oleh "Panitia Sembilan" dengan "modifikasi" seperlunya. Panitia merumuskan naskah yang terkenal sebagai "Piagam Djakarta". Piagam&lt;br /&gt;itulah, di mana dirumuskan secara jelas "dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi para pemeluknya" diharapkan menjadi Muka- dimah UUD dari negara yang bakal didirikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, justru anak kalimat itulah yang dicoret pada tanggal 18 Agustus 1945 setelah adanya keberatan dari wakil-wakil Indonesia Timur. Mereka mencium adanya perlakuan "diskriminatif" kepada sebagian bangsa Indonesia dengan menerapkan hukum secara khusus itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendiri negara pada waktu itu sungguh-sungguh berjiwa negarawan dan mempunyai visi jauh ke depan tentang persatuan dan kesatuan bangsa. Maka terwujudlah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bhinneka tunggal ika, berbeda tetapi satu jua adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya dalam perjalanan sejarah bersama itu, pergumulan kita belum selesai dengan perumusan yang ada. Dinamika sejarah kita begitu bergeloranya, sehingga dasar negara tetap menjadi persoalan. Sidang Konstituante, yang merupakan hasil pilihan rakyat dalam Pemilu 1955 tidak berhasil merumuskan dasar negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu membuka peluang bagi Bung Karno sebagai Kepala Negara mengeluarkan Dekrit Presiden yang terkenal itu. Sekali lagi, sifat negara kebangsaan di- tegaskan. Tetapi bersama dengan itu diperkenalkan pula sistem "Demokrasi Terpimpin" yang membuka jalan&lt;br /&gt;bagi kecenderungan kediktatoran Bung Karno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orde Baru muncul sebagai "koreksi" terhadap Orde Lama. Trauma terhadap kemungkinan keterjebakan dalam diskusi tentang ideologi yang tidak habis-habisnya, maka Pancasila diproklamasikan sebagai asas tunggal. Penataran P4 digiatkan. Pancasila telah menjadi alat kekuasaan dari sebuah rezim, ketimbang sebuah Weltanschauung yang mengayomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika era reformasi tiba meruntuhkan Orde Baru, Pancasila pun ikut terdorong ke belakang. Pancasila dianggap tidak bisa lagi dipergunakan di dalam mengelola negara dan bangsa. Bahkan untuk menyebutkannya saja orang menjadi segan. Termasuk pejabat-pejabat pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, UU Otonomi Daerah ikut mendorong timbulnya perda-perda yang dinilai tidak selalu sejalan dengan Pancasila dan Konstitusi. Di beberapa daerah, perda-perda itu dinilai sebagai solusi menyelesaikan berbagai kemelut bangsa. Kendati penyusunan&lt;br /&gt;perda-perda itu terkesan praktis, yaitu untuk menjawab kepentingan-kepentingan tertentu di daerah, namun di belakangnya terkandung hal-hal yang bersifat ideologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan Konkret&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan-perkembangan ini membawa kita kepada pertanyaan lanjutan, apakah memang perlu kita mempertanyakan hal-hal yang bersifat ideologis pada saat ini? Atau, tidakkah lebih produktif apabila kita mengarahkan seluruh perhatian kita kepada penyelesaian persoalan-persoalan konkret bangsa seperti kemiskinan,ketidaksejahteraan dan ketidakadilan yang meluas di tengah-tengah masya- rakat kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai ormas Islam, seperti NU misalnya telah menegaskan bahwa bagi mereka Pancasila telah definitif. Ini berarti, tidak perlu lagi kita mempersoalkannya. Tetapi kita didorong untuk mengisinya dengan berbagai kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai yang terdapat di dalamnya. Maka, kerja keras dari semua anak bangsa diminta sebagai wujud nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan sehari-hari. Nila-&lt;br /&gt;nilai agama pun sesungguhnya tercermin di dalam Pancasila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu kita merayakan Hari Lahir Pancasila. Dalam rangka perayaan itu istilah revitalisasi Pancasila dipakai secara luas. Pilihan kata ini secara implisit mengindikasikan bahwa selama ini memang Pancasila telah mati suri. Tetapi revitalisasi dengan hanya mengucapkannya saja tidak cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mesti sungguh-sungguh mengonkretkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk juga di dalam menghasilkan berbagai produk hukum. Pada waktu lalu Pancasila sudah dinyatakan sebagai sumber dari segala sumber hukum. Kalau kita benar-benar mau&lt;br /&gt;merevitalisasikannya, kita mesti konsisten melaksanakan prinsip ini. Hidayat Nur Wahid benar ketika ia mengatakan bahwa sebelum Indonesia menjadi republik, negeri-negeri ini terdiri dari kerajaan- kerajaan Islam. Tetapi kerajaan- kerajaan Islam itu bukan Indonesia sebagaimana yang dicita-citakan para pendiri bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah sebuah novum di dalam sejarah. Ia terdiri dari sekumpulan orang dengan derajat kemajemukan yang tinggi, namun ingin bersatu menyelesaikan berbagai persoalan bersama. Inilah keindonesiaan itu. Inilah yang mesti terus-menerus dibina.&lt;br /&gt;Keindonesiaan mesti tertanam di dalam hati sanubari setiap anak bangsa yang berbeda-beda ini sebagai miliknya sendiri. Hanya dengan demikianlah kita bisa maju terus ke depan. Kalau tidak, kita akan gagal menjadi bangsa.&lt;br /&gt;---------------------&lt;br /&gt;Penulis adalah Ketua Umum PGI&lt;br /&gt;_____________________________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DICARI BUKU PANCASILA YANG BENER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADA ungkapan, sejarah adalah milik para pemenang. Begitu pula terhadap lahirnya Pancasila, ada tudingan masuk kategori sebagai manipulasi penguasa. Namun, buku-buku sejarah yang berbeda dengan versi pemerintah, ternyata sudah ada juga di pasaran. Bahkan, pelurusan sejarah pun menyelip lewat buku sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan Pancasila pernah menjadi polemik, terkait soal klaim bahwa yang pertama kali mengusulkannya adalah Muhammad Yamin, bukan Soekarno. Menurut Asvi Warman Adam, sejarawan LIPI, rekayasa sejarah lahirnya Pancasila, berlangsung sejak awal Orde Baru untuk mengecilkan jasa Soekarno dan melebih-lebihkan peran Soeharto.&lt;br /&gt;Selain memberi legitimasi historis kepada Soeharto, itu dilakukan untuk menghilangkan peluang bagi pendukung Soekarno tampil di kancah politik nasional. &gt;Pada 1 Juni 1945, Soekarno berkesempatan menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia Merdeka, yang dinamakannya Pancasila. Pidato tersebut disampaikan di depan anggota Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai (BPUPKI-Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Selanjutnya BPUPKI membentuk Panitia Sembilan, yang diketuai Soekarno, untuk merumuskan kembali Pancasila sebagai dasar negara berdasarkan pidato yang Soekarno, pada 1 Juni 1945, dan menjadikan dokumen itu sebagai teks untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Lalu, setiap tanggal 1 Juni pun diperingati sebagai hari lahir Pancasila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sejak 1 Juni 1970, Kopkamtib melarang peringatan lahirnya Pancasila. Kontroversi lahirnya Pancasila pun dimulai dengan terbitnya buku Nugroho Notosusanto berjudul "Naskah Proklamasi jang otentik dan Rumusan Pantjasila jang otentik" (Pusat Sejarah ABRI, Departemen Pertahanan-Keamanan, 1971). Dalam buku itu, Nugroho mengatakan bahwa ada empat rumusan Pancasila. Yaitu, yang disampaikan Muh. Yamin (29 Mei 1945), Soekarno (1 Juni 1945), berdasarkan hasil kerja Tim Sembilan yang dikenal sebagai Piagam Jakarta (22 Juni 1945), dan sebagaimana termaktub dalam UUD 1945 (18 Agustus 1945). Menurut Nugroho, rumusan Pancasila yang otentik adalah rumusan 18 Agustus 1945, karena Pancasila yang termasuk dalam pembukaan UUD 1945 itu dilahirkan secara sah, yakni berlandaskan proklamasi, pada 18 Agustus 1945.&lt;br /&gt;&lt;&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan Asvi, Muh. Yamin sendiri dalam bukunya mengakui, Soekarno sebagai penggali Pancasila. Panitia Lima yang diketuai Hatta juga mengakui Soekarno yang pertama berpidato tentang Pancasila. "Itu kan membodohi bangsa. Sejarah tidak ditulis dengan benar dan itu berlangsung selama puluhan tahun," kata Asvi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asvi, yang banyak menulis tentang pelurusan sejarah ini, mengatakan bahwa hal tersebut bukan dimaksudkan untuk pengultusan seseorang. "Kalau memang jasa itu benar, silahkan ditulis. Kalau tidak, ya jangan. Mengecilkan jasa seseorang, tentu tidak fair," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya kemudian, kata Asvi, yang diajarkan di sekolah adalah versi pemerintah. Sekarang ini standar buku pun belum berubah. Maka, kata Asvi, guru dan murid jadi bingung. "Tapi, saat ini sudah ada juga buku-buku yang berbeda dengan versi pemerintah," kata Asvi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asvi pun menyoroti upaya-upaya pelurusan sejarah melalui buku sastra, seperti berbagai novel yang kini mulai banyak beredar. "Itu sangat menarik," katanya. ***&lt;br /&gt;______________________________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Kelahiran Pancasila Sakti&lt;br /&gt;[Rakyat Merdeka, 2 Juni 1999]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suku-suku primitif dimana-mana di permukaan planet, menurut antropolog tenar Margaret Mead, memiliki pandangan hidup masing-masing, sesuai dengan tingkat peradaban mereka, kultur mereka, cara hidup dan cara mereka survive, dan tanggapan mereka terhadap "dunia" bangsa-bangsa asing yang berpapasan&lt;br /&gt;dengan mereka dalam lalu-lintas pergaulan internasional, tidak terkecuali suku-suku yang hidup di wilayah Nusantara. Hal ini diketahui dengan jelas oleh tidak saja para founding fathers Republik 17 Agustus 1945 yang telah tiada, akan tetapi juga para pakar antropologi budaya yang tidak segan-segan mendalami disiplin mereka dan tidak a-priori menolak premis-premis dan spekulasi pakar-pakar lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika oleh bangsa Indonesia disadari bahwa penjajahan kolonial tidak lagi cocok dengan rasa peri-keadilan dan peri-kemanusiaan, dan oleh tuntutan sejarah harus dibuang ke keranjang sampah, maka bagi suku-suku di Nusantara secara mutlak diperlukan suatu Weltanschauung, dalam bahasa Inggris&lt;br /&gt;juga disebut sebagai worldview, yang mampu mempersatukan semua suku dengan sub-kultur masing-masing, yang tidak kalah mutunya dengan bangsa-bangsa maju, seperti katakan saja Declaration of Independence atau "Manifesto Komunis" sekali pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pada 1 Juni 1945, "lahirlah" apa yang kemudian disebut "Pancasila" sebagai manifesti hak keberadaan, yaitu raison d'etre suatu bangsa yang ratusan tahun dijajah, yang tidak memiliki Weltanschauung dan dengan demikian juga tidak memiliki jatidiri. Beberapa saat setelah "Pancasila" pada 1 Juni 1945, oleh para hadirin dalam apa yang disebut sebagai "Badan Persiapan Kemerdekaan Indonesia" (Dokuritsu Zunbi Chasakai), diterima secara aklamasi sebagai dasar falsafah negara, maka&lt;br /&gt;tidak kurang dari enamratus suku di Nusantara mulai sadar bahwa mereka dipersatukan dalam kesamaan nasib, penderitaan serta "kodrat" bahwa mau tidak mau mereka harus bersatu dan menjadikan bangsa Indonesia suatu nasion yang homogen, jika mereka di kemudian hari tidak mau berkeping-keping dan musnah oleh benturan-benturan yang dihadirkan sejarah.&lt;br /&gt;Pada hari ini, yaitu 54 tahun setelah Pancasila lahir, oleh perumusan Ir. Soekarno (yang sehari sebelumnya disinggung pula oleh Mr. Moh Yamin) maka kita boleh mempertanyakan kepada diri&lt;br /&gt;kita sendiri, apa kira-kira jadinya Republik kita ini, seandainya tidak ada Pancasila dan tidak ada UUD 1945, ketika itu. Sudah jelas bahwa suatu negara federal semacam buatan JH van Mook dengan Luitenat Generaal Simon H Spoor atau penggantinya Luitenant Generaal Buurman van Vreeden yang menjadi panglima Tentara Federal Republik Indonesia Serikat, dan bangsa Indonesia akan tetap menjadi bangsa "inlander" yang harus takluk kepada "Mahkota Kerajaan Belanda".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, semangat kolonial Belanda dibantu oleh kekuatan-kekuatan reaksioner dari kapitalisme internasional berhasil gemilang untuk menyingkirkan Soekarno dari gelanggang politik di Indonesia; serta-merta mendudukkan Jenderal TNI Soeharto sebagai pengganti Soekarno, untuk tidak saja melakukan de-soekarnoisasi serta membasmi semangat kebangsaan dan patriotik dari bumi Nusantara, dengan dalih "komunis, Islam fundamentalis, dan subversi lain-lain", termasuk membalikkan arah perjalanan sejarah bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, setelah Soeharto lengser keprabon, dan semua masalah yang tempo hari gelap gulita sudah mulai mmenunjukkan tanda-tanda terang, kita dihadapkan kepada persoalan baru sejarah, yakni mengikuti gagasan Letnan Gubernur Jenderal JH van Mook untuk menjadi negara federal, mengganti Pancasila dengan Weltanschauung lain, menggantikan UUD 1945 (atau memulai babak baru sejarah, dengan melenyapkan Soehartoisme - sebab searah dengan neo-kolonialisme - dan tidak sesuai dengan peri-keadilan dan peri-kemanusiaan?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesemuanya terserah kepada rakyat Indonesia. Sebab apa? Rakyatlah pemilik sah bumi Nusantara, dan yang berhak penuh untuk menentukan nasib bangsa Indonesia di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-116998914253057782?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/116998914253057782/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=116998914253057782&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/116998914253057782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/116998914253057782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2007/01/sakstikah-pancasila.html' title='SAKSTIKAH PANCASILA?'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-116753245992736128</id><published>2006-12-31T11:28:00.000+09:00</published><updated>2007-01-28T20:26:40.120+09:00</updated><title type='text'>2007: TAHUN BABI PANGGANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/127/2374/1600/312224/babi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/127/2374/320/819308/babi.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada beberapa hal yang menarik di artikel "Pertaruhan Besar di Tahun Babi" di tabloid Kontan minggu ini di kolom Investasi. Apa yang dimaksudkan tahun babi disini adalah simbol tahun dari sistem kalender Cina kuno yang sebenarnya sudah berumur ribuan tahun sebelum dikenal kalender Masehi yang biasa kita gunakan sehari-hari. Perbedaan utama dengan sistem kalender Masehi dan Hijriah adalah sistem kalender Cina ini menggunakan kombinasi metodologi perhitungan solar (peredaran bumi mengelilingi matahari) maupun lunar (peredaran bulan mengelilingi bumi). Pergantian kalender Cina di tahun 2007 jatuh pada Minggu Legi (yeach.. gak libur panjang nih) &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;18&lt;/span&gt; Pebruari yang merupakan tahun baru Imlek 2558. Tahun imlek sering dihubungkan dengan ramalan-ramalan Cina, khususnya ramalan akan usaha-usaha bisnis yang berhubungan dengan mencari atau menambah rezeki, pendapatan atau keuntungan finansial.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Secara umum ramalan Cina tidak bersifat dogmatis, ghaib atau pun proprietary keturunan peramal semata, melainkan sering berdasar campuran antara logika dan pemahaman peramal terhadap gambaran-gambaran atau simbolisasi. Oleh karena itu masih sering terdengar ramalannya begini-begitu dengan dasar alasan ini-itu. Pendek kata, setiap orang bisa jadi peramal untuk dirinya sendiri ataupun orang lain sesuai pemahamannya yang mungkin saja berbeda-beda dengan peramal lain. Menjelang tahun baru Imlek seperti ini orang sudah mulai meramalkan kondisi ekonomi tahun depan dan membuat perencanaan apa yang sebaiknya dilaksanakan atau dihindari pada tahun depan. Selain perencanaan, tak dipungkiri dalam mencari atau menambah rezeki ada faktor-faktor nasib yang berbeda masing-masing orang. Yang kemudian menjadi tanda tanya: siapakah yang bakal bernasib paling mujur di tahun depan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramalan berdasarkan shio binatang ini memang biasanya untuk meramal nasib dalam mencari atau menambah rejeki atau hal-hal lain yang umumnya berkaitan dengan ekonomi atau keuangan. Misalnya, agar dalam mencari rejeki selalu aman tanpa hambatan maka orang kelahiran shio Babi disarankan bekerjasama dengan shio kambing karena digambarkan babi dan kambing tak saling menghambat dalam mencari makan dan bisa hidup berdampingan. Ada juga ramalan yang menyatakan shio Babi cocok dengan shio Naga, bisa jadi karena Babi merupakan santapan yang lezat bagi Naga maka shio Babi siap selalu berkorban demi menambah semangat sang Naga dalam mencari rejeki. Suatu gambaran yang sah-sah saja, terutama bila yang dijadikan sebagai gambaran adalah babi hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain gambaran tahun berulang setiap 12 tahun yang dilambangkan dengan banyaknya Shio binatang, kepercayaan Tiongkok kuno juga mempercayai setiap 5 tahun memiliki kategori kecenderungan yang sama yang digambarkan dengan 5 unsur alam yaitu kayu, api, tanah, besi dan air . Tahun depan merupakan tahun unsur api. Jadi tahun 2007 atau 2558 Imlek merupakan tahun babi dan api. Ada ahli nujum yang menafsirkan tahun babi dan api sebagai tahun babi bakar atau babi panggang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya babi yang digambarkan tahun depan sebenarnya adalah babi mati tergeletak tak berdaya karena kobaran api. Berarti kambing tak punya teman dalam mencari makan. Harimau pun demikian, karena biasa mengincar buruan yang bergerak maka babi mati tidak lagi menarik perhatiannya. Binatang-binatang lain kuda, kerbau, kelinci, ayam jelas tak akan makan daging babi. Kera pun tak doyan daging babi. Sedangkan Naga yang digambarkan memiliki badan paling raksasa serta biasa melihat tinggi, luas dan jauh kedepan maka kemungkinan besar tidak akan melihat babi yang mati tergeletak ditanah itu. Bisa jadi para tikus yang akan mengenyam rejeki nomplok babi panggang atau bakar ini. Namun tikus adalah mangsa ular dan akan lari tunggang-langgang jika mengetahui ada ular yang mengincarnya. Dengan demikian babi panggang atau bakar ini merupakan santapan lezat bagi ular, bahkan ada kemungkinan dapat bonus yang tak kalah sedapnya yaitu para tikus yang tidak sempat melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya banyak jenis ular di dunia ini, seperti anaconda yang konon habitatnya di hutan belantara, cobra yang menurut penelitian ternyata hanya tertarik bentuk suling daripada irama dan nadanya, ular laut yang bisanya jauh lebih ganas dari cobra, ular terbang (chrysopelea paradisi) yang bisa berubah arah sewaktu-waktu saat melayang, ular sawah yang hobinya makan kodok dan tikus atau ular-ular jenis lain. Dalam peramalan shio pun sifat ular dibedakan menjadi 5 unsur alam utama. Dengan gambaran babi panggang atau babi bakar tadi, agar nyaman dimakan orang pun akan menggambarkan sebagai sate yang membutuhkan tusuk kayu yang tidak mengalirkan panas. Dengan demikian shio Ular yang paling mujur di tahun babi api diramalkan sebagai orang dengan shio ular kayu. Ada banyak tahun yang merupakan representatip ular kayu ini. Tahun-tahun Ular Kayu mana saja yang paling menggambarkan kemujuran di tahun babi panggang ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel investasi di Kontan tersebut berdasarkan fakta pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5&lt;/span&gt; hari lalu yaitu Selasa Legi (neptu=8) &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5&lt;/span&gt; Desember lalu. Menurut sejarah hari tersebut adalah hari kematian Johannes Chrysostomus Wolfgangus Theophilus Mozart a.k.a Wolfgang Amadeus Mozart 21&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5&lt;/span&gt; tahun lampau dalam usianya 3&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5&lt;/span&gt; tahun atau lahir 2&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5&lt;/span&gt;0 tahun yang lalu. Mozart dilahirkan sebagai 'raksasa' dalam dunia seni musik yang tak diragukan lagi kebesaran karya-karyanya. Hari kematiannya melambangkan tidurnya sang raksaya yang dalam shio digambarkan sebagai Naga. Ular-ular pun mulai mepersiapkan diri untuk mencari makan setelah tidur didalam liangnya selama ini. Jika dicermati banyaknya angka &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5&lt;/span&gt; dan kelipatannya, maka orang yang diramalkan paling mujur dan nyaman tahun depan adalah shio ular dengan unsur kayu yang tahun dan bulan kelahirannya berakhiran dengan angka &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5&lt;/span&gt; atau kelipatannya. Sukur-sukur tanggal kelahirannya 18 sesuai jatuhnya tanggal imlek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta valas (valuta asing) menunjukkan bahwa pada tanggal tersebut nilai mata uang dolar negara raksasa USA melemah drastis terhadap banyak mata uang lainnya seperti Yen, Won, Thai Bath dan dolar Singapore. Nilai rupiah pun yang selama ini melemah, pada tanggal tersebut tiba-tiba mulai menggeliat dan meliuk-liuk naik sampai hari ini. Bisa jadi perkembangan nilai rupiah yang mencengangkan ini diluar prediksi atau forecast (istilah profesional untuk ramalan) para pakar dan analis ekonomi, terutama ekonom yang selama ini hanya mengandalkan dasar statistik tapi belum begitu memperhitungkan fenomena-fenomena alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya di dunia valas, di dunia saham pun pada hari kematian Mozart itu tiba-tiba IHSG mencapai rekor tertinggi mendekati angka &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;18&lt;/span&gt;00 poin. Suatu kenaikan yang dahsyat. Ini menunjukkan harapan sekaligus keyakinan bahwa ekonomi di tahun babi mendatang bakalan gilang-gemilang. Saking cepatnya tumbuhnya optimisme dan ekspektasi itu membuat sebagian pakar malah menjadi khawatir jika ramalan para investor meleset maka bursa saham bisa karam. Barangkali kekhawaitiran ini beralasan, siapa tahu sang Naga belum benar-benar tertidur dan tiba-tiba terbangun, bisa-bisa malah marah dan memakan ular-ular kecil. Keyakinan sang Naga sudah tertidur lelap tidak hanya terjadi di JSX di Jakarta saja. Sehari setelah itu di Moscow, MICEX, bursa terbesar untuk kawasan Rusia, CIS dan Eropa Timur pertama kalinya dalam sejarah menembus angka diatas 1600 poin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran-gambaran untuk menyambut pergantian tahun tidak hanya berlaku bagi tradisi Cina saja. Orang jawa juga memiliki tradisi menyambut pergantian tahunnya yang pada tahun 2007 nanti jatuh pada Sabtu Pahing (top! neptu=&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;18&lt;/span&gt;) 20 Januari, yang bertepatan dengan tanggal 1 Suro 1940 Ehe yang merupakan tahun di windu Kunthara. Gambaran-gambaran akan harapan di tahun tersebut direpresentasikan melalui pagelaran wayang kulit di malam 1 Suro di berbagai tempat baik di kota-kota maupun pedesaan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-116753245992736128?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/116753245992736128/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=116753245992736128&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/116753245992736128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/116753245992736128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2006/12/2007-tahun-babi-panggang.html' title='2007: TAHUN BABI PANGGANG'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-116559964404341771</id><published>2006-12-09T02:30:00.000+09:00</published><updated>2007-02-08T19:33:49.840+09:00</updated><title type='text'>PUSIIING eeuyyy</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/127/2374/1600/549477/ndasngelu.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 111px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 98px" height="90" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/127/2374/320/154689/ndasngelu.jpg" width="111" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Suntuk!&lt;/strong&gt; beberapa waktu terakhir yang benar benar membuat kepala pening. bagaimana tidak. kondisi organisasi kalang kabut ga karuan. aku ga habis pikir, bagaimana orang bisa ga peduli. mustinya kedatangan mahasiswa baru cepet cepet direspon buat recruitmen anggota. kemana neh anak anak laen. aku bisa saja gila dengan nerobos blusukan ksana ksini buat nyari maba, tapi kan jelas itu ga produktif.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;aku cukup di belakang dan membuat beberapa hal yang lebih berguna buat itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku pikir itu dah cukup. bukannya ikutan biayakan kesana kemari. bukan nggak mau. tapi ya itu tadi masalahnya bisa bisa tambah runyam. aduh, mbohlah. sulek aku..arek2 iki...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi ya salahku juga seh mungkin...setelah putus ma pacar, dia jadi ogah maen ke camp. lha otomatis ganknya juga ikut2an...trus dari angkatan yang lebih tua, ada yang dulu naksir abis dia dan ga tau kalo dia dah jalan ma aku. trus waktu akhirnya rahasia kebuka, patahlah dia dan......bummm....ngefek wis ke organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang aku rasa aq sedang menebusnya...ffhhuhh. cuk!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Nur Lodzi Hady&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23221139-116559964404341771?l=infectionary.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://infectionary.blogspot.com/feeds/116559964404341771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23221139&amp;postID=116559964404341771&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/116559964404341771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23221139/posts/default/116559964404341771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://infectionary.blogspot.com/2006/12/pusiiing-eeuyyy.html' title='PUSIIING eeuyyy'/><author><name>----------------------------------</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05470115891502741985</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_8d46bJ-xpAk/Rpc1xNqOAmI/AAAAAAAAANc/Ydcm6pm2yQc/s200/973222722m.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23221139.post-116525407800152422</id><published>2006-12-05T02:39:00.000+09:00</published><updated>2007-01-28T18:29:44.593+09:00</updated><title type='text'>RAKYAT INDONESIA, SEJARAH PANJANG PLURALISME</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/127/2374/1600/474400/LocationIndonesia.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/127/2374/320/222743/LocationIndonesia.png" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dengan mengetahui sejarah, maka sebuah bangsa dapat mengetahui keberadaannya dan mengetahui arah perjuangannya&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Perbedaan membuat sebuah bangsa lebih kaya akan kemungkinan-kemungkinan dimasa depan&lt;/span&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a. Prasejarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kurun waktu perkembangan peradaban manusia di bumi yang merentang amat panjang hingga ditemukannya pengetahuan tentang tulisan. Maka dalam merangkai jaman yang gelap ini kajian sejarah masa ini menggunakan tulang belulang manusia maupun binatang; artefak-artefak, alat-alat berburu dan lain-lain yang ditemukan dan perkembangan teknologi karbon dalam menghitung usia sebuah benda organik diinterpetasikan menjadi sebuah alur sejarah yang logis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah menyebar dari benua Afrika, ras-ras berkembang setidaknya menjadi tiga ras utama, yaitu ras Negroid, ras Kaukasus dan ras Mongoloid selain ras Khoisan dan ras Austroloid selama Jutaan tahun evolusi manusia berjalan tanpa catatan-catatan sejarah exsplisit di wilayah kepulauan nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Paleolitikum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masa paling awal dari peradaban manusia ini ditandainya dengan ditemukannya fosil-fosil manusia purba yang dalam perhitungan ilmiah berusia sekitar 1 juta tahun yang lalu seperti Phitecantropus Erectus, dari bentuk ukuran tulang pahanya (femur) dapat dikategorikan sebagai homo erectus atau manusia yang berjalan tegak. Dan alat berburunya seperti kapak genggam, menunjukkan corak produksi manusia masa itu masih dalam masa perburuan. Dalam masa ini manusia masih berpindah-pindah dari satu tempat ketempat lainnya dalam usahanya mendapatkan binatang buruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mesolitikum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masa sekitar melelehnya zaman es (100.000-15.000 tahun yang lalu). Masa ini dapat disebut sebagai ‘masa pengumpulan makanan tingkat lanjut’. Hal ini dapat dilihat dari temuan-temuan diperkapungan purba dan goa-goa purba di pesisir Malaka dan Sumatera dimana mulai ditemukannya sisa-sisa sampah dapur. Hal ini berarti juga manusia mulai menetap disebuah tempat untuk waktu yang relatif lama. Mereka sudah mulai berkelompok dan menetap serta menggunakan api untuk memasak, sebuah kemajuan besar saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Neolitikum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masa batu muda ini juga disebut sebagai masa bercocok tanam awal berkisar pada 1500 tahun yang lalu di Indonesia. Sebagian besar manusia pada jaman itu beras Paleo-Mongoloid. Mereka mulai menetap dan membangun pertanian untuk hidup dengan menggunakan peralatan-peralatan sederhana seperti beliung yang ditemukan tersebar di kepulauan Nusantara bagian barat. Alat ini juga ditemukan di Yunan, Cina Selatan, Laos ini menunjukkan migrasi manusia dari utara melalui sungai Mekong. Di kepulauan Nusantara bagian timur ditemukan banyak kapak lonjong yang juga ditemukan di Jepang, Taiwan Filipina, Sulawesi Utara, Maluku, papua dan kepulauan Melanesia lainnya. Studi biologi tingkat lanjut menunjukkan bahwa kemiripan struktur DNA dalam darah manusia-manusia di wilayah ini mermiliki kemiripan, hal ini menunjukkan nenek moyang bangsa Indonesia sebagian berasal dari daratan Asia dan sebagian lagi merupakan percampuran dari Mongoloid dan Negroid dan Negroid terutama yang berada di kepulauan bagian timur. Dalam waktu senggang menunggu panen, mereka mulai memiliki waktu luang untuk memahami alam raya dan kekuatan-kekuatan yang Maha Besar agar mempermudah hidup mereka. Maka mereka mulai membangun tempat-tempat pemujaan berupa batu-batu besar seperti menhir, bangunan batu berundak, dolmen dan patung-patung nenek moyang mereka, maka akhir zaman ini juga disebut sebagai masa megalitikum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jaman logam Muda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jaman ini jaman pertukangan karena semakin canggihnya manusia menciptakan alat-alat dari peleburan logam seperti alat bercocok tanam, genderang perang dari perunggu, alat-alat berburu hingga simbol-simbol atau jimat bagi pemujaan terhadap Tuhannya. Kemungkinan gelombang eksodus terjadi dari Dongson, Vietnam membawa kebudayaan cor logam. Zaman ini dapat disebut sebagai era revolusi pertanian awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. Sejarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan manusia kemudian berkembang setelah ditemukannya budaya tulis-baca. Hal ini mempermudah untuk merangkai perkiraan seperti apa bentuk kebudayaan yang ada di wilayah kepulauan Nusantara yang kaya akan hasil buminya baik yang dapat diperbarui seperti hasil pertanian padi, perkebunan rempah-rempah dan jenis tanaman-tanaman hutan seperti kayu cendana, kayu putih dan yang tidak dapat diperbarui seperti logam mulia, perak hingga uranium. Hal ini terwaris berupa nama-nama pulau yang ada seperti pulau sumaera dari nama Swarna (emas) dwipa (pulau), Pulau jawa dari kata Jawa Dwipa (Jawa=jawawud= beras, Dwipa=pulau) dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Zaman Revolusi Pertanian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Zaman Pra-Kolonial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perkembangan Hindu-Budha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Agama Hindu atau sering disebut sebagai Sanātana Dharma ("Kebenaran Abadi") dan Vaidika-Dharma ("Pengetahuan Kebenaran") yang merupakan kelanjutan dari Weda (Brahmanisme), merupakan agama pendatang paling awal di kepulauan Nusantara. Kebudayaan tulis-baca yang dapat dikatakan sebagai temuan prasati tertua ditemukan di Kutai, Kalimantan timur, diduga prasati tersebut dibuat pada abad ke-IV masehi, menyebutkan Kutai merupakan sebuah kerajaan Hindu yang didirikan oleh Kudungga yang belum memeluk agama Hindu. Di Jawa barat juga ditemukan sebuah prasati sansekerta pada sebuah batu kali yang menyebutkan bahwa telah berdiri sebuah kerajaan Hindu Tarumanegara, juga di Jawa Tengah telah berdiri Kerajaan Kalingga.. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh kebudayaan lembah Hindustan telah merebak di kepulauan nusantara dikarenakan hubungan barter hasil bumi sejak awal tahun masehi. Pada abad ke-IIV Kerajaan Sriwijaya telah menjadi sebuah pusat Agama Budha terbesar diluar India. Dan silih berganti kerajaan-kerajaan Hindu Budha berkembang dan berbiak sejalan dengan perkembangnya perdagangan yang membawa nilai-nilai luar di seluruh kepulauan Nusantara sejalan dengan surutnya agama dan kepercayaan lokal. Agama-agama hindu-Budha pernah mencapai masa keemasannya hingga abad ke-IIIX ditandai dengan runtuhnya kerajaan Hindu terbesar, Kekaisaran Mojopahit dan masuknya agama Islam disusul agama Kristiani melalui kerajaan-kerajaan pesisir. Kebudayaan Hindustan telah banyak menyumbangkan pengetahuan maupun nilai-nilai dalam berbangsa. Sastra dan budaya baca tulis sansekerta, musik, kuliner, seni arsitektur dan seni patung, seni pertunjukan hingga sistem pemerintahan hingga nilai-nilai berketuhanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Zaman Kolonial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Milenium kedua masehi ditandai dengan pesatnya perdagangan yang melalui laut melewati selat malaka untuk menggantikan “Jalan Sutera” sebuah jalur tradisional bagi mengalirnya produk-produk dari kerajaan-kerajaan di Timur jauh Asia menuju Timur tengah hingga akhirnya mencapai Eropa melaui dataran Asia. Untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya para pedagang berusaha menguasai kerajaan-kerajaan besar maupun kecil sebagai koloni yang mendukung usaha dagangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyebaran Islam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, perdagangan melalui lautan ini dikuasai oleh para pedagang dari gujarat yang mayoritas memeluk agama Islam. Meskipun agama islam telah tersebar di negeri-negeri asia tenggara sejak kekhalifahan Ustman (644-56). Bahkan pada abad ke IX, telah ribuan pedagang Kanton memeluk agama Islam dan mengadakan kontak perdagangan dengan kerajaan-kerajaan pesisir. Banyak dari mereka melakukan pernikahan dengan penduduk lokal. Maka tak mengherankan bahwa banyak pedagang muslim berperan pada perdagangan dengan kerajaan Budha Sriwijaya sejak abad ke IIIV. Aliran di dalam Islam seperti Maliki, walmiki, Hanafi, Wahabi berkembang biak dengan subur. Dengan adanya ancaman pesaing dagang dari Eropa, pada waktu itu Portugis, maka penyebaran agama islam sebagai usaha untuk membentengi bandar-bandar dari dominasi eropa dilakukan dengan lebih sistematis. Dipesisir utara Jawa penyebaran dilakukan oleh Wali songo dan melemahnya kekuasan kerajaan Hindu Mojopahit. Para wali tersebut tidak hidup pada masa yang bersamaan. Namun para tokoh yang hidup pada abad keIVX-VX dianggap sebagai pelopor gerakan islamisasi di tanah Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedatangan Kristiani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada abad ke IVX Eropa bukanlah sebuah benua yang maju, bahkan kekuatan besar muslim Turki Otoman menguasai Konstantinopel untuk syiar hingga kepulauan Nusantara dan Filipina. Namun penemuan-penemuan teknologi bangsa Portugis membuat mereka memiliki kapal-kapal yang relatif canggih untuk mencapai kepulauan Hindia demi mendapatkan rempah-rempah bagi pengawet dan penyedap daging makanan mereka di musim dingin, yang sementara waktu jalur perdagangan dikuasai kaum muslim. Maka mulailah mereka berlayar menuju kepulauan Nusantara mengitari Tanjung Harapan, Afrika selatan demi membangun monopoli perdagangan rempah-rempah. Pada bulan April 1511 Portugis dengan mualim Albuquerque bersama sekitar 1200 pasukan diatas 18 kapal perang telah mencapai Malaka. Beberapa dari mereka, Franciscus Xaverius dan Santo Loyola kemudian mendirikan Ordo Jesuit pada tahun 1546-47 di wilayah Ambon, ternate dan Morotai (Moro). Orang-orang Dominik juga berhasil mengKristenkan Solor. Diwilayah itu mereka juga meninggalkan kesenian musik Keroncong dan bahasa-bahasa portugis yang kemudian menjadi bahasa Melayu sebagai Lingua Franca sebelum terbentuknya bahasa Indonesia. Perang kemerdekaan belanda atas Spanyol mendorong mereka untuk juga mengadakan perdagangan langsung. Selain berdagang mereka juga mengabarkan tentang agama protestan. Dan ketika monopoli rempah-tempah dikuasai oleh kerajaan Katolik Portugis, maka hal inmi memicu Belanda yang beragama protestan Calvinis untuk turut berangkat mencari rempah di ujung dunia. Maka menyebarlah agama protestan di Indonesia sejalan dengan melemahnya penjajahan Portugis. Setelah menguasai kepulauan maluku, kristenisasi meluas diwilayah itu dan Katolik bertahan di selatan seperti Solor dan Timor dan utara hingga di wilayah kepulauan Filipina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Zaman Revolusi Industri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penemuan mesin uap dan listrik telah merubah wajah dunia secara mendasar dan cepat. Produksi masal segala kebutuhan hidup hingga penemuan alat-alat produksi diciptakan secara massal. Hal ini memicu corak produksi bertumpukan pada industrialisasi disegala bidang. Pabrik-pabrik yang memproduksi kebutuhan hidup menjamur dimana-mana, dan para bangsawan digantikan para pemodal dalam berkuasa. Penindasan bergesar dari para penguasa tanah terhadap petani menjadi penindasan para pemodal terhadap buruh-buruh pabrik demi mengeruk keuntungan lebih banyak. Di Indonesia rakyat ditindas oleh kedua sistem penghisapan itu. Produksi gula dan karet di Sumatera, jawa dan Kalimantan menyebabkan perbudakan di perkebunan tebu, karet, dan produksi pala di kepulauan Maluku, dll sejak dua abad yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Zaman Pergerakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gerakan politik etis berkembang di Eropa pada paroh akhir abad ke-19. Beberapa bangsawan mendapat pendidikan di Belanda dan berkenalan dengan gerakan pembebasan yang sedang marak di Eropa. Indische Party tiba-tiba menjadi perintis bagi pergerakan di Indonesia. Gerakan pembebasan ini kemudian dibawa ke Nusantara dan terbentuklah seperti Budi Utomo. Kesadaran akan kebangsaan ini kemudian berkembang meluas dan terbentuklag gerakan gerakan pemuda seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Celebes, jong Batak dll. Dan akhirnya pada tahun 1928 difasilitasi oleh PPPi )Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia diselanggarakanlah Sumpah Pemuda yang mengikrarkan rumusan otentik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* PERTAMA.  Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah&lt;br /&gt;                        Indonesia.&lt;br /&gt;* KEDOEA.    Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;* KETIGA.      Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Zaman Kemerdekaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perang kemerdekaan menuju akhir babak, ketika para pemimpin bangsa bertemu dan mempersiapkan kemerdekaannya. Setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, kemerdekaan belum juga berada ditangan bangsa Indonesia dengan adanya dua agresi Belanda yang menelan lebih dari dua juta jiwa. Setelah itu pertikaian saudara merebak dimana-mana. Pertikaian antara Ex KNIL dan ex PETA, keinginan merdeka beberapa bangsa di Indonesia terjadi. Soekarno sebagai tokoh penengah dan pendidik bangsa lebih memimpin negara yang masih muda…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Zaman Orde Baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perang dingin antara blok Timur dan Blok Barat menempatkan Indonesia sebagai posisi strategis dalam melajunya efek domino baik pengaruh kapitalisme dunia maupun sosialisme dunia. Soekarno dalam keseimbangannya lebih memilih berdekatan dengan kekuatan kiri dunia merupakan ancaman bagi sekutu barat. Maka cepat atau lambat harus digulingkan dengan Suharto sebagai eksekutornya dbantu oleh gerakan mahasiswa eksponen 66 yang mempreteli kekuatan politik yang menopangnya, dalam hal ini PKI. Maka terjadilah pembantaian jutaan massa pada tahun 1965 dan tahun selanjutnya. Suharto kemudian mencanangkan Orde Baru sebagai kekuatan politik dengan program pembangunannya yang tak lebih dari pencakokan kapitalisme partisipatoris di Indonesia. Berduyun-duyun perusahaan-perusahaan multinasional beroperasi dalam mengeruk kekayaan alam dari negara nomor lima terkaya di dunia dalam hal hasil alam dan nomor empat terbesar armada tenaga kerjanya di dunia. Hutang luar negeri menumpuk korupsi meraja lela. Dengan tangan besi ia memerintah Indonesia dengan membentuk partai Golkar di tengan antara kekuatan agama di kanan dan kaum demokrasi di kiri. Penyeragaman dan feodalisme jawa diterapkan menurut petunjuk bapak presiden. Hutang semakin menumpuk dan jatuh tempo di paruh kedus tahun 1990an. Maka ia ‘lengser keprabon’ dengan mengobarkan strategi budaya “tiji tibeh”, mati siji mati Kabeh! (Mati satu, mati semua). Kerusuhan rasial antar suku, antar agama dan antar kelas ekonomi dikobarkan dari aceh, Sampit, maluku, Jakarta. Tiba-tiba slogan bangsa Indonesia adalah bangsa yang murah senyum digantikan dengan api darah dan air mata bersimbah dimana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SITUASI NASIONAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Situasi nasional saat ini berwajahkan kemuraman dan kebingungan yang membentuk karakter bangsa. Kehancuran basik struktur ekonomi di tambah kebimbangan wajah budaya sengaja diciptakan oleh penguasa ekonomi dunia baik perusahaan multinasional maupun negara-negara ekonomi maju dunia ini diamini tanpa daya oleh para penguasa lokal silih berganti semenjak kejatuhan Soekarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reformasi Setengah Hati&lt;br /&gt;Gerakan mahasuiswa, buruh, tani dan kaum miskin kota seperti FKSMJ, FORKAT, KOMRAT JARKOT yang bergerilya dengan kerinduan suci akan pembebasan ekonomi telah dibelokkan oleh aktor aktor kunci politik di negeri ini. Ketika kemenangan akan diraih, kemudian muncul tokoh-tokoh yang kemarin sore ada dalam naungan Orde Baru seolah menjadi pahlawan kesiangan. Tuntutan-tuntutan reformasi dikaburkan. Reformasi menciptakan disintegrasi bangsa, ketika reformasi seolah menempatkan otonomi daerah adalah solusi badi pemerataan kue kemakmuran bagi rakyat. Otonomi daerah hingga tingkat dua menciptakan raja-raja kecil. Kedua otonomi yang kebablasan ini menciptakan sektarian anytar suku dan bangsa yang mudah diadu domba. Ketiga otonomi daerah seperti ini mempoermudah penjajahan modal asing masuk lebih leluasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Meningkatnya Fundamentalisme Islam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hal ini merupakan reaksi dari dominasi dan kerakusan negara maju terutama Amerika serikat akan kekayaan alam terutama minyak dan gas Bumi. Semula Amerika Serikat mendidik dan membiayai perang Islam melawan dominasi Uni Soviet di Afganistan. Maka tak heran apabila pangkalan militer amerika Serikat di Saudi Arabia bernama Osamah Bin Ladin. Ketika Uni Soviet runtuh maka Negara barat yang beralaskan kapitalisme berusaha merebut kekayaan minyak bumi di negeri-negeri islam eks Soviet. Kaki kaki islam yang ada harus segera dimusnahkan sebelum mereka alkan menjadi kerikil dalam sepatu lars mereka. Hal ini kemudian menyulut ketegangan dan peperangan antara Islam dan kapitalisme dunia yang sebenarnya hal yang memang dikehendaki oleh negara maju agar tidak semua bangsa miskin didunia bersdama-sama memerangi sistem kapitalisme dunia yang menyengsarakan enam milyard minus delapan ratus juta jiwa mereka yang hidup dari kapitalisme. Hal ini dengan serta merta memicu solidaritas kaum muslim yang ada di wilayah Indonesia yang menjadi negara muslim terbesar didunia. Solidaritas ini memicu perlawanan yang militan dan berdarah. Hal ini menguntungkan negara maju dengan isu-isu terorisme dapat mempengaruhi tekanan ekonomi politik bagi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;b
